NovelToon NovelToon
Penjahat Kelas Tertinggi

Penjahat Kelas Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Bad Boy / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:816
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

Di dunia di mana kekuatan kultivasi menentukan segalanya, di mana kemampuan dan kekuasaan menjadi ukuran keberhasilan, ada seorang pemuda yang namanya perlahan mulai menancapkan akarnya dan menimbulkan getaran di seluruh wilayah. Dia adalah Xiao Xuan—pria yang tenang, penuh perhitungan, dengan tatapan mata yang tajam yang bisa menilai setiap situasi dalam sekejap, namun menyimpan kelembutan dan perlindungan yang hanya terlihat bagi orang-orang yang dia sayangi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6.Deru Naga Leluhur dan Keangkuhan di Pegunungan Suci

Tiga hari perjalanan menembus rimbunnya vegetasi purba, sesosok pria dewasa melangkah keluar dari balik kabut tebal Pegunungan Leluhur Suci. Langkah kaki Xiao Xuan terdengar konstan, berderit pelan di atas tumpukan ranting kering dan daun membusuk.

Ada yang berbeda dari penampilannya kali ini. Tubuh tegapnya kini dibalut oleh **Zirah Pertempuran Naga Suci**—sebuah zirah mahakarya bersepuh emas redup yang ia tukarkan dari Paviliun Sistem dengan pertimbangan matang. Permukaan zirah itu dihiasi guratan ukiran sisik naga yang eksotis, memancarkan pendar perlindungan yang mengikat udara di sekitarnya.

Bagi pria pragmatis seperti Xiao Xuan, fungsi utama zirah ini yang menawarkan pertahanan absolut serta peningkatan kecepatan ekstrem adalah segalanya. Di dunia yang kejam ini, ketakutan akan kematian bukanlah sebuah kelemahan, melainkan sebuah bentuk kewaspadaan tertinggi seorang ayah yang harus tetap hidup demi melindungi putri kecilnya.

Di sekeliling tempat Xiao Xuan berdiri, atmosfer berbau anyir darah yang pekat. Tanah di sekitarnya tampak porak-poranda; pepohonan tumbang dan mayat dari puluhan binatang iblis berserakan tak beraturan.

Dengan ketenangan yang tak terusik, Xiao Xuan berjongkok, jubah hitam di balik zirahnya menyapu tanah saat ia sibuk mengumpulkan kristal iblis dari dahi bangkai-bangkai tersebut. Sepasang matanya yang tajam berkilat penuh kepuasan setiap kali jemarinya yang kokoh mencabut kristal spiritual yang berkilau. Ia bahkan tidak menyisakan bagian tubuh berharga dari bangkai binatang itu.

*Jika Sistem yang menyebalkan itu berniat mengejekku karena bertingkah seperti orang miskin yang kelaparan, silakan saja,* batin Xiao Xuan sambil membersihkan sebutir kristal dengan ujung jarinya. Sebagai seorang pria dewasa yang realistis, ia tahu betul bahwa membangun pondasi yang kokoh untuk orang-orang tercinta membutuhkan akumulasi sumber daya tanpa henti, sekecil apa pun itu.

Namun, gerakan tangan Xiao Xuan mendadak terhenti.

Suhu di sekitarnya merosot tajam dalam hitungan detik. Udara hangat khas hutan tropis mendadak membeku, menyisakan embus napas yang berubah menjadi kristal es tipis. Dari balik reruntuhan pohon kuno di depannya, sesosok bayangan raksasa setinggi tiga meter melangkah keluar dengan keangkuhan yang mutlak.

**Kera Raksasa Badai Salju Peringkat Emas Hitam.**

Makhluk itu adalah salah satu penguasa rantai makanan yang paling ditakuti di Pegunungan Leluhur Suci. Berbeda dengan binatang liar biasa, kera raksasa ini memiliki struktur tubuh fisik yang sekeras baja, kendali mutlak atas elemen angin dan salju, serta yang paling berbahaya: kecerdasan taktis yang menyamai manusia dewasa.

Merasakan ancaman yang sesungguhnya, Xiao Xuan perlahan menegakkan tubuhnya. Atmosfer di antara keduanya seketika mengencang bagai dawai busur yang siap putus.

Menariknya, Kera Raksasa Badai Salju itu tidak langsung menerjang. Sepasang mata merahnya yang besar menatap Xiao Xuan dengan kombinasi antara kewaspadaan tinggi dan keserakahan yang membara. Sebagai makhluk cerdas, ia merasakan tekanan aura murni dari tubuh Xiao Xuan—sebuah tekanan magis yang hanya dimiliki oleh para penguasa tertinggi. Insting binatangnya berbisik bahwa jika ia berhasil mengoyak dada pria ini dan menelan garis darah murni yang mengalir di dalamnya, evolusi garis darahnya sendiri akan melompat ke tingkat yang tak terbayangkan.

Saling tatap di antara manusia dan monster itu menciptakan keheningan yang mengintimidasi. Akhirnya, dengan raungan yang menggetarkan isi dada, Kera Raksasa Badai Salju memutuskan untuk mengambil inisiatif serangan. Tubuh raksasanya melompat, membelah badai salju yang mendadak tercipta dari pusaran energinya.

Mengetahui ada jarak kultivasi yang cukup timpang antara dirinya dan tingkat Emas Hitam, Xiao Xuan tidak bersikap naif. Ia menarik napas dalam-dalam, membiarkan Kekuatan Jiwa di dalam dunianya bergolak hebat.

"Maju," bisik Xiao Xuan rendah.

Seketika, sebuah bayangan makhluk agung termanifestasi di belakang punggungnya, menembus kabut pegunungan dengan keagungan yang membuat alam semesta seolah membungkuk hormat. Makhluk itu memiliki kaki sekuat rusa, kepala menyerupai unta, sepasang mata kelinci yang berkilat mistis, leher meliuk bagai ular, perut sehalus kerang, tubuh yang dipenuhi sisik ikan emas, cakar setajam elang, serta telinga kokoh seumpama lembu.

Inilah wujud dari Roh Iblis mutlak milik Xiao Xuan: **Naga Leluhur**.

Kemunculan entitas legendaris ini memicu tekanan spiritual yang teramat masif, membuat gravitasi di sekitar mereka terasa berkali-kali lipat lebih berat. Namun, keserakahan telah membutakan akal sehat Kera Raksasa Badai Salju. Dengan raungan histeris, kera itu mengayunkan kepalan tangannya yang dilapisi pelindung es tebal, mengarahkannya tepat ke wajah Xiao Xuan.

Xiao Xuan menyipitkan mata. Dengan ketenangan seorang petarung berpengalaman, ia menggeser langkah kakinya sedikit ke samping, menghindari hantaman lurus tersebut seraya menggumamkan mantra di dalam hatinya: *Teknik Pertempuran Roh Iblis: Transformasi Naga Leluhur!*

Seketika, seluruh atribut fisik dan spiritual Xiao Xuan meledak secara eksponensial, meningkat hingga sepuluh kali lipat dari batas normal dengan bayaran konsumsi Kekuatan Jiwa yang berpacu cepat bagai air bah.

*Blarrr!*

Dua kekuatan fisik murni berbenturan hebat di udara. Gelombang kejut dari tabrakan itu menciptakan kawah sedalam satu meter di bawah kaki mereka, melemparkan debu dan pecahan es ke segala arah.

Kedua belah pihak terdorong mundur beberapa langkah. Namun, hasilnya segera terlihat jelas. Kera Raksasa Badai Salju melolong kesakitan saat cakar depannya retak dan patah berantakan, sementara Xiao Xuan hanya merasakan sensasi panas dan robek kecil di selaput antara jemarinya—sebuah luka minor yang langsung menutup berkat regenerasi cepat zirah emasnya. Dalam benturan fisik ini, Xiao Xuan memegang kendali mutlak.

Melihat senjata andalannya hancur, Kera Raksasa Badai Salju menjelma menjadi murka yang murni. Sadar bahwa ia kalah dalam pertarungan jarak dekat, makhluk itu melompat mundur dan membuka mulutnya lebar-lebar. Lusinan bilah angin raksasa sewarna perak melesat badai, mencabik-cabik udara dengan suara mendesing yang memekakkan telinga, mengarah langsung ke titik vital Xiao Xuan.

*Duar! Duar! Duar!*

Rentetan ledakan hebat menenggelamkan figur Xiao Xuan ke dalam kepulan asap dan serpihan material padat. Kera Raksasa Badai Salju mengembuskan napas berat, mengira musuhnya telah tercabik menjadi serpihan daging. Namun, saat angin gunung menyapu sisa asap, mata merah monster itu membelalak ngeri.

Xiao Xuan berdiri tegak di tempatnya tanpa bergeser satu inci pun. Seluruh permukaan kulit dan zirahnya kini dilapisi oleh sisik emas yang rapat dan berkilau, memancarkan aura yang justru semakin pekat dan mengintimidasi. Ia sama sekali tidak terluka.

"Hanya itu kemampuan terbaik dari penguasa Peringkat Emas Hitam?" Xiao Xuan membuka suara, nadanya datar, dingin, dan sarat akan provokasi matang seorang pria yang tahu jalannya kemenangan.

Semua ini adalah berkat teknik keduanya: *Perisai Kaisar Suci Naga Leluhur*. Sebuah kemampuan absolut yang mampu membentuk benteng sisik naga di sekujur tubuh, memantulkan seluruh kerusakan dari lawan dengan tingkat alam yang sama atau lebih rendah, sekaligus memulihkan 30% Kekuatan Jiwa miliknya dengan memanfaatkan sisa energi serangan musuh.

Melihat pertahanannya yang tidak masuk akal itu, Kera Raksasa Badai Salju akhirnya menyadari dengan kengerian terdalam bahwa manusia di hadapannya bukanlah mangsa, melainkan malaikat maut. Mengabaikan harga dirinya sebagai raja gunung, kera itu berbalik arah dengan panik, berniat melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya.

"Ingin pergi setelah mengacaukan hariku? Terlambat," ucap Xiao Xuan dingin. Tangannya terangkat ke udara, menggenggam takdir. "Lebih baik kau menyumbangkan nyapumu di sini. **Domain Naga Leluhur!**"

*Wushhh!*

Sebuah kubah energi transparan sewarna emas keunguan mendadak turun dari langit, menyegel ruang dalam radius ratusan meter secara mutlak. Begitu domain itu mengunci, Kera Raksasa Badai Salju langsung merosot berlutut, merasakan kekuatannya sendiri terkebiri secara drastis hingga 20% akibat penindasan hierarki garis darah naga yang superior. Sebaliknya, aura di tubuh Xiao Xuan justru melonjak naik, memberinya tambahan kekuatan dan dominasi penuh di dalam wilayah kekuasaannya.

Di dalam belenggu Domain Naga Leluhur, kera raksasa itu benar-benar kehilangan arah. Penyesalan terdalam menggerogoti sisa kesadarannya karena telah berani mengincar pria sedingin es ini. Dengan sisa-sisa tenaga yang ada, makhluk itu mencoba melakukan perlawanan terakhir yang menyedihkan.

Namun, Xiao Xuan bukanlah pria naif yang suka mengulur waktu atau memberikan kesempatan bagi musuhnya untuk membalikkan keadaan.

Dengan lambaian tangan yang taktis, sebuah tombak panjang berukir kepala naga—**Tombak Naga Suci**—termanifestasi di genggamannya. Xiao Xuan melompat membelah udara, gerakannya begitu cepat dan presisi hingga meninggalkan bayangan emas.

*Jleb!*

Satu tusukan berat dan telak menghantam tepat di pusat kepala sang kera raksasa, menembus tengkoraknya dengan kekuatan yang mutlak. Lolongan terakhir monster itu tercekik di tenggorokan, sebelum sepasang mata merahnya perlahan meredup dan kehilangan seluruh pijaran kehidupan. Tubuh raksasa itu tumbang, membawa keheningan kembali merajai Pegunungan Leluhur Suci.

1
HiaTus
amazing
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!