NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMARAHAN FENG LI NAN

Dan pedang Jingu membimbing Dia dengan sangat sabar . Setelah berlari selama hampir seharian di ruang Dunia kecil, Guang Manyue mendengar ketukan di pintu kamarnya , serta suara Ansi memanggil namanya. Segera Dia menyudahi latihannya, Dan segera kembali kedalam ruang kamarnya. Dengan segera Dia turun dari ranjangnya, ketika kembali terdengar ketukan dan suara Ansi memanggil namanya .

Iya sebentar An... " Ucap Manyue yang sudah berjalan kearah Pintu kamarnya. Perlahan pintu terbuka. Dan terlihat Ansi berasa di depan pintu

 "Ada apa An..? * tanya Manyue.

" Nona.. Bukankah Nona akan pergi ke rumah utama , anda belum bersiap-siap .. " Ucap Ansi lembut mengingatkan.

" Maaf..aku sampai lupa, Trimakasih kau telah mengingatkan aku An.. Kalau begitu siapkan air untuk mandi. " Ucap Guang Manyue .

" Baik Nona.. " Dan gadis itu segera pergi meninggalkan kamar Manyue. Sambil menunggu Ansi menyiapkan air mandi, Manyue membuka buku pengobatan yang dia dapatkan dari Nenek Li.

 Dan ternyata isi buku tersebut berisi ilmu pengobatan yang sangat lengkap. Juga bermacam resep membuat pil ramuan dari pil tingkat dasar sampai pil ramuan tinggi level surgawi. Bukan itu saja , Pada akhir buku, ternyata berisi cara membuat beberapa racun mematikan serta penangkalnya. Membuat Guang Manyue kaget sekaligus kagum dan gembira melihat isi buku tersebut. Dan tak lama terlihat senyum di wajahnya.

"Benar- benar buku yang sangat berharga. Aku akan mempelajari semua isi buku ini..." Ucap Guang Manyue perlahan. Dia mulai membuka pada halaman pertama. Namun entah kenapa otaknya sangat cepat mempelajari dan memahami isi dari buku tersebut . seolah isi buku tertuang fi dalam otaknya . walaupun haya sekilas membaca, namun pemahaman dan cara kerja isi buku dengan cepat meresap di dalam otaknya. Membuat Manyue sendiri heran dan tak percaya . Di jaman modern Dulu, dia memang sudah memiliki otak jenius yang juga muda menerima pelajaran. tapi otaknya sekarang , Benar- benar seperti otak yang bisa menyaingi cara kerja Komputer.

Namun keasyikan dia membaca buku, akhirnya terhenti saat Ansi datang memberi tahu kalau Air hangat untuk Dia mandi sudah selesai di siapkan.

Dia melangkah menuju Kamar mandi, Dan Ansi tahu kalau sang Nona tidak mau di temani untuk membersihkan badannya. Karena itu Ansi tidak ikut masuk ke dalam kamar Mandi. Semenjak Dia kembali dari kuil beberapa hari yang lalu, dia merasa kalau Sang Nona telah berubah. Dia tidak lagi menjadi wanita penakut dan lemah yang muda di tindas . melihat perubahan itu Dia sangat senang. Dengan begitu Sang Nona tidak lagi muda di aniaya oleh Nona Feng Li Nan maupun para pelayannya.

Setelah mandi dan berbenah diri, Manyue dan Ansi segera pergi kerumah utama. Apapun yang terjadi hari ini ,dia tidak akan takut menghadapinya. Jikapun bisa, dia akan membuat Feng Li Nan marah hingga nyonya Lu dan ketiga Putranya mengusir Dia dari kediaman Sang Jendral. Tak berapa lama merekapun sampai di kediaman rumah utama. Terlihat di depan pintu, Dua pelayan Feng Li Nan berdiri di antara para pelayan Nyonya Lu yang ada di depan rumah utama . Sepertinya mereka menunggu kedatangan Guang Manyue dan pelayannya . Kedua pelayan tersebut segera mendekat saat mereka melihat Guang Manyue datang.

" Selamat malam Nona Manyue. Waah... ternyata Nona muda kita ini berani datang juga..apakah dia tidak takut akan mendapatkan hukuman dari Nyonya Besar. .." ucap salah satu dari mereka sambil menatap Guang Manyue dan Ansi dengan tatapan sinis dan jijik.

"Minggir lah..." ucap Ansi dengan berani. namun Guang Manyue bisa melihat ada ketakutan di suara Ansi.

"Waah...kau mulai berani anak kecil..." ucap pelayan yang lain. Melihat sikap mereka, Guang Manyue menarik tubuh kecil Ansi kebelakang tubuhnya. Dia takut mereka akan berbuat kasar pada Ansi . Tubuh Ansi yang kecil sangat jauh beda dengan tubuh mereka yang kejar dan besar.

"Nona..lebih baik kau kembali saja daripada mendapatkan masalah dan hukuman dari Nyonya Besar..." ucap pelayan pertama .

"kay itu tuli ya...bukankah Pelayan ku telah memintamu pergi.." ucap Guang Manyue dingin.

"Waah...ternyata kepergian pelayan kecil itu karena Nona mudanya berani berbicara.. apakah anda yakin akan tetap masuk..? anda tahu, ibu dan ketiga kakak anda serta Nona muda Li Nan sudah sejak tadi ada di dalam, apakah anda masih mau masuk..?" .." ucap pelayan itu dengan nada angkuh dan Jijik. Seolah mereka menatap pengemis yang ingin meminta sedekah. . Tanpa menjawab ucapan mereka, Guang Manyue berjalan bersama Ansi yang mengikuti dari belakang masuk ke dalam rumah dengan sikap dingin . Melihat sikap Manyue yang berbeda dari biasanya, kedua pelayan tersebut terlihat kaget. Mereka berdua saling berpandangan. Mereka segera mengejar Guang Manyue yang hampir masuk kedalam ruang utama. lalu mereka menghadang langkah Manyue.

" Nona Manyue.. Kenapa sikap anda seperti itu pada kami. Apakah anda tidak dengar omongan kami..? apakah karena kami memanggil anda dengan sebutan Nona. lalu anda merasa kalau anda ini Nona Muda keluarga ini...? Jangan sombong Nona, kami hanya memberi sedikit rasa hormat kami pada anda, jangan karena sedikit sikap hormat dari saya membuat Anda bersikap sombong dan sok berkuasa seperti itu.. "Ucap pelayan yang menghadang jalannya dengan sikap lebih sombong dan angkuh.

Mereka berani berbicara demikian karena mereka berdua tahu kalau Guang Manyue tidak di sukai dan di benci oleh nyonya dan tuan Muda. Mereka sangat tahu, kalau keluarga Jendral Feng selalu membela Nona mereka. walaupun Nona Feng Li Nan lah yang salah dan selalu memfitnah Guang Manyue. Mendengar ucapan Pelayan di depannya. Manyue berhenti dan menatap Pelayan tersebut.

" Apa katamu..?" Ucap Manyue sambil menatap wajah si Pelayan dengan tatapan tajam dan dingin . Melihat tatapan mata tersebut, si Pelayan merasakan tekanan kekuatan yang sangat kuat, hingga dia merasakan dadanya sesak dan berdebar. Dia kaget melihat tatapan itu, seketika ada perasaan takut di dalam dadanya. Namun karena dia menyangka kalau Manyue masihlah gadis penakut seperti biasanya, Dia berusaha menyembunyikan ketakutan di dalam hatinya . dan Dia berkata.

" Kenapa..?Apakah anda tidak dengar ..?Apakah anda sudah tuli..? Saya mengatakan pada anda, jangan sombong dan angkuh karena panggilan Nona dari kami.. " Ucap pelayan itu semakin berani . Namun baru saja dia berhenti bicara

 PLAAAK...

 PLAAAK

Terdengar dua tamparan renyah menampar kulit menggema di tempat itu . Dan Pelayan itu merasakan pipi kanan kirinya panas dan perih akibat tamparan dari Manyue.

" Seorang pelayan berani bersikap kurang ajar pada majikannya. Apakah kau lupa siapa aku..?Walaupun keluarga kandungku mengucilkan dan membenciku , tapi aku masih tetap merupakan anggota kediaman Rumah Jendral Feng. Aku masih darah daging sah dari Jendral Feng. Apakah ini didikan dari Nona Li Nan pada Pelayannya. Berani bersikap kurang ajar dan menghina pada keturunan sah Jendral Feng ..? " Ucap Guang Manyue dingin. Mereka yang ada di sekitar Guang Manyue, bisa merasakan aura dingin , kuat dan menyesakkan keluar dari tubuh gadis itu. Terlihat keterkejutan di mata kedua pelayan dan Juga pelayan lain yang kebetulan ada di sekitar mereka.

" Kau... Kau memukul ku...! " Seru pelayan itu marah dan juga malu .

" Kenapa ..? kau tidak Terima..? Mengadu lah pada majikanmu..aku ingin tahu apa yang akan dia lakukan padaku..." Ucap Manyue yang langsung berjalan masuk kedalam rumah utama. Tentu saja kedua Pelayan itu yang memang pelayan Feng Li Nan menjadi kaget dan juga marah. Karena Merekalah yang dulu sering membantu Li Nan membully dan menyakiti Manyue . Dan sekarang salah satu dari mereka di permalukan di delan pelayan lain. Dengan segera mereka ikut masuk kedalam ruangan. maksudnya i gin menghajar Guang Manyue, Namun baru beberapa langkah di belakang Guang Manyue, Tiba-tiba sebuah kekuatan menghantam tubuh mereka hingga terlempar keluar rumah . Dan itu di lakukan oleh Guang Manyue.

Setelah itu Manyue dengan tenang berjalan kembali kearah ruang makan. Ketika sampai di dalam ruang makan, terlihat Nyonya Lu telah duduk bersama ketiga Putranya dan Juga Li Nan di keja makan.

Dan saat Guang Manyue terlihat masuk kedalam ruangan , terlihat Feng Li Nan ke kagetan di wajahnya, lalu berubah masam.

" Sial.. Kenapa wanita ini masih bisa datang dengan wajah tenang tanpa luka di wajahnya . Apakah murong dan Wangji tidak membuat masalah padanya. Atau mereka tidak berani melakukannya. Mungkinkah mereka tidak ada di luar sana..dasar pelayan Brengsek.. " Ucapnya marah dalam hati. Sedangkan Nyonya Lu terlihat gembira saat dia melihat kedatangan Guang Manyue.

"Yue'er.. Kau sudah datang,..? Kemarilah, Duduklah di dekat ibu. " Ucap Nyonya Lu dengan lembut . Melihat sikap Nyonya Lu, Guang Manyue terlihat kaget.Namun sesaat kemudian , tiba-tiba Guang Manyue mempunyai ide untuk membuat Li Nan semakin marah. .

( He he he.. Kau pasti kaget melihat aku masuk dengan wajah tanpa luka kan. Aku tahu pelayan mu telah keu suruh menghalangi kedatangan ku. Tapi maaf mereka tidak bisa menjalankan tugas merek dengan baik . Dan aku tahu saat ini kemarahan membakar hatimu. Apalagi melihat sikap ibumu yang baik padaku. Kau pati sekarang ingin menampar dan mencabik wajahku untuk melampiaskan kemarahan mu . Untuk itu Aku akan membuat kau semakin marah saat melihat aku bersikap baik pada, ibumu he he he..) tawa Guang Manyue terdengar di telinga kakak dan ibunya.. Membuat merek kaget sekaligus ingin tertawa . Mendengar semua ucapan Guang Manyue kakak keempatnya berdiri dan berjalan keluar ruangan. Sedangkan Guang Manyue berjalan dengan tenang melangkah menuju kursi yang di maksud oleh Nyonya Lu.

setelah duduk di dekat sang Ibu, Guang Manyue masih saja berkata dalam hatinya .

( Namun aku masih penasaran dengan mereka, ada masalah apa yang terjadi, Mengapa mereka memanggilku dengan alasan untuk makan bersama mereka. apakah mereka pada salah makan obat.. atau ini hanya niat terselubung dari mereka semua. Mungkin mereka sedang merencanakan hukuman untukku karena Aduan atau Fitnahan dari Putri kesayangan mereka. saat ini mungkin mereka memberi kesempatan dulu padaku untuk menikmati makanan mereka , lalu menghukum berat diriku..aah..betapa malangnya nasibmu Guang Manyue . Punya keluarga kandung, malah seperti punya Keluarga Tiri . Walaupun hidup di desa lebih parah dalam menyiksa, tapi mereka memang sengaja membeli ku untuk di jadikan budak . Tapi mereka...mereka adalah Ibu kandung dan saudara kandung ku , lalu mengapa mereka sama jahatnya dengan mereka yang telah menjadikan Guang Manyue ini Budak mereka...?) ucap manyue dalam hati . Namun di permukaan wajahnya, Guang Manyue terlihat sangat tenang. Seolah dia sudah siap menerima apapun yang akan terjadi Hari ini.

Tentu saja semua ucapan Manyue di dalam hatinya, di dengar oleh ibu dan kedua kakaknya. Mereka merasa hati mereka tercabik saat mereka mengingat apa yang telah mereka perbuat pada Guang Manyue.

"Trimakasih Nyonya... " Ucap Manyue datar.

" Manyue.. Ibu sengaja memanggilmu untuk makan bersama, karena ibu beberapa hari ini tidak melihatmu, ibu takut kau sakit " Ucap Nyonya Lu dengan wajah prihatin.

(Hei..Tumben sekali sikap nyonya Lu sangat baik badanku. Semoga saja ini buka jebakan untukku. Bukankah mereka dahulu dengan sangat keras menyuruhku tidak boleh mendekati mereka. Apakah dia lupa dengan larangan yang dia buat sendiri..!?)seru manyue dalam hati. Namun di permukaan dia berkata.

" "Manyue baik- baik saja Nyonya "Jawab Manyue.

"Yue'er.. Kenapa kau masih memanggil aku Nyo nya, panggil saja ibu...Kau itu Putri kandung ibu.." Ucap Nyonya Lu dengan nada sedih . kebetulan saat itu Feng Bay Yang masuk kembali. dan terlihat Dia sedang berbicara perlahan dengan Kakak pertamanya.

" Lo.. Apa kah aku boleh memanggil anda ibu.. Bukankah Nyonya sendiri yang melarang saya memanggil Nyonya dengan panggilan ibu..? Bukankah Nyonya berkata, Demi menjaga perasaan Putri Anda Feng Li Nan, Anda melarang saya memanggil Anda dengan panggilan ibu. Apalagi di muka umum.. Begitu kan ucapan anda nyonya ..? " Kata Manyue mengingat kan. Mendengar ucapan Guang Manyue, terlihat wajah Nyonya Lu terdiam dengan wajah sedih. Tak lama terdengar suaranya kembali

 " Maafkan ibu.. Ibu salah nak.. Seharusnya ibu tidak bersikap demikian. Kau putri kandung ku, tidak seharusnya aku tidak melarang mu memanggilku Ibu. Kau berhak dengan panggilan itu..." Ucap Wanita paruh baya itu dengan nada sedih

" Tidak ibu.. Dia tidak boleh memanggilmu ibu.. Jika sampai masyarakat tahu, mereka akan tahu kalau aku ini hanyalah Putri angkat Keluarga Jendral Feng . dan saat itu aku tidak bisa mengangkat wajahku dengan bangga . " Ucap Feng Li Nan dengan wajah kaget dan sedih namun kalimat terakhir dia ucapkan di dalam hatinya .

"Nan'er.. Bagaimanapun juga Dia Putri kandung ibu . Dia sudah banyak menderita di luar sana.. Bukankah seharusnya kami mengakui Dia..." Ucap sang ibu.

"Li Nan. Jangan egois.. Dia berhak memanggil panggilan ibu pada ibu kita. Jangan membuat masalah yang tidak penting . Walaupun dia adik kandung kami yang seharusnya tinggal di tempat ini dengan mendapatkan kasih sayang dari kami, , kami juga masih menyayangi mu seperti semula... " Ucap putra ke empat dengan nada kesal. Feng Bay Yan mulai menyadari sifat sesungguhnya pada Feng Li Nan.

"Benar kata ibu dan Kakak keempat mu Nan'er.. Walaupun kami mengakui Manyue sebagai adik kandung kami, kami juga akan tetap menyayangi mu seperti biasanya .. Kau tidak akan kami bedakan dalam masalah kasih sayang..." Ucap Kakak ketiga dengan nada terdengar agak dingin . Terlihat raut wajah Pria itu sedikit kesal memandang Li Nan. Mendengar semua membela Guang Manyue, kemarahan dan kebencian Feng Li Nan pada Guang Manyue semakin besar. Namun dia berusaha terlihat sabar dan tenang. Hanya wajahnya saja terlihat sedih.

"Maaf.. Ini memang salahku, seharusnya aku tidak berada di rumah ini. Maafkan aku kalau terlihat egois di depan kalian. Aku hanya takut kehilangan kasih sayang Kalian semua. " Ucap Feng Li Nan dengan nada sedih. Dia kembali memperlihatkan kerapuhan tubuhnya.

(Feng Li Nan, Feng Li Nan.. Kenapa hidupmu kau buat penuh drama sih.. Apakah sehari saja tidak berdrama ria, hidupmu akan sangat menderita..?Bukankah seharusnya akulah yang menderita. Dengan kara- kata yang kau ucapkan itu, Seperti biasa Kau ingin membuat mereka segera membujuk mu lalu memarahi dan menghukum ku. Dan apakah mereka sudah tahu, kalau kau telah menyebarkan berita pada semua temanmu, kalau aku hanyalah saudara jauh dari Ibu yang datang dari desa . Dan kau memberitahu kalau aku anak yatim piatu tanpa saudara maupun orang tua. Dasar wanita licik..) ucap Guang Manyue di dalam hatinya. Tentu saja ucapan Guang Manyue membuat Ibu dan ketiga kakak Guang Manyue kaget bukan main. Segera kakak pertama berkata pada Adik keempatnya dengan nada berbisik.

"Cari tahu kebenarannya, apakah benar yang di katakan Yue'er... " Ucap Feng Hai Yu pada Feng Bay Yan .

"Baik Kak... " Jawab Feng Bay Yan.

"Baiklah...Sudah di putuskan , Mulai sekarang Yue'er harus memanggil ibu dengan panggilan ibu tidak boleh lagi memanggil dengan panggilan Nyonya . Ya sudah, ayo kita mulai menikmati makan siangnya.. nanti hidangan ini keburu dingin.." Ucap Kakak pertama dengan bijak mengakhiri perdebatan mereka . Dan akhirnya mereka pun makan siang bersama.

Setelah selesai makan, Karena terjadi masalah tadi, Manyue segera pamit pergi meninggalkan rumah utama bersama Ansi . Dia tak ingin berlama-lama bersama Feng Li Nan. Dan sang Ibu pun menyadari kekesalan Guang Manyue, beliau tidak mencegah kepergiannya.

Setelah kepergian Guang Manyue, Feng Li Nan terlihat masih merajuk, namun semua orang membiarkannya . mereka malah ikut pergi setelah berpamitan pada Sang ibu . Mereka segera kembali ke kediaman mereka sendiri.

Melihat semua telah pergi tanpa menyapa Dia, Feng Li Nan mendekati Nyonya Lu dan berkata dengan wajah di buat sedih. Walaupun hatinya menahan kemarahan dan kekesalan .

" Ibu.. Apakah kalian sudah tidak menyayangi aku lagi .? Apakah aku menjadi beban kalian ? Apakah aku begitu merepotkan kalian...? Kalau begitu lebih baik aku pergi dari rumah ini.. " Ucapnya dengan wajah sedih . malah dia sengaja menetes kan air mata di depan Sang ibu . Dia sengaja melakukannya, karena inilah senjata terbaiknya. sang ibu akan luluh saat melihat dia menangis begitulah cara dia memanipulasi perasaan Sang ibu selama ini . Dan cara itu selalu berhasil membuat sang ibu lansung membujuknya . Namun dia sangat kaget saat dia mendengar Sang ibu berkata

 "Sudahlah Nan'er. Kau harus berbesar hati , dan tidak boleh egois. Kalian berdua Putri ibu. Mau tidak mau kau harus merubah sikapmu pada dia . Bagaimanapun juga, Manyue adalah putri kandungku, adik kandung ke empat kakakmu . Kau harus menerima Dia sebagai keluargamu juga " Ucap Nyonya Lu datar . Mendengar kata-kata Nyonya Lu, kepalan tangan Feng Li Nan semakin erat mengepal menahan kemarahannya . Dia terdiam di sebelah Nyonya Lu.

(Ada apa ini..? Kenapa mereka berubah. Apakah mereka sudah tahu apa yang telah aku lakukan selama ini.. ? Tidak, itu tidak mungkin. Aku sudah bertindak sangat hati- hati setiap perbuatan yang aku lakukan. Ini tidak boleh terjadi , aku tidak akan membiarkan wanita ja***g itu merebut keluarga ini dari tanganku. Keluarga ini milikku .. Selalu jadi milikku. Akulah Putri mereka. Satu- satunya Putri keluarga Feng. Dia tidak boleh merebutnya . Dan satu- satunya cara, Aku harus segera menyingkirkan wanita sialan itu dari rumah ini..." Seru Feng Li Nan dalam hati .

" Ya sudah kembalilah ke kediamanmu. Jangan banyak berfikir yang bukan- bukan. Maaf Ibu sudah lelah, Ibu ingin istirahat.. kembalilah ke kediamanmu .."Ucap Nyonya Lu datar . Kembali kemarahan terlihat di wajah Feng Li Nan. Nyonya Lu tak pernah mengusir dia saat Mereka bersama . Dan sekarang...? Wanita sialan itu telah membuat wanita ini tega menyuruh dia pergi .

'"Baik ibu... Kalau begitu Li Nan mohon diri ..."' Jawab Feng Li Nan sambil berdiri dengan wajah sedih Dia segera keluar dari rumah utama. Dengan cepat dia berjalan menuju kediaman Li Nan. Wajahnya terlihat merah menahan kemarahan.

Sesampainya di rumah tinggalnya, Dia segera masuk ke kabarnya. dia melempar semua barang yang ada di meja riasnya. Dan sumpah serapah penuh kebencian terdengar dari kamarnya . Para pelayan terlihat ketakutan melihat kemarahan Feng Li Nan. Terutama Murong dan Wangji yang baru saja mendapatkan tamparan keras dari gadis itu.

" Brengsek dasar gadis murahan. Berani sekali dia ingin membuat mereka berubah padaku. Dasar wanita ja***g. Apa yang dia lakukan hingga membuat mereka berubah seperti itu. Tidak, aku tidak Rela. Aku tidak rela kalau mereka menyayangi gadis sialan itu. Aaah...dasar wanita tak tabu diri.."

Praaang

Praaang

Benda- benda berharga, vas bunga, dan semua barang yang ada di ruangan itu hancur karena lemparan Feng Li Nan. Membuat tempat itu benar-benar berantakan.

"Kau fikir kau akan berhasil merebut mereka dari tanganku Ha...Jangan harap. ! Kau itu hanya sampah dari Desa. Kau bukan siapa- siapa... Brengsek. Dasar wanita sialan..! "Seru Feng Li Nan penuh kemarahan sambil melempar kembali barang ke lantai atau ke dinding kamar. Dan pecahan itu berserakan di seluruh kamarnya.

" Dan kalian berdua, . Kenapa kalian gagal ha... Hanya menghadapi wanita bodoh sialan itu, kalian tidak mampu menghadapi Dia ..! Percuma aku merawat kalian dengan kemewahan, jika menghadapi wanita bodoh seperti dia saja kalian tidak mampu " Teriaknya kembali.

Namun tanpa di sadari Feng Li Nan, Kakak keempatnya (Feng Bay Yan) yang ingin ke tempat kakak pertamanya , terhenti melangkah saat melintas di dekat Kediamannya dan mendengar keributan di kediaman Sang adik angkat. Dia segera berjalan cepat kearah Kediaman Li Nan . Saat sampai di dekat kediaman Feng Li Nan, Dia semakin penasaran . Karena Dia mendengar suara Li Nan yang sedang marah - marah. Tiba-tiba Dia ingin mendengar dan melihat apa sebenarnya yang terjadi dengan gadis itu. Dia segera melompat keatas pohon yang berada di samping rumah Feng Li Nan . Dan kebetulan pohon tersebut berada di samping Kamar Feng Li Nan. Dari atas pohon tersebut akhirnya Dia bisa melihat apa yang di lakukan Feng Li Nan juga mendengarkan semua kata-kata yang di ucapan Feng Li Nan. Tentu saja apa yang dia dengar dari mulut Feng Li Nan membuat dia tak percaya . Semula dia tak begitu percaya dengan kata-kata Guang Manyue, namun kenyataan yang dia lihat dan Dia dengar sekarang, menampar wajahnya dengan keras. Apalagi saat Dia mendengar Li Nan berkata.

 "Dasar Pelayan bodoh. Kalian berdua telah membuat semua rencanaku selama ini gagal total. Percuma aku memfitnah dan membuat jebakan untuk gadis desa tersebut. Semua sudah berjalan sangat baik, tapi gara- gara kecerobohan dan kebodohan kalian , membuat rencanaku berantakan . Saat kalian gagal membunuh gadis itu dengan menyewa pembunuh bayaran , aku sudah memaafkan kalian. Tapi kenapa kali ini kalian gagal lagi. Dan kegagalan tugas kalian, membuat gadis sialan itu malah mendapatkan simpati dari ibu dan ketiga kakak bodohku itu. Lalu bagaimana jika kedua orang tua dan Putra bodohnya mulai curiga dan mulai menyayangi gadis itu ha..!. Aaaa...Dasar pelayan bodoh. Apa gunanya kalian aku upah mahal...;" Dan Feng Bay Yan mendengar suara tamparan menggema dari kamar tersebut. Dia melihat Feng Li Nan menghajar kedua pelayanan yang selalu bersama Dia dengan sangat kejam. Terlihat salah satu dari mereka terlempar ke sudut ruangan karena mendapat tendangan dari Feng Li Nan. Wajah pelayan tersebut bengkak dan terlihat sudut mulutnya mengeluarkan darah. Beberapa pelayan tak luput dari tangan atau kaki Feng Li Nan.

"Hanya mencegah dia masuk kedalam ruang makan saja kalian tidak bisa, apa guna tubuh kalian yang besar ini Ha.. Coba kalian bandingkan, tubuh kalian berdua dengan Dia. tubuh kalian jauh lebih besar dari tubuh Guang Manyue yang kurus itu. Dasar Pelayan -pelayanan tak berguna. Percuma memiliki tubuh besar seperti kalian,..?" Teriak Feng Li Nan penuh kemarahan dan kebencian di sela tamparan atau tendangan yang dia lakukan pada para pelayannya . Terutama kedua pelayan kepercayaannya.

udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
Iyus Iyus
hari ini satu tor
Sekar
ok💪💪💪thor
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Bales lagi tuh tabokin sampe ga keliatan matana 😏
Lily Nurindah Sari
akhirnya setelah sekian purnama nongol lagi.. semangat thor🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nemu apa kira2 didalem hutan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman dicuekin 😅 mang enak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Othor gada gambar Manyeu kah 😃 penasaran tau sama perubahan naaa /Whimper/
@Mita🥰
wiiiih ..kira" dapat hewan kontrak gak ya🤭🤭🤭
Erna Fkpg
wah panen banyak😅
Erna Fkpg
karya baru semoga lebih bagus dan seru kaya ceritanya sebelumnya
Erna Fkpg
wah bisa tambah kuat lima elemen minyue dengan ada lima pohon warna💪💪💪
@Mita🥰
ayo manyue bagi" buah nya buat para saudara mu
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😃 Molotot ga tuh mata na si Li Nan
Jungkookie🐰
kukira jodohnya bakal putra mahkota setelah ngga jadi sama Pangeran anaknya si selir eh ternyata kayaknya jodohnya malah jendral agung adik kaisar malahan wkwk
Respati: bingung... author juga bingung 😄🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah 😅 Manyeu jadi incaran duo pangeran
Dwi Setyaningrum
jd bayangin cantiknya Guang manyue itu kyk apa ya🤔 mgkn bidadari kalah cantik kali ya🤔hmm ga bisa dibayangin deh..🤭
Respati: jangan di bayangin neng 🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
wih mantap tuh si minyue
Erna Fkpg
selalu kutunggu dengan semangat 😘😘😘
Iyus Iyus
tiga mawar sama vote tor
Respati: Trimakasih.. 🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
pasti tambah dongkol tu Feng Li nan semua diberi hadiah oleh minyue😅💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!