NovelToon NovelToon
Dendam Anisa

Dendam Anisa

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Hantu / Kutukan
Popularitas:67k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Anisa adalah gadis yang gendut dan juga pendek, beda jauh dengan sang adik yang bertubuh langsing serta berkulit putih.

siapa yang tidak tertarik bila melihat Arumi, bahkan mulut para tetangga juga tak segan mencemooh Anisa yang beda jauh dengan sang adik.

Hingga suatu hari Anisa di temukan tewas tergantung di dalam kamar, membuat seluruh keluarga menjadi berduka, namun mereka menutupi kematian Anisa yang gantung diri itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Anisa pulang

"Itu Anisa baru pulang dari kota ya." Mbak Nanda menunjuk Anisa yang baru datang menggunakan motor.

"Ah iya Anisa sudah datang ini, cepat hitung mang Saya mau segera pulang untuk memasak." Ningsih berkata kepada mamang sayur.

"Iya, sok atuh sini biar saya hitung sekarang." mamang sayur segera mengambil kantong besar untuk belanjaan Ningsih.

Anisa terlihat segar bugar dan tidak ada masalah di dalam diri gadis itu dan yang paling penting tidak ada yang merasa curiga bahwa Anisa pernah meninggal dunia karena gantung diri, sebab para warga memang tidak mengetahui tentang hal itu karena kematian yang terjadi pada Anisa sangar rahasia sekali.

Inan saja juga tidak akan tahu bila Amir tidak diberitahu oleh Arya, jadi saat ini hanya beberapa orang saja yang mengetahui tentang kematian Anisa dan mereka pasti akan sangat kaget ketika melihat Anisa segar bugar seolah tidak pernah mengalami kematian, bahkan mungkin Arya dan Purnama juga akan merasa kaget tentang kabar tersebut.

Ningsih segera pulang ke rumah sambil membawa belanjaan begitu banyak karena menurut dia akan segera memasak untuk Anisa, ibu-ibu yang lain sama sekali tidak peduli dengan hal itu Dan mereka beranggapan bahwa itu adalah hal yang wajar saja sebagai orang tua saat akan memasak untuk anak yang baru datang.

Padahal masalah utama saat ini adalah kehidupan Annisa kembali, mereka tidak mempermasalahkan hal itu karena tidak mengetahui bahwa Anisa pernah gantung diri di dalam kamar dia, bahkan dia juga tersimpan lama di dalam freezer yang ada di dalam rumah Ningsih sehingga rasanya sangat aneh bila mendadak saat ini dia pulang dengan keadaan segar bugar.

Bahkan tidak ada gejala sama sekali yang menunjukkan bahwa dia sedang sakit atau mengalami hal lain, jadi memang terasa cukup aneh namun itu hanya sebagian orang saja yang menganggap aneh. hal itu sangat menguntungkan untuk Anisa sehingga dia tidak perlu banyak menjelaskan kepada orang banyak tetap kematian yang sudah ia alami.

Praaaangg.

"Kak Nisa!"

Arumi sampai menjatuhkan piring yang sedang dia pegang ketika akan mengambil nasi goreng yang baru saja dia buat, tentu ini menjadi ketakutan begitu besar di dalam diri Arumi ketika melihat orang yang sudah meninggal dunia kini berdiri tepat dihadapan dia dengan senyum mengembang seolah tidak pernah ada kejadian aneh.

Ningsih juga masuk ke dalam rumah dan dia hanya menatap Arumi sesaat lalu dia menggandeng tangan Anisa untuk menuju dapur, Arumi terdiam karena tidak tahu harus bereaksi bagaimana saat ini setelah melihat Anisa yang kembali datang di dalam rumah tersebut, bagaimana bisa orang yang sudah meninggal dunia namun kembali datang dengan raut wajah ceria.

"Ibu, apa yang sudah terjadi ini?" Arumi mengejar Ningsih karena menuntut penjelasan yang tepat.

"Apa?" Ningsih kembali bertanya seolah tidak ada yang salah dari ini semua.

"Ibu! jangan berpura-pura tidak tahu seperti itu karena Kak Anisa sudah meninggal dunia dan kenapa sekarang dia hidup kembali?" Arumi rasa ingin menangis karena takut dan juga panik.

"Arumi kau sepertinya sangat ingin bila aku meninggal dunia ya?" Anisa mendekati Arumi sehingga gadis bungsu itu sampai terloncat karena ketakutan.

"Jangan, jangan dekati aku!" Arumi mundur karena ini sangat menakutkan bagi dia.

Masih terbayang di dalam pikiran Arumi ketika mayat Annisa tergantung begitu saja di dalam kamar dan kemudian yang membeku di dalam freezer itu, semua masih terasa begitu jelas dan sekarang malah mendadak saja dia muncul di depan mata dalam keadaan sehat dan seolah tidak ada hal aneh pernah terjadi.

Sungguh ini semua di luar nalar sehingga Arumi tidak bisa berpikir dengan jernih tentang apa yang telah terjadi saat ini, bingung dan juga ketakutan karena dia tahu sendiri bahwa Anisa sudah meninggal dunia namun sekarang justru berbicara seperti itu di hadapan dia dengan gaya yang begitu santai sekali sehingga Arumi gemetar ketakutan.

"Kalian itu sebagai saudara harus saling akur dan tidak boleh ada yang bertengkar." Ningsih berkata sambil memotong ikan.

"Tau Arumi ini orang aku mau mengajak dia berbicara pelan tapi malah ketakutan seperti itu." Anisa berkata santai saja dan dia segera duduk di kursi ruang makan.

"IBUUUU!" Arumi berteriak keras karena dia sungguh frustasi dengan keadaan saat ini.

"Kamu Kenapa berteriak keras seperti itu?" Ningsih menoleh kepada anak bungsu dia.

"Jangan berpura-pura tidak tahu seperti itu, kita semua tahu bahwa kak Anisa sudah meninggal dunia karena bunuh diri dan ibu juga menyimpan mayat dia di dalam freezer!" Arumi berkata dengan sangat lantang.

"Ya ampun gila sekali mulut kamu ini." Ningsih tertegun tidak percaya mendengar ucapan Arumi.

"Aku ada salah apa sih sama kamu sehingga kamu berpikiran bahwa aku mati bunuh diri dan kemudian disimpan juga dalam freezer?" Anisa menoleh kepada Arumi yang pucat pasti karena takut serta bingung.

Arumi tidak tahu harus berkata apalagi kepada manusia dua ini karena dia juga tidak tahu apa yang telah terjadi, mimpi mengetahui apa yang telah terjadi namun dia berpura-pura tidak tahu dan justru mengikuti alur sehingga Arumi pusing sendiri untuk menjelaskan bagaimana tentang permasalahan yang telah terjadi di dalam diri mereka.

"Kamu dari pada tenggelam dalam pikiran seperti itu dan sedang tidak ada pekerjaan maka lebih baik bantu ibu memasak." Ningsih tersenyum kecil.

"Aku bukan pengangguran dan sebentar lagi akan berangkat kerja, aku hanya ingin penjelasan Kenapa kak Anisa bisa hidup kembali seperti ini." Arumi rasa ingin terus berteriak.

Ningsih kembali diam seolah dia sama sekali tidak ada niat untuk menjawab atas pertanyaan yang keluar dari mulut Arumi itu, entah dia memang tidak ada jawaban atau karena memang tidak ada niat untuk menjawab apa yang telah terjadi sehingga Ningsih memutuskan hanya diam saja dan tutup mulut tentang kedatangan Anisa kali ini.

"Gila, ini semua sudah gila dan aku tidak sanggup untuk bertahan di dalam rumah ini lagi." Arumi menjambak rambut dia sendiri dan segera bergegas keluar.

"Kau jangan bertingkah seperti itu, Arumi! jangan menyebar fitnah dan berbicara tidak jelas kepada warga yang ada di desa ini." Ningsih masih sempat memberikan peringatan.

Namun tentu saja peringatan itu Arumi abaikan karena menurut dia dirinya harus segera memberitahu Purnama apa yang telah terjadi di rumah mereka saat ini, harapan Arumi hanya Purnama saja untuk mengungkap masalah yang sudah terjadi, kemarin dia minta tolong untuk mencari mayat Annisa yang menghilang secara mendadak namun sekarang dia kembali syok setelah tahu Anisa kembali dan sehat seperti tidak pernah meninggal dunia.

Selamat siang semuanya, jangan lupa like dan komentar kalian buat cerita autor ya.

1
Raffaza Direzky87
koswara kenapa gak ngmong aja, klo dapat tugas dari purnama untuk jaga kmpung juga
vania larasati
lanjut kak
Nurr Tika
ternyata member purnma yg bru ini punya kekuatan
ρυтяσ kang'typo✨
hadeh...jadi ingat sama Arya n Sam dulu🤣🤣🤣🤣dia pas barru ketemu pun gelud, siapa sangka mereka sekarang rukun toh walaupun sering debat
ρυтяσ kang'typo✨
wkwkwkwk... ketemu pocong gosong Digo, itu member Purnama yang baru 🥰
Tri Lestari
bisa di sucikan ngak sih Pur si Koswara,, lepas Pur dia benar calon menantu lho
Shinta Teja
kok Udin sih,Thor?! bukannya Digo ya🤔🤔🤔
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
malah pada berantem wkwk. . gak tau aja kalian di bawah naungan yang sama 🤣
K & T K & T
mlm jg Bess..
ga nyangka si pocong patah hati bs gelut jg👻
Apriyanti
sadis jg ni pocong hitam🤣🤣
Ass Yfa
kayaknya..Koswara deh kalo nggk salah😄
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Betri Betmawati
pocong nanti kau kna marah SMA Kiara kau apakan itu si Digo,
calon mantu pangeran ular itu,
ada yg datang ngk sich nolong Digo bisa mampus tu anak orang
Nengsih Irawati
Hadeh malah berantem sih😌
tse
aduh Digo... pantas aja Kiara belum mau dinikahi sama kamu wong kamu ngelawan pocong gosong aja kalah telak gitu ko🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jeakawa loving❤️
potam alias pocong hitam aja gimana😄
Sabrina Qheyla Putrie
🤣🤣🤣
Chie
Lucu deh sidigo dan sipocong
MiilaaManurung
😂😂😂
Brina
ky na blm ksh nm deh tu pocong gosong atau aq yg lupa yaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!