NovelToon NovelToon
SAHABATKU KEKASIHKU

SAHABATKU KEKASIHKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Kisah seru sepasang sahabat dari Masa Sekolah, Kuliah, hingga bekerja saat ini, Tidak ada yang tau jodoh seseorang, hingga akhirnya mereka di satukan dalam ikatan perjodohan oleh kedua orang tuanya

Munculah kisah-kisah seru dan kocak di perjalanan hidup keduanya, setelah liku-liku percintaan yang kandas di tengah jalan, Teman dan sahabat yang saling mendukung dengan semua kehebohanya hingga akhirnya keduanya bersatu dalam sebuah ikatan

Percikan Asmara dan cinta akhirnya tumbuh diantara keduanya, namun mampukah mereka menghadapi badai ujian yang datang menghantam hubungan yang di jalaninya sampai ke pelaminan?

Yuk ikuti Cerita selanjutnya

Kisah ini merupakan lanjutan dari karya Author yang pertama yaitu "POWER OF WOMAN"

Salam dari Sinho

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14 (Sang Mantan)

Kini semuanya sudah berkumpul di ruang tengah dan melanjutkan mengobrol, sedangkan baby Aftan sudah di ambil oleh pengasuhnya

"Jadi kalian di jodohkan?"

GUBRAK

Satria dan Ira melongo terkejut dengan pertanyaan Reyna yang membuat Shock

"Kok kamu tau Rey?" Tanya Ira

"Ya tau lah, emang kenapa?"

"Dari Iwan ma Siska pasti kan?" Ucap Satria

PLAK

Ira langsung memukul Satria

"Aduh, apaan sih Ir, kok malah aku yang kamu pukul"

"Memang siapa lagi, kamu tu yang pantas aku pukul" ucap Ira geram

"Loh kok aku, Reyna noh yang tadi tanya"

"Bukan itu Satria, tapi kamu pasti dah cerita kan ke Iwan ma Siska"

"Kok kamu tau?" Ucap Satria heran

"Ya taulah, kamu sendiri tadi bilang Reyna tau dari Iwan dan Siska, terus yang ngasih tau mereka siapa, kalau bukan kamu, iya kan?"

"Iya, sorry, hehehe" ucap Satria

Reyna yang melihat percekcokan mereka hanya diam menikmati salad buah sambil memperhatikan keduanya

"Sudah Cukup, gak perlu rame lagi kalian ini, terus kalian sekarang gimana?" Tanya Reyna

"Tau Rey, yah kita jalani aja dulu" ucap Satria

"Jalani gimana, sebagai teman gini aja maksudnya?" Tanya Reyna

"Ya mau gimana lagi Rey" ucap Ira

"Mau sampai kapan kalian akan menjalani nya?" Tanya Ira

"Kita sepakat sampai empat bulan kedepan Rey, kalau ternyata kita gak ada rasa apapun, ya kita gak jadi nikah" ucap Ira

"Wah, kayaknya Bakalan patah hati deh teman bisnis Alex yang dulu naksir kamu Ir" sahut Reyna

Ira dan Satria menatap Reyna dengan bingung, tidak mengerti apa maksud perkataan Reyna

"Patah hati kenapa?" Tanya Satria

"Siapa maksud kamu Rey?" Tanya Ira

"Itu teman bisnis Alex, namanya pak Ronald Wijaya, kenal kan kamu Rey, pernah ketemu kamu kok waktu beberapa kali kerjasama bisnis sama perusahaan kamu tu"

"Oh, iya aku ingat Rey"

"Nah tu orang rencana mau nembak kamu Ir"

Dengan cepat Satria menggelengkan kepala dan melotot ke arah Reyna dan Ira

"Gak bisa, sembarangan saja mau nembak calon istri orang"

Ira mengernyitkan keningnya mendengar perkataan Satria yang naik dua oktaf, dan juga heran melihat reaksi Satria yang seakan tidak suka atau terlihat tidak rela

"Ih, ngapain muka loe gitu amat Sat?" Ucap Ira

"Biarin, berhak kan aku marah, lihat calon bini mau direbut orang"

"Sudah ah, kalian itu kalau sekalinya ngomong pasti debat mulu, terus kapan mau belajar menerima satu sama lain?" Ucap Reyna mengingatkan

Keduanya langsung terdiam dengan pikiran masing-masing, Reyna hanya menghela nafas panjang melihat kelakuan dua sahabatnya yang sebentar lagi akan menjadi sepasang suami isteri

"Gini ya, sebaiknya kalian mulai sekarang lebih mendekatkan diri, bangun kepercayaan dan belajar untuk merubah sikap kalian yang sering adu mulut itu, percaya deh, rasa cinta pasti akan hadir diantara kalian" ucap Reyna

"Iya sih, aku juga berharap seperti itu, gak tega aku lihat nyokab bokab kalau sampai sedih ngelihat kita pisah" ucap Satria

"Ya sama Sat, apalagi nyokab jantungnya mulai gak sehat gitu, khawatir juga akunya" sahut Ira

"Nah kan, sadar diri tu kalian, orang tua itu pasti melakukan sesuatu untuk anaknya berharap yang terbaik, kita saja kadang yang gak bisa melihat ketulusan hati orang tua" ucap Reyna

Setelah perbincangan dari hati ke hati yang cukup lama, akhirnya keduanya segera pamit untuk pulang, apalagi hari sudah mulai sore

Didalam perjalanan pulang keduanya lebih banyak diam dan merenungkan semua perkataan dan perbincangan seputar kelanjutan hubungan mereka tadi, hingga tiba-tiba saja Satria mendadak mengerem mobilnya, hingga jidat Ira ke bentur dasboard mobil

"Sorry Ir, kepala kamu gak apa-apa kan?"

"Sakit lah Sat, kenapa sih pakek nge rem mendadak gini?!"

Tiba-tiba saja jendela mobil di ketuk dengan keras sama seorang laki-laki dengan wajah yang sudah Emosi, Ira memegang lengan Satria saat mau keluar dari dalam mobil

"Tenang Ir, biar aku urus, dia yang salah kok malah nyolot" ucap Satria

Satria pun segera keluar dengan wajah yang di buat setenang mungkin, namun laki-laki itu malah semakin tajam mengucapkan kata-kata makian, Satria masih berusaha bersabar dan menjelaskan bahwa posisi dialah yang sebenarnya salah, tiba-tiba saja menyalip dan langsung memotong jalan mobil Satria, percekcokan pun semakin menjadi, hingga kemudian Ira pun ikutan geram dengan laki-laki yang memaki Satria

"Eh mas, kamu itu sudah salah malah maki-maki orang gak karuan, di jaga ya punya mulut itu" ucap Ira

"Heh, ngapain kamu perempuan ikut-ikutan!" Laki-laki itu membentak Ira

Satria langsung tidak bisa membendung emosinya lagi saat melihat laki-laki itu membentak Ira, tangan Satria mencengkram kerah bajunya, laki-laki itu tidak terima dan memukul wajah Satria, begitu juga sebaliknya, semuanya berhenti saat datang seorang wanita yang turun dari mobil laki-laki yang membuat masalah tadi

"Ada apa ini kak?" Ucap wanita itu

"Dia sudah_"

Suara Satria tertahan saat melihat siapa wanita yang sudah ada di depan matanya

"Satria?"

"Imelda" ucap Satria lirih

"Ya Tuhan, jadi kamu Satria dan apa yang kamu lakukan dengan kakakku?"

"Jadi dia kakak mu, dan mobil yang hampir aku tabrak itu mobilmu?" Ucap Satria

"Iya, maaf ya, kami sedang terburu-buru menghadiri Pertemuan Keluarga"

"Oh, iya Mel"

"Yok kak, lihat wajah kamu tu" ucap Imelda sambil menggandeng kakaknya masuk ke dalam mobil dan Satria membiarkan mereka pergi begitu saja

Ira tak percaya dengan sikap Satria yang langsung berubah 180 derajat ketika sosok wanita itu hadir di depan matanya, bahkan orang yang sudah membuatnya babak belur dan mengumpatnya di biarkan pergi begitu saja, dengan perasaan jengkel Ira langsung masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya keras hingga membuat Satria tersentak kaget

Perjalanan menuju ke Apartemen Ira terasa sangat sepi, baik Ira maupun Satria tidak ada yang membuka suara, hingga tak lama kemudian Ira membuka tasnya dan menyambungkan headset ke handphone kemudian memasang ke telinganya, Satria menarik nafas panjang masih merasa kaget bertemu dengan mantan kekasihnya yang dulu tiba-tiba menghilang tanpa kejelasan

"Ir, sudah nyampek" ucap Satria

"Hem, makasih" jawab Ira tanpa memperdulikan Satria yang bingung dengan sikapnya

Sampai di depan pintu Apartemennya Ira terkejut Satria masih mengikuti di belakangnya

"Ngapain kamu ke sini?"

"Mau masuk apartemen kamu, numpang cuci muka sama ngobatin luka di wajahku"

"Pulang saja sana, kamu bisa kan ngelakuin itu di Apartemen kamu sendiri, ngapain pakek numpang di sini" ucap Ira

"Kelamaan, takut infeksi ni luka"

"Infeksi tinggal minta pertanggung jawaban yang mukul, itu kalau kamu berani" ucap Ira menyindir

"Kamu itu ngomong apa sih Ir, cepat buka pintunya"

"Gak mau, kamu pergi dulu baru aku buka"

"Ish, sini!, Lama banget kamu tu"

Satria langsung merebut kartu apartemen dan segera membukanya, tanpa permisi Satria masuk dan langsung menuju ke kamar mandi, Ira yang sebenarnya masih dongkol dengan Satria akhirnya tetap mengambil kotak obat dan menunggunya di sofa

"Sudah di bersihkan mukanya?" Tanya Ira melihat Satria sudah duduk di sebelahnya

"Sudah, perih kena air"

"Nih obati sendiri lukamu" ucap Ira cuek

"Eh, mana bisa aku ngobati sendiri, mataku gak bisa melihat luka di wajahku"

"Ish, brisik, sini aku yang ngobati!" Ucap Ira jengkel

Dengan hati yang masih jengkel Ira mengobati luka Satria dengan menekannya agak keras hingga Satria menjerit kesakitan

"Alloh hu Akbar Ira!, Pelan woy, sakit tau nggak!" Teriak Satria

"Halah gak usah manja teriak-teriak, tadi aja ketemu tu cewek langsung diam mulut kamu"

"Eh tapi ini sakit beneran Ir"

"Sudah ah, diam gak, atau aku tinggal ni, biar kamu obati sendiri"

Satria terpaksa diam dam menerima perlakuan Ira, rasa bersalah kini mulai merayapi hatinya, seharusnya dia tidak melakukan perbuatan bodoh di depan Ira saat bertemu dengan Im

Bersambung

Kisah ini kelanjutan dari Karya Author yang pertama "POWER OF WOMAN" disarankan untuk mengintipnya agar bisa lebih paham

Karya ini masih baru saja rilis, maaf masih bisa Up sekali sehari 1 Episode, mohon kesabaran dan dukungannya

Jangan lupa berikan dukungan untuk menambah semangat Author dalam berkarya dengan memberi

LIKE LIKE LIKE LIKE

KOMEN KOMEN KOMEN

FAVORIT FAVORIT FAVORIT

HADIAH HADIAH HADIAH

VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE

1
Qaisaa Nazarudin
Konsisten Thor,Bukan Komitmen 🤭🤭🤭😃😃
Qaisaa Nazarudin
Lebih baik dari mu.katanya?? Siapa juga yg mau ganggu hubungan kalian?? Yang ada ntar loe ntar yg kayak orang gila Talak minta BALIKAN lagi sama Ira saat tau kalo selingkuhan loe itu juga main dengan pria lain di belakang loe..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk emang ya BUAH ITU JATOH GAK JAUH DARI POHON NYA . RAKAM dan Poto in Ra,biar jadi Bukti juga, Bisa kamu jadiin SENJATA biar urusan kamu dan Tama cepat selesai..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata gak seperti di novel2 yg lain,Udah tau anaknya disakiti dan di selingkuhin,Eh malah marahin anak sendiri dan menutup sebelah mata tentang kelakuan bejat Mantunya, Mentang2 mantunya orang kaya,..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata pasangan kalian sama,Baik CEWEK maupun COWOK,sama aja kekakuannya,Tukang selingkuh..
Leonel Messi
suka sm critanya sat set masalhe cpt kelar,gk molor2 👍👍
Prabowo Arief
Luar biasa
fajar Rokman.
hadir thor ..g bosen baca ceritanya..
Samsul Ono
lebih ciamik dilengpai deskripsi.
💟노르 아스마💟
aaaakkkkhhhhhhhhhh
💟노르 아스마💟
mantan...bang*at
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Eko Nur Yanto
Lumayan
Ida Sriwidodo
Halaah Satria.. 'ngga akan pernah melakukan itu..' tapi hampiir ajaa kolaps klo ngga karena kilau cincin nikahnya
Imanmu setipis kulit bawang di belah 1000 bang Sat.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Ida Sriwidodo
Satria, Andre, Rio.. 3 laki2 yang punya sikap tegas!
Pantes mereka cocok karena karakternya sama!
Sama2 ngga bisa tegas ke perempuan!
Satria yang paling fatal!
Ntar klo sampe kehilangan perusahaan n Ira baru nyesel..

Makanya jadi laki2 kudu punya sikap!
Katanya pemilik perusahaan tapi ngga ada bijak2nya! 🤦🏻‍♀️
Ida Sriwidodo
Setelah baca bab2 lalu akhirnya tegelitik pen' komen disini..
Menurutku Satria ini kurang tegas sebagai laki2 apalagi laki2 yg sudah punya istri
Tapi dari awal sebelum nikah pun Satria ini terlalu baik hingga lupaa batasan dg mantan
Bahkan setelah nikah pun masih ajaa ngga tegas.. seolah masih ngasu harapan dan mauu ajaa di bego2in sama Imelda

Harusnya sebagai laki2 yg sudah punya istri bisa ngasi batasan tegas sama Imelda 😤🤦🏻‍♀️
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Fitria Yusroh
Thor,g da kisah dari Ethan dan Evan kah?!!,q penasaran perjalanan ceritanya Ethan dan Evan Thor,
Kaa
Kecewa
Kaa
Buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!