NovelToon NovelToon
TENTANG KAMU DAN DIA

TENTANG KAMU DAN DIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Cintapertama
Popularitas:736
Nilai: 5
Nama Author: MAMI ADRIELLA20

Mungkin ini jalan takdir atau rencana terselubung ku, ternyata tak perlu jauh aku mencari mu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan mereka

Bangun pagi, Mama dan aneka makanan sudah menyambut. Mandi pagi dan bersiap untuk serapan pagi, tetibanya aku dikeluarkan dari grup WhatsApp komunitas ada apa gerangan, Mungkin ada obrolan yang tidak bisa ku ketahui kalau dikeluarkan jadi anggota enggak mungkin sepihak begini dong.

"Nang masih nyeri rasa mu? Dibawa obat ini." Mama amat sibuk mengurus ku, aku suka dengan perhatian Mama. Dan nanti nya jika aku menikah aku akan seperti Mama, penuh perhatian.

[Syalom Miwa, nanti kita mau ada kegiatan kunjungan. ditunggu ya kehadiran kami] Waduhhh enggak enak banget aku sama grup ini, baru beberapa bulan ikut sudah berulang kali kunjungan mereka lakukan.

[Waduh merepotkan saja diriku, bukannya nolak kak... Cuman gak enak aja sudah beberapa kali aku membuat cemas kalian semua.]

Emoji senyum membalas pesan ku, tanda mengetik berarti penjelasan masih di susun dengan kata-kata Serapi mungkin.[Enggak kok kalau merepotkan enggak mungkin kami inisiatif, udah seperti biasa aja ya. Sediakan tempat aja cukup.] Apa-apaan ini the real persahabatan sejati, artinya nanti harus cepat pulang ibadahnya.

"Ma, nanti ada beberapa teman datang, kita pulang ibadahnya cepat ya." Papa kelihatan cuek tapi nanti lihat lah dia yang paling aktif diantara kami.

"Nanti pulang awal kita, kasih tau teman mu jam berapa bisa berkunjung." kata Mama menjelaskan.

Kami memilih berjalan kaki bersama, berhubung juga Gereja hanya dibelakang gang rumah warga, Mama dan Papa memilih untuk berjalan sekitar 7 menit lamanya, sembari bercerita sembari berjalan pelan-pelan supaya tidak berkeringat.

Sesampainya biasa, perkenalan dan cerita singkat asal-usul keluarga kepada beberapa jemaat, Papa nyambung dengan satu orang petugas jemaat, ketika ingin duduk Papa memanggil ku untuk berkenalan juga. "Ini lah boru paling kecil, satu sudah dipanggil Tuhan." kata Papa sebenarnya mereka menggunakan bahasa Simalungun cuman aku enggak begitu ngerti, jadi aku tulis yang ku pahami aja.

Rangkulan pinggang dilakukan Papa adalah cara jatuh cinta ku pertama kepada laki-laki, karena aku merasa hormat bisa bersanding dengan laki-laki yang merangkul area pinggang ku bukan area atas badan, menurutku itu area' sensitif ku.

"ini bapak Uda Nang, Adik sepupuku, kayak kau sama Dina." Begitulah bapak menjelaskan pertuturan budaya memanggil seseorang dalam suku Batak, bapak selalu mencotohkan hubungan ku dengan kerabat lain supaya aku langsung paham jalan saudara tadi. Dari penjelasan Papa aku tau kalau Papa dan Bapak itu sepupu dari kakeknya nya mereka, bisa-bisanya ketemu disini batinku."Gereja disini aja Nang, banyak disini keluarga kita," bujuk rayunya untuk menjadi anggota gereja ini.

Bukannya aku enggak mau, but aku juga belum ada hati untuk mendekat kepada sang pencipta, maaf kan aku Tuhan, senyum ku sebagai tanda aku menghargai ajakan itu tanpa ada kata penolakan dan penerimaan.

Berawal dari sebuah prosesi pendeta dan para petugas ibadah masuk kami menyanyikan lagu rohani berbahasa suku kami, ya gereja kesukuan ini adalah kebanggaan buat Papa jika menemukan nya dimana pun berada, ada puji-pujian dan persembahan. Disini khotbah pendeta di ambil dari ayat :

1 Yohanes 1:9: "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

Lukas 15:4-7: "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?"

Ayat-ayat yang ku ringkas menjadi sebuah pegangan teguh untuk menjalani hidup. Selama ini aku salah Tuhan, sebagai domba yang hilang aku kurang menyadari betapa baiknya engkau atas hidupku. Bahkan

 setelah penyelamatan hidup ku, aku

tidak menyerahkan jiwa ku kepada nya.

Wajar kah aku di ampuni Tuhan, aku ingin mendekat kepada mu. Aku ingin memulai hidup yang baru atas penyelamatan mu aku mengucapkan terimakasih Tuhan. Aku domba yang hilang ingin kembali kepada mu, kepada kasih setia mu pakailah aku Tuhan.

Ibadah selesai dengan hikmat, saling berjabatan tangan dan kami diantar pulang bersama satu keluarga kebetulan satu komplek dengan rumah kami. Mereka saling bercerita namun membawa candaan dengan menjodohkan anak masing-masing, aku hanya tersenyum melihat kedua pasangan didepan ku ketar-ketir dengan usia anak, namun pernikahan tak kunjung dilaksanakan.

Berkat melimpah buat ku ya Tuhan, akhirnya pesanan ku datang juga. Kipas angin untuk ruang tamu.Rumah lumayan panas mungkin karena pentilasi udara yang kurang atau memang kalau perumahan begini nasibnya.

Mama suka dengan cara ku seperti ini menambah barang keperluan rumah, kata Mama kalau nambah barang dalam rumah itu bisa manggil rezeki lainnya untuk datang.

Di belakang Mama sudah siap dengan teh, dan juga masih ada waktu buat lapet, sejenis makanan dari tepung ketan dan sebagian di kasih gula merah di tengah-tengah nya. Aku tidak bantu begitu banyak jadi tidak bisa menjelaskan lengkap bagaimana proses pembuatan nya.

Teh dibuat dalam toples begitu menyusul lapet masih panas, nampaknya mereka tidak dapat datang karena hujan semakin deras. Aku tidak berharap begitu besar mereka datang, Mama juga tidak mempersalahkan bila mereka tidak dapat hadir.

Ehhh tau-tau nya mereka datang tiba-tiba malah basah-basahan pula karena jarak parkir terlalu jauh katanya. "Siapa aja yang datang," kataku menyambut mereka.

Kali ini mereka tidak begitu banyak mungkin hanya ada 8 orang, cuman ya itu meriah banget adanya mereka. "Bang Dean masih cari parkir." Ha bang Dean datang, aku tersenyum sedikit.

Mereka bantuin Mama mempersiapkan makanan, ada kue bolu dan juga ikan mas entah siapa ide-idenya buat seperti ini aku pun gak tau lah. "Jadi kau Boru apa Nang" sapa mama kepada ke-5 cewek dibelakang.

"Kami dua Boru Saragih inang Uda, kalau ini Boru Sitorus. Ini Boru purba," tunjuk mereka kepada diri masing-masing. "Kalau laki-laki yang dekat pak Uda itu," maksudnya pak Uda disini ialah Papa. "Itu marga Nainggolan, sebelahnya marga Marpaung ada satu lagi marga Manullang." Jelas kakak semarga dengan ku.

"Ohhh iyalah."

Mama dan mereka saling kompak, bagai anak sendiri Mama menghapal cerita-cerita yang para kakak ku bagikan kepada Mama. Dan yapp diatas itu semua aku bersyukur atas kedekatan mereka kepada orang tua ku.

Bang Dean datang, Mama Papa menyambut kedatangan nya dengan penuh bangga. Ia amat basah ternyata mobilnya terjebak dalam lubang galian di proyek baru, teman-teman tertawa mendengar cerita itu sementara Papa mulai sibuk mencari baju dan celana untuk bang Dean berganti.

"Ganti baju mu mang," kata Papa mempersilahkan bajunya di pakai bang Dean. Baju kaos polo berkerah dan juga celana keper khas style bapak-bapak banget. "Waduhhh makasih tulang, bagus kali baju ini enggak pulang lah nanti ini." kata bang Dean pada Papa, Papa tertawa." Hahaha gak pulang pun gak apa-apa, masih banyak dirumah kek gitu. Dalaman mu amannya?"

"Aman Tulang," bang Dean memakai baju Papa, Papa memang begitu orang nya suka berbagi barang, makanya kadang teman-teman nya sebut Papa itu palugada. Apa Lo butuh gua ada.

1
Zanahhan226
aku mampir nih, Kak..
semangat, yah..
jan lupa mampir juga..
kita saling dukung, yah..
💪💪💪
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
MAMI ADRIELLA20: woke kak, terima kasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!