NovelToon NovelToon
SENYUMAN ANAK YANG TERBUANG

SENYUMAN ANAK YANG TERBUANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:23.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Desi sukma

Khoirunnisa Fajriansyah Seorang anak remaja yg sangat disayangi keluarganya.hingga tiba saat orang tuanya memilih berpisah dikarenakan orang ketiga,dan sang ayah lebih memilih selingkuhannya daripada dirinya dan ibunya.Bertahun tahun tinggal dengan keluarga yg lengkap membuat dirinya merasa begitu asing saat kata cerai terlontar dari ayahnya yg dia banggakan selama ini.Hidup nya yg dulu bahagia dengan semua kasih sayang orang tua dan teman terdekat kini semuanya menghilang.Ibunya pun berubah setelah mengenal duda kaya dan menikah.Ibunya lebih memilih merawat anak dari duda tersebut ketimbang dirinya anak kandung sendiri.temannya pun menjauhinya karna dianggap sial.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya tentang perjalanan gadis tak berdosa itu,mampukah dia bahagia????

Bantu like dan Koment ya biar makin semangat ,Makasih❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi sukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cobaan Lagi

Matahari Sore sudah hampir tenggelam hari ini Nisa sedikit lembur, karna para petinggi perusahaan meeting mendadak,dan itu membutuhkan tenaga Nisa dan teman2 nya untuk mempersiapkan peralatan meeting,hingga kebersihannya.

Walaupun demikian Nisa dan tim tetap semangat karna masuk jatah lembur.

"Udah sore Nit,aku pulang duluan ya " Pamit Nisa mengambil tas selempangnya.

" Iya Sa,hati2 ya " Kata Nita melambaikan tangan.

Nisa pulang dengan sedikit tergesa gesa karna pasti Clara menungguinya dari tadi,biasanya Nisa akan pulang jam 4 sore,tapi kali ini Nisa pulang hampir magrib.dan benar saja saat Nisa didepan rumah Mba Rina untuk menjemput Clara membuka pintu dengan air mata yang menetes dipipi gempilnya.

" Loh kok adik kakak nangis sih " Kata Nisa berlari memeluk adiknya.

" Kakak kok ama sih uyang nya Hiks hiks " Kata Clara tersendat sendak karna menangis.

" Iya sayang,tadi kerjaan kakak banyak,jadinya pulang lama " Jawab Nisa merasa bersalah.

" Clara dari tadi nyariin kamu Nis,makanya sampe nangis2 gitu,mba juga udah bingung cara nenanginnya "Celetuk mba Rina didepan pintu dengan bayi di gendongannya.

" Iya Mba,tadi Nisa lembur karna ada meeting mendadak jadi urus itu dulu,baru bisa pulang " Jelas Nisa.

" Maaf ya Mba,ngerepotin " Kata Nisa ngak enak.

" Gak papa Nis,Mbak paham kok.oh iya kayaknya Clara agak demam deh,hari ini juga dia sdikit rewel bukan kayak biasanya.tadi udah Mba kasih obat penurun panas " Jelas Rina.

" Hahh,beneran Mba " Kata Nisa panik dan meraba pelipis dan leher Clara.

" Iya,kamu bawa dia pulang gih, ini obat siapa tau malam nanti dia panas lagi " Kata Rina memberi Nisa kresek obat.

" Makasih banyak ya Mba,Nisa jadi ngak enak ngerepotin Mba Rina "

" Udah Nis,kamu kayak sama siapa aja " Kata Rina tersenyum ramah.

Nisa dan Clara pun pamit pulang,memang hari sudah hampir magrib.

Malam harinya selesai makan dan solat isya,Clara sudah tertidur mungkin lelah,Nisa mengecek suhu Clara masih hangat tidak terlalu panas.

Nisa pun berbaring disamping adiknya sambil bertelponan dengan Niko yang katanya juga sedang demam.lama mereka bertukar kabar akhirnya Nisa tertidur sambil memeluk adiknnya.

Hingga tengah malam Nisa terbangun karna Clara bergerak tak menentu.saat Nisa membuka mata alangkah terkejutnya Nisa melihat Clara menggigil dengan mata terpejam.

Nisa pun panik dan berusaha membangunkan Clara,tapi Clara tak bangun juga.Nisa menangis memanggil nama adiknya hingga tanpa pikir panjang Nisa keluar mencari pertolongan,orang pertama yang Nisa temui adalah Rina tetangga nya.

" Mba Rina,Mba Rinaaaaa tolong Nisa Mba " Teriak Nisa kencang sambil menggedor pintu rumah Rina dengan sekuat tenaga sambil menangis tersedu sedu.

" Ada apa Nis ? Kata Rina mengantuk.

" Clara kejang2 Mba hiks " Kata Nisa menangis keras.

" Hah,,aduh gimana ini suami Mba di luar kota lagi " Kata Rina ikutan panik.

" Ya Allah Mba gimana ini " Jawab Nisa prustasi.

Nisa berlari krumahnya yang jaraknya memang dekat,dan disusul Rina menggendong Bayinya.

Tetangga mereka semuanya berpagar besi tinggi,susah untuk minta tolong apalagi ini sudah tengah malam.

Sambil menangis Nisa teringat dengan Reno.

Yah Reno,Nisa mengambil Hpnya dan menelpon Reno.

1 panggilan belum dijawab,Nisa tak pantang menyerah 2,3 x Nisa menelpon akhirnya di jawab Reno.

" Hallo " Gumam Reno mengantuk.

" Hallo kak,ini Nisa kak,tolong Nisa kak,adik Nisa kejang2 tolong Kak " Kata Nisa sambil menangis menatap adiknya yang sedang diberi sendok oleh Rina takut Clara menggit lidahnya.

" Apa.. astaga saya kerumah kamu sekarang,kamu yang tenang ya,tunggu kakak sebentar lagi,jangan dimatikan ponselnya " Jawab Reno dengan cepat bangun.tanpa mengganti baju Reno melesat ke arah tempatñya bekerja dengan mengendarai mobil nya seperti kesetanan.

10 menit kemudian Reno sudah sampai di komplek rumah Nisa.Reno pun berlari sepetak rumah sederhana itu dan langsung masuk kedalam karna pintu rumah yang terbuka.

" Ayo Nis,kita bawa adik kamu kerumah sakit "Kata Reno cepat sambil menggendong Clara dan berlari kearah mobilnya.

Nisa masih sesegukkan,rasanya dunia Nisa runtuh melihat adiknya tak sadarkan diri seperti itu.

" Nisaa ayo Nis,ikut teman kamu kerumah sakit " Teriak Rina karna Nisa masih diam sesegukkan melihat Reno yang susah payah membuka pintu mobil untuk Clara.

" Clara Mba Hiks hiks,Clara Mba " Kata Nisa tersedu2.

" Ayo sayang,kamu ngak boleh lemah,Clara butuh kamu sekarang,besok pagi Mbak nyusul krumah sakit " Jawab Rina ikut menangis melihat Nisa yang begitu hancur.

Nisa mengusap air matanya,dan berlari ke arah Reno yang sudah berada dibalik kemudi.

" Ayo Kak,bawa Clara krumah sakit,tolong Clara kak,Nisa mohon " Kata Nisa putus asa.

" Kamu yang tenang ya,Clara pasti baik baik aja " Kata Reno yang menenangkan, dengan melajukan kendaraanya cepat.

Beberapa menit kemudian mereka sampai dirumah sakit,Reno berteriak lantang meminta pertolongan dengan Clara berada di gendongannya yang sudah pingsan.

Nisa mengikuti Reno dari belakang,dengan tangisannya yang tak henti henti.

Para tim medis pun langsung bergerak cepat ingin membawa Clara namun di tolak Reno karna membutuhkan waktu yang lama.

" Tunjukkan saja ruangannya,biar saya yang bawa Clara " Kata Reno sdikit membentak karna Prustasi.

Para dokter pun berlari ke ruang UGD diikuti Reno dan Nisa.hingga mereka tiba diruangan Reno meletakkan Clara dengan hati2 di brangkar itu,dan Reno pun disuruh keluar ruangan,karna dokter butuh konsentrasi untuk menangani pasien.

Reno keluar dengan Gontai,Nisa menunggu di luar dengan menggigit jemarinya mondar mandir dengan tetesan air mata yang tak henti2 nya keluar.

" Gimana Clara kak,Nisa takut Clara kenapa napa hiks hiks " Tanya Nisa dengan perasaan berkecamuk.

" Kamu yang tenang ya Nis,Clara udah di tangani dokter,kita duduk dulu ya " Kata Reno menenangkan.

" Tapi Clara,tadi dia kejang2,ini salah Nisa kak,Nisa ngak bisa jaga Clara dengan baik " Kata Nisa menyalahkan dirinya sendirinya sendiri dengan menjambak rambutnya.

Reno pun merasa iba dengan Nisa yang begitu menyayangi adiknya itu.

" Ini semua bukan salah kamu Nis,ini udah takdirnya setiap manusia pasti ada waktu sakit dan sehatnya " Kata Reno memeluk Nisa mencoba menenangkan.

Nisa membalas pelukan Reno,karna memang dia sedang butuh sandaran untuk menumpahkan kesedihannya.

Setelah Nisa merasa tenang,ia baru teringat harus mengabari Niko dan Om Beni.

Nisa pun pamit sebentar kepada Reno untuk menelpon mereka b2.

" Hallo Nis,ada apa sayang nelpon tengah malam ?? " Jawab Niko setengah sadar.

" Nik,Clara masuk rumah sakit dia kejang2 tadi " Kata Nisa menangis lagi mengisahkan kronologi nya.

Niko ikut terkejut dan berjanji akan kesana besok pagi bersama Beni menjenguk Clara.

Setelah selesai menelpon,Nisa menghampiri Reno yang masih setia menunggu Clara dikursi tunggu itu.

" Makasih ya Kak udah bantuin Nisa,Nisa tadi udah panik ngak tau lagi mau minta tolong sama siapa " Kata Nisa sendu.

" Iya Nis,kakak juga senang kok bisa bantuin kamu,jangan sungkan2 ya sama kakak,anggap aja kakak ini Keluarga kamu " Kata Reno mengusap kepala Nisa sayang.

" Makasih kak,udah anggap Nisa keluarga " Kata Nisa menangis menunduk.

" Udah jangan nangis lagi,jelek tau " Goda Reno mengusap air mata Nisa yang jatuh di pipinya.

" Hehe,iyaaa kak Reno " Jawab Nisa mencoba tersenyum.

" Nah,gini kan cantik " Goda Reno tersenyum hangat.

" Besok ngak usah masuk kerja dulu ya,biar kakak yang izinin kamu ke manager kamu "

" Ngak papa kak,biar Nisa aja nanti yang nelponin Bu Riska "

" Ya udah kalo gitu "

Mereka ber2 akhirnya diam dengan pikiran masing2,hingga pintu ruangan terbuka Nisa dan Reno langsung bangkit dan menanyakan keadaan Clara.

" Gimana adik saya Dok ? Tanya Nisa ketakutan.

" Keadaannya udah lumayan baik,tapi harus kami pantau terus beberapa hari kedepan.Clara mengidap Gejala SSP (infeksi Susunan Saraf Pusat ) biasanya disebebakan oleh virus yang menginfeksi sistem saraf pusat yaitu, otak dan sumsum tulang belakang,Virus tersebut termasuk Virus Herpes,Arbovirus dan sejenisnya.

Beberapa infeksi itu memengaruhi meninges yaitu jaringan yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang,dan disebut dengan meningitis selain itu infeksi virus juga lainnya dapat memengaruhi otak,terutama ensefalitis.obat antivirus saja tidak cukup maka dari itu Clara butuh tindakan pendukung, seperti cairan dan obat untuk mengendalikan demam dan rasa sakit " Jelas dokter berkaca mata itu panjang lebar.

Nisa menutup mulutnya yang menganga tak percaya,separah itu kah Sakit yang di derita Adiknya.

Air mata yang mengering itu pun mulai membasahi pipinya yang tirus.

" Mba tenang aja,kami akan berusaha menyembuhkan Clara,perbanyak Berdoa kepada Tuhan supaya adik Mba tetap kuat " Kata Dokter itu menenangkan dan berpamitan untuk pergi.

Tak lama brangkar adiknya pun keluar dari ruangan itu dan di pindahkan keruang rawat inap.

Reno menuntun Nisa mengikuti para suster itu.Nisa menatap sendu adiknya yang terbaring lemah dengan tangan yang terimpus.

1
Ayunda Marbun
ngakak🤣
Ayunda Marbun
aku gak ngerti sama author nya ,masa smua dipanggil abg sama kakak ,sedangkan clara manggil nisa kakak masa ank nya manggil si clara kakak agak laen bahhh
Ayunda Marbun
kasian zaky
Sumarni Vicky
Author.saya mau tanya " Hendarawan itu siapa ?" mohon konfirmasinya ya 🙏🙏🙏, Terimakasih
Sumarni Vicky
loh Ibunya Reno namanya Meri atau Diana ? tolong di konfirmasi ya Author 🙏🙏🙏. Terimakasih.
Sumarni vicky
Luar biasa
Wibi Satrya Wiguna
🥰🥰🤩🤩
Femiliacebes Emilia
Luar biasa
Aleta Henderinahauteas
baca novelnya pas bgt baru kehilangan ponakan masih bujang juga sama kyk Niko pacarnya histeris bgt,,,jadi baca sambil mewek bgt kebawa kehidupan nyata😭😭😭😭😭😭😭
Rosmina Sumang
keselek aku thor pas makan sambil baca. keren, thor
Rosmina Sumang
benar2 keluarga bahagia. mantap thor
Rosmina Sumang
ketawa sendiri baca thor . mabtap
Rosmina Sumang
itu sdh kluar dr jalur reno krn main perempuan skalipun bxk uang
Rosmina Sumang
haruss aktam lbh mendekatkan diri sm sang Pencipta
Rosmina Sumang
itulah hidup ada suka duka dan pasrahksn semua sm sang Pencipta kehidupan krn semua pasti ada hikmahx
Rosmina Sumang
waduh ternyata pacaran yg tdk sehat.
Lisna Wati
ceritanya bagus
Rosmina Sumang
menegangkan
Rosmina Sumang
lucuxkluarga reno sampai senyum2 sendiri setelah sedih ada tawa bahagia.
Zhietha Shietha
sbanrnya agak gimana gitu,karna gak ada ade 😭😭 coba aja dia gk mnggal n aktam brjdoh ma siapa gtu,pasti sneng deh tp mau gimana,takdir ada ditangan si othor🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!