NovelToon NovelToon
My Sweet Revenge : Uncle

My Sweet Revenge : Uncle

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Kehidupan di Kantor
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

"Kumohon, menikahlah denganku," ucap Kiara Jasmin dengan putus asa.

"Bukannya kamu itu pacar Fero -keponakanku?" jawab Kaisar sambil menatap tajam.

"Tidak, kami sudah putus!" jawab Kiara- cepat.
Ya, kami putus setelah aku tau dia selingkuh dengan adik tiriku, dan kau adalah caraku membalas dendam padanya.

Kaisar Julian, tidak hanya tampan, tapi dia sangat dingin dan sangat kaya. Bahkan dia adalah sumber dana bagi Fero yang pemalas tapi suka berfoya-foya.
Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Kiara mendekati Kaisar yang merupakan CEO di tempatnya bekerja, menawarkan kontrak hubungan palsu.
Namun hubungan yang awalnya hanya sebuah kontrak, entah sejak kapan makin terasa nyata seperti bukan sekedar sandiwara. Dan Kaisar, paman sang mantan -yang dingin itu ternyata menyimpan api yang lebih berbahaya dari yang pernah Kiara bayangkan. Kini jarak antara kebohongan dan kenyataan semakin samar.
Apakah balas dendam terus berlanjut atau...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kopi jampi-jampi.

"Periksa jadwalku! Sabtu nanti aku nggak mau di ganggu!" ucap Kaisar sambil berjalan mendahului Aldo.

Aldo tampak terkejut dan berlari kecil untuk mengikuti langkah lebar Kaisar, karena perbedaan panjang kaki mereka cukup signifikan. Aldo yang dengan tinggi 175 cm itu tetap kewalahan jika harus mengikuti langkah lebar Kaisar yang memiliki tinggi tubuh 185 cm.

Ada apa gerangan? kenapa bosnya yang sangat gila kerja tiba-tiba meminta jadwalnya di liburkan saat weekend? apa mungkin dia mau kencan? dengan perempuan dari tim pemasaran itu? Senyum lebar langsung mengembang di wajah Aldo. Akhirnya, Bosnya yang sudah menjomblo hampir sepuluh tahun menemukan tambatan hati. Aldo ikut senang karena akhirnya bosnya ini sudah melupakan mantan pacar yang sudah menghianatinya sepuluh tahun silam. Aldo sempat merasa takut jika bosnya ini memutuskan akan hidup melajang hingga mati karena patah hati, tapi sekarang kekhawatiran Aldo nampaknya percuma, tapi dia sangat bahagia karenanya.

Saat Aldo sedang berlari kecil dan fokus menatap layar tabletnya, tiba-tiba tubuhnya menubruk punggung Kaisar. "Astaga!" kegetnya. Kenapa sih bos nya ini! barusan jalan cepet banget sekarang tiba-tiba berhenti!

"Apa ini?" tanya kaisar tanpa beranjak dari tempatnya.

"Apa?" tanya Aldo bingung sambil celingukan, karena dia tak melihat apapun di sekitarnya.

"Ini, yang ada di kakiku!"

Aldo langsung menunduk dan melihat sebuah amplop coklat tepat di depan kaki kaisar. "Yaelah! tinggal di ambil aja, apa susahnya sih?" dumel Aldo dalam hati, lalu dia pun mengambil map itu dan membukanya.

"Surat edaran penghentian promosi 20% untuk produk XXX," ucap Aldo membaca judul surat yang ada di dalam amplop coklat tadi.

"Divisi apa yang bertanggung jawab? promosi?" tanya Kaisar dengan tegas.

"Ini ditujukan ke divisi promosi, tapi yang mengajukan dari divisi penjualan. Berarti kalau belum sampai ke tangan tim promosi, ini masih jadi tanggung jawab tim penjualan," jelas Aldo.

"Ck!" geram Kaisar sambil berjalan menuju ruangan tim penjualan.

...

"Haaahh... leganya..." desah Kiara karena berhasil menyelesaikan masalah yang sudah di timbulkan Mona.

"Untung saja, barangnya sudah habis dari minggu lalu! kalau tidak kita bisa tombok berjamaah!" ucap Pak Rico sambil menjambaki rambutnya.

"Ngomong-ngomong, kemana si Mona! kata tim promosi dia belum sampai di sana!" geram Rico.

Kiara memutar bola matanya, "dasar nggak becus! dia kayaknya nggak paham dengan status prioritas!" kesal Kiara. "Aahh aku butuh kopi!" pekik Kiara sambil berjalan hendak keluar dari ruang admin dan menuju pantry. Namun saat sampai di ambang pintu, langkahnya langsung terhenti karena sosok tinggi besar dan sangat menawan itu tiba-tiba muncul.

"Mau ke mana kamu?" tanya Kaisar sambil menatap Kiara.

"Eh.. Saya mau ke pantry untuk membuat kopi," ucap Kiara sambil menyunggingkan senyum kaku.

Kaisar terdiam, "buatkan juga untuk saya. Setelah itu bawa kopinya ke ruang meeting!" selesai bicara, Kaisar langsung masuk ke ruang admin dan tentu saja mengejutkan Rico yang baru saja bisa duduk santai.

"Semua tim penjualan, ke ruang meeting!" ucapnya tegas lalu berlalu pergi meninggalkan ruangan yang tiba-tiba menjadi tegang akibat atmosfer yang di bawa oleh Kaisar.

"Duh! Gusti! apa lagi ini!" pekik Rico sambil mengusap kasar wajahnya.

"Ayo semuanya ke ruang meeting!" ucap Rico lesu sambil berjalan keluar dari kubikelnya.

Kiara menghela napas lalu buru-buru berlari ke pantry untuk membuat kopi, supaya dia tak ketinggalan meeting dengan bosnya. Walaupun dia tahu bahwa meeting mendadak ini pasti membicarakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Mungkinkan masalah promosi beli dua  gratis satu yang terlambat di laporkan itu sudah sampai ke telinganya? aduuh, benar-benar gawat!

Kiara tiba di pantry dan langsung memasak air untuk membuat kopi. Sebenarnya ada dispenser air panas di sana, tapi Kiara merasa kopi yang di seduh dengan air mendidih akan terasa lebih nikmat ketimbang kopi yang di siram air panas dari dispenser.

Sambil menunggu air mendidih, Kiara mengambil dua buah kopi instan dari lemari persediaan. Dia bingung antara membuat kopi late atau kopi hitam untuk Kaisar, karena Kiara tak tau seleranya.

"Ah! Cowok macho harus minum kopi hitam! Kopi arabika ini aja!"  Akhirnya Kiara menjatuhkan pilihan pada kopi hitam instan yang berjejer di sana. Kiara pernah mencicipi kopi itu dan rasanya memang sangat nikmat.

"Semoga dengan minum kopi ini, Pak Kaisar nggak jadi marah, abrakadabra! jin tomang,jin kaleng, jin botol bawa pergi marahnya Pak Kaisar!" Ucap Kiara memantrai kopi yang akan di berikan pada Kaisar, seperti seorang dukun santet saja.

Setelah selesai dengan kopinya, Kiara segera keluar dari pantry dan menuju ruang meeting.

Saat Kiara menginjakkan kakinya di ruang meeting, dia langsung merasakan aura mencekam yang begitu kuat. Bulu kuduknya bahkan berdiri, merinding disko! Jangan-jangan jin-jin yang di sebutkan Kiara tadi benar-benar sedang berada di sini.

Kiara menelan salivanya lalu berjalan mendekati Kaisar, meletakkan cangkir kopi itu tepat di depannya.

"Silakan kopinya, Pak," ucap Kiara dengan penuh kesopanan.

Kaisar mendengus lalu mengangkat cangkir kopinya, menyeruputnya perlahan sambil mencium aroma kopi yang lumayan tajam itu.

Alisnya terangkat satu, dan sudut bibirnya pun tampak melengkung.

"Arabika?" Tanyanya pada Kiara.

Kiara mengangguk sambil tersenyum,  "Saya nggak tau Pak Kaisar suka kopi apa, jadi Saya buatkan arabika saja, lagipula kopi ini lebih aman untuk lambung dari pada Robusta."

Kaisar mengangguk. Cantik dan penuh perhatian. Sempurna. "Terima kasih, ini enak sekali."

Kiara tersenyum lebar dengan rona merah mewarnai pipinya.

"Sekarang kita serius!" Kaisar bangun dari duduknya.

"Kenapa surat sepenting ini, Saya temukan tergeletak di selasar!" Kaisar melempar amplop coklat ke atas meja. Membuat semua karyawan yang duduk mengitari meja meeting tersentak kaget karena terkejut.

"Siapa yang dengan cerobohnya membuang surat ini!" Ucap Kaisar dengan nada tinggi.

Dengan tangan gemetar, Rico meraih amplop coklat itu dan membukanya.

Dia mendesah sambil bergumam menyebut nama Mona dengan kesal.

Rico segera bangun dari duduknya dan membungkuk seraya mengucapkan permintaan maaf.

"Maafkan kecerobohan Saya Pak, karena mendelegasikan tugas pada karyawan yang kurang tepat," ucapnya.

"Siapa yang sedang di tugaskan menyerahkan surat ini?" Tanya Kaisar.

"Itu... Ehm, karyawan magang yang bernama Mona," jawab Rico.

Kaisar menatap semua staff yang duduk mengitari meja, mencari-cari sosok Mona.

"Di mana si Mona?"

"Dia... Dia belum kembali ke ruangan sejak pergi membawa surat itu," jawab Rico sambil terus membungkuk. Bagaimana pun kelalaian ini tetap menjadi kesalahan Rico, karena dia adalah penanggung jawab tim penjualan.

kaisar menghela napas lalu duduk di kursinya sambil menyilangkan tangan di dada.

"Apa di sini tidak ada yang punya kontak Mona?" Kesalnya

"A-ada! Akan Saya hubungi!" Ucap Rico dengan cepat.

Saat Rico sedang mengambil ponsel dari saku celananya untuk menelpon Mona, si biang kerok itu tiba-tiba muncul di ruang meeting.

"Maaf Saya terlambat," ucapnya dengan santuy.

Kaisar menatap Mona, tajam, "dari mana kamu?"

"Saya barusan ke Divisi promosi untuk menyerahkan surat," ucapnya tanpa rasa bersalah, lalu duduk di kursi kosong yang ada di sebelah Fero.

"Siapa yang menerima surat edarannya? Biar ku telpon sekarang," ucap Kaisar sambil menekan tombol di ponselnya.

"Ah.. Itu... Itu..." Mona seketika pucat dan tergagap.

1
hiro_yoshi74
malah wis ngaku ah pk kai malah ember ki 🤭🤣🤣🤣🤣
Tamie: ora sabar wonge 🤭😁
total 1 replies
juwita
harus tegas kai sm si fero yg hny mokondo doank. jgn trs di kasih smua keinginan dia g akn mikir.
juwita
usir aj mrk berdua dasar benalu. mrk g pny rmh jd numpang trs di rmh kia
hiro_yoshi74
kapok sokor kono .... ngekos kan bisa ro . gengsi aje di gedein
juwita
jgn ketahuan dl. harus nikah dl biar Kiara bisa berkuasa
hiro_yoshi74
ngak rugi tapi bikin ketar ketir ......
🤭
juwita
aq kasih vote biar semangat up nya
Tamie: makasih kk 🥲
total 1 replies
hiro_yoshi74
kang londri menghancurkan vs menyelamatkan 🤣🤣🤣🤣
hiro_yoshi74
di kukus ya kk biar panas 🤭🤣🤣🤣
hiro_yoshi74: siyomae . cilok cilor koyo inak kk 🤭
total 2 replies
juwita
kaisar x thor yg keluar dr kamar mandi
hiro_yoshi74
💪semangat kk🤣
juwita
gunung kembar apa lg ya kai🤣🤣
Tamie: eeeeaaa.... ketahuan dia... 🤣🤣🤣
total 1 replies
tanpa nama
Wah.. Pkiranq mulai travelling ini kalau cari tmpt yg hangat 🤣
Tamie: 🤣🤣🤣🤣 berarti jiwanya Kaisar sudah menyatu di hati pembaca 🤣🤣🤣
total 1 replies
hiro_yoshi74
bagus
Tamie: makasih kk🥰🥰
total 1 replies
hiro_yoshi74
kira kira mlipir kemana ya 🤭🤣🤣🤣
Tamie: kemana ya... 🤭🤭
total 1 replies
juwita
ceraikan aj suruh ayah km Kiara. usir dua benalu dr rmh. eeh tp jgn dl km. nikah dl. sm kai biar jd kejutan buat mrk😄
hiro_yoshi74
cie cie kia tersepona 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
juwita
pingin cpt kia sm kai nikah biar si dua kutu kupret ky cacing kepanasan🤣🤣
tanpa nama
Gk gitu konsepnya aldo 😂🤣

Km kira ini gaun buat pengantin baru yg mau unboxing 🤣
Tamie: Aldo nih emang syaiton nirojim 🤣
total 1 replies
hiro_yoshi74
lebih gercep kan do ...... kai dilawan
hiro_yoshi74: ponakane edyan kok kk
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!