Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30
mobil yang di tumpangi oleh Damian dan ning Khalisa akhir nya sampai di halaman ndalem. damian dengan sigap langsung membukakan pintu mobil untuk istri nya.
kebetulan di luar hanya ada beberapa santri yang berada di luar.
"yaampun lihat ning Khalisa dan gus damian jadi baper deh" bisik santriwati 1
"iya, pengen juga deh cepet nikah" bisik santriwati 2 diangguki oleh santriwati 1
"kalian ini emang kalian sudah ada calon nya? " tanya santriwati sebelah nya
"hehehe gak ada" cengengesan santriwati 1 dan 2
Kembali lagi ke pasangan yang sedang di bicarakan. ning Khalisa dan damian memasuki ndalem
"assalamu'alaikum" salam damian dan ning Khalisa
"waalaikumsalam" jawab aba mustofa yang memang sedang berada di ruang tamu.
Damian dan ning Khalisa langsung menyalami aba mustofa. dari dapur keluar uma maryam yang sambil membawa secangkir kopi untuk suami nya.
"ehh kalian udah pulang? " tanya uma maryam melangkah mendekati mereka
"barusan sampek kok uma" ucap ning Khalisa yang langsung memeluk lengan uma maryam
"gimana hasil nya nak? " tanya uma maryam menatap anak dan menantu nya.
Damian dan ning Khalisa saling pandang dengan senyuman kecil yang menghiasi wajah mereka.
"alhamdulillah hasil nya baik dan kami juga membawa hadiah yang sangat spesial" ucap Damian menatap kedua mertua nya.
"hadiah apa nak? " tanya aba mustofa dengan rasa penasaran
"bentar lagi uma dan aba akan mendapatkan cucu" ucap lembut ning Khalisa dengan wajah berseri yang tertutup oleh balik cadar.
aba dan uma terdiam sebentar dan saling pandang, setelah itu..
"masya allah, nduk kamu hamil" seru uma maryam menatap putri nya dengan mata yang berkaca, tak kalah aba mustofa juga menyambut dengan bahagia
"alhamdulillah nak, bentar lagi aba akan punya cucu." ucap senang aba mustofa
"iya aba uma, di sini ada cucu aba dan uma" ucap ning Khalisa mengelus lembut perut yang masih Rata.
***
sekarang Damian dan Khalisa sedang berada di kamar nya. dimana ning Khalisa tiduran di paha sang suami dan Damian mengelus perut sang istri sambil memegang handphone.
"mas, mommy dan daddy sudah di kasik kabar tentang kebahagiaan ini? " tanya ning Khalisa menatap sang suami
"sudah sayang, ini mas baru ngasik kabar pasti bentar lagi mommy akan menelfon mas" jawab Damian
Dan betul tak lama kemudian handphone milik Damian berdering, tertera Nama mommy yang memanggil.
"tuh kan apa yang di katakan mas" celetuk Damian
Damian langsung mengangkat panggilan sang mommy sebelum mommy nya mengomel karena lama mengangkat nya.
"assalamu'alaikum mo-" ucap Damian, ucapan Damian berhenti karena mommy nya langsung berteriak
"Damian... mana menantu mommy, astaga ini kabar bahagia " teriak sang mommy yang berada di sana
"astaga mommy kebiasaan langsung nyerocos, salam Damian juga gak di balas" sewot Damian melihat tingkah mommy nya
"waalaikumsalam, sudah kan.. sekarang mana menantu mommy cepat" sewot sang mommy
Damian mendengus sambil memutar bola mata nya dengan malas, namun tak ayal Damian mengarahkan ponsel nya ke arah sang istri yang sudah duduk di sebelah nya.
"assalamu'alaikum mommy" salam lembut ning Khalisa
"waalaikumsalam sayang" jawab mommy dengan lembut, Damian yang mendengar suara lembut sang mommy mendengus
"tadi bicara nya seperti mau ngajak gelud giliran sama mantu nya suara nya jadi lembut" suara batin Damian
"selamat yaa sayang atas kehamilan nya, ini kabar yang sangat bahagia nanti mommy kasik tau daddy" ucap mommy
"makasi mommy dan selamat juga mommy akan jadi nenek" ucap ning Khalisa membuat mommy yang berada di sana tersenyum lebar ia tidak sabar akan menggendong cucu pertama nya..
Mommy dan ning Khalisa berbicara dan bercerita panjang lebar dari telfon, sedangkan Damian duduk di sebelah nya sambil mengejarkan pekerjaan nya. jika menunggu para wanita berbicara pasti akan lama apalagi mommy nya yang sangat cerewet.
Dan kabar kehamilan Khalisa sudah beredar di beberapa santri , kebetulan ada beberapa santriwati tadi yang bertugas di ndalem dan tak sengaja mendengar kabar bahagia tersebut.
Berambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamu'alaikum para readers mohon dukungannya ya🙏.. semoga kalian suka baca novel yang aku buat.. jangan lupa di like ya kawan biar aku semangat up nya🙏☺😙😘