NovelToon NovelToon
Lost Love In Bloom Again

Lost Love In Bloom Again

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Persahabatan / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:134.5k
Nilai: 5
Nama Author: Khairiana

Elvina Reyna Lion. Nona sulung dari keluarga kaya yang memilih mengabdikan dirinya di sebuah Rumah Sakit swasta tempat dimana dia akhirnya bertemu cinta pertamanya.

Rangga Abelard. Pengusaha muda yang sukses. Tidak hanya tampan tapi juga brilian dalam segala hal. Namun tidak dengan kehidupan pribadinya.

Arkana Wijaya, Pewaris tunggal Rumah Sakit tempat dimana Rena bekerja dan menjadi satu-satunya profesor termuda di Rumah Sakit tersebut.

Ketiganya akhirnya di pertemukan kembali setelah sekian lama. Dan akhirnya awal kisah mereka terulang kembali di Rumah sakit tersebut dan mengulang kembali kisah lama yang belum usai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cukup Dia

"Hey ! turunkan aku !"Rena berteriak memberontak memukul bahu Rangga dengan sekuat tenaga.

"Terserah, berteriak lah sepuas mu ! aku tidak akan pernah melepaskanmu !"

Semua orang yang melihat kejadian itu, menatap Rangga dengan heran.Dan akhirnya salah satu dari mereka maju, mencoba membantu.

"Apa yang kau lakukan pada gadis itu ?" Tanya seorang lelaki paruh baya.

"Maaf tuan, gadis ini adalah calon istriku, tapi dia malah pergi berdua dengan lelaki lain !" Sahut Rangga.

"Bohong pak !!" Rena berteriak memberontak

Lelaki itu masih terdiam menatap Rangga

"Baiklah nona, apa aku harus menelfon Ayahmu ?" Tanya Rangga mengancam.

Rena segera terdiam mendengar ancaman tersebut.

"Seharusnya kamu malu dengan tunanganmu ! walau sudah mendapatimu dengan lelaki lain, tapi dia masih menginginkanmu !" Ucap lelaki paruh baya tersebut. Menggelengkan kepalanya pelan kemudian ia berbalik meninggalkan mereka berdua.

"Dasar anak jaman sekarang, sangat tidak memiliki etika !" Gerutunya pelan.

Namun masih terdengar jelas di telinga Rena.

"Apa yang dia inginkan ? bukankah calonnya adalah pria yang sangat tampan ?!"

"Iy, aku juga yakin kalau pria itu pasti anak konglomerat ! lihat saja pakaiannya !" Beberapa orang terdengar sayu saling berbisik membicarakan Rangga dan Rena

Rena merasa sangat malu diperlakukan seperti itu, Ia hanya menundukkan kepalanya, pasrah dengan apa yang akan dilakukan Rangga.

Sedang Rangga hanya tersenyum pada orang orang yang masih menatapnya dan kembali melangkahkan kakinya pergi.

Sesampainya di parkiran mobil, Rangga membuka pintu mobilnya dan mendudukkan Rena.Ia kemudian menutup pintu mobilnya dan berlari pelan menuju kursi kemudi.

"Pakai sabuk pengamanmu !" Titahnya.

Namun Rena mengabaikannya. Rangga menghela nafasnya pelan kemudian membantunya memakai sabuk pengaman sambil meliriknya dalam diam.

Jika di perhatikan lebih dekat ternyata rena memiliki tahi lalat kecil di bagian tulang rahang dekat dari telinganya, itu benar benar terlihat cantik dan sangat menggoda.

Ia menghela nafasnya pelan

"(Cukup Tuhan menciptakan satu seperti itu, dan cukup dia)" Gumam Rangga yang tak bisa menahan hasratnya.

Ia segera kembali ke posisinya semula. Memakai sabuk pengaman,kemudian menyalakan mesin mobilnya dan melaju meninggalkan area parkiran.

•••

"(Mengapa Rena belum juga kembali ? apa terjadi sesuatu dengannya? atau.. jangan jangan dia marah padaku dengan apa yang tadi terjadi ?!)" Arka mulai terlihat gelisah di tempat duduknya.

Begitu pula Monica yang sesekali melirik ke arah pintu, berharap Rangga segera kembali."(Mengapa Rangga terlalu lama ?! dasar menyebalkan !)" umpatnya.

Beberapa menit berlalu,film yang seharusnya menjadi momen penting buat Arka dan Monica benar benar berantakan.

Arka segera keluar mencari Rena begitupula dengan Monica. Arka mencari Rena di setiap sudut ruangan,bahkan toilet wanita, namun nihil, ia sama sekali tidak dapat menemukannya. Ia kemudian berinisiatif untuk menelfon.

Suara dering ponsel.

Rena menatap layar ponselnya.

"Arka ?!"

Rangga yang mendengar Rena menyebut nama Arka segera merampas ponsel Rena dari tangannya. dan menon aktifkan ponselnya.

"Rangga !! apa yang kamu lakukan ? kamu benar-benar sudah kelewatan !" Bentak Rena, namun Rangga tidak meresponnya.

"(Mengapa Rena mematikan ponselnya ? apa dia benar benar marah padaku ?)" Arka bertanya tanya sedikit menyesal dengan perbuatannya.

Monica juga melakukan hal yang sama, namun Rangga juga hanya mematikan ponselnya.

"(Sialan kau Rangga !!)" Monica benar benar kesal pada Rangga ia terus berjalan sambil menatap layar ponselnya.

Bruuuuk

"Hey ! apa kau tak memiliki mata ?!" Seru Monica,ia benar benar kesal dan ingin melampiaskan kemarahannya.

Arka hanya menatapnya bingung. Perlahan Monica mengangkat pandangan nya menatap orang yang berdiri diam di depannya.

"Arka ?! mengapa kamu bisa berada disini ?" Tanya Monica kebingungan

"Kamu sendiri ?!" Tanya Arka kembali dengan datar

"Tadinya aku bersama Rangga, tapi, entah kemana dia pergi !" Jawabnya, ia masih terlihat kesal

"Apa kamu menunggu seseorang ?!" Tanya Monica melihat Arka yang tidak terlalu memperdulikannya

"He'em !" Jawab Arka singkat.

"Baiklah, aku akan pergi !" Monica pamit berharap Arka akan menahannya, namun tidak seperti yang ia inginkan,jangankan menahannya, Arka bahkan tidak menjawab apa lagi meliriknya sama sekali.

Monica segera pergi dengan umpatan yang tak pernah lepas dari mulutnya.

"Sial ! mengapa laki-laki semuanya sangat menyebalkan ?!" Umpatnya, sambil terus berjalan dan menelfon taxi.

Sedang Arka yang masih diposisi yang sama, mencoba berfikir

"(Ataukah Rena bersama Rangga ?)" Arka mulai menerka.

Ia kemudian mempercepat langkah kakinya menuju parkiran bawah tanah dan segera masuk kedalam mobil.

•••

Rangga yang sudah memesan nasi goreng di pinggir jalan berjalan mendekati Rena yang masih terduduk diam di salah satu bangku

"Ini, makanlah !" Seru Rangga menyodorkan sepiring nasi goreng

Namun Rena masih terus mengabaikannya.

"Apa kau masih marah ?" Tanya Rangga

Masih tidak ada respon. Rangga menghela nafasnya pelan.

"Baiklah, katakan padaku, apa yang kau inginkan ?!" Tanya Rangga melembutkan suara nya.

"Apa aku bisa memakai ponselku ?!" Tanya Rena

"Tentu saja boleh, siapa yang melarangmu ?! Jawab Rangga

Tapi,tentu saja setelah kau menghabiskan makananmu !!" Imbuhnya

"Dasar Psiko !! Ucap Rena mengumpat

Aku hanya ingin mengabari bunda !" Lanjutnya

"Baiklah, pakai ponselku !" Sambil menyodorkan ponselnya

"Aku tidak mau !" Jawabnya

Rangga terlihat mengotak atik ponselnya dan menelfon.

"Halo tan !" Sapa Rangga

"Ya, halo ! ini siapa ya ?" Tanya Rani yang melihat nomor baru di layar ponselnya

"Ini Rangga !"

"Oh,kamu, ada apa Rangga ?"

"Tante, Rena pulangnya mungkin sedikit terlambat, tidak apa-apa kan ?!"

Rani sedikit kebingungan.

"Bukannya tadi Rena perginya sama Arka ?" Tanya Rani.

"Iya, tapi sekarang Rena bersamaku !" Jawab Rangga

"Oh, begitu ?! Baiklah,jangan terlalu larut pulangnya Rangga,besok Rena harus sekolah !" Kata Rani memperingati

"Baik tan."

Tut. Telfon terputus

"Sudah ! Kamu tidak perlu khawatir lagi,dan cepat habiskan makananmu ! kalau tidak, aku tidak akan mengantarmu pulang !" Titahnya.

Disisi lain.

Arka sudah tiba dirumah Rena,dengan cepat ia berlari mendekati pos jaga yang ada di rumah Rena

"Pak, apa Rena sudah kembali ?!"

"Bukannya non Rena perginya bersama anda ?!" Tanya satpam itu kembali menatap Arka dengan bingung.

Rani yang mendengar suara mobil di depan rumah,segera keluar untuk melihat

"Nak Arka !? apa yang kamu lakukan disini ?" Tanya Rani sembari mendekati Arka

"Ah, maaf tante, aku hanya ingin memastikan Rena sudah kembali atau belum !?"

"Hmm, apa Rena tidak memberitahumu kemana dia pergi ?!"

Rangga hanya tersenyum menggelengkan kepalanya

"Aku sudah mencoba menelfonnya beberapa kali,tapi sepertinya ia mematikan ponselnya ! aku khawatir jika terjadi sesuatu padanya !" Jawab Arka frustasi.

("Anak yang baik !") Batinnya " Oh, maaf ya Arka. Rena memang suka begitu." Ucapnya dengan penuh penyesalan.

"Tapi, kamu tidak perlu khawatir dia sekarang bersama calonnya !" Imbuhnya.

Rani sengaja tidak menyebut nama Rangga,ia tidak ingin anaknya mendapat masalah.

"Calon ?!" Tanya Arka spontan.

"Apakah Rena juga belum memberitahumu ?!" Tanya Rani berpura-pura kebingungan.

"Em belum tante !" Jawab Arka, wajahnya terlihat memucat karna frustasi.

"Kalau begitu, aku pergi dulu tante !?" Imbuhnya sambil menundukkan kepalanya.

"Iya." Rani mengangguk dengan senyum.

Rangga kemudian berbalik dan masuk ke dalam mobilnya lalu menyalakan mesin mobil dan pergi meninggalkan area perumahan tersebut.

"(Calon ? mengapa Rena tidak pernah memberitahuku ?! aaaakh sial !)" Arka merasa sangat kesal,ia merasa telah dipermainkan.

•••

Rangga dan Rena yang sudah kembali ke dalam mobil bersiap untuk pulang.

"Apa kamu sangat begitu membenciku !" Tanya Rangga menatap Rena yang masih terus membisu.

Lagi-lagi Rena tidak memperdulikan nya.

Rangga menarik nafasnya dalam lalu menghembusnya secara kasar.

"Huuuft ! tahu begini,akan lebih menyenangkan bila bersama Monica !" Rangga mengumpat pelan,namun Rena tentu saja masih bisa mendengarnya.

"Kalau begitu turunkan aku sekarang ! Rena semakin kesal mendengar umpatan Rangga.

Aku juga lebih suka menghabiskan waktuku bersama Arka ketimbang denganmu !" Imbuhnya dengan suara sedikit meninggi.

"Kenapa kau harus membentakku ?! dan kenapa kamu harus membandingkanku dengan dia ?!" Tanya Rangga yang sudah mulai kesal akan sikap Rena.

"Bodoh amat !! kamu sendiri membandingkan aku dengan wanita itu !" Ketus Rena.

"Apa kau marah mendengar aku lebih suka bersama Monica ?!" Rangga menyeringai

"Terserah !" Jawab Rena memalingkan wajahnya.

"Sepertinya memang begitu !"

Hening

"Apa kau cemburu ?" Tanya Rangga kembali.

"Hahaa yang benar saja,mengapa aku harus cemburu ?!"

"Lantas, mengapa kau marah ?!"

("Apa yang harus aku katakan ? Astaga ! sepertinya aku terjebak, Sial !") Umpatnya.

1
Yeyet Agus
suka sekali dng novel ini, ada misteri² nya...seru. Tks thor..ttp semangat.
Nadhya
kereen
Sri Wahyuni
makasih thor
R: Terimakasih juga untukmu yang sudah setia mengikuti cerita author.. jumpa lagi di karya selanjutnya. 😘❤
total 3 replies
callmemamak
ya ampuuun.... dibikin melehoy sama rangga
ndhya: 🤭😂🤣 melehoy gk tuh
total 2 replies
R
Hahaa.. seminggu itu gak selama 10 tahun kok.. 😂😄
callmemamak
kasian rangga. udah 10 th bersabar begitu nikah masih harus bersabar pula... tabahkan hatimu rangga
callmemamak
yeayy.... semangat up nya kak
R: siiip.. 😊
total 1 replies
callmemamak
ya ampuun up jg akhirnya kak.. sering² dong up. nya
R: akan di usahakan ya..
total 1 replies
Sri Wahyuni
dibikin ruwet sendiri
callmemamak
udah nikah masih aja mikir sih rangga
R
Sekedar pengumuman.

Ikuti terus setiap episodenya karna mungkin ini akan menjadi empat dari sepuluh episode terakhir. ☺️😉

See you all.. 😘🥰
callmemamak
ya ampuun... rangga bikin gemess gregeetttt
callmemamak
akhirnya up jg kak
R
Akan di usahakan, maaf kalo sy sering lambat up-nya, soalnya kadang harus ngurus rumah dan anak-anak, apalagi sekarang Ibu lagi sakit jadi kadang otaknya laload untuk bisa nyusun kata menjadi suatu kalimat.

Jadi mohon pengertiannya.. 🤗😊
callmemamak
akhirnya up jg kak... ditunggu next part nya
Rohani
akhirnya Rangga & Rena menikah jg..
callmemamak
ya ampuuun gemes bgt ma rangga
callmemamak
ya ampuun ranggaa...... terhura bgt dirikuu 😢
callmemamak
aaa.... akhirnya... ayo beri jalan buat rena n rangga
ndhya
tika maanaaaaaaa nggk muncul lgi yh 🧐
padahal aku rindu.bodo" bikin kangen😑🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!