NovelToon NovelToon
Ku Balas Pengkhianatanmu Dengan Bismillah

Ku Balas Pengkhianatanmu Dengan Bismillah

Status: tamat
Genre:Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:70.1k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Mengkisahkan seorang wanita yang bernama Aulia Az-Zahra yang hidup dalam dunia penuh intrik, pengkhianatan, dan tipu daya orang-orang terdekatnya, dari suami yang berkhianat hingga keluarga yang ikut campur, ia belajar bahwa kepercayaan bukanlah sesuatu yang bisa diberikan begitu saja.


Dengan keberanian dan prinsip, Zahra memutuskan untuk membalas dengan bismillah, bukan dengan dendam, tapi dengan strategi, keteguhan, dan kejujuran...


Akan kah Zahra bisa membalaskan sakit hati nya? dan apakah Zahra juga bisa menemukan kebahagiaannya setelah ini?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar juga ya besty!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Genta Mulai Membela Zahra Di Depan Keluarga Besarnya

Zahra tidak pernah menyangka bahwa mempertahankan diri bisa terasa seperti berdiri sendirian di tengah alun-alun, disorot ribuan mata..

Pagi itu, nama Zahra kembali muncul, bukan di forum bisnis, bukan pula di lingkar profesional yang sudah mulai ia bangun dengan susah payah...

Kali ini, namanya bergaung di tempat yang jauh lebih personal, lebih kejam.

Grup keluarga besar Genta

Sebuah pesan panjang dari Bu Ratna terkirim ke semua anggota keluarga.

Bahasanya tertata rapi, penuh kesedihan yang dibuat-buat, dibalut kalimat religius dan nada pengorbanan seorang ibu.

("Sebagai ibu, saya hancur melihat rumah tangga anak saya porak-poranda, istri yang seharusnya mendampingi, justru sibuk dengan ambisi pribadi dan meninggalkan kewajiban nya, semoga keluarga bisa menilai dengan bijak dan mendoakan yang terbaik")

Tidak ada nama yang disebut, namun semua orang tahu siapa yang sedang diadili..!

Zahra membaca pesan itu dengan dada mengeras, jemarinya dingin, ia tahu gaya ini, tidak menyerang secara langsung, tapi menciptakan opini, menjadikannya terdakwa tanpa ruang pembelaan..

Tak lama, ponselnya berdering, satu demi satu, ada yang bertanya dengan nada seolah peduli, padahal menyelidik, ada yang menasihati dengan kalimat lembut, namun menghakimi

"Zahra kamu jangan keras kepala, Ibu mertua itu harus dihormati, apa pun salah benarnya.” suara salah seorang bibi nya Genta terdengar di ujung telpon

Zahra memejamkan mata sejenak, ia menahan napas agar suaranya tetap stabil.

"Saya menghormati nya bibi! Tapi saya juga manusia dan manusia punya batas.” jawab nya pelan

Telepon ditutup Zahra menatap layar kosong lama sekali..

Ini bukan lagi soal reputasi profesional tapi ini adalah perang sosial.

Tekanan itu tidak berhenti di situ, siang harinya, Wulan datang ke rumah orang tua Zahra dengan wajah cemas, tangannya menggenggam ponsel erat-erat..

"Zahra… aku baru dapat kabar, Bu Ratna menghubungi pengacara keluarga.” ucap Wulan

Zahra menegakkan punggung.

“Untuk apa?”

“Katanya mau menggugat kamu soal pencemaran nama baik.” jawab Wulan

Zahra terdiam.

“Pencemaran…?” ucapnya pelan, hampir seperti bertanya pada dirinya sendiri.

"Iya, klarifikasi kamu dianggap menyerang dan merusak nama keluarga.” lanjut Wulan

Zahra tersenyum pahit, ada getir yang tidak bisa ia sembunyikan..

"Jadi membela diri sekarang dianggap menyerang,” ucap Zahra

Ia menghembuskan napas panjang, kali ini, ia tahu satu hal dengan pasti, ia tidak boleh hanya kuat, ia harus cerdas.

Sore nya Zahra menghubungi seorang pengacara perempuan yang direkomendasikan temannya, namanya Mbak Rima, usianya tidak jauh di atas Zahra, tapi sorot matanya tajam dan tenang.

Pertemuan berlangsung di sebuah kantor kecil yang sederhana.

Rima membaca dokumen-dokumen Zahra dengan teliti, tidak terburu-buru dan tidak menyela..

"Kamu tidak salah, bahkan secara hukum, kamu sangat rapi.” ucap nya pada saat menutup map

Zahra mengangguk pelan.

“Aku tidak ingin perang panjang, Mbak.”

Rima menatapnya lembut tapi tegas. “Kadang, perang tidak kita pilih, tapi kita selalu bisa memilih cara bertahan.”

Zahra terdiam, kalimat itu mengendap dalam-dalam.

"Kalau mereka melangkah lebih jauh, kita siap, tapi satu hal, jangan pernah takut karena ketakutan adalah senjata mereka.” lanjut Rima

Zahra mengangguk mantap, sekarang ia merasa tidak sendirian..

***

Sementara itu, di rumah Bu Ratna, keluarga besar berkumpul, suasana ruang tamu tegang.

Percakapan terdengar terputus-putus, ada yang berbisik, ada yang terang-terangan mengeluh.

Genta duduk di sudut ruangan, wajahnya muram, bahunya tampak lebih berat dari biasanya.

"Genta, istrimu ini bikin malu keluarga, kamu sebagai suami harus tegas.” ucap paman nya dengan suara keras

Genta mengangkat kepala, tangannya mengepal tanpa sadar.

"Yang bikin malu adalah pengkhianatan bukan kebenaran, Paman” ucap Genta dengan suara bergetar tapi tegas

Ruangan mendadak hening, beberapa pasang mata membelalak, beberapa yang lain saling pandang, tak menyangka Genta akan bersuara seperti itu.

Bu Ratna menatap anaknya dengan mata merah.

“Kamu sudah benar-benar dibutakan oleh perempuan itu.”

Genta berdiri, langkahnya mantap meski dadanya berdebar keras.

"Mak… cukup.” teriak Genta

Semua mata tertuju padanya.

“Selama ini aku diam,” lanjut Genta suaranya kini lebih stabil,

“karena aku takut menyakiti perasaan kamu Mak, tapi diam ku justru melukai istriku dan itu salah.” lanjut Genta

Bu Ratna terhenyak, wajahnya memucat sesaat.

"Kamu melawan ibu?” suaranya bergetar.

"Aku membela yang benar,, dan itu juga ajaran yang Mak tanamkan dulu.” jawab Genta lirih

Kalimat itu menghantam lebih keras daripada bentakan mana pun.

Bu Ratna tidak menjawab, bibirnya bergetar, amarah, kecewa, dan kehilangan kendali bercampur menjadi satu..

"Mbak Ratna, apa benar yang dikatakan oleh anak mu Genta? Kalau istrinya tidak bersalah?" Tanya salah satu adik dari Bu Ratna

"Kamu jangan percaya ucapan Genta yang sudah buta oleh cinta perempuan itu, dia seperti itu karena sudah di guna-guna oleh Zahra, Genta jadi melawan ku" ucap Bu Ratna yang pura-pura menangis

"Genta, kamu harus minta maaf sama Mak mu, kamu sudah buat ibu mu menangis" ucap salah satu kerabatnya

"Sudah cukup Mak, hentikan air mata buaya itu, kalian mau percaya ucapan ku atau tidak silahkan" suara Genta agak tinggi, lalu Genta meninggalkan ruangan tersebut tanpa pamit

"Genta, Genta" teriak Bu Ratna memanggil putra nya itu

Ruangan seketika hening kembali, tidak ada yang berani bicara..

"Lihat kan kalian, Genta sekarang sudah berani melawan ku" Isak Bu Ratna yang masih berpura-pura untuk menarik simpati semua keluarga besarnya

"Ya sudah kita doa kan saja mbak, Genta supaya sadar" ucap salah satu anggota keluarga besarnya

Ada sebagian yang memakai Genta dan Zahra dan ada sebagian yang mempertimbangkan ucapan Genta dan menyalahkan Bu Ratna..!

Satu persatu mereka pun pamit untuk pulang kerumahnya masing-masing..!

Setelah semua orang pulang Bu Ratna langsung masuk kamar dan Dini membiarkan sang ibu pergi

Di kamar besarnya, Bu Ratna duduk sendirian, lampu redup, tirai tertutup rapat, tangannya gemetar saat menggenggam ponsel..

Untuk pertama kalinya, ia merasa kehilangan kendali.

Putrinya tidak lagi patuh, narasi yang ia bangun mulai retak, orang-orang mulai bertanya, bukan mengangguk.

"Kalau tidak bisa dengan kata-kata, aku akan menggunakan kekuasaan.” gumamnya

Ia menekan nomor yang sudah lama tersimpan, namun jarang ia gunakan.

“Halo, kita lanjutkan rencana berikutnya.” ucap nya dingin saat sambungan tersambung

Nada suaranya tidak mengandung keraguan

***

Malam nya, di rumah orang tua Zahra suasana jauh lebih tenang.

Zahra duduk bersama ayah dan ibunya di ruang keluarga, bapak nya menyesap teh perlahan, matanya tajam namun hangat.

“Kami bersamamu,, apa pun keputusan yang kamu ambil nak” kata bapak nya singkat tapi penuh makna.

Zahra menunduk, dadanya terasa hangat.

“Terima kasih, pak,” ucapnya lirih.

ibunya menggenggam tangannya.

“Jangan pernah merasa sendirian.”

Ponsel Zahra bergetar, sebuah pesan masuk dari Genta

("Aku berdiri untukmu hari ini, aku tahu ini belum cukup, tapi aku akan terus belajar menjadi benar, bukan hanya menjadi anak")

Zahra membaca pesan itu lama, tidak ada air mata, tapi ada sesuatu yang bergerak pelan di dadanya bukan pemulihan tapi arah.

Malam nya Zahra kembali bersujud, lebih lama dari biasanya dan lebih hening memohon dan memanjatkan doa dengan khusyuk seperti biasa..!!

1
Reni Setia
akhirnya tamat
Sumar Sutinah
thor knp polisi pd bengong, katanya dh d kepung ms penjahat cm 1 g bs d lumpuhkan aneh, banyak drama 🤣🤣🤣
Juhariah Hariah
terus fungsinya polisi itu apa pajangan?
Aki niEz
😍
Winda Basir
apasih zahra , masih mau bertahan laki* kek begitu goblok
wulan dari
apa lagi itu sama aja mengorbankan zafran anak kndung sndri lalu Fadil blng Rina yg bngunin kmu dari koma apa sblmnya juga kmu ga mikirin Zahra atau mimpiin Zahra agar kmu bisa bngn dari koma. aaaahhh kalian smua cwo sama" egois g bsa menjaga prsaan orng yg d cintai Mlah pny klwrga masing" itu sama khianati cinta kita. bosan aku baca crta ini g ad habisnya Mlah kisah anak" mereka. lbih seru klo Fadil Ama Zahra dan genta Ama rina TPI sudahlah dh trlnjur lgian dh ad Nathan d Antra tengah genta dan Zahra kcuali klo blm pny anak dari genta bgtu juga dari Rina pasti bisa kembali rujuk. aku g ska crtanya Kya gni mlahan aku kasian sama Zahra lbih kasian Zahra darpda Rina bedanya Zahra lbih menderita klo suaminya d khianati dngn prnikahan yg prtma. ini mh prnikhan yg kdua juga sama aja sama" khianati prnikahan
wulan dari
ko aku g suka ya Certa ini. knp cerita ini sllu menyakitkan untuk Zahra yg awalnya genta suami sxgus cinta prtma dh khianati Zahra giliran resmi bercerai dngn genta dh pny hdp Bru lgi brsma Fadil TPI stlah kclkaan Zahra koma dan Fadil koma juga lumpuh TPI g amnesia sdngkan Zahra amnesia shrsnya klo sama" saling mencintai hrs d perjuangkan bkn untuk mendiamkannya juga pny klwrga masing" dan shrsnya juga genta Ama rina sdngkan Fadil Ama Zahra. Fadil bilang ingin menjaga perasaan Rina lalu bgaimana dngn Zahra yg dh brusha buka hti lgi dan bhgia bersama Fadil sdngkan Fadil kliatan bahagia dngn klwrga Bru pdhl Zahra msih amnesia itu sama aja Fadil dh khianati prnikahan kdua xnya dngn Zahra. Fadil dan genta sama" egois yg satunya ambisi untuk memanfaatkan Zahra agar bisa brsma bahkan sllu d bhongi brthn" sdngkan Fadil meski lumpuh dan d rawat Ama rina AP itu pantas d sebut msih mencintai Zahra bahkan Ama Rina aja blm nikah. kmu bisa balas Budi Ama Rina bkn untuk menikahinya lalu bgaimna dngn Zahra bknnya Zahra dan Fadil blm bercerai meski brthn" Bru bertemu itu brrti Zahra msih istrinya juga Fadil msih suaminya kcuali klo surat tanda tangan cerai
Nayla Syberia: Sama,entah knp sakit aja kalo misalkan jadi Zahra+entah kenapa dari awal pas ada Rina nya ampe ending nya bener² pengen jambak si Rina entah kenapa,si Fadil juga knp yaa mau² aja,yaa bener sih bales budi cuman kan bisa berupa uang gitu,jngn lah kek gitu,sama aja itu nyakitin Zahra nya.
total 1 replies
Thewie
Zahra terlalu lemah
Himna Mohamad
lanjut kk,,bagus ceritanya👍👍👍👍👍
Nayla Syberia
Kek nya tau deh, kecelakaan tu pasti ada yg ngerencanain,si rena atau Rina syitan pasti dia tu.
Tu Fadli nya malah kejebak lagi,mana kasihan lagi Zahra nya.
Tu cerita pasti cuman karangan,kalo aja ada orang ketiga atau siapa gitu yg ada kekuasaan yang tinggi+bisa nyelesain masalah mereka,pasti tu Si rena murahan bakal dibejek² kalik ama si Genta atau di kasih kapak aja pala nya biar jadi hantu kapak😄
Harwanti Jambi
tambah rumit aja ini
Sulfia Nuriawati
mak biadap, mak durhaka mati lbh bgs jgn d kubur tp d jemur biar kering kok ada seorg i u kyk iblis gt, knp anaknya d srh nikah knp g mak nya aja yg nikahin anaknya jd semua ttp milik mak, kyknya maknya sakit jiwa/Awkward//Awkward//Awkward//Brokenheart//Brokenheart/
Cookies
zahra mang jodohny genta, semoga smuany menerima keadaan yg ada, dg kluarga masing², baik zahra maupun fadhil
Sulfia Nuriawati
sama a n ak kok gitu bnget, knp gfnnikahin sm mak aja, kalo istri g sll benar, tipe mertua biadab haus kuasa/Toasted//Toasted//Toasted/
Cookies
lanjut
Aether
ah jacoek kuso malah balikan
Watini Salma
kok semua mati, dah tutup cerita nya 👍🙏
Queen_Fisya08: Gak mati semua kok kak, pemeran utamanya gak ada yang mati kak.. hehehe
total 1 replies
Watini Salma
masak kejahatan tetap menang padahal korbannya udah banyak!!!?? ngk ada hukum karma kah?
Queen_Fisya08: hukum karma pasti ada kak
total 1 replies
cinta semu
emang dasar ny Tante sm ponakan sm2 gila ...kurang sempurna mungkin karma buat Rena
falea sezi
novel kebanyakan teori tp nol besar MC nya menye menye gk tegas bego alahh letak asik di buat bacanya di mana
Delfianti: mungkin karakter penulis menyek2. dan tidak sesuai dg judulnya cerita novelnya.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!