Syakira Aurelia Devi seorang wanita yang berhubungan dengan pria beristri, tak tahu jika kekasihnya memiliki seorang istri. Membuatnya harus berurusan dengan seorang pria kejam dan dingin yang sangat menyayangi adik perempuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TPG : Bab 14
"Kak.." Jesslyn memasang wajah memohon dengan mata yang berkaca-kaca, di depannya ada Adrian yang menatap dingin ke arah Jesslyn.
"Untuk kali ini aku enggak bisa membantu mu." Jelas Adrian dengan nada serius.
"Tapi Kak, Mas Doni butuh dana untuk membangun kembali usahanya. Setelah usahanya berhasil, dia janji akan mengembalikan uang itu." Jelas Jesslyn dengan nada memohon.
Adrian mengalihkan pandanganya kesal, Jesslyn pagi-pagi memintanya untuk bertemu di cafe dan ia menuruti permintaan adiknya itu. Namun yang ia dapatkan adalah permintaan Jesslyn yang baginya tidak masuk akal.
"Jesslyn... Hentikan tindakan konyol mu itu, kau terus membela pria tidak berguna itu." Jelas Adrian dengan nada marah.
"Kak, Mas Doni bukan pria enggak berguna. Dia pria baik." Jelas Jesslyn yang tidak ingin jika suaminya di pandang buruk.
"Jika dia pria yang baik, dia tidak mungkin berselingkuh dari mu bahkan selama satu tahun dia berselingkuh dari mu. Dan kau bilang pria seperti itu masih pria yang baik." Jelas Adrian dengan nada kesal, ia heran dengan sikap bodoh adiknya yang tidak bisa membedakan sifat buruk seseorang.
Jesslyn yang mendengar perkataan dari Adrian terdiam, "Mas Doni selingkuh selama satu tahun?" Tanya Jesslyn untuk memastikan jika yang ia dengar hanyalah sebuah kesalahan.
Adrian menjawab dengan tegas, ia juga menjelaskan jika Doni bahkan ingin meniduri Syakira di saat wanita itu sudah ingin meninggalkan Donu. Jesslyn yang mendengar hal itu, jelas tidak percaya.
"Kakak pasti berbohong, Mas Doni bukan laki-laki seperti itu." Jelas Jesslyn.
Adrian menghela nafas kasar, ia menatap dingin ke arah Jesslyn. Kedua tangannya di lipat di dada, "Aku tahu kau mencintainya, tapi kau juga jangan bersikap bodoh seperti itu." Jelas Adrian dengan tatapan jengkel.
Adrian lalu kembali menjelaskan jika ia tidak akan memberikan uang yang di minta oleh Doni, kecuali jika Doni sendiri yang berani datang kepadanya dan langsung meminta uang itu sendirian.
.
.
.
Doni menatap kesal ke arah Jesslyn, setelah mendengar cerita dari Adrian. Jelas Doni tidak berani untuk mendatangi pria itu, Kakak iparnya terkenal sangat kejam bahkan sebelum menikah dengan Jelaskan, Doni pernah di ancam beberapa kali oleh pria itu.
"Aku enggak bisa, Kakak mu itu pria kejam. Jika aku datang langsung dan meminta uang, dia pasti akan menghina ku habis-habisan." Jelas Doni, ia tidak ingin harga dirinya terus di injak-injak oleh Adrian.
"Iya mau bagaimana lagi, segitu juga Kakak ku masih baik. Dia hanya ingin kau datang dan bicara secara langsung itu aja." Jelas Jesslyn dengan nada kesal.
"Baik? Kalau dia baik, dia bakal langsung ngasih uang nya. Enggak usah pake acara aku harus datang dan minta langsung, mau kamu ataupun aku yang minta. Sama aja kan? Itu hanya alasan kakak mu saja yang ingin menginjak-injak harga diri ku." Jelas Doni dengan nada kesal.
Jesslyn mengerutkan keningnya heran, ia tahu jika Doni terkadang berbicara kasar. Namun hal yang menyangkut Adrian bagi Jesslyn adalah sesuatu yang salah.
"Kamu jangan ngomong sembarangan tentang Kak Adrian." Jelas Jesslyn kesal.
Doni merasa marah saat Jesslyn malah membentaknya, pertengkaran Jesslyn dan Doni pun sampai terdengar oleh para pelayan yang akhirnya menyampaikannya kepada Citra.
Citra langsung membuka pintu kamar Jesslyn, Doni yang tengah memarahi Jesslyn pun langsung terkejut saat ibu mertuanya datang dengan tatapan marah.
"Apa yang kamu lakukan pada putri ku." Ucap Citra dengan nada marah, ia langsung masuk dengan menatap tajam ke arah Doni.
Doni nampak bingung harus berkata apa, ia lalu melirik ke arah Jesslyn agar wanita itu membelanya. Tapi Jesslyn hanya diam dan tidak banyak bicara.
"Doni, sebaiknya kamu perbaiki sikap mu itu. Kau membentak terus-menerus ke Jesslyn hanya karena keinginan mu tidak terpenuhi." Jelas Citra dengan kesal, ia menarik tangan Jesslyn dan membawa anaknya ke belakang tubuhnya.
"Jika kamu tidak suka dengan Jesslyn atau tidak sesuai dengan keinginan mu, kau bisa cari wanita lain dan pergi dari rumah ini." Jelas Citra yang dengan tegas meminta untuk putrinya bercerai dengan Doni.
Doni jelas menggelengkan kepalanya dengan pelan, ia menjelaskan jika semua itu hanyalah pertengkaran rumah tangga biasa. Namun Citra sama sekali tidak peduli, ia sudah muak dengan sikap Doni yang bertindak semena-mena putrinya.
"Mama... Ini hanya masalah kecil kok, enggak usah di perbesar." Jelas Jesslyn dengan nada lembut pada citra.
Tapi Citra sama sekali tidak peduli, ia menarik tangan Jesslyn dan membawa anaknya keluar dari dalam kamar. Doni yang melihat Jesslyn pergi merasa sangat kesal, terlebih dengan sikap Citra yang selalu terang-terangan ingin memisah mereka.
"Sudah Mama bilang dari dulu Doni itu bukan pria baik-baik, lihat sekarang. Dia hanya memanfaatkan mu." Jelas Citra dengan nada kesal.
Jesslyn hanya diam dan tidak menjawab, ia memilih untuk mengalihkan pandanganya dan berpura-pura tuli saat Citra terus menceramahi nya.
semoga Syakira bisa pergi jauh bersama aleric dan ada yg membatu kehidupan Syakira apalagi itu dari rival bisnis Adrian tak apalah demi memberi pelajaran pada keluarga Adrian