Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
"Kamu ini bagaimana sih, Ken? Masa ga bisa melarang istrinya keluyuran?" omel mama pada Keanu.
"Mau gimana lagi, ma." jawab Keanu santai.
"Kamu itu kenapa jadi lembek gini sih? Biasanya kamu tegas sama istrimu tapi kini liat, dasar penakut." umpat mama saking kesalnya.
"Mama apa ga capek marah - marah terus? Nanti darah tinggi kambuh, aku dan Mirna jadinya tambah repot." balas Keanu.
"Dasar anak durhaka. Kamu mendoakan mama sakit?" hardik mama emosi.
"Bukan gitu ma, aku cuma memperingatkan mama aja kok."
"Ga di ingatkan mama juga tau. Kamu liat pekerjaan rumah begitu banyak, kenapa kamu ga suruh istrimu untuk membereskan semuanya? Ini malah keluyuran ga jelas." ujar mama kesal.
"Nanti aku kasih tau Luna, ma."
"Kamu itu harus tegas, biar ga di injak - injak nantinya."
"Iya, ma."
"Tumben pada ngumpul, lagi obrolan apa?" tanya Mirna yang sudah bergabung dengan mama dan Keanu.
"Biasa kakak ipar kamu. " jawab mama dengan wajah manyun.
"Kenapa lagi kak Luna, ma?" tanya gadis itu.
"Tau tuh abangmu takut amat sama istrinya sekarang, istri keluyuran bukanya dilarang malah di biarin." kekesalan mama makin bertambah karna Mirna terus saja membahas tentang Luna.
"Tapi kak Luna udah masak kan dan berbenahkan, ma?" tanya Mirna.
"Boro - Boro masak dan berbenah, kamu ga liat rumah malah berantakan kaya gini?"
"Loh kok bisa sih, biasanya kak Luna membereskan semuanya. Abang ga marahi?" Tanya Mirna pada Keanu.
"Abangmu lembek sekarang. Mana berani dia marahi istrinya." sindir mama.
"Ya ga boleh gitu bang, kalau kak Luna ga masak kita mau makan apa? Trus yang beresin rumah siapa? Cuci piring, cuci baju, setrika baju. Aku ga mau lagi bang ngerjain itu semua. Kuku tanganku pada tidak semuanya. Tanganku jadi kasar." keluh Mirna.
"Pusing aku dengarin kalian ngeluh mulu, kerjain aja sendiri punya masing - masing. Baju tingal laundry apa susahnya. Cuci piring setiap kali habis mengunakan, beres. " Keanu jadi tersulut emosinya karna tekanan mama dan adiknya. Lelaki itu membanting buku yang ia pegang dan menimbulkan bunyi yang cukup keras membaut mama dan Mirna terinjak kaget. Mereka berdua langsung terdiam kala melihat jilatan amarah di mata Keanu.
Keanu yang tengah pusing dengan perubahan sikap istrinya makin pusing oleh ocehan mama dan adiknya memilih pergi ke ruang kerjanya Riang kerja jadi rumah yang paling batman bagi dirinya, di sana tak ada seorang pun yang bakal menganggu dirinya.
"Ma, abang kok kaya gitu ya?" tanya Mirna saat detak jantungnya sudh normal kembali.
"Mama juga ga tau, ga biasanya abangmu seperti itu. Apa dia lagi ada masalah ya dikantor?" tebak mama.
"Bisa jadi sih, ma. Aku kok takut ya ma liat abang marah kaya gitu. Rasanya tatapan matanya mau menelan kita bulat - bulat."
"Mama baru kali ini liat abangmu sebegitu marahnya, menyeramkan."
"Ma, laper?" rengek Mirna.
"Ya makanlah kalu lapar."
"Makan apa, ma? Di dapur ga ada makanan ma."
"Makasih sendiri."
"Ga bisa ma, mama yang masakin ya." rengek Mirna manja.
"Ga, mama lagi capek. Beli aja di luar."
"Uangnya?" Mirna menadahkan tanganya.
"Pakai duit kamu sendiri. Bukanya kamu baru dikasih uang jajan sama abang kamu?"
"Itu buat jajan sebulan ma, kalau aku pakai nanti uanganya ga cukup." karna kesal dan tak mau berdebat lagi akhirnya wanita itu memberikan selembar uang dua puluh ribuan pada Mirna. Mirna langsung pergi setelah menerima uang itu sambil tersenyum.
...****************...
Assalamualaikum kk, apa kabar hati ini?
Jangan lupa komentar dan likenya yang banyak ya kk😘👍🙏
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat