NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Fantasi
Popularitas:421
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Siti ketakutan.

"Ahhhh,,semuanya sudah beres tinggal makan dan aku akan bawa naik sehabis ini.

"Leoo maaf ya nunggu lama?"

"Emmm,sudah semuaaa?"tanya hantu Leo.

"Sudah kok, tinggal naik kita?"jawab Arun.

"Yah sudah mana aku bawakan makanya?"

"Ya jangan Leo?"nanti kalau anak-anak lihat kabur dia."

"Astaghfirullah kenapa aku jadi lupa ya?"

Kata Leo.

"Inilah kenikmatan sesaat yang membuat terlena."

kata batin hantu Leo,sadar akan apa yang dilakukan salah, dia langsung pejam kan mata,disitu Arun sekarang tau kalau sebenarnya, dirinya lah yang terlalu egois ingin bersama Leo.

Tiba-tiba mereka berdua terdiam dan larut dalam fikiran masing-masing,sampai akhirnya Arun terkejut dengan kedatangan Siti dari luar dan menyapanya.

"Hayo Mba kamu tadi ngomong sama siapa?"

"Aduh! kamu ini Sit ngagetin saja?"

"Sudah makan sana jangan berisik aku mau keatas." Kata Arun.

Sedangkan hantu Leo masih dengan tenang duduk dikursi,dengan pura-pura cuek,dengan apa yang terjadi didepan dia.

Dan sampai di waktu saat Siti narik kursi dia,dia biarkan saja tangan Siti narik-narik tapi tidak bisa-bisa karena tidak kuat,Arun yang melihat itu melotot ke hantu Leo dan menariknya untuk berdiri,

"Ya sudah Sit aku naik dulu?"

"Iya Mba?" Dibawah Siti sedang makan tapi fikiranya memikirkan kejadian aneh barusan.

"Itu tadi kok aneh banget ya?kursinya aku angkat kok gak bisa-bisa ya tadi,pas yang diomongin Mba Arun bener,kalau kita berfikir ada pasti ada?

"Aaaawwwww?""

"Mba Arun Mas Toniiiii?"""

"Takutttt"

Siti teriak ketakutan dan lari kedepan sambil bawa makanya.

Sedang kan Arun yang mendengar langsung buru-buru mau turun tapi lengannya langsung ditarik,untuk duduk lagi oleh hantu Leo, untuk melanjutkan makanya.

"Tapi Leo Siti teriak ketakutan." Kata Arun.

Hantu Leo diam saja,dan menatap Arun tajam-tajam.

Sedangkan Arun yang merasa sejak tadi salah,dia langsung diam dan makan.

Siti yang berada diPos sambil bawa makan duduk dikursi,sambil atur nafas nya,Toni kaget karena dia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi karena Toni habis keluar dari kamar mandi.

"Lo ngapain kamu Sit disini?bawa makan lagi."

Tanya Toni.

"Itu tadi Masss,?"

Sambil tarik nafas dan masiih ngos-ngosan karena lari,dia menceritakan semua kejadiannya,lalu Tio tertawa terbahak-bahak.

"Siti-Siti kamu ini ada-ada saja,ya sudah ayo aku temenin makan aku juga laper?"

Kata Toni,dan mereka berduapun masuk kedapur lagi.

Sementara diatas dikamar hantu Leo tetap diam,dan mengamati Arun yang sedang makan,sedang kan Arun tidak bertanya apa-apa lagi, karena dia tau kalau Leo marah padanya, setelah puas liat Arun makan dengan tenang dia langsung memejamkan matanya,dan menikmati meditasinya,

Arun pun sudah selesai makanya,dari pada suntuk,gak ngapa-ngapain dan masih di cuekin hantu Leo dia otak atik ponselnya lalu dia iseng foto hantu Leo yang sedang meditasi.

"Aduh memang ya,gak bisa difoto sayang sebenernya."

"Bisa gak, mulut itu gak ngomel saja?"

Tiba-tiba hantu Leo,bicara.

"Iya-iya,maaf kalau ganggu,?"

Mendengar Arun sering minta maaf membuat hantu Leo jengkel juga,dan langsung berdiri mendekati Arun, dan Arun pun diam tak berkutik.

"Arunn Leo mau tanya kenapa Arun minta maaf sama Leo."

"Ya karena Arun salah."

"Memang tau salah Arun dimana?"

"Gak." "Lalu kenapa gak tau salanya minta maaf?" Hantu Leo semakin tegas kali ini.

Sampai Arun berkaca-kaca matanya.

Dan hantu Leo mengangkat dagu Arun,

"Tatap Leo,pandang Leo!""

"Menurut Arun apa yang Leo lakukan saat ini!""

"Leo ninnndas Arun?Leo kenapa lakukan ini sama Arun,Leo benci kah sama Arun?"

"Leo gak benci sama Arun,tapi Leo benci sama sikap dan sifat Arun?"

Kata hantu Leo,

"Memang hari ini apa yang membuat Leo marah?"

Tanya Arun ke Leo.

"Arun pingin tau?"

"Eeem iya?"""

"Arun sejak pagi bangun, beres-beres, tapi teman Arun belum bangun masih tidur,yang kedua,masak sudah selesai sampai jari luka,tapi yang dimasak bukan kesukaan sendri,yang ketiga, baru makan ada yang teriak sudah bingung mau nolong sedang kan perut Arun, sejak pagi baru diisi,pernah kah Arun berfikir ketika Arun terpuruk dan banyak beban,mereka perdulikah sama Arun?"

"Gak gak ada,Arun sekarang paham apa yang dimaksud Leo semua demi kebaikan Arun,Arun harus mementingkan diri sendiri dulu sebelum orang lain?""

Jawab Arun sambil nangis.

"Arunn,,,,Leo masih ada deket Arun sekarang,tapi Leo berkali-kali mengingatkan Arun,kalau Leo gak selamanya ada didunia fana ini,jadi Arun harus belajar mengandalkan diri sendiri,dan jangan mementingkan orang lain."

Kali ini hantu Leo menjelaskan semua pada Arun,supaya suatu saat ketika dia pergi,Arun bisa jaga diri baik-baik,dan tidak berfikir macam-macam,dan tidak memita pertemanan pada yang gaib karena tidak semua yang gaib itu sama seperti dirinya.

Arun saat ini bener-bener ngerti semua perlakuan hantu Leo padanya karena hantu Leo sayang padanya.

"Leo sekarang Arun paham dan mengerti semua,dan Arun tidak boleh egois ke Leo,tapi boleh kah Arun sebelum Leo pergi 1 bulan saja kita bikin kenangan,yang bahagia-bahagia saja gak ada sedihnya, habis itu Arun janji Arun gak papa mata batin Arun tertutup dan gak bisa lihat leo lagi.

Hantu Leo yang mendengar perkataan Arun hanya bisa pandangin dia,sambir bediri didepan Arun dia biarkan Arun nangis memeluknya Erat,tak terasa air matanya pun mengalir deras.

"Leooo,,lalu kenapa yaaa sejak aku bisa lihat Leo aku bisa pegang Leo dan peluk Leo ya?""

"Itu semua karena ilustrasi fikiran Arun,seperti yang Arun bilang ke Siti tadi,setiap kamu memikirkan dia ada dia akan ada,begitu pun sebaliknya."

Jawab hantu Leo ke Arun.

Perlahan-lahan Leo mengajarkan Arun untuk melepas keterikatan yang tidak seharus nya ada,supaya hidup lebih baik lagi.

"Tapi Leo adakah sesuatu yang bisa aku mengingat Leo jika suatu saat Leo pergi,yang nyata bukan ilustrasi?""

Hantu Leo melepaskan tangan Arun yang memeluk pingganya,dan dia menuju lemari paling kuno dipojok,disitu dia ambil sebuah kotak yang berisikan,ikat kepala batik warna merah dan 4,lembar foto lama yang berukuran 5 R, tapi masih jelas betul,hanya saja warnanya hitam putih,foto yang tiga foto nya hantu Leo dengan bebagai pose yang satu, foto keluarganya Mama,Papa,kakak perempuan Leo dan Leo.

"Hanya ini yang aku punya?"

Ini adalah kenangan ku bersama keluarga ku.

"Leo boleh ini aku minta?"

"Emm jawah leo""sambil menganggukkan kepalanya.

Kata Leo.,Arun menerimanya dengan tangisannya.

"Leo masih bagus dan jelas ya fotonya,ini foto Leo sebelum sakit ya?"

Iya jawab Leo.

"Aku mau taruh dompet ah,nanti biar kebawa kemana-mana."

"Sudah Arun gak usah nangis lagi katanya pingin bahagia seneng-seneng satu bulan?"

"Iya tapi Leo masih nemenin kan?"

Tanya Arun ke Leo.

"Emm,iya leo akan temenin Arun."

"Sudah sekarang istirahat capek kan?"

Kata hantu Leo ke Arun.

Arun mendekati Leo dan beglayutan dilengan hantu Leo.

"Leoooo"

"Apaaaa?"" "Leo mau gak nanti malam temanin Arun ke Alfamart Arun mau snacks"

Tanya Arun ke hantu Leo.

Tapi habis itu fikiran Arun berubah.

"Gak jadi deh,?"

"Kenapa gak jadi?""

"Arun takut Leo kenapa-kenapa biar Arun sendiri saja sebentar, nanti tak ajak Siti."

"Ya udah Arun bobok boleh?"

"Emm istirahat."

Gak butuh lama Arun kalau kepalanya kena bantal langsung tidur pulas.

Hantu Leo yang melihat Arun tersenyum dan membelai kepalanya Arun dengan lembut dan dia bilang.

"Kamu ini cepat betul kalau tidur."

Siang dengan lembutnya merambat kearah sore hari.matahari pun sudah bercondong kearah barat,malam pun akhirnya tiba dengan kesunyiannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!