NovelToon NovelToon
STORY OF ADITYA

STORY OF ADITYA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Peningkatan diri -peningkatan kekayaan / Tamat
Popularitas:158.2k
Nilai: 5
Nama Author: GANTENG KALEM

Hi teman, ini adalah karya pertama aku di noveltoon.

Disini saya hanya belajar menulis, dan saya hanya ingin sedikit bercerita, tentang perjalanan kehidupan, seorang Aditya Koesdiansyah.

Seorang pemuda tampan, yang menjadi tulang punggung keluarganya, setelah Dokter memvonis Ayahnya sakit.

Bagaimana kelanjutanya, tetep mampir di karya Author yang baru ini.

Karena insya Alloh Author akan rajin Update tiap hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GANTENG KALEM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KHILAF

Melihat kemolekan Luna yang berpenampilan elegan, membuat Adit merasa pusing tujuh keliling.

"Non, bolehkah saya numpang ke toilet sebentar?" Adit berdiri dengan posisi sedikit membungkuk menutupi Juniornya dengan tangan yang menggeliat di dalam celananya.

"Boleh, toilet ada di belakang ruangan ini." Luna berdiri dan menekan tombol rahasia, untuk menggeser lemari yang menutupi pintu ruangan rahasianya.

"Terima kasih, Non." Adit berlari kecil memasuki sebuah ruangan atau kamar tempat beristirahat.

Adit mengedarkan pandanganya mencari pintu kamar toilet yang ia cari.

"Nah, pasti disitu." Adit kembali berlari kecil membuka dan masuk ke dalam kamar toiletnya.

Di dalam toilet, Adit langsung membuang semua unek unek yang berkecamuk di dalam pikiranya, dengan olah raga tangan yang ia yakini bisa menuntaskan hasratnya.

Bertepatan dengan masuknya Adit ke dalam toilet di dalam ruangan rahasia, terlihat Afonso masuk ke dalam ruangan kerja Luna.

Wah gawat kalau Papi lihat ada cowok di kamar rahasiaku.

Luna dengan cepat menekan tombol pintu rahasianya, dan lemari kini mulai bergeser menutup pintu rahasia tersebut.

"Papi, kenapa tidak mengetuk pintu terlebih dahulu." Luna yang kaget dengan kedatangan Ayahnya.

Alfonso menghentikan langkah dan beralih memandang pintu masuk ruangan Luna.

"Apa Papi harus mengulanginya?" Alfonso menggedikan kepalanya.

Luna menggeleng kepala dan kembali duduk di kursi kebesaranya.

"Apa kau sakit?, wajahmu terlihat pucat sekali hari ini." Alfonso menghampiri Luna dan menempelkan punggung tangan di dahinya.

"Aku tidak apa apa, Pi. Luna baik baik saja kok. Mungkin Luna hanya butuh istirahat." Luna menutupi kegugupanya.

Dan sialnya lagi, Luna melihat tas Adit masih tersimpan di tempat duduk depan dirinya.

Waduh, kalau papi lihat. Bisa gawat ini.

Luna berdiri dan ia segera berpindah tempat duduk, menduduki tas punggung Adit, yang belum sempat di ketahui Alfonso.

"Pi, duduklah. Mau sampai kapan Papi berdiri disitu." ucap Luna.

Alfonso duduk di tempat duduk Luna.

"Benar, kau baik baik saja?" Alfonso yang merasa cemas melihat anaknya berkeringat.

"Aduh Papi, Luna tidak apa apa. Luna akan menghubungi Dokter beny kalau Luna sakit. Jadi Papi tidak usah khawatir lagi." Luna memaksakan sedikit senyumnya.

"Baiklah, sayang. Papi tidak akan lama, Papi hanya mau pamit, pesawat yang akan Papi tumpangi, 2 jam lagi akan berangkat." Alfonso kembali berdiri dan menahutkan pipinya pada Luna.

"Hati hati, Pi. Luna sayang Papi." Luna memeluk Alfonso dan mengantarkanya keluar sampai ruangan Sekretaris.

Tak berselang lama 4 orang Bodyguard Alfonso datang memberitahukan agar Alfonso segera bersiap.

"Ok, sayang. Papi berangkat dulu, jaga dirimu baik baik, dan hubungi Papi jika ada kendala perusahaan." Alfonso melangkah pergi di ikuti ke 4 Bodyguardnya dari belakang.

Sementara, Adit yang telah menyelesaikan bersolo karirnya, sekarang dia terlihat kebingungan di dalam kamar atau ruang istirahat rahasia Luna.

"Dimana pintunya?, perasaan tadi disini." Adit meraba raba lemari besar yang ia yakini, disitulah tadi letak pintu itu berada.

Luna memandang Ayahnya yang kian lama kian menjauh menuju lift, dan setelah Alfonso masuk lift, Luna segera berbalik menuju ruanganya.

"Non.., tolongin Adit, Non." seru Adit dari dalam ruangan rahasia.

"Adit," Luna yang baru teringat pada Adit.

Luna terkaget dan menepuk jidatnya, ia segera berlari menuju tombol pintu rahasia dan menekanya.

Lemari yang menutupi pintu rahasia, kini telah bergeser, dan Adit segera memegang handle pintu dan membukanya.

"Non, Luna." Adit yang mendapati Luna telah berada di depan dirinya.

"Maaf, Dit. Tadi ada Papi aku, aku takut Papi salah paham." jelas Luna.

"I ya, Non Luna." Adit melangkah keluar dan kembali duduk di tempat asalnya.

Keadaan mendadak menjadi canggung, tak ada obrolan atau perbincangan di antara mereka berdua.

Adit terus menunduk tak berani menatap Luna, dan begitu pun Luna yang tiba tiba merasa tidak enak sendiri.

Luna memandang jam dinding yang terpajang di dinding ruanganya. Dan waktu menunjukan jam 11 siang.

"Adit, kamu belum makan siang kan?" tanya Luna memecah kebisuan.

Adit mendongak memberanikan diri memandang Luna.

"Kalau wawancara kerjanya selesai, Adit mau pulang makan di rumah saja Non." Adit menolak secara halus.

"kok pulang sih, Dit?, jam kerja kamu sampai Jam 7 malam." Luna memberitahu Adit.

"Berarti, Adit udah mulai kerja nih?" tanya lagi Adit yang mendapat balasan anggukan Luna.

Adit berdiri dan mengangkat kedua tangannya sambil mengepal semangat.

"Akhirnya, Adit punya kerjaan juga." Adit bersujud mencium lantai ruangan Luna sebagai bentuk ucapan syukurnya.

Luna berdiri dengan kepala menggeleng menghampiri Adit. Dan saking senangnya Adit, dia bangun dari sujud dan langsung memeluk Luna dan mencium pipinya.

"Mmmuachhh." Adit beralih mencium dari pipi kiri ke pipi kanan.

Luna yang mendapat perlakuan di luar dugaannya, seketika mematung dengan pipi panas dan wajah yang berubah merona.

Adit memegang kedua bahu Luna, memandang dan memberikan senyum tampan andalanya yang membuat Luna makin meleleh di buatnya.

"Terima kasih ya Non, selain cantik. Non Luna ternyata baik banget." Adit kembali memeluk Luna dengan erat tanpa dosa.

Tak ada yang bisa di lakukan Luna, selain diam mematung tak percaya dengan apa yang telah di alaminya saat ini.

Ratna yang baru memasuki ruangan Luna, seketika matanya membulat. Melihat adegan pelukan laksana drama korea yang sering tampil di layar kaca.

"Ehem.. ehem..," Ratna berdehem.

Seketika Luna mendorong Adit hingga Adit bergeser beberapa langkah di depanya.

Kesadaran Adit kini telah kembali 100%, dirinya memandang Ratna yang sudah melipat tanganya di dada. Dan beralih memandang Luna yang kini terlihat malu karena perbuatan Adit yang tidak di sadarinya.

"Maafkan saya Non, Adit benar benar khilaf. Tadi Adit saking senangnya hingga terbawa suasana." Adit menunduk malu.

Ratna memandang Luna yang masih terlihat menunduk malu.

Tapi kayaknya si Luna juga mau, soalnya tadi aku lihat dia diem diem di peluk cowgan.

"Mau sampai kapan mematung seperti itu, bos." ucap Ratna.

Luna mendongak dan merapikan bajunya yang sedikit kusut karena pelukan yang membara.

"Ya udah yuk, waktunya makan siang." ajak Luna pada Adit.

Adit mengangguk dan mengikuti Luna dan Ratna dari belakang.

Visual Adit.

Visual Luna.

Jika tidak pas, boleh di ganti dengan selera reader sendiri.

1
simon soemimprang
lanjut
Aguskasnawi Awilea
mampir dulu thor
Beby AMy
Sdah selesai ceritanya
Anonymous
kok burung kenari 😂😂😂
ʰⁱᵃᵗᵘˢ 𝔰𝔦𝔟𝔲𝔨 𝔯𝔩
baru mulai baca .. lanjut
muhammad edy purnomo
finish??
CebReT SeMeDi
done
⃟Ꮓus_ℛιηι🌿
semangat akak
🐾Lady_DI 💋♡⃝ 𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂ
dah ninggalin jejak ya thor... lanjut
LINA
30 like and gift sudah mendarat, semangat up kk 🙂
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
done
🦁R14n@
Emang ga dilanjut lg cerita ini thor sdh lama ga up, ttp semangat👍👍👍
ciby😘
astaga typo si adit
ciby😘
uhhuuukkk si adik blom up ternyata
Beby AMy
Visual nya aldoz n galuh dong thor
muhammad edy purnomo
?????....masih lama thor...update nya?
kai
galuh yg kuatt...😔😔😔
🦁R14n@
yg ditgu sdh up tp pendek ceritanya thor, walau gt aku maklum author msh masa pemulihan, ttp sehat dan sll istrahat tpt wkt. sukses buatmu👍🙏
R⃟ Ratu𝓦⃟֯ ❀🌷🌷🐊
next
ciby😘
uhhhuuukkk luna ngasih kode dit🤭

semanhat bang😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!