" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 13
--''Sis,apa kamu tidak melihat saka tadi"! Tanya seorang wanita yang kini sedang mencuci tanganya di depan wastafel bersaman dengan Siska.
"Melihat , dia masih sama dingin dan tampan"! Sahut siska yang juga sedang mencuci tanganya.
Alea yang masih berada di dalam satu bilik toilet pun memutuskan untuk tidak keluar dulu,dan mendengarkan wanita yang sedang membicarakan kekasih pura puranya.
" Kenapa tidak kamu coba deketin dia,bukankah kamu juga tahu jika saka dulu diam diam menyukaimu waktu SMA".Seru wanita itu lagi, mata alea membulat sempurna dan semakin menajamkan pendengarannya.
"Aku tahu, tapi aku tidak percaya diri apalagi sikapnya yang begitu dingin, aku takut jika aku sendiri yang baper"! Sahut Siska sambil menatap dirinya pada pantulan cermin.
"Ingat umur, kau sudah umur 26 tahun dan belum menikah,apa salahnya mendekati nya, dengar dengar dia adalah seorang CEO perusahaan Aditama grub,menggantikan tuan bahra ayahnya.kalau kamu bisa mendekati saka dan menjadi istrinya bukankah hidupmu akan terjamin hingga tuju keturunan"! Mendengar itu Siska terdiam apa yang di katakan temanya memang ada benarnya.kalau tidak berusaha mana akan tahu berhasil tidaknya, senyum miring pun terukir indah di wajah Siska .
"Aku akan mencoba mendekatinya , ayoo"!! Kata Siska akhinya sambil mengajak temanya kembali ke ruang VIP.di dalam toilet Alea sudah mengepalkan keduanya tanganya geram.
"Jangan sampai aku bertidak, kalau dia berani mendekati kekasih ku"! Gumam Alea dengan rahang yang sudah mengeras .
"Pura pura ,maksudnya"! Lanjut Alea lagi yang selalu nya lupa akan hal itu , Alea segera keluar dari toilet dan kembali menemui saka di ruang acara.dan benar saja saat baru masuk di tempatnya duduk sudah ada siska yang mendudukinya.
"Hai, saka"!
Glek"!!
Saka menatap sekilas ke arah wanita manis disampingnya namun dengan cepat dia memalingkan wajahnya lagi.
Hemmm"!! Sahut saka.
"Apa kabar saka"! Tanya Siska lagi yang masih trus berusaha.
"Ini tidak bisa dibiarkan,jangan sampai ulat bulu merusak uang 10 jutaku"! Kata Alea lirih lalu segera melangkah mendekat ke arah saka.
"Sayang"!! Panggil Alea dengan manjanya. Mendengar itu bukan hanya saka yang sontak melihat ke arah Alea namun seluruh orang yang mendengarnya pun ikut menatap ke arah Alea.
"Siapa gadis cantik ini"! Gumam siska yang baru pertama melihat gadis ini di dalam hidupnya, dia terlalu muda tidak mungkin kan jika dia kekasih saka, atau jangan jangan adiknya,tapi jika adiknya kenapa panggilnya sayang". Ya begitulah isi pikiran Siska saat ini.
Karena tidak ada bangku yang kosong disamping saka,dengan cerobohnya alea langsung mendudukan bokongnya diatas pangkuan saka.
Seluruh mata yang melihatnya pun menatap tak percaya dengan kelakuan Alea yang seberani itu duduk diatas pangkuan beruang kutub.
Mata saka membulat sempurna ,dengan dada yang terasa sesak,oksigen di paru parunya pun serasa habis ,jantungnya juga ikut berhenti berdetak. Untuk sesaat keheningan terjadi di ruangan tersebut.
Begitupun dengan siska menatap tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.
"Sayang apa masih lama aku sudah capek sekali"! Kata Alea pelan dan terlihat begitu menggoda, jakun saka naik turun medengarnya apalagi wajah keduanya begitu dekat saat ini.
"Sial,perasaan apa ini"! Gumam saka dalam hati, dengan cepat saka mengangkat tubuh ramping Alea dan memintanya berdiri.
''kalau begitu ayo kita pulang "! Kata saka akhirnya,semakin lama bersama Alea semakin cepat juga dirinya mendekati azal nya karena sengatan sengatan entah apa yang terus merasuk kedalam jantung dan hatinya.
Alea mengangguk lalu kembali menggandeng lengan saka dengan begitu mesra ,keduanya pun berjalan beriringan keluar dari ruang tersebut,
Darel masih diam mematung menatap kepergian saka dan kekasihnya,otak dan matanya tidak bisa bekerja saat ini melihat fenomena yang tidak pernah dia bayangkan semasa hidupnya mengenal saka.
"Darell,siapa gadis itu"! Tanya Siska dengan wajah yang sedikit kesal.
"Darell"!! Panggil siska dengan suara yang naik satu tingkat, darell pun terlonjak kaget lalu menatap ke arah Siska.
"Ada apa"! Tanya darel sekali lagi kepada Siska.
"Siapa gadis yang bersama saka tadi". Tanya siska mengulangi pertanyaannya.
"Itu Alea,kekasih saka"! Jawab darell seperti paa yang dia ketahui barusan.
"Apaa"! Pekik siska tidak percaya, bukankah temannya tadi bilang saka masih sendiri dan belum punya kekasih tapi kenyataan nya.
"Tidak bisa di biarkan"! Gumam siska,wajah kesalnya terlihat jelas saat ini.
---- saka dan Alea berjalan menuju parkiran di mana supir masih setia menunggu keduanya . Pak Nanang supir pribadi sarline pun segera keluar mobil saat melihat tuan mudanya sudah keluar dari restoran tersebut,dan langsung membukakan pintu.
"Pak, antar gadis ini pulang"! Satu kata yang keluar dari saka saat sudah masuk kedalam mobil dan duduk disamping Alea,sebelum wajahnya berubah menjadi kanebo kering lagi.
Keheningan pun terjadi di dalam mobil tersebut , Alea memilih melihat keluar jendela otaknya sedang berfikir keras memikirkan wanita genit yang bisa mengancam gaji 10 juta nya jika sampai saka jatuh di pelukan wanita ular tadi.
"Mendingan jatuh ke pelukan ku kan dari pada wanita genit tadi, lagian sama sama kerempeng nya saja, tapi masih cantikan aku di lihat dari lubang semut pun"! Gumam Alea sesekali Alea menggeleng gelengkan kepala tanpa sadar jika mobil mewah tersebut sudah berhenti tepat di depan rumahnya.
"Nona sudah sampai"! Kata pak Nanang sambil melirik sekilas ke arah Alea lewat kaca spion. Namun gadis itu masih sibuk dengan isi otaknya.
"Nona"!! Panggil pak Nanang sekali lagi, namun lagi lagi Alea masih diam tak bergeming.
"Tuk.tuk.tuk.
Saka mengetuk ngetuk kepala Alea pelan karena tidak tahu lagi harus bagaimana memanggil gadis yang sedang melamun tidak jelas itu .
" Ada apa"!! Tanya Alea sontak menatap ke arah saka .
"Turun"!! Satu kata singkat padat dan jelas ,hingga membuat Alea menatap keluar kaca mobil dan baru sadar jika mobil sudah berhenti tepat di depan rumahnya.
"Hehee, sudah sampai ya"; sahut Alea sambil tersenyum kecut kearah saka.sedang kan saka hanya berwajah datar melirik sekilas ke arah Alea.
"Thanks ya,, kalau butuh kerjaan langsung hubungi aku"! Kata Alea sambil keluar dari dalam mobil begitu saja.
"Jalan,pak"!! Kata saka dari kursi belakang .
"Baik tuan"!! Pak Nanang segera menginjak pedal gas dan langsung pergi meninggalkan Alea yang masih berdiri di pinggir jalan.
"Dasar laki laki kulkas"! Pekik alea sambil menatap mobil yang sudah menjauh dari hadapanya.
"Untung bayaran nya besar ,kalau tidak sudah aku tendang pantatnya dari muka bumi ini"! Geruntuh Alea sambil melangkah masuk kedalam rumahnya.
"Assalamualaikum"!! Kata Alea sambil membuka pintu rumahnya .
"Walaikumsalam, " jawab Bu Hanik dari dalam rumah tersebut.
"Baru pulang,Al"!
''iya Bu"!! Jawab Alea sambil mendudukan bokongnya di kursi meja makan.
"Loh, bukanya tadi kamu tidak pakai baju itu Al, itu baju siapa setahu ibu kamu tidak pernah punya baju seperti itu"! Tanya bu Hani sambil menyapa penampilan Alea yang berubah 200 derajat dari sebelumnya. Otak Alea yang cerdas itu tidak kehabisan akal .
"Oh ini, baju nya sarline Bu, tadi di pesta bajuku terkena minuman akhirnya sarline meminjamkan ku baju "! Jawab Alea tanpa ragu. Terlihat Bu Hanik mengangguk anggukan kepala.
"Bu aku istirahat dulu ya, capek"! Kata Alea sambil beranjak dari duduknya dan melangkah masuk menuju kamarnya.
"Untung saja ibu tidak curiga"; gumam Alea sambil mengelus dadanya.