NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

Lu Mingyu adalah seorang gadis muda yang bergabung di kelompok dunia bawah, tugasnya sebagai mata mata di kelompoknya, Mingyu sudah terbiasa mendapat luka tembak ataupun benda tajam di tubuhnya, bagi Mingyu itu adalah simbol dari sosoknya yang pemberani dan tidak takut pada apapun, selain itu Mingyu juga memiliki sifat yang babar dan juga suka ceplas ceplos saat berbicara, menurut Mingyu yang paling menakutkan bukanlah musuh yang ingin membunuhnya, melainkan jika tidak punya uang, karna Mingyu gadis yang sangat matrealistis.
Dan suatu hari Mingyu tidak pernah terpikirkan kalau dirinya akan masuk ke jebakan lawan, mobil Mingyu berhasil di sabotase, yang menyebabkan remnya blong dan menabrak pembatas jalan hingga meledak, dan api besar itu melalalap habis tubuh Mingyu yang terkunci di dalam mobil.
Dan saat membuka matanya Mingyu berfikir kalau dia sudah berpindah ke alam baka, karna melihat bangunan sekelilingnya di penuhi dengan warna kuning keemasan, di tambah saat dia melihat tam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Mingyu terbangun dengan perasaan bingung, saat melihat sekitarnya yang sangat asing, lalu pandanganya jatuh pada Xiao Fei yang terlelap di atas kursi.

Lalu dengan perlahan Mingyu turun dari atas ranjang, dan berjalan ke arah Jendela, dari sana Mingyu bisa melihat banyak pria yang tengah duduk melingkar, dan di tengah tengah mereka ada dua orang yang sedang bertarung menggunakan pedang.

''Aku ingin lihat ke sana'' gumamnya lalu dia berjalan keluar, dan tak lupa menutup kembali pintunya.

Mingyu berjalan seorang diri, sembari mengamati tempat yang di laluinya.

''Ternyata seperti ini markas militer zaman dulu'' gumamnya pelan, sembari terus melangkahkan kakinya hingga sampai di area lapangan tempat berlatih.

Mingyu bersandar di bawah pohon, sembari melihat cara para anggota militer menunjukkan sekil pedangnya, dari bawah pohon Mingyu juga melihat keberadaan Su Wan Rou yang duduk di kursi, sepertinya Su Wan Rou sedang melatih mereka pikirnya.

Namun selang beberapa detik Mingyu mulai celingak celinguk mencari keberadaan Jendral Rong, yang tidak ada di antara kerumunan orang orang itu.

''Kemana pria sialan itu'' gumamnya.

''Ah sudahlah, aku mau ke sana'' gumamnya lagi sembari melangkah mendekat ke area lapangan tempat latihan.

Semua orang yang ada di lapangan menyadari kedatangan Mingyu, tapi tidak ada satupun dari mereka yang menyambutnya ataupun sekedar menyapa, padahal mereka semua tahu kalau Mingyu istri sah Tuannya, tapi mereka tidak perduli, bagi mereka Mingyu hanyalah manusia tak berguna yang hanya menjadi benalu untuk Tuannya.

Su Wan Rou diam diam tersenyum puas, melihat para bawahannya yang mengacuhkan kedatangan Mingyu.

Lalu Su Wan Rou berdiri, berjalan menghampiri Mingyu.

''Panglima Su, anda mau kemana?'' tanya salah satu bawahannya.

''Ada Nona Lu, sudah seharusnya aku menyambutnya'' sahut Su Wan Rou.

Bawahannya itu langsung mendecih, sembari melemparkan tatapan tak sukanya pada Mingyu.

''Untuk apa anda menyambut wanita bodoh itu'' ucapnya.

''Jangan bicara seperti itu, bagaimanapun juga Nona Lu istri pimpinan kita'' tukas Su Wan Rou pura pura, padahal di dalam hatinya dia sangat senang, melihat bawahannya merendahkan Lu Mingyu.

''Saya tidak perduli, lagian semua orang yang ada di sini tahu, kalau Pangeran meninggalnya saat malam pengantin, itu sudah menjadi bukti setidak pentingnya pernikahannya dengan wanita bodoh ini, tapi wanita bodoh ini yang tidak tahu malu masih saja menempel pada Pangeran seperti hama'' cibirnya panjang lebar.

Mingyu yang mendengarnya langsung menghampiri bawahan Su Wan Rou, dan melayangkan tamparannya tepat ke pipinya dengan keras.

Plakk

''Kamu,,'' belum sempat melanjutkan perkataannya, Mingyu kembali melayangkan tamparannya, bahkan lebih keras lagi.

Plakk

''Ck, lumayan keras juga wajahmu'' decak Mingyu sembari mengibas ngibaskan tangannya.

Pria itu jatuh terduduk sembari memegang pipinya yang terasa kebas, dia tidak menyangka kalau tamparan Mingyu sekuat itu.

''Kenapa kamu menamparku!'' sentaknya marah.

''Tentu, karna mulut kotormu itu, harus di beri pelajaran'' sahut Mingyu lalu duduk di kursi yang semula di duduki oleh Su Wan Rou dengan expresi datar.

Mulai saat ini Mingyu berjanji, tidak akan membiarkan siapapun seenaknya menghina pemilik pemilik tubuh yang ia tempati, dia akan meberinya pelajaran, walau itu penguasa negara Yan sekalipun, Mingyu akan tetap melawannya.

''Nona Lu, kenapa anda kasar sekali, ingat anda sekarang istri Pangeran Rong Cheng, jangan sampai membuat malu kerajaan'' tukas Su Wan Rou sembari membantu bawahannya berdiri.

Mingyu langsung melayangkan tatapan tajamnya pada Su Wan Rou, membuat wanita itu tanpa sadar mundur beberapa langkah, entah kenapa dia sedikit gugup melihat tatapan Mingyu.

"Kenapa tatapan wanita ini membuatku tertekan" batin Su Wan Rou.

"Nona Su, anda sudah tahu kalau saya keluarga kerjaan, tapi kenapa anda tidak mendisiplinkan bawahan anda , agar bisa bersikap sopan pada saya" tukas Mingyu pelan, namun membuat Su Wan Rou merasa terpojok.

''Nona Lu, meskipun anda menikah dengan Pangeran Rong Cheng, saya tidak akan pernah bersikap sopan pada anda, karna anda tidak layak menjadi istri Pangeran kami yang hebat'' ketus bawahan Su Wan Rou menatap rendah Lu Mingyu.

Mingyu menggelengkan kepalanya sembari menghela nafasnya, lalu dia kembali berdiri.

''Sepertinya tamparan barusan tidak cukup membuatmu sadar'' gumamnya sembari menggerak gerakkan pergelangan tangannya, membuat bawahan Su Wan Rou panik, dan mundur perlahan.

''Nona Lu, anda jangan macam macam, saya akan melaporkannya pada Pa,,,''

Duagh

Brukk

Semua orang yang ada di lapangan membulatkan matanya, melihat Lu Mingyu menonjok mulut bawahan Su Wan Rou sampai jatuh terjengkang, begitu juga dengan Su Wan Rou, dia juga kaget melihat Lu Mingyu punya tenaga sekuat itu untuk menjatuhkan bawahannya hanya dengan satu pukulan.

Bawahan Su Wan Rou meringis merasakan nyeri di bagian mulut dan hidungnya, dia terkejut saat melihat darah yang keluar dari hidungnya.

''Coba bicara buruk lagi tentangku, bukan hanya mulut dan hidungmu yang aku buat berdarah, tapi organ dalammu pun bisa aku buat hancur'' ancam Mingyu membuat bawahan Su Wan Rou ketakutan.

''Ada apa ini?''

Semua orang menoleh dan melihat Jendral Rong bersama Han Bing berjalan ke arah mereka.

Melihat kedatangan Jendral Rong, Lu Mingyu buru buru menghampirinya dengan expresi sedih, tapi sebelum itu dia menampar pipinya sendiri dengan keras.

''Pangeran'' rengeknya sembari merangkul lengan kekar Jendral Rong.

''Ada apa?'' tanya Jendral Rong.

''Hiks,,, hiks,, tadi dia bilang aku tidak pantas jadi istri pangeran, jadi aku marah dan menamparnya, tapi dia malah menampar balik'' isaknya sembari memperlihatkan pipinya kanannya yang sedikit bersemu merah.

Sontak semua orang yang ada di sana terkejut, padahal barusan mereka melihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana kejamnya Nona Lu menghajar bawahan Su Wan Rou, dan sekarang pura pura terlihat seperti korban yang teraniaya.

Jendral Rong melihat bekas tamparan di pipi Mingyu, lalu telapak tangannya yang besar terangkat untuk mengusap pipi Mingyu.

''Apa sakit?'' tanyanya.

Mingyu menganggukkan kepalanya. ''Tentu sakit'' jawabnya dengan manja.

Sedangkan bawahan Su Wan Rou dia buru buru maju ke hadapan Jendral Rong untuk menjelaskannya.

''Pangeran, Nona Lu berbohong, saya sama sekali tidak menamparnya'' ucapnya panik.

''Aku tidak berbohong kok, lagian semua orang yang ada di sini bisa jadi saksi, kalau kamu barusan mengatan aku tidak pantas menjadi istri Pangeran Rong Cheng, benar kan Nona Su?'' sahutnya sembari menatap Su Wan Rou.

Su Wan Rou seketika menganggukkan kepalanya dengan cepat.

''Be,benar Pangeran'' ucapnya sembari mengepalkan tangannya menahan geram.

Bawahan Su Wan Rou itu semakin panik sekaligus kecewa, karna ternyata atasannya sama sekali tidak berpihak padanya, padahal selama ini dirinyalah yang selalu mendukung Su Wan Rou.

''Pa,, pangeran, saya memang mengatakan Nona Lu bodoh, tapi saya sama sekali tidak menam,,,''

''Han Bing cepat beri dia hukuman, dia sudah berani merendahkan keluarga kerajaan'' potong Jendral Rong cepat.

Bawahan Su Wan Rou itu semakin ketakutan.

''Pangeran, saya minta maaf, saya mengaku salah''

Han Bing langsung memanggil beberapa petugas tahanan untuk menyeret bawahan Su Wan Rou, untuk di bawa ke penjara bawah tanah.

Su Wan Rou hanya diam saja melihat bawahannya di seret oleh orang orang tahanan.

''Wan Rou, bukankah tadi bawahanmu, kenapa kamu membiarkan dia menghina Mingyu'' tukas Jendral Rong.

''Itu, saya,,''

''Pangeran, jangan salahkan Nona Su, dia tadi sudah menegurnya kok, bawahannya saja yang tidak mendengarkannya'' sela Mingyu.

Su Wan Rou semakin menatap kesal pada Mingyu, yang menurutnya sangat licik.

''Baiklah, ayo masuk, di sini sangat dingin, nanti kamu masuk angin'' ajak Jendral Rong sembari menyampirkan jubah kebesarannya sebagai Jendral di bahu Lu Mingyu.

''Hem ayo''

Mingyu melangkah pergi dengan tersenyum simpul, karna berhasil membuat Su Wan Rou kesal sekaligus cemburu.

Sedangkan Han Bing yang berjalan di belakang mereka, menggelengkan kepalanya melihat Tuannya yang mengikuti permainan Nonanya.

1
Nurhayati Nurhayati
lanjut thor
kaylla salsabella
wah... klu tahu istrinya tersenyum pada pria lain Jendral bisa ngamuk
Marsya
hayo istrinya ditaksir cowok lain😉😉😉
Inez Putri
knpa hari ini gak up thuor..
Kusii Yaati
apa mingyu harus menghilang dulu baru kamu akan merasa kehilangan jendral rong?... makan tuh cinta pertama mu 😤
MataPanda?_
terus semangat kak semakin seru😀
Marsya
cinta tanpa disadari lebih menyakitkn disaat org yg dicinta pergi menjauh/Smug//Smug//Smug/
Ai
jangan jangan nanti jemdral rong jadi streees🤣
kaylla salsabella
sebenarnya jendral udah cinta tapi gak sadar...
Murni Dewita
double up thor
Etty Rohaeti
lanjut
Ai
menyesal itu belakangan jendral
Ai
jendral plin plan
tinie
hemm seolah mingyu hilang dan gu nian datang dgn wajah baru nya
Musdalifa Ifa
rasakan itu jendral rong😏😏😏
Marsya
pada kenyataannya sesuatu baru terasa ktika apa yang kita miliki hilang dari pandangan,dan itu yg disbut Penyesalan wahai pangeran Rong/Smug//Smug//Smug/
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Good, Mingyu, Lnjtkn, tinggalkn aja itu Suami Dulhakim, biar Jenderal tau rasa 🤭👍👌
kaylla salsabella
mingyu.... mau Kekaisaran timur dengan cara jatuh ke tebing
Yunita Widiastuti
mingyuuu....ojo balek dolan sing adohhhh
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!