NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Rival

Menikah Dengan Rival

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rii_Risa

"Lo pasti juga nggak mau terima perjodohan ini, kan?!"

"Mau."

Jawaban singkat pria itu sukses membuat mata Kara membelalak sempurna.

Hanya karena ingin menjadi pengangguran yang kaya raya, Lengkara Anasera nekat menerima perjodohan yang di buat oleh orang tuanya, tanpa mencari tahu terlebih dahulu siapa calon suaminya itu.

Sialnya, pria itu adalah Erlangga Bumi Maheswara, musuh bebuyutannya sejak kecil.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?
Akankah Kara nekat membatalkan perjodohan ini? Atau ia justru bertahan demi mewujudkan cita-citanya menjadi pengangguran yang kaya raya? Mengingat Erlangga adalah sosok pria tajir melintir yang selama ini ia cari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rii_Risa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Karena kesadaran mereka telah hilang akibat pengaruh alkohol, suara dobrakan pintu yang begitu keras diabaikan begitu saja oleh mereka.

Saat pintu itu terbuka, tatapan Erlangga langsung tertuju pada Kara yang tengah berbaring dengan santainya. Ia memposisikan kepalanya di atas paha sang gigolo di sebelah kiri. Sementara kakinya, dengan tidak tahu malunya ia naikan ke atas paha sang gigolo di sebelah kanan.

Seketika itu juga, rahang Erlangga langsung mengeras, nafasnya memburu dalam diam, sementara tangannya terkepal erat di sisi tubuh.

"Bawa dua pria itu keluar," perintah Erlangga.

"Baik, Tuan," jawab kedua ajudannya serentak.

Setelah kedua gigolo yang tidak sadar itu diseret keluar, Erlangga langsung melangkahkan kakinya mendekat ke arah Kara. Tanpa membuang waktu lagi, ia langsung menyambar tubuh wanita itu, dan langsung menggendongnya ala bridal style ke dalam dekapannya.

Erlangga melirik sekilas ke sudut sofa, tempat dimana Anya tertidur pulas. Lalu, Ia menoleh kepada sepupunya yang berdiri di ambang pintu.

"Lo bawa dia," perintahnya sambil mengarahkan dagunya ke arah Anya.

Rafael langsung menunjuk hidungnya sendiri, "Lo nyuruh gue? Idihh, ogah! Ngapain juga gue bawa dia? Gue nggak kenal!"

Erlangga tak menjawab dengan kata-kata, ia hanya menjawab lewat lirikan mata yang tajam, sehingga membuat nyali Rafael langsung menciut.

"Lang, lo yang bener aja nyuruh gue bawa dia. Mending lo suruh tuh ajudan lo yang badannya lebih gede dari gue."

Alih-alih menurut, Erlangga justru melangkah pelan mendekati Rafael. "Lo bawa dia, atau..."

"Iya-iya, gue bawa dia!" potong Rafael cepat. "Lo mah sukanya ngancem gue mulu. Tau gitu gue nggak telpon lo tadi."

Erlangga semakin memicingkan matanya. "Lo berani sama gue?!"

Rafael langsung cengar-cengir tidak jelas. "Bercanda, Lang, bercanda. Lagian mana berani sih gue sama psikopat kayak lo," ucapnya.

Dengan wajah yang tertekuk masam dan bibir yang mengerucut kesal, Rafael akhirnya menuruti perintah Erlangga. Ia berjalan ke arah Anya, dan membungkukkan badannya lalu mengangkat tubuh wanita itu ke dalam gendongannya.

"Ck... Kalau sampai Kimberly tau gue gendong cewek lain, bisa ngamuk tuh dia," gerutu Rafael sambil melirik gelisah ke arah Erlangga.

"Gue yang akan jelasin pada dia nanti," ucap Erlangga sambil melangkah keluar lebih dulu dari ruangan itu.

Rafael langsung tertegun sejenak.

"Lah, Kimberly kan pacar gue, kenapa malah si Erlangga yang akan jelasin padanya nanti? batinnya heran setengah mati.

Melihat punggung Erlangga yang sudah menjauh dari ambang pintu, Rafael langsung berteriak kesal sambil setengah berlari.

"Lang, tungguin gue!"

Erlangga tak menjawab, ia terus melangkahkan kakinya menuruni tangga, sambil sesekali melirik kesal ke arah Kara yang memejamkan matanya sambil meracau tidak jelas.

"Apa perlu gue hukum lo agar lo nggak nakal lagi, Lengkara," batinnya.

Sesampainya di depan mobil, Erlangga dengan hati-hati memasukkan tubuh Kara ke kursi belakang mobilnya, lalu menutup pintu itu dengan gerakan pelan.

Rafael yang baru saja tiba dengan nafas ngos-ngosan langsung melongo. "Lah, kok lo tutup sih? Terus ini cewek gimana?"

"Bawa ke mobil lo," jawab Erlangga tenang.

"Lang, jangan ngada-ngada deh!" Rafael langsung berdecak pelan.

"Gue serius. Bawa dia ke mobil lo. Lagian mobil gue udah nggak muat," sahut Erlangga tenang, tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.

Rafael langsung menghembuskan nafas panjang. Lalu ia menunduk, menatap jengkel ke wajah Anya yang masih terpejam erat.

"Ck... nyusahin banget nih cewek," gerutu Rafael sambil membetulkan posisi gendongannya yang hampir merosot. "Kalau gue bawa dia ke hotel aja gimana?"

Erlangga langsung menaikkan sebelah alisnya, menatap Rafael dengan curiga. "Hotel?"

"Heh, pikiran lo jangan ke mana-mana!" potong Rafael cepat. "Gue bawa dia ke hotel biar dia bisa nginep di sana. Nggak mungkin kan gue bawa cewek mabuk ke apartemen gue?"

"Terserah," jawab Erlangga acuh.

"Yaudah, kalau gitu gue cabut duluan," ucap Rafael sambil membalikkan badannya dengan susah payah, lalu berjalan cepat ke arah mobilnya sendiri yang terparkir tak jauh dari sana.

Setelah beberapa menit Erlangga menunggu, akhirnya kedua ajudannya itu keluar dari lobi utama club. Mereka berdua berjalan tegap menghampiri Erlangga yang sedang bersender pada bodi mobil.

"Besok pagi, tutup semua akses ke club ini untuk Kara. Sebarkan foto dan identitasnya ke seluruh club malam di kota ini. Pastikan tidak ada satu pun tempat hiburan malam yang berani meloloskan dia masuk," perintah Erlangga begitu dua ajudannya sudah berdiri di depannya.

Kedua ajudan itu langsung menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Siap, Tuan Muda. Segera kami laksanakan."

Tanpa membuang waktu lagi, Erlangga langsung membalikkan badannya. Ia membuka pintu belakang, lalu melenggang masuk dan duduk di samping Kara. Setelah itu disusul dengan kedua ajudannya yang dengan cepat langsung menempati kursi depan untuk melajukan mobilnya.

1
Rii_Risa
Terimakasih, tunggu ya bab selanjutnya 🙏😊
Fulayah Haddad
Bagus, Amazing..........👍👍🤗😉😉 lanjut lg dong Thor, ditungguuu.............😉👌👌🫰🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!