kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.
yuk ikuti cerita nya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
"emm, benar... dia orang nya"
"kalau begitu, kau akan menikah dengan lelaki tajir."
"kau mau lelaki seperti nya!?? "
"tentu saja“
" kalau begitu, menikah lah dengan nya. "Hana pun melangkah ke kamar mandi dan Hana pun tidak dapat mendengar apa yg di katakan sahabat nya itu
setelah selesai, Hana pun keluar dengan mengusap rambut nya yg basah. " jika kau lapar, turun lah ambil sendiri"
"hemm, aku tau. tapi aku masih kenyang"
Hana pun duduk di depan meja rias nya yg mungil itu, dan melihat ponsel nya. "ouh, ponsel ku tadi berbunyi ya!?? " tanya Hana melihat 1 panggilan terlewat dari bibi Min Seo
"iya, siapa itu!?? "
Hana pun tidak langsung menjawab nya, ia langsung menelfon balik "ouh bibi, kau tadi menelfon tapi aku masih mandi"
"oh iya benar... besok aku akan mengirim supir pribadi ke rumah mu, kau dan Jimin tidak boleh bertemu sampai upacara pernikahan"
"oh begitu, ya baiklah bi... "
"ya sudah, tidur lah dengan nyenyak"
"emmm.... " Hana pun menutup telfon nya
"apa itu calon ibu mertua mu!?? " tanya Young Ju
"hemm benar... "
"wah, seperti nya dia sangat menyayangi mu ya. kau sangat beruntung" ucapan Young Ju terdengar iri
Hana pun tidak menjawab nya "aah aku lupa memberitahu mu. mungkin setelah resepsi pernikahan, aku tidak bisa menemui mu. karena pagi nya kami harus berangkat ke Amerika"
"Amerika... wah, kalian langsung bulan madu... "
mendengar itu, Hana pun menghentikan aktifitas nya. dan mengingat 2 hari yg lalu saat ia di minta untuk datang ke kediaman nyonya Min Seo
******
"oh Hana, kau sudah datang... kemari lah, duduk bersama ku disini" ucap nyonya Min Seo mempersilahkan
"terimakasih bibi... " ucap Hana sembari duduk.
"kau sedang sibuk ya!?? "
"ouh tidak bi... kau menyuruhku kemari pasti ada hal penting kan!?? "
"benar sekali... kalian sampai sekarang belum memberitahu, gaun pengantin seperti apa yg kalian pilih"
"aah soal itu...." Hana pun menjawab nya dengan gugup
"aku tau, pasti sangat sulit untuk mengekspresikan sesuatu dengan orang baru. sekarang, mari kita pilih. gaun pengantin, souvenir pernikahan, menu makanan dan yg lain nya. kita selesai kan hari ini juga" ucap nyonya Min Seo
Hana pun menurut, mereka pun akhirnya memilih nya bersama. setelah 1 jam, akhir nya semua nya selesai. pada saat itu, Hana pun sebenarnya ingin pamit pulang. namun...
"Hana.... "
"iya bibi... "
"jangan panggil aku bibi, beberapa hari lagi kau akan menikah dengan Jimin. jadi biasakan panggil aku ibu... " pinta nyonya Min Seo
Hana pun hanya terdiam tidak dapat menjawab nya
"Hana, ada yg ingin ibu katakan. "
"ouh, apa itu...!?? "
"soal pengobatan Jimin. selama ini, dia baru berobat 2x dan juga terapi nya. kemarin ada salah satu teman ibu yg menyarankan untuk mencoba berobat di Amerika. di sana ada dokter yg khusus menangani masalah penyakit Jimin. bagaimana menurut mu!?? "
"aku... menurut ku, apa pun yg terbaik untuk nya maka tidak ada salah nya kita mencoba. "
"benar kan. tapi masalah nya, waktu nya sangat mepet dengan waktu praktek nya. "
"maksudnya.... " Hana pun bingung
"dokter spesialis yg menangani penyakit seperti itu, hanya beroperasi 3 hari saja. jam operasional nya jam 07.00 pagi sampai jam 17.00 sore waktu AS. hari ke 2 bersamaan dengan hari pernikahan kalian. aku bingung, bagaimana menurut mu Hana!?? "
Hana pun terdiam sesaat "maka masih ada hari ketiga kan bi... hari setelah pernikahan!? kita bisa ambil penerbangan pagi, dan membuat janji dengan dokter secara daring. "
"apa kau yakin... kalian akan sangat lelah kalau begitu... "
"masalah itu tidak bisa di elakkan, karena itu juga demi Jimin kan"
nyonya Min Seo pun mengangguk "baiklah kalau begitu. aku akan mengurus semua nya nanti"
******
"Hana.... " Young Ju pun menepuk bahu Hana karena terdiam cukup lama "ada apa!?? "
"ouh tidak... aku lelah, ayo tidur... " jawab Hana sembari bangun dari duduk nya dan mulai merebahkan diri nya di atas ranjang.
malam itu, Hana dan Young Ju pun mengobrol tentang hal-hal random sampai akhirnya mereka tertidur.
******
"dengar Nari, aku kemari karena kau bilang kau sakit perut. aku harus kembali sekarang, ini sudah sangat larut" ucap Jimin kepada kekasih nya itu
"kau langsung kemari begitu mendengar aku kesakitan. kenapa kau tidak bisa jujur pada dirimu, kalau kau tidak bisa berpisah dari ku" Nari pun memeluk Jimin dari arah belakang, yg membuat Jimin menghentikan langkah nya
"aku mengakui kalau aku peduli pada mu. tapi aku tidak ingin memposisikan dirimu di tempat yg salah Nari"
"kalau begitu aku akan menunggu. "
"untuk apa?? " tanya Jimin berbalik ke arah Nari
"untuk menunggu mu berpisah dengan wanita itu"
mendengar itu, Jimin hanya bisa diam. bingung akan bicara apa....