NovelToon NovelToon
Benang Takdir

Benang Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno / Time Travel
Popularitas:594
Nilai: 5
Nama Author: Borraaa

Takdir membuat wanita bernama Anna terlempar ke zaman sebelum abad pertengahan. Menuntut agar ia bisa mengubah sejarah dan takdir kelam seorang raja tirani.

Namun, alih-alih kekejaman seperti yang di katakan semua orang, yang ia temukan hanyalah sesosok jiwa rapuh yang selalu memperlakukan dirinya dengan penuh kepedulian. Dan perlahan, sebuah rasa mulai tumbuh bersama raga yang ia tempati, tapi, apakah itu pantas? Apakah takdir sudah mengizinkan?

Anna terus menahan perasaanya, sampai ketika ia melihat raja datang dengan darah yang menetes di tangannya, sebuah permintaan akhirnya tidak bisa lagi ia tahan. Jauh di dalam hatinya terucap sebuah permohonan.

"Tolong biarkan aku tetap di sisinya, biarkan aku tetap di tempat ini untuknya, biarkan aku mencintanya sampai
akhir."

Tepat setelah permohonan itu terucap, ia langsung berlari, melangkahkan kakinya menuju orang yang telah menjadi sebagian dari jiwanya.

Namun, mampukah ia bertaruh takdir tidak akan membuatnya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Borraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebahagiaan dalam makanan

..." Kau tidak akan pernah bisa mengalahkan Leopold dengan otak bodohmu itu! " Kata tersebut terucap begitu saja saat kemarahan Kaisar meluap. Membuat semua orang di ruangan itu tidak ada yang berani bersuara....

...Yang kemudian dengan satu perintah ia menyuruh agar Putra Mahkota meninggalkan ruangannya....

...Pikirannya lantas kembali teringat pada mendiang Permaisuri. Seseorang yang bahkan tidak pernah bisa di gantikan oleh siapapun dalam hatinya. Karena tepat ketika Permaisuri pergi dari hidupnya, saat itulah dunia yang ia miliki ikut pergi bersama Permaisuri. Meninggalkannya di dunia yang sama sekali tidak ingin ia tempati....

...Bagi Kaisar, sekarang hidup yang ia jalani hanya untuk menunggu kematian, menunggu saat di mana ia bisa kembali bertemu dengan sosok yang begitu ia cintai....

...Kaisar lelah dengan semua urusan negara dan takhta yang ia urus. Saat seseorang yang harus di hadapi olehnya adalah darah dagingnya bersama orang yang ia cintai. Saat keputusan yang harus ia ambil ada di antara negara dan putranya. Sebenarnya, apa yang harus ia korbankan? Pertanyaan itu muncul di tengah kebingungan dalam dirinya....

...Sampai akhirnya sebuah hembusan napas lelah keluar begitu saja dari mulutnya. " Sepertinya, aku akan mengecewakanmu, Permaisuriku"...

...****************...

...Di tengah banyaknya asap yang mengepul memenuhi dapur, terdapat Anne yang tengah sibuk dengan masakannya. Sepertinya ini adalah pertama kalinya Anne memasak selama ia hidup, karena dulu ia juga tidak pernah memasak, mungkin hanya menyeduh mi instan yang ia bisa....

...Tapi tidak apa-apa, Anne sudah mempelajarinya dari pelayan tadi. Semuanya harus istimewa, karena ia khusus membuatkan masakan ini hanya untuk Leopold. Bahkan pelayan pun tidak ia ijinkan untuk membantunya, karena ini spesial, sekali lagi, special....

...Setelah menghabiskan waktu cukup lama untuk menyiapkan beberapa masakan ini, akhirnya semuanya selesai, dan sekarang ia hanya perlu merapikan penampilannya. Bersiap untuk mengantarkan sendiri masakan ini pada Leopold....

...Ya walaupun ada sedikit keraguan pada masakan itu. Anne tetap memilih untuk mengantarkan makanan yang telah susah payah ia buat. Tapi tidak apa-apa, setidaknya Anne tulus menyiapkan semua ini....

...Perlahan ia mulai mengetuk pintu ruangan Leopold dan masuk setelah mendengar jawaban dari dalam....

...Senyumnya mengembang saat berjalan mendekati Leopold untuk mengantarkan makanan yang ia bawa. Dengan harapan besar makanannya bisa di sukai oleh pria itu....

...Jangan tanyakan tentang Leopold karena pria itu juga sudah mengangkat sudut bibir, membentuk sebuah senyuman untuk istri tercintanya....

...Bernhard yang melihat hal itupun hanya bisa tercengang dan heran pada pasangan itu yang seolah mengabaikan keberadaannya....

...Tepat setelah menaruh nampan yang ia bawa ke meja Leopold, Anne langsung mengarahkan tatapannya pada Bernhard yang masih berdiri di belakang Leopold. Dengan beberapa gerakan kecil sebagai isyarat, ia menyuruh agar Bernhard keluar dan tidak mengganggu momen antara dirinya dengan sang Raja....

...Bernhard seketika kesal saat Leopold juga berdeham seolah membenarkan tindakan Ratu dan menyuruhnya untuk cepat keluar....

...Spontan tangannya terangkat untuk menunjuk dirinya sendiri dengan tatapan penuh tanya pada dua orang di depannya, yang langsung di jawab dengan anggukan serempak seolah kehadirannya benar-benar mengganggu....

...Pada akhirnya, Bernhard keluar dengan rasa kesal dalam dirinya. Bahkan pintu pun menjadi sasaran kekesalannya yang ia tutup dengan cukup keras saat keluar dari ruangan itu....

..." Aku juga ingin mempunyai istri! agar dua orang itu tidak seenaknya menganggapku sebagai pengganggu! " Bernhard terus menggerutu....

...Mungkin ia benar-benar kesal sampai sapaan dari seorang prajurit yang kebetulan lewat juga tidak ia pedulikan....

..." Tapi, sepertinya wanita juga cukup merepotkan. " Gerutuannya masih terus berlanjut....

...Sampai saat seseorang memukul lengannya dengan kasar, barulah Bernhard berhenti merutuk....

..." Apa telingamu sudah tidak berguna?! " Orang itu hampir marah karena Bernhard tidak mendengar panggilannya dari tadi....

..." Bisakah kau lebih lembut sedikit?! " Bernhard membalas dengan mengusap bahunya yang terasa sakit tanpa melihat siapa yang sedang berdiri di depannya saat ini....

...Oh tidak, sepertinya mereka akan bertengkar. Tapi tunggu sebentar. Bernhard membeku di tempatnya sejenak, masih tidak menyangka dengan apa yang dia lihat. Sampai pada detik berikutnya Bernhard langsung mendekap orang itu begitu saja....

..." Caroline, kupikir kau tidak akan pernah kembali........ "...

...Dan siapa sangka, tindakannya langsung di sambut dengan dorongan keras dari wanita itu, membuat pelukan yang ia ciptakan lepas begitu saja....

..." Jaga mulutmu! Aku tidak mungkin mati begitu saja di perbatasan...Oh ya, di mana Raja? " tanya Caroline seraya mengambil pedang miliknya yang tadi sempat terjatuh saat Bernhard memeluknya....

..." Jangan mengganggu Raja sekarang " balas Bernhard sambil menarik tangan Caroline untuk membawa wanita itu pergi menjauh dari paviliun tempat ruang kerja Raja berada....

..." Kenapa? "...

..." Dia sedang bersama Ratu, lihatlah, aku baru saja di usir dari sana. " Bernhard menjelaskan....

..." Bersama Ratu? Apa mereka sedang bertengkar? Kenapa kau malah meninggalkan mereka berdua? "...

..." Tidak, mereka sedang bermesraan sekarang "...

..." Benarkah? " Caroline sedikit tidak percaya....

..." Iya " ucapnya meyakinkan....

..." Kenapa kabar sebagus ini tidak kau beritahu padaku? Sejak kapan mereka baikan? "...

..." Aku tidak punya waktu untuk mengirim surat padamu, sudahlah jangan terus bertanya, kenapa kau semakin cerewet sekarang? "...

...Bernhard jelas langsung mendapat pukulan dari Caroline setelah mengucapkan kata itu. Tapi jujur, inilah yang ia rindukan dari wanita yang kini bersamanya. Kejailan kecil yang selalu berujung pukulan untuk membuatnya diam....

...𝘋𝘪 𝘴𝘪𝘴𝘪 𝘭𝘢𝘪𝘯..........

...Terlihat Leopold sudah memakan beberapa suap masakan yang di buat oleh istrinya. Senyumnya selalu terangkat setiap selesai menelan makanan di mulutnya, bukan karena senang, tapi karena makanan itu tidak ada yang cocok di lidahnya. Jadi ia terus tersenyum hanya untuk menghargai usaha Anne, dan tidak ingin mengecewakan wanita itu....

..." Bagaimana? enak? " Alisnya terangkat saat menanyakan hal itu, berharap mendapat jawaban yang memuaskan....

..." 𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘤𝘦𝘸𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘯𝘦 "...

..." Tentu saja enak " jawabnya antusias. Benar-benar tidak ingin mengecewakan istrinya yang telah menunggu jawaban darinya dengan mata berbinar....

...Seketika sudut bibir Anne langsung terangkat begitu juga dengan pipinya yang membentuk rona kemerahan. Senyuman kecil itu cukup menunjukkan kebahagiaan dalam dirinya saat mendengar jawaban dari Leopold....

..." Sebenarnya memasak adalah hal yang paling tidak kusukai, tapi aku rela melakukannya untukmu, jadi, kau harus menghargai ketulusanku. "...

..." Tenang saja, tanpa perlu kau minta, aku akan selalu melakukannya untukmu " balas Leopold di sertai gerakan kecil mengusap puncak kepala Anne dengan tangannya....

..." Ya sudah, lanjutkan makannya, aku pergi dulu, sampai jumpa nanti malam. " Anne bangkit dari duduknya dan langsung mendaratkan sebuah kecupan singkat di pipi Leopold sebelum ia pergi. Yang berhasil membuat wajah pria itu seketika merona karena tindakan yang begitu tiba-tiba....

...Leopold tersipu....

...Pandangannya terus terkunci mengikuti Anne yang perlahan menghilang di balik pintu setelah melambaikan tangan ke arahnya....

...Perlahan Leopold mengusap pipinya, merasakan sisa ciuman yang di berikan istrinya. ...

...Detak jantungnya terus berpacu dengan cepat. Wajahnya memanas. Rasanya ia ingin langsung berteriak agar seluruh dunia tahu bagaimana perasaannya saat ini....

...Dengan gerakan cepat, Leopold langsung menghabiskan makanan di depannya. Seolah rasa yang tadi tidak cocok di lidahnya langsung hilang begitu saja hanya karena satu ciuman singkat di pipinya. Sepertinya Leopold benar-benar telah di buat gila oleh cinta....

...Ternyata, seindah ini ya cinta ketika berbalas....

1
kiu kiu
benhard yg paling tau bagaimna perjuangan leopold.anne memang harus tau kehidupan leopold sebelum mendapatkan tahta rajanya.
kiu kiu
wah...leopold mulai modus tuh..mendekati sang ratu.tp baguslah dia menjadi lembut ketika bersama anne.😄😄
kiu kiu
kenapa leopold tidak menyuruh pergi putra mahkota...dan kenpa pula anne terlalu takut dg putra mahkota.padahal itu wilayahnya leo suaminya.knpa tidakan anak raja bodoh itu di biarkan begitu saja...thor ak jd gereget banget .leopold seperti pecundang membiarkan istrinya berdua dg putra mahkota.
kiu kiu
perdana mentri itu adalah musuh nyata di kekaisaran...kaisar menjadi bodoh karna memiliki perdana mentri tua.orang tua selir nya.klu terjadi perang semoga leopold menghabisi perdana mentri tua alias mertuanya itu.dan selirnya raja serta putra mahkota.yg dianggap adiknya itu.cuih...adik apaan maunya merebut tidak mendapatkan dg cara ksatria.author ak harap cerita ini tk berubah membosankan.gegara peran utamanya kalah mulu..kasian leopold dong...
kiu kiu
bau baunya ini si leo bucin akut...semoga annelise membalas cintanya.walaupun bukan annelise yg asli.
kiu kiu
lanjutkan thor
kiu kiu
suka banget cerita fantasi
kiu kiu
semangat thor....cerita fantasi in paling faforitku...💪💪💪
borraaa: Terima kasih kak😊 dukung terus karyaku ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!