NovelToon NovelToon
Batalyon Pulau Karang

Batalyon Pulau Karang

Status: tamat
Genre:Pengawal / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:160.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari pertemuan tidak sengaja dengan seorang gadis yang disangka adalah seorang wanita malam malah membuat Letnan Rico semakin terjebak masalah karena ternyata gadis tersebut adalah anak gadis seorang Panglima hingga membuat Panglima marah karena pengaduan fiktif sang putri.

Panglima memutasi Letnan Rico ke sebuah pelosok negeri sebagai hukumannya setelah menikahkan sang putri dengan Letnan Rico namun tidak ada yang mengira putri Panglima masih menjalin hubungan dengan kekasihnya yang notebene adalah sahabat Letnan Rico.

Mampukah Letnan Rico mendidik sang istri yang masih sangat labil. Bagaimana nasih sahabat Letnan Rico selanjutnya??? Apakah hatinya sanggup merelakan sang kekasih?? Siapakah dia??

Konflik, Skip jika tidak sanggup..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Sosok yang ditakuti.

Bang Rico membantu sahabatnya membuka pintu rumah kemudian sigap menuju dapur untuk menyiapkan air panas.

"Jangan panik, Dan..!! Lepas pakaiannya dulu..!!" Bang Rico segera mengambil baskom dan mengambil air dari dispenser agar lebih cepat dan mencampurnya dengan air dingin agar lebih hangat.

:

Tak hentinya kepanikan Bang Danar, disana Bang Rico membantu mengepel lantai rumah sahabatnya yang basah.

Hujan masih terus mengguyur bumi, petir pun masih menggelegar menyambar. Nindy tak kunjung sadar. Kini suhu tubuhnya mendadak demam, bibirnya membiru, wajahnya pucat bagai mayat hidup.

"Sadar, dek..!! sadaar..!!! Ini Abang sudah pulang." Bujuk Bang Danar.

Bang Danar kemudian baru menyadari sisi belakang kepala Nindy terluka, bantal itu berwarna merah darah.

"Ricoo.. ini bagaimana, Ric..!!!!!" Jerit Bang Danar.

Bang Rico pun bingung, sahabatnya berada di dalam kamar bersama istrinya. Sebenarnya bisa saja dirinya menerobos masuk tapi rasanya akan menjadi tidak sopan.

"Ricoooooo..!!!!" Teriak Bang Danar lagi.

Bang Rico tetap berdiri di depan sana tanpa bisa berbuat lebih.

tok.. tok.. tok..

Bang Rico segera membuka pintu rumah. Sungguh kaget Bang Rico melihat siapa yang berada di depan pintu.

...

"Anak kurang ajar..!!! Dimana kau letakan pikiran Kau itu, Danar???? Apa kau kira Bapak Ibumu ini sudah mati????"

"Paaaa.." tegur Mama Delia.

"Eeiya Maa.." Papa Suharsono tersenyum kecil salah tingkah saat sang istri memelototi nya.

Disana Bang Danar hanya bisa berdiri di sudut pintu sambil menunduk tanpa suara.

Setelah selesai dengan urusan Nindy.. Mama Delia berdiri, Papa Harso si pria berdarah Sumatera pucuk Utara itu pun mundur teratur dan ikut berdiri berjajar bersama putra satu-satunya itu.

"Kenapa bisa sampai begini?????? Kamu ada dimana sampai istrimu pingsan di jalan?????"

"Kerja, Ma. Saya benar-benar tidak tau kalau Nindy keluar rumah saat hujan." Jawab Bang Danar.

Bang Rico pun melipir keluar dan tidak ingin ikut campur urusan Pak Harso dan keluarga.

Mama Delia berjalan menuju dapur dan melihat seluruh isi rumah Bang Danar. Beliau menggeleng kemudian mulai meneliti seluruh isi rumah.

"Kamu nggak kasih uang belanja untuk istrimu?? Pelitnya kamu, Danaar..!!!" Ujar Mama Delia dengan nada tinggi.

"Saya kasih Ma."

"Atau kamu membatasi uang jajan istrimu?????" Selidik Mama Delia.

"Nggak Ma."

"Kenapa rumah ini tidak ada bahan makanan??? Lantas istrimu seharian ini makan apa Danaaar???? Kenapa kamu mengecewakan Mama???? Kamu ini menikahi anak orang, bukan anak berang-berang." Mama sampai menjambak rambut Bang Danar saking jengkelnya dan tentu saja Bang Danar tidak akan berani berkutik sama sekali.

"Ibu.. Nindy yang salah..!!" Kata Nindy dengan suara lirih dan berusaha bangkit.

"Bantu istrimu, Danaaar..!!!! Kenapa diam saja..!!!!!" Suara tinggi Mama mengagetkan Bang Danar. "Ini lagi, kenapa panggil Ibu. Nggak suka punya Mama yang begini?????"

Nindy terisak dan akhirnya bersembunyi di lengan Bang Danar.

"Ya Tuhan. Mama pusing dengan tingkahmu, Danar..!!!!" Mama pun mengambil alih dapur untuk malam ini.

:

Mama terus saja menangis saat sedang memasak. Beliau sungguh kecewa dengan putranya yang menikah diam-diam. Bukan tanpa alasan, Mama ingin putranya bisa memperlakukan Nindy dengan baik meskipun hubungannya dengan Keinan sudah usai.

Bang Danar tau akan hal itu tapi tidak berani untuk mengganggu Mamanya. Mama Delia mengusap wajahnya kemudian segera masuk ke dalam kamar putranya.

~

Nindy yang melihat Mama mertuanya masuk sempat takut.

"Mama.. Nindy......!!!"

"Jangan banyak bicara, makan dulu..!!" Mama mengaduk bubur nasi seadanya kemudian menyuapi menantunya.

"Nindy sungguh tidak ingin mel***r, Ma..!!"

Seketika Bang Danar bersandar, dadanya terasa sesak. Seketika air matanya runtuh. Inikah yang membuat istrinya sampai pingsan di jalanan dan terendam dalam kubangan air.

"Mama tidak mempermasalahkan apapun tentangmu. Kalau Danar bahagia, Mama juga bahagia. Asalkan Nindy juga menyayangi putra Mama yang bengal itu, sudah cukup bagi Mama." Jawab Mama.

"Tapi, orang-orang sudah tau siapa Nindy. Apa Mama tidak akan malu punya menantu seperti Nindy? Nindy menjijikan, bukan wanita baik-baik." Tanya Nindy semakin lirih.

"Mama bukan malaikat yang harus menghitung seberapa banyak dosa manusia. Mama tidak pantas menghakimi manusia lain, sebab Mama pun banyak dosa." Kata Mama kemudian kembali menyuapi Nindy.

Mama mengangkat dagu menantunya. Wajah Nindy begitu cantik, sendu dan lembut. Perasaan seorang ibu tengah bermain, beliau menebak.. menantunya pastilah bukan wanita seperti itu.

"Mama minta maaf, Danar menyusahkanmu sampai seperti ini." Mama tersenyum tipis meskipun terlihat menahan tangis. Mama mengusap tangan Nindy yang tidak berhias apapun, di lihatnya leher Nindy juga kosong. "Mahar apa yang di berikan suamimu? Kenapa tanganmu kosong??"

"Mama, jangan menyalahkan Abang. Nindy memang minta surat Al-Baqarah dan surat An-nisa." Jawab Nindy. "Tapi Abang memberikan lebih untuk Nindy. Semua ada di dalam lemari."

"Boleh Mama buka?" Tanya Mama meminta ijin menantunya.

"Buka saja, Ma."

Mama membuka lemari pakaian Nindy dan Bang Danar. Memang terlihat banyak mahar yang belum sempat di buka.

"Alhamdulillah." Ucap Mama usai melihatnya. Beliau pun kembali duduk di samping Nindy Lalau mengecup kening menantunya itu. "Nindy ikhlas kan, mendampingi Bang Danar? Danar itu usil, kadang buat emosi dengan tingkahnya, Danar itu juga manja."

Nindy terdiam sejenak, rasanya sungguh tidak percaya sebab Letnan Danar adalah pria mandiri, disiplin, tegas, garang dan di takuti di Batalyon.

.

.

.

.

1
Ghiffari Zaka
😂😂😂GK kebayang gmn bang Danar dech🤦🤦🤦😂😂😂,tiap hr puyeng trs dia😂😂😂
Ghiffari Zaka
duh thooor Alhamdulillah lok ibu mertuanya Nindy baik dan mau menerima apa adanya nindi,hampir punah loh,mertua yg kyk gn....🤭🤭🤭🤭.
ah AQ JD pingin punya mertua kayak gini🤭🤭🤭🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
kasihannya Nindy....dia hrs menerima gunjingan yg bukan2😭😭😭,semoga km kuat ya nindi,semoga masalah ini LKS usai dan berakhir bahagia buat km dan bng danar😭😭
Ghiffari Zaka
wiiiiih....salut bng Danar,km bs JD garda terdepan buat istrimu🥰🥰🥰🥰.
AQ bangga km satu2 nya org yg membela istrimu,penyelamat nya,yah. .karena cmn km yg tau luar dalam Nindy,semangat bng AQ mendukung mu🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
walaaaah pak gugus ini kok Yo tega bener to...jangan di kira gampang loh lok membujuk singa yg LG ngambek🤦🤦🤦🤦.
hayo tanggung jawab pak gus,bs heboh ni dunia lok perang trs🤦🤦🤦🤦
Ghiffari Zaka
ih AQ baper Thor baca bab ini,alangkah beruntungnya bang Danar punya istri Nindy,tp AQ yakin mau bng Danar ataupun bng Rico pasti ingin yg terbaik buat istrinya,semoga mereka bs mendidik istri masing2 ke arah yg lbh baik🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
tuu kan....dah mulai tu konfliknya.....ini lagi si kei,knp to km ganggu bang Danar apa km gak ingat lok dia punya nindy🤦🤦🤦,gmn lok km di giniin sm pasangan km hayo???
jangan buat masalah km Kelud bang kurung aja dia bng,dan jangan salahkan Danar aja bng istrimu yg utamanya bersalah🤦🤦🤦
Ghiffari Zaka
waah bng Danar belah duren🤭🤭
dan mantapnya lagi dpt yg segelan🥰🥰🥰bahagianya lah bang Danar,ttp bahagia trs ya bng dan jagain Nindy terus biar awet rumah tangganya🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
mantap bang Danar...🥰🥰🥰🥰
ini baru gentle......semoga SAMAWA ya bang Danar,nindy🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
jangan ribut ya bng Danar sm bng Rico.....kan ud PD dpt pasangan masing2,JD damai aja,semoga pernikahannya SAMAWA🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
fisik nolak bang,tp jiwa dan hati???????
bakal ramai ni,dan AQ berharap bng Danar di nikahkan sm Nindy,JD ideal satu sama sm keinan😬😬😬
Ghiffari Zaka
kayaknya bakal ruwet ini benangnya......bakal asyik dan ramai kayaknya ni konfliknya...ah...nyimak wae lah....
tp yg jelas AQ di pihak bng Rico wae laaaaah😬😬😬
Ghiffari Zaka
kayaknya mantap lah ni ceritanya....SMG GK membosankan ya thoooor...tlng chat AQ lok AQ LP atau sengaja GK komen atau like subscribe ya thooooor🤭🤭🤭🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
waduh...kayaknya bau2 bakal di kawinkan eh di nikahkan ini🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
assalamualaikum thooor🙏🙏🙏 mohon iZhin ikut nyimak ya Thor....🙏🙏🙏
Cetrin Ananta
lanjut
gee
baru baca,,sepertinya bagus tp maap banget agak ganggu dgn kata Bang ditiap penyebutan nama (pdhl bukan dialog)
Rusma Yulida
ko aku bingung ya ceritanya tentang Rico tapi dsni , ko karakter keinan di bikin buruk , yg mencolok cerita Danar aja sama Nindy cerita kei dgn Rico tenggelam
Amalia Putri
lanjut thor semangat./Rose//Rose/
Ros Miati
aku dah baca tapi pas baca lagi masih sama nyeseknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!