NovelToon NovelToon
Cinta Di Dalam Perjodohan 3

Cinta Di Dalam Perjodohan 3

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:57.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riska

Cerita di dalam novel ini, menceritakan tentang lanjutan dari "Cinta Di Dalam Perjodohan 2". Cerita tentang kisah cinta Reza dan Melda, juga tentang kebahagian keluarga Permana, dengan hadirnya buah hati Faris dan Aleta yang sudah di nanti-nantikan. Kebahagian keluarga Permana bertambah sempurna, dengan hadirnya malaikat kecil keturunan Faris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Terpaksa Harus Berpisah.

Langit yang begitu cerah dengan cahaya bulan yang bersinar begitu terang, seketika gelap di tutupi awan hitam. Alam semesta sepertinya tahu kesedihan juga penderitaan, yang sedang di alami Reza dan Melda di malam itu. Melda tidak henti-hentinya menangis di dalam dekapan Reza sambil terus berkata-kata.

"Bang,, sebatas inikah cintamu padaku? Sehingga kamu tidak melakukan apapun di saat ada laki-laki lain yang akan melamarku!" Melda berkata-kata dengan isakan tangis yang begitu pilu.

Mendengar pertanyaan Melda, membuat dada Reza semakin terasa sesak. Reza merasa seperti tertimpa beban berat karena pertanyaan yang di ajukan Melda padanya. Ingin rasanya dia menghilang dari tempat itu, karena dia tidak sanggup memberikan jawaban yang akan menambah kekecewaan Melda padanya. Tapi sepahit apapun kenyataannya, Reza sudah bertekad untuk menjelaskannya, karena itu kenyataan yang harus di ketahui dan di terima oleh Melda.

"Mel,, cintaku padamu sebesar langit dan bumi, yang sedang menyaksikan kita di malam ini. Tapi semua itu tidak ada apa-apanya, di bandingkan dengan apa yang sudah di lakukan oleh Mamanya Farel." Perkataan Reza yang membuat Melda langsung melepaskan pelukannya, dan menatap Reza dengan tampang kebingungan.

"Apa maksud kamu?" Tanya Melda dengan tatapan mencari tahu ke arah Reza.

"Sebenarnya tadi aku sudah hampir memberitahukan tentang hubungan kita berdua kepada Om Fahri juga Faris. Tapi belum sempat aku berbicara, Om Fahri sudah mengatakan sesuatu, yang membuatku tidak berdaya lagi untuk menyampaikan semua itu." Reza berkata-kata sambil menatap Melda dengan tatapan yang begitu rapuh.

"Apa yang kamu bicarakan!" Tanya Melda dengan tampang semakin bingung.

"Sebenarnya perjodohan kamu dan Farel itu terjadi tepat di hari kelahiran mu. Di saat kamu lahir, kamu hampir saja meninggal waktu itu. Dan yang berhasil menyelamatkan nyawamu pada saat itu adalah Dr Anita Mamanya Farel. Dan karena itulah sehingga kedua orang tuamu menyerahkanmu kepada orang tua Farel, sebagai calon istri untuk putra semata wayang mereka." Reza menjelaskan semua yang dia dengar dari Papa Fahri, tanpa menatap wajah Melda.

Kekecewaan Melda semakin bertambah parah setelah mendengar penjelasan dari Reza. Dia tidak merasa kecewa dengan Reza, melainkan nasib yang membuatnya harus terikat dengan seorang laki-laki, yang dia sendiri tidak tahu siapa orangnya. Dengan berlinang air mata, Melda meraih kerah baju Reza sambil bertanya.

"Apa kamu akan menyerah dengan semua ini?" Tanya Melda dan Reza hanya menganggukkan kepalanya.

Melihat anggukan kepala Reza, membuat Melda langsung berputus asa. Dengan segera dia pun membelakangi Reza dan langsung menangis tersedu-sedu, tanpa bisa berkata apa-apa. Melihat Melda yang begitu menderita, membuat Reza semakin terluka atas kenyataan yang harus mereka terima. Dengan penuh kasih sayang, Reza memeluk Melda dari belakang kemudian berkata.

"Mel,, aku sangat mencintaimu, dan aku juga tahu kamu sangat mencintaiku. Tapi aku tidak ingin, cinta kita berdua membuatmu jadi anak durhaka terhadap kedua orang tuamu yang telah tiada." Reza berkata-kata dengan mata yang sudah berkaca-kaca, sambil mendekap Melda dari arah belakang.

Mendengar kata-kata Reza, Melda semakin menangis tak tertahankan. Di sisi lain dia sangat mencintai Reza dan tidak ingin kehilangannya, tapi di sisi lainnya, dia juga tidak ingin menghianati perjanjian orang tuanya bersama orang tua Farel. Karena benar apa yang di katakan Reza, kalau dia akan menjadi anak durhaka, apabila tidak mengikuti apa yang sudah menjadi keinginan orang tuanya .

Melda yang sudah menundukan kepalanya, hanya bisa menangis tanpa bisa berkata-kata, dan itu membuat Reza yang masih terus memeluknya kembali bersuara, berusaha untuk membuatnya mengerti.

"Kedua orang tuamu sudah tidak bisa meminta apapun lagi darimu, jadi kamu harus menerima apa yang sudah mereka sepakati dengan orang tuanya Farel, karena hanya itu yang bisa kamu lakukan sebagai tanda baktimu kepada kedua orang tuamu." Reza berkata-kata dengan suara bergetar, karena dia sudah meneteskan air mata.

Mendengar suara Reza yang begitu bergetar, Melda langsung berbalik menghadapnya. Air mata yang sudah mengalir membasahi wajah laki-laki yang sangat dia cintai itu, membuat Melda sangat yakin kalau Reza juga tersiksa dengan semua kenyataan yang terjadi.

"Terus bagaimana dengan hubungan kita Bang?" Tanya Melda dengan tampang yang begitu menyedihkan.

"Mel,, aku pun tidak sanggup kehilanganmu! Tapi aku tidak berdaya, karena tidak ada pilihan untukmu dalam masalah ini. Aku ingin kamu bahagia karena telah melakukan, apa yang menjadi keinginan kedua orang tuamu." Perkataan Reza yang membuat Melda langsung memeluknya sambil berkata.

"Bang,, aku akan sangat tersiksa dengan perjodohan ini, aku hanya mencintaimu seorang." Ujar Melda dengan Isak tangis yang membuat hati Reza sangat perih.

"Aku tahu kamu sangat mencintaiku, tapi kamu harus lebih mencintai orang tuamu! Karena merekalah yang patut kamu cintai di atas segalanya di dunia ini." Reza berkata-kata sambil mengusap-usap kepala Melda yang masih terus memeluknya.

"Aku berencana akan kembali ke Malaysia secepatnya, untuk bekerja di tempat semula." Perkataan Reza yang membuat Melda langsung melepaskan pelukannya, dan menatap Reza dengan tatapan yang tajam.

"Mengapa sampai kamu ingin kembali ke Malaysia?" Tanya Melda dengan nada yang terdengar sangat bergetar, pengaruh kaget juga menangis sejak tadi.

"Aku tidak bisa melihat engkau bersanding dengan Farel, jadi aku memilih untuk pergi." Perkataan Reza yang membuat hati Melda hancur berkeping-keping, dengan air mata yang bercucuran begitu derasnya.

"Tapi aku tidak sanggup untuk berpisah denganmu! Aku akan sangat tersiksa bila kau berada jauh dariku." Ujar Melda dengan berderai air mata.

"Semua rasa akan tetap musnah, dengan adanya perpisahan. Mungkin untuk sementara kita belum bisa saling melupakan, tapi suatu saat kamu pasti bisa melupakanku, di saat kamu sudah mencintai orang lain." Perkataan Reza sebagai laki-laki dewasa.

"Tapi hanya kamu yang aku cintai! Hiks,,,hiks,,,hiks," Melda berkata-kata sambil menangis menatap Reza.

"Cinta itu bisa tumbuh dengan adanya kebersamaan. Apabila Farel mencintaimu, dan memperlakukanmu dengan baik, kamu pasti akan bisa melupakanku." Reza berkata sambil mengusap-usap kepala Melda yang sudah tidak bisa berkata apa-apa, dengan penuh kasih sayang.

"Masuklah kedalam sebelum mereka mencarimu! Aku tidak mau ada yang mengetahui hubungan kita! Biarlah cinta kita menjadi rahasia untuk selamanya, karena cinta ini juga pada akhirnya akan berakhir." Perkataan Reza yang membuat Melda kembali memeluknya erat sambil berkata.

"Maafkan aku karena sudah membuatmu terluka. Aku harap kamu juga bisa bahagia suatu saat nanti." Perkataan Melda dengan hati yang tak rela. Dan setelah itu dia langsung melepaskan pelukannya dari Reza, kemudian melangkah menuju rumah besar itu.

Rasa cinta yang begitu besar antara Reza dan Melda, akhirnya berakhir demi bakti kepada orang tua. Melda yang tidak pernah lupa kasih sayang kedua orang tuanya yang begitu besar padanya, akhirnya terpaksa menerima perjodohannya dengan Farel, dan melepaskan Reza untuk kembali ke Malaysia.

Sebenarnya Melda tidak ingin Reza kembali ke Malaysia, karena dia belum sanggup berpisah dengannya. Tapi diapun kembali berfikir, kalau dia tidak boleh mengikuti keinginannya untuk Reza tetap berada di dekatnya, karena itu akan membuat mereka berdua sama-sama menderita, terutama Reza yang di campakan dalam diam.

Dengan langkah kaki yang bergetar, Melda melangkah menuju pintu rumah sambil menghapus air matanya. Dia sama sekali tidak ingin berbalik dan melihat Reza yang sedang menatapnya di belakang sana.

1
Haryati Haryati
lanjutannya mana KK Thor, ditunggu kak
Ismel Muhamad
ga ada lanjutan tor
Sundari
lanjut donk
Sundari
lanjuttt dong
Fitri Riani
dari episod 1 sampe 3 the best
Ismel Muhamad: kaka ga di lanjut yg 4 kak/Drool/
total 1 replies
Fitri Riani
kak Thor .Ig nya apa
Zulaika Nursahraz
kakak kelanjutan arsen dan nadira sudah ada ap blom,lw ad ap judulny
Da Suku
ngga ada kelanjutan kisah Nadira dan arsen kah
adellcantikkkk
Up dong
adellcantikkkk
Udh gak up kah thor?
Allenn
Jodohku...
Allenn
Melda
ANNTIE
/Smile/
Rizki Pine
Luar biasa
Erna Susanti
ryan dingin sm istri sndiri tp gatel sm cwe lain hahaaa..dsr laki" munafik
Arwondo Arni
lanjut donk seru semoga arsen dan Nadira hidup bahagia
Arwondo Arni
lbh baik arsen dirawat Rian buat teman anaknya
Arwondo Arni
semoga Riyan tau yg diselipkan dibawah meja
Hartini Hartini
masih banyak cerita
Santi Sawitri
aku udh bolk blik bca nya tpi engga up juga klu bsa ada smbungn dri arsen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!