NovelToon NovelToon
Suami Cupu Kakak Ku Ternyata Mafia

Suami Cupu Kakak Ku Ternyata Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mafia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Hazella Adeline, atau Hazel, adalah gadis 19 tahun yang dikenal sebagai bad girl. Meski keras kepala dan berani, Hazel sebenarnya memiliki hati yang sangat baik. Saat pindah sekolah, Hazel harus tinggal di rumah kakaknya, Cateline, yang ternyata sudah menikah selama dua tahun dengan seorang pria bernama Sagara. Namun, Sagara jauh dari bayangan Hazel tentang seorang suami. Ia terlihat penakut, mudah menangis, selalu mengalah, dan sering menjadi sasaran amarah Cateline. Hazel pun selalu membelanya hingga tanpa sadar mulai menyukai pria itu. Hazel tahu perasaannya salah karena Sagara adalah suami kakaknya. Ia berusaha menahannya. Hingga sebuah rahasia perlahan terbongkar. Sagara ternyata mengalami amnesia dan tidak mengingat siapa dirinya sebelum kecelakaan. Tak ada yang tahu bahwa sebelum kehilangan ingatan, Sagara adalah mafia paling kejam sekaligus salah satu pria terkaya di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

"Pelayan! Bawa cambuk kemari!" teriak Cateline melengking, suaranya menggelegar memecah keheningan ruang tamu yang tegang.

Seorang pengawal pribadi berbadan tegap yang berjaga di luar segera melangkah masuk, menyerahkan sebuah cambuk kulit tebal bercabang kepada Cateline. Cateline menerima senjata itu dengan senyuman penuh kepuasan yang kejam. Ia melangkah maju mendekati Sagara yang berdiri kaku dengan tubuh bergetar hebat di samping Hazel.

"N-nona Cateline, tolong... aku tidak melakukan apa-apa..." cicit Sagara pasrah, menundukkan kepalanya dalam-dalam tanpa berani melawan.

"Kau berani membantah?!" bentak Cateline seraya mengayunkan cambuk itu ke udara hingga menimbulkan suara kebasan angin yang tajam. "Kau lupa posisimu di rumah ini, Sagara?! Kau harus diberi pelajaran agar ingat siapa tuanmu!"

Melihat cambuk kulit yang siap dilayangkan ke arah Sagara, amarah yang membakar dada Hazel mendadak meledak sepenuhnya. Pertahanannya hancur total. Sebelum ujung cambuk itu sempat menyentuh kulit Sagara, Hazel melangkah cepat, berdiri pasang badan tepat di depan Sagara, lalu menepis tangan Cateline dengan hentakan keras.

TAK!

"Hentikan, iblis!" jerit Hazel murka. Matanya menyalang tajam, menatap Cateline dengan tatapan membunuh yang begitu pekat. "Kau gila, Cateline! Kau benar-benar gila!"

Cateline tersentak pelan karena tepisan keras itu, namun rasa kagetnya segera berganti menjadi tawa renyah yang amat memuakkan. Ia menyilangkan kedua tangannya di dada, melirik Hazel dengan pendar mata meremehkan.

"Kenapa, Hazel? Kau takut pria tampanmu ini terluka?" ejek Cateline dengan suara bernada mengejek. Ia memajukan wajahnya ke arah Hazel, menyunggingkan senyuman paling culas yang pernah ada. "Sadar diri, Hazella! Pria yang kau lindungi mati-matian ini... hanyalah seekor anjing di rumahku! Dia bukan siapa-siapa! Aku yang memberinya makan, aku yang memberinya tempat tinggal, dan dia harus tunduk padaku!"

Cateline tertawa lebih keras, melirik Sagara yang berada di belakang punggung Hazel sebelum kembali menatap Hazel dengan pandangan jijik.

"Dan kau..." bisik Cateline penuh intonasi beracun. "Kenapa kau begitu emosi, Hazel? Jangan bilang anak haram sepertimu ini... malah suka pada anjing peliharaanku? Kau benar-benar tidak punya selera, ya? Mengincar sampah yang bahkan tidak ingat nama aslinya sendiri!"

Helena yang duduk di sofa terkekeh sinis, menambah minyak pada kobaran api perdebatan itu. "Sudah kubilang, Cateline. Selera anak dari wanita pengganggu memang tidak pernah jauh dari hal-hal yang murahan."

Darah Hazel makin mendidih mendengar hinaan bertubi-tubi yang dilemparkan pada pria polos di belakangnya. Tanpa rasa takut sedikit pun, Hazel memajukan tubuhnya, menatap Cateline tepat di iris matanya dalam jarak yang teramat dekat.

"Tutup mulutmu, Cateline!" bentak Hazel dengan nada suara yang sangat dingin dan menusuk hingga sang pengawal di belakang mereka ikut terdiam kaku. "Kau menyebutnya anjing hanya karena kau sadar dirimu sendiri terlalu menjijikkan untuk dicintai secara normal! Kau memanfaatkannya, menyiksanya, dan mengurungnya karena kau takut pada kenyataan!"

Hazel menunjuk tepat di depan dada Cateline dengan jari lentiknya yang gemetar menahan geram.

"Kau takut kalau Sagara ingat siapa dirinya yang sebenarnya, dia bakal sadar betapa buruknya wanita yang memegang status istrinya ini! Kau yang sampah di sini, Cateline! Dan kalau kau berani menyentuhnya dengan cambuk itu satu kali saja... aku bersumpah demi apa pun, aku tidak akan segan-segan menghancurkan hidupmu sampai kau berlutut memohon padaku!"

Atmosfer ruang tamu mendadak mencekam dan membeku. Cateline terpaku dengan napas memburu, raut keangkuhannya goyah seketika saat berhadapan langsung dengan kebernian dan ancaman membara dari mata adik tirinya itu.

PLAK!

Suara tamparan keras bergaung nyaring memecah keheningan mencekam di ruang tamu mewah itu. Hantaman tangan Helena yang dilapisi cincin permata tebal mendarat telak di pipi mulus Hazel. Sambaran itu begitu kuat hingga membuat wajah Hazel terlempar ke samping, beberapa helai rambut cokelatnya terurai mengacak wajahnya, dan rasa panas yang membakar langsung menjalar cepat di kulit pipinya.

Sagara membelalakkan matanya shock. "HAZEL!" jerit Sagara ketakutan, hendak maju menarik Hazel, namun pengawal berbadan tegap langsung menahan tubuhnya dengan kasar.

Helena berdiri di samping sofa dengan napas memburu, matanya membelalak penuh amarah yang meluap-luap. "Dasar anak haram kurang ajar! Beraninya kau membentak putriku di rumah ini!" bentak Helena dengan suara melengking tajam.

Ruang tamu mendadak sunyi seketika. Cateline menyunggingkan senyum puas di samping ibunya, menyilangkan tangan di dada seolah menang di atas angin.

Namun, kepuasan mereka tidak bertahan lama.

Hazel perlahan memalingkan wajahnya kembali. Ia menyapu sedikit sudut bibirnya yang terasa asin oleh bercak darah tipis. Bukannya menangis, ketakutan, atau menunduk pasrah seperti yang mereka harapkan, Hazel justru menegakkan punggungnya. Tatapan matanya yang tadi membara kini berubah menjadi tatapan yang sangat dingin, kelam, dan mematikan.

Tanpa peringatan dan tanpa ragu sedikit pun

PLAKKK!

Ayun tangan Hazel melayang cepat, menghantam pipi Helena dengan tenaga yang jauh lebih kuat dan telat.

Suara tamparan balasan itu terdengar berkali-kali lipat lebih keras. Kepala Helena terlempar hebat ke kanan hingga tatanan rambut sanggul mewahnya terlepas berantakan. Langkah Helena limbung beberapa senti ke belakang, tangannya refleks memegangi pipinya yang kini memerah padam, terbanting oleh rasa syok yang luar biasa.

"MAMA!" jerit Cateline histeris, menyambar tubuh ibunya yang hampir kehilangan keseimbangan.

Suasana ruangan seketika berubah mencekam. Pengawal yang menahan Sagara sampai melongo tak percaya, sementara Sagara sendiri membeku dengan mulut sedikit terbuka. Tidak ada satu orang pun di rumah ini yang pernah berani menyentuh apalagi menampar Helena.

"K-kau... kau berani menamparku?!" jerit Helena penuh histeria, matanya membelalak lebar menatap Hazel seolah tidak percaya wanita paruh baya kelas atas seperti dirinya baru saja ditampar oleh seorang anak berusia 19 tahun. "Kau berani padaku, hah?!"

"Tentu saja aku berani!" tegas Hazel dengan nada suara yang begitu tenang namun menggelegar penuh penekanan.

Hazel melangkah satu kali mendekati Helena dan Cateline yang melangkah mundur refleks. Hazel menatap Helena dari atas sampai bawah dengan tatapan paling meremehkan yang pernah ada.

"Kau pikir kau siapa?" bisik Hazel, suaranya menusuk hingga ke tulang. "Kau bukan ibu kandungku! Kau cuma wanita angkuh yang kebetulan menikahi ayahku setelah merebutnya! Bahkan almarhumah ibuku sendiri tidak pernah sekalipun melayangkan tangannya untuk menampar wajahku!"

Hazel menunjuk tepat ke muka Helena yang masih gemetar karena syok dan rasa malu.

"Jangan pernah berpikir statusmu sebagai 'Nyonya Adeline' bisa membuatmu menyentuhku seenaknya!" lanjut Hazel dengan pendar mata bad girl-nya yang amat berbahaya. "Sekali lagi kau atau putri manjamu ini meletakkan tangan kotor kalian di wajahku... aku tidak akan cuma membalas tamparan. Aku pastikan kalian berdua menyesal pernah mengusik Hazella di rumah ini!"

1
Mundri Astuti
kirain hazel bener" tulus ...wewww sama aja kamu kaya Catlin zel, cuma manfaatin arlend
merry
astoge klian berdua in psangan bonglon ternyata,, klo Sagara tidak anemsia knp mau aj di injk injk cbb sm cat,,, hazel tujuan y ap sm Sagara selain bls dendam,, 🤔🤔🤔🤔
merry
jdi psagann gk y nntii hazel sm Sagara
Mundri Astuti
dikit beud thor...perasaan baru baca dah kelar aja 🤭
double up y thor 😄🙏
@cristi
kaak bagus banget ceritanya😍
Mundri Astuti
Alhamdulillah selamet juga akhirnya hazel
merry
syukur ktmu bos cb telat dikit ajjh,,, cept sembuh hazel kmu kn hrs sekolh zel 🤭🤭🤭jgn bnci arlend ya kn dia lupa🤭🤭🤭🤭
𝐀⃝🥀Weny
wes telat🤣🤣 sak Iki nyesel kan/Facepalm/
Mei TResna Rahmatika
hazel😭
merry
nah kapok kann kmu gara 🤭🤭🤭🤭 org wlpun hilng ingat tp msh bisa liat kebiasaan kebiasaan atau sentuhan psti tdk bisa dilupakan ada perasaan familiar gt,,, lh kmu main sikat ajj,, moga hazel ktmu org baik dan tgl di desa terpencil,, tp gmn dgn sekolah y hazel ya 🤔🤔🤔🤔
anonim
la nyesel kan ?
Mundri Astuti
lah emang ga disentuh.. dah masuk ke laut ...kumaha si arlend ...
kasihan si hazel ...
Intan Aprilia Rahmawati
thor up yg banyak dong minimal 10 aku ingin kk mafianya menyesal setelah ingatannya kembali bawa hazel gk salah aduh sedikit sekali nih
Mei TResna Rahmatika
buang ke laut trs baru deh ingatan arlend muncul tentang hazel tapii terlambat semoga hazel udah ilang ke bawa arus
Mundri Astuti
apes amat si hazel
𝐀⃝🥀Weny
astagaa... jangan sampai kamu menyesal Arlend.. up lagi thor.. dikit banget sih😊
merry
nah kn kena jg hazel moga hbs hazel dibuang di laut si mafia ingt dikit-dikit gt 🤭🤭🤭hbs itu cariin hazel tp hazel di ud di selamatin org lain gt biar nyesel,, setau klo org lupa ingt tp hati y bisa bedain loh mn baik dan jhtt
merry
hbs lhh kau nenek sihir😆😆😆😆hazel gmn donk ya
𝐀⃝🥀Weny
kemana wajah angkuhmu Cateline😂😂 up lagi thor😍
berry
yg banyak up nya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!