Kejadian Yang tidak terduga membuat kesalahpahaman di antara mereka.
Giovaro Putra Admaja
"Jika Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, Maka biarkan aku tetap salah agar aku tetap mencintaimu dalam kondisi apapun "
Nadira Queensha Candradinata
" Aku mencintaimu, namun kau begitu sempurna hingga membuatku sulit untuk mengimbangi mu"
BECAUSE OF YOU VARO
SCUEL MY HUBBY IS A PRESDIR SESION 3
BANYAK PERBEDAAN DENGAN CERITA SEBELUMNYA, TIDAK ADA PERJODOHAN DISINI!!
Salam Bahagia untuk kalian semua
From Author - Novelia Prasojo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noveliaprasojo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 12
Sepulang sekolah Nathan mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan yang cukup senggang karena ia memilih jalan pintas, Ia memang lebih senang mengendarai motor dari pada mobil, ntah kenapa tapi dia merasa nyaman menyatu dengan alam sekitar.
Sesampainya di tempat tujuannya nathan membuka helmnya dan sedikit mengacak rambutnya serta memakai kembali kacamatanya.
Dengan langkah tegap Nathan berjalan memasuki sebuah gedung yang terlihat menjulang tinggi, masih menggunakan seragam sekolah yang berbalutkan jaket kulit berwarna hitam.
" Selamat datang tuan muda " Sapaan Para karyawan yang menunduk hormat pada Atasan mereka.
Dengan senyum manis yang tampak ramah tanpa menjawab ia berlalu menuju ruangan pribadinya.
"Kau sudah datang ?" tanya seseorang yang tengah menunggu nathan di ruangannya.
" Hm , jika belum tidak mungkin aku Disni " Jawab lintang dengan santai sambil meletakan tas sekolahnya di atas sofa.
" Kau lelah ?" tanya orang itu sambil menatap Nathan yang duduk di sebelahnya sambil bersandar menengadahkan kepalanya menatap langit-langit ruangan itu.
" Tidak, hanya sedikit pusing saja " jawab nathan, " Apa pekerjaan mu sudah selesai ?" tanya Nathan pada orang itu.
" Sudah, ini lihatlah " Reno menyodorkan sebuah berkas padanya.
Nathan menegakkan tubuhnya dan menerima berkas tersebut. Perlahan Nathan membuka berkas itu dan membacanya dengan serius.
" Ariella Jihan Admaja " Gumam nya sambil tersenyum manis membuat Reno yang duduk di sebelahnya menatap Nathan bingung.
" Apa kau menyukai nya ?" tanya Reno
" Mungkin "
" Tapi dia putri dari Keluarga Admaja, Dan kau jelas tau siapa mereka " Reno berkata seperti itu tentu tidak ingin Nathan bermain-main lagi, jika ingin tentu dia akan sangat melarang keras jika Putri keluarga Admaja yang akan menjadi mainannya.
Walau Keluarga Nathan setara dengan mereka, tetap saja tidak baik jika berurusan dengan keluarga Admaja.
" Aku tau, Aku juga tidak sebodoh itu " Saut nathan kesal " kali ini aku bersungguh-sungguh" Ucap Nathan serius membuat Reno sedikit terkejut.
Pasalnya, selama ini Nathan hanyalah bermain-main kepada setiap wanita, karena wanita yang mendekati nya pasti tidak pernah tulus atau hanya menginginkan materi saja. Jika Keluarga kaya, Nathan tidak suka karena mereka terkadang terlalu sombong dan membanggakan kekayaan yang mereka miliki juga selalu berbuat seenaknya pada orang-orang kecil.
Nathan, Di usianya yang hampir menginjak 18 tahun, dia sebenarnya sudah menyelesaikan studinya, namun saat ini dia hanya ingin bersenang-senang sambil mengurus perusahaan yang ditinggalkan oleh mendiang papanya.
Ya, Papa Nathan sudah meninggal 1 tahun lalu, tepat dihari ulang tahunnya yang ke 17. Itu adalah pukulan terbesar dalam hidupnya saat itu, sedangkan mamanya, sejak saat itu menjadi pendiam dan selalu mengurung diri dikamar dengan pandangan yang kosong sampai sekarang, bahkan tubuh mama nya sudah seperti mayat hidup yang tidak punya aura kehidupan sama sekali.
Mengingat itu membuta hatinya semakin sesak, Nathan adalah sosok pemuda yang ceria, namun sejak kematian papanya dan perubahan sang mama ia menjadi pribadi yang lebih tertutup kepada orang lain.
Walau begitu ia tetaplah ramah kepada setiap karyawan kantor, karena sejak itu menurut Nathan mereka lah yang ada di sisi nathan menemaninya menjalankan bisnis peninggalan papanya, tanpa mereka Nathan tidak akan bisa menjalankan ini semua.
Nathan sangat menghargai mereka, tentu saja !.
" Baik lah jika kau bersungguh-sungguh, Berjuanglah untuk itu, karena usaha tidak akan pernah membohongi hasil" Reno menepuk pundak Nathan dan berlalu pergi meninggalkan Nathan di ruangannya sendiri.
" CK, Padahal dia selalu gagal jika mendekati wanita " gumam Nathan tersenyum tipis.
Nathan melanjutkan pekerjaannya yang sudah menumpuk karena ia tinggal ke sekolah, tidak penting sebenarnya, tapi ia hanya ingin merefresh otaknya dari pekerjaan kantor yang membosankan.
Dia memang anak yang cerdas, tapi dia lebih senang bersenang-senang dari pada harus dihantui dengan berkas-berkas yang menumpuk.
Tapi semua itu tidak sia-sia karena di sekolah ia bertemu dengan gadis yang mampu membuatnya merasa tidak ingin apapun asal melihatnya tersenyum ceria dengan kepolosan dan tingkah lucu nya.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, sore itu Nathan kembali kerumah, Usai membersihkan diri ia kedapur memasakan sesuatu untuk mamanya. Bukan tidak ada pelayan tetapi Nathan memang selalu melakukan hal itu jika ia ada di rumah, setidaknya sang mama akan tersenyum saat sedang memakan masakan buatan Nathan.
" Malam ma " sapa Nathan pada sang Mama yang terlihat sedang duduk bersandar pada dipan ranjang kamar itu sambil menatap kosong pada album foto mendiang sang papa.
Nathan hanya bisa tersenyum kecut melihat hal itu, Sudah hampir satu tahun mama Nathan masih tetap seperti itu. Nathan menghela nafas panjang memikirkan Bagaimana caranya agar mamanya kembali seperti dulu.
Bahkan ia sudah memanggil beberapa psikolog untuk membantu mama nya, namun hasilnya masih tetap nihil.
" Ma " Ucap Nathan dengan lembut sambil menggenggam tangan mamanya yang dulu selalu membelai dan memanjakan dirinya.
Nathan mencium tangan itu dengan lembut, tanpa terasa air matanya mengalir, tapi Nathan dengan cepat menghapusnya dan kembali tersenyum menatap orang tua satu-satunya yang ia miliki saat ini.
" Ma, Aku bawa masakan kesukaan mama, mama makan ya " Nathan tersenyum ceria seolah tak terjadi apa-apa sambil menyendokkan makanan itu.
Perlahan mulut mama Nathan terbuka dan menerima suapan Nathan. Sebuah senyum terbit dari bibir mama Nathan saat merasakan makanan itu.
Melihat senyum sang mama hati Nathan Menghangat, lelah nya seharian ini seakan terangkat begitu saja. hingga suapan terakhir senyum itu tak pernah surut dari bibir Mamanya.
Nathan meletakan piring yang sudah kosong di atas nakas dan memberi minum kepada sang mama. Dengan lembut Nathan mengelap sisa makanan yang ada di bibir mama Nathan.
" Ma, Aku hari ini sangat lelah " Nathan merebahkan kepalanya diatas pangkuan sang mama, Perlahan tangan mama Nathan terangkat dan mengelus lembut kepala putra nya itu. Nathan memejamkan matanya ini lah yang ia rindukan dari mamanya itu.
" Ma, ingin menceritakan sesuatu pada mama " sejenak Nathan berhenti memikirkan sosok Jihan yang terlintas di dalam pikirannya.
" Ma, Disekolah ada seorang gadis yang berhasil menarik perhatian ku, Dia gadis yang sangat cantik dan unik, Mama pasti akan menyukainya, Ma, Mungkin aku Jatuh cinta padanya sekarang. Ini memang terlihat konyol, karena kami baru sekali bertemu, tapi.... ini lah yang aku rasakan " Nathan membayangkan senyum manis Jihan yang selalu menghantui pikiran nya.
Tanpa nathan sadari, mama nya tersenyum tipis sambil terus mengelus kepala nya yang membuat Nathan semakin nyaman.
" Tapi ma, Sepertinya dia masih terlalu polos, Pasti akan sulit untuk mendekati nya, tapi aku berjanji suatu saat nanti, aku akan memperkenalkan nya pada mama " Lama kelamaan Nathan tertidur dalam pangkuan sang mama dengan senyum yang menghiasi wajah tampannya.
Mama Clariss Menunduk melihat wajah damai putra nya dengan mata yang berkaca-kaca.
" Maaf kan mama sayang " gumamnya mencium kening Nathan dengan air mata yang membasahi pipinya.
.
.
.
.
.
Bersambung
Seperti yang aku bilang sebelumnya,part ini masih membahas tentang Nathan .
Dan karena Cerita ini tentang Varo jadi Jihan dan Nathan Mampir-mampir Aja yes. Buat yang suka mereka nanti aku bikinin judul sendiri, karena disini Lebih Fokus ke Varo. biar gak terlalu kacau seperti Varrel Vania, Keanu dan Fira.
Love Love untuk kalian.Makasih yang udah setia nunggu yes
Penasaran kelanjutannya ? tetap stey yaa🥰
Jangan lupa untuk dukung terus karya aku dengan cara like komen n Vote YESS.
Sementara GC di kunci ya, jadi Belum terima tamu karena masih ada pembersihan GC.
Terima kasih .
Happy Reading gays
up dong kak,sayang ngak d lanjutin kak
ku menunggu...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
ayo up dong Thor.......