NovelToon NovelToon
EMPAT SEKAWAN LOVE STORY

EMPAT SEKAWAN LOVE STORY

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Keluarga / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 5
Nama Author: Me Nia

Season 2 novel SANG PENGASUH

Arya, Ricky, Rendi, dan Wiliiam, adalah empat pria tampan sold out yang telah menjalani senasib sepenanggungan gagal malam pertama karena kejahilan diantara mereka. Menjalani kehidupan rumah tangga tidak selancar jalan tol. Keempatnya mengalami ujian.

Diantaranya, Arya. Kemunculan salah satu keluarga yang dikira telah meninggal, hadir mengusik ketenangan rumah tangganya.

Pun dengan Rendi. Kedatangan adiknya dari Turki dan kini tinggal bersamanya malah membuatnya was-was.

Kisah kehidupan keempatnya, author kemas dalam satu bingkai cerita.

Kisah ini hanya fiksi. Jika ada kesamaan nama, tempat/perusahaan itu hanya kebetulan semata.

Selamat menikmati kisah yang bisa membuatmu senyum-senyum sendiri.


Cover free by pxfuel
Edit by me

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Me Nia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Berkumpul

Hari-hari berganti tanpa satupun makhluk yang bisa mencegah bergulirnya waktu. Kini, Baby Aqila berusia 1 bulan. Rumah Arya ramai dengan para tamu karena hari ini diadakan syukuran Aqiqah sang putri. Tetangga, family, dan juga teman-teman sudah berdatangan memenuhi undangan. Tak lupa, anak-anak Rumah Singgah ikut hadir, berbagi kebahagiaan.

Mauren datang bersama Dino, calon pengantin itu mengucapkan selamat kepada Arya dan Andina. Mauren dan Andina saling berpelukan dengan hangat, tak lupa memberikan kado untuk Baby Aqila. "Andin, maaf ya aku baru bisa kesini sekarang. Usai nikahan Safa, aku langsung terbang ke Singapura, baru kemarin tiba di Bandung."

"Gak apa-apa mbak Ren. Yang penting datang ke sini membawa kabar bahagia." Andina menodong Mauren soal penikahannya. Benar saja, Mauren sekalian membawa kartu undangan untuk 4 sekawan. Minggu depan, Mauren dan Dino akan menikah.

.

.

"Aqiqah adalah pengurbanan hewan dalam syariat Islam. Sebagai rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak. Karena anak yang baru lahir diibaratkan sebagai rungguhan/gadai yang apabila ingin terbebas ialah dengan membayar tebusan berupa penyembelihan hewan kambing atau domba. Hukumnya sunnah muakad, artinya sunnah yang harus diutamakan. Adapun untuk anak laki-laki sebanyak 2 ekor, untuk anak perempuan 1 ekor."

Ustad Ahmad memberikan sedikit kata pengantar saat memasuki acara puncak. Cukuran rambut. Mengingat tamu yang hadir ada juga beberapa yang non muslim, Ustad Ahmad memaparkan sebagai tambahan wawasan kepada para tamu yang belum faham.

"Mazhab Imam Maliki berpendapat bahwa waktu Aqiqah hanya sampai hari ke tujuh pasca kelahiran. Sedangkan mazhab Imam Syafi'i membolehkan bagi orangtua melaksanakan aqiqah anaknya sampai usia baligh. Adapun jika anak sudah dewasa atau baligh, hukum sunnahnya gugur bagi si orangtua. Artinya, orangtua tidak lagi disunahkan mengaqiqahkan anaknya yng sudah baligh karena tanggung jawab aqiqah sudah terputus sebab kemandirian si anak. Jadi si anak boleh untuk mengaqiqahi dirinya sendiri."

Para tamu yang duduk bersila dalam ruangan yang didekorasi nuansa soft pink dan kuning tampak mengangguk-ngangguk mendengar penjelasan sang ustad.

"Sebuah hadis riwayat Bukhari mengatakan; setiap anak ada aqiqahnya, sembelihlah aqiqah untuknya, dan buanglah kotoran darinya. Makna membuang kotoran adalah mencukur rambut bayi. Setelah mencukur rambut, disunahkan bersedekah sebanyak timbangan rambut yang dicukur senilai emas atau perak." Pungkas ustad Ahmad.

Baby Aqila digendong oleh Mama Rita. Didiringi lantunan sholawat Al Barzanji oleh ibu-ibu pengajian, menjadi tradisi turun temurun di keluarga Papa Roby setiap tasyakuran aqiqah. Tujuh orang terpilih untuk melakukannya. Arya, menjadi yang pertama menggunting rambut sang putri. Dengan sangat hati-hati, Arya menggunting rambut Baby Aqila yang anteng terlelap, di bagian sisi. Diakhiri doa yang ia panjatkan di dalam hati. Dilanjut oleh Papa Roby, Ayah Wahyu, dan ustad Ahmad. Selanjutnya Hendra, Ricky dan Rendi pun mendapat kehormatan ikut mencukur rambut.

****

Tiga puluh anak Rumah singgah seusai makan, mengantri untuk diberikan santunan dan bingkisan. Andina mengajak Athaya untuk berbagi, dibantu Zaki dan Safa. Satu kantong makanan dan amplop uang jajan diberikan satu per satu kepada anak-anak.

"Makasih Bunda." Setiap anak dengan ceria mengucapkan terima kasih dan sun tangan kepada Andina saat menerima hadiah itu. Bagi Andina, tak ada yang lebih menyenangkan hati selain melihat senyum bahagia anak-anak jalanan yang tak beruntung nasibnya itu. Ia bersyukur bisa menjadi bagian yang bisa menolong anak-anak menjadi lebih beruntung dan layak kehidupannya daripada saat di jalanan.

Kebahagiaan juga melingkupi Rendi dan William. Marisa dan Celine hamil dengan selisih 2 minggu. Marisa berusia 4 minggu dan Celine 6 minggu. Dua pasangan itu memisahkan diri di halaman belakang saat acara makan berlangsung. Suasana banyak orang membuat dua bumil merasa pusing dan mual. Membutuhkan udara segar dan lapang, mereka memilih duduk-duduk dekat kolam renang.

"Aku ambilkan nasi ya?" Rendi menatap Marisa yang sedang menghirup aroma kayu putih ke hidungnya.

Marisa menggelengkan kepalanya. "Nggak mau nasi. Aku mau siomay, pakai jeruk limau 2." Pinta Marisa kepada sang suami. Rendi menuruti permintaan Marisa. Bergegas ia masuk ke dalam.

Willi datang menghampiri Celine. Memberikan pesanannya, nasi plus ase cabe ijo 5 biji. Mata Celine berbinar, sudah membayangkan sensasi pedas manis yang akan masuk ke tenggorokannya.

"Honey, awas sakit perut lho makan cabe sebanyak itu." Willi meringis menyaksikan dengan lahapnya sang istri makan. Ekspresinya tampak nikmat saat menggigit ase cabe ijo khas masakan sunda.

Suara tawa pecah dari grup Ricky yang berada di ruang keluarga. Mereka duduk melingkar bersama Dino dan Hendra yang ngebanyol. Obrolan santai mengalir disela menikmati makanan pencuci mulut.

Arya dan Papa sebagai tuan rumah tidak bisa duduk diam. Ia menyalami tamu yang bertahap pulang. Ada juga yang baru datang terlambat dari kalangan relasi yang berada di seputaran Bandung.

"Aku tuh sebenarnya malu, nikah diramein lagi. Tapi Dino pengennya pesta meriah." Mauren curhat di depan Andina, Safa dan Uci yang duduk bersama di ruang makan. Tamu sudah berangsur pulang, hanya tinggal keluarga dan teman dekat. Sehingga mereka leluasa mengobrol.

"Mbak Mauren jangan minder gitu. Mbak masih muda. Orang yang nggak tahu akan mengira mbak masih gadis lho. Beneran, aku bukan memuji karena berhadapan dengan orangnya." Safa berkata dengan tulus dan sungguh-sungguh disela menikmati es krim strawbery dicolek wafer stick.

"Penerimaan keluarga Kak Dino gimana mbak Ren?" tanya Andina.

"Alhamdulillah orangtua dan keluarga Dino welcome, mau menerima aku apa adanya."

"Nah itu yang terpenting, restu. Kita akan tenang dan ringan menjalani rumah tangga jika orangtua kedua belah pihak saling merestui. Hal lain tak perlu dipikirkan." Andina memberikan contoh dirinya yang bersyukur, berhubungan dekat dan disayang oleh mertua. Sementara di luar sana banyak kejadian menantu dan mertua yang tak akur, membuat hubungan menjadi kaku.

Seorang asisten rumah tangga tampak semangat dan selalu senyum berjalan ke sana ke mari. Menawarkan berbagai makanan dan minuman pencuci mulut setelah prasmanan makanan berat.

"Edoh, apa kamu nggak cape kancar kincir terus. Mereka kan bisa ngambil sendiri kalau mau makanan," Bi Idah mengomentari rekannya yang tidak bisa duduk.

"Ah Idah mah sirik aja. Hari ini mumpung dipenuhi banyak vitamin A, saya mau menikmatinya. Tau nggak, di luar, di dalam, di belakang, banyak kelapa muda. Ganteng-ganteng." Ceu Edoh terkikik. Matanya terus mengedar mengawasi wajah-wajah muda yang rupawan, membuat dirinya berangan duduk dikelilingi Arya dan teman-temannya.

"Hei kamu lagi mikir jorok ya? senyum-senyum sendiri gitu." Bi Idah menepuk bahu Ceu Edoh sampai membuatnya terperanjat dan nyengir kuda.

"Suami kamu sudah dikasih makan belum?"

"Astagfirullah. Saya lupa." Ceu Edoh senyum meringis mendapat pelototan Bi Idah.

"Kamu ya, menghayal pengen dikelilingi yang ganteng-ganteng. Nu nyata suami sendiri yang lagi panas-panasan ngatur parkir di jalan, dilupakan." Bi Idah berkacak pinggang dengan mengangkat satu sendal seolah mau memukul.

"Iya-iya ini mau dianterin makan." Ceu Edoh terbirit-birit meninggalkan rekannya. Buru-buru menuju meja prasmanan, membuatkan sepiring nasi plus lauk pauk untuk Kang Adang, suami yang ditelantarkan.

...Bersambung...

1
Miftah Hasan
good job
Hasanah Purwokerto
Baca ulang untuk yg ketiga kalinya...😂😂😂😂
Rusmini Mini
keren /Good//Good//Good//Heart//Heart//Heart/
Rusmini Mini
sebenarnya masih penasaran dgn kasusnya Rendi dan Vivian tp kok sdh di cut,ya sutralah penting Me_Nia happy dan bisa berkarya lebih baik lagi lop yu Me_Nia sekebon /Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Rusmini Mini
ikut berbahagia dgn kehamilan Safa dan mbk Uci /Cry//Cry//Cry/
Rusmini Mini
biasanya menuju bab akhir ceritanya sll boring dan menjemukan tp ini tdk bener baru ini cerita ngalir enak... /Heart//Heart/
Rusmini Mini
semoga Safa hamil
Rusmini Mini
nasib badan.... kenapa apes banget si Andina 😮😮
Rusmini Mini
melabrak calon pelakor dgn elegan hebat Andina /Good//Good/
Rusmini Mini
teman sejati susah senang bersama
Rusmini Mini
hpku lemot kalo ada IG thor /Good//Good/
Rusmini Mini
kalian berdua lebay /Smug//Smug//Smug/
Rusmini Mini
Aa Iky cemburu eh Arya jg cemburu .. kompak ni yeee..../Tongue//Tongue/
Rusmini Mini
gak punya malu Laura... untung ada Mauren cewek badas yg sayang Andina dan Arya lu bebal nekad goda Arya habis lu /Panic//Panic//Panic/
Rusmini Mini
Arya lg ketiduran di toilet makanya lama /Grin//Grin//Grin/
Rusmini Mini
di semarang ada .. aduh lupa namanya ..... 🤦🤦
Rusmini Mini
jadi pengen cimol thor .... Athaya kamu hebat gak rugi mama dan papi didik kamu berakhlak mulia hebat 👍👍👍
Rusmini Mini
ih cemburu buta,gak malu sm si buta dr gua hantu dasar Willi /Smug/
Rusmini Mini
yang sabar ya Aa Iky dan Mofa yg penting saling percaya /Heart//Heart/
Rusmini Mini
semoga promil nya sukses ya Mofa dan Aa Iky
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!