NovelToon NovelToon
Karma Sang Penjual Jiwa

Karma Sang Penjual Jiwa

Status: tamat
Genre:Horor / Contest / Tamat
Popularitas:212.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: Ni R

Demi sebuah kekayaan dan ketenaran, wanita yang sudah berusia 28 tahun itu dengan tega menjual jiwa-jiwa orang yang tidak berdosa.

Bukan tak berdosa, hanya saja Kinan ingin membalas dendam atas sakit hati nya kepada penduduk kampung yang selalu menghina keluarga nya. Bahkan, ayah Kinan meninggal secara tragis di tangan kepala desa hingga membuat Kinan semakin yakin untuk membalas dendam.

Sangat mulus, ketika Kinan menumbalkan satu nyawa, maka harta kekayaan nya akan semakin bertambah. Namun, seiring berjalan nya waktu sesuatu yang instan itu tidak akan bertahan lama.

Tanpa sengaja, seorang anak pemuka agama dari kota sebelah jatuh cinta pandangan pertama pada Kinan. Di mulai dari perkenalan itu lah yang membuat hidup Kinan perlahan menjadi hancur.

Jangan lupa baca karya aku ya😊😊

Jangan lupa juga Like Vote Rate and Coment terimakasih😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13.Ritual Kinan

"Apa yang membawa mu datang ke sini lagi?" tanya mbah Joyo yang masih setia di depan sesajen nya.

"Aku sedang ingin berendam di danau mbah."

"Ada apa dengan mu?"

"Entahlah mbah hanya ingin saja."

"Jiwa mu sudah terpanggil agar kau kelak awet muda."

"Apa maksud nya mbah?" tanya Kinan tidak mengerti.

"Lakukan saja ritual nya malam ini, kau akan merasakan sendiri nanti. Makanlah bunga melati ini, dan minumlah ini." perintah mbah Joyo.

"Minuman apa ini mbah?" tanya Kinan merasa jijik.

"Ini adalah darah ular yang aku tangkap langsung dari hutan, darah ini sudah ku rapalkan mantra-mantra agar kelak kau bisa awet muda juga semakin terkenal."

Kinan menegang, lagi-lagi hati dan jiwa nya sudah di rasuki yang tak terlihat. Kinan meneguk habis darah tersebut, dengan santai nya wanita itu melahap habis bunga melati yang ada di depan nya.

"Apa yang kau rasa kan Kinan?"

"Aku merasakan jika tubuh ku semakin ringan dan entahlah mbah semua nya serasa nyaman." jawab Kinan bingung.

Mbah Joyo tertawa nyaring, hati nya puas melihat Kinan yang semakin menurut dengan nya.

"Siapa tumbal mu selanjut nya?" tanya mbah Joyo.

"Beberapa warga yang telah menyebabkan kematian bapak ku mbah."

"Bagus, habisi mereka yang telah menyakiti mu."

Malam mulai menyapa, Kinan melaksanan perintah dari mbah Joyo yang akan berendam di danau. Kinan duduk semedi di dalam air pinggir danau. Kinan merasakan ada yang membekap tubuh nya dengan hangat, namun sesuai perintah, Kinan tidak boleh membuka mata meski apa pun yang akan terjadi.

Riuh gemercik tiba-tiba terdengar di telinga Kinan, bisikan demi bisikan terus saja ia dengarkan. Hati dan jiwa nya sudah menjadi kelabu gelap berbalut wajah cantik nya.

Bulan purnama dengan bulat sempurna, menerangi malam Kinan yang sakral. Dari jarak dekat, tiba-tiba muncul sosok yang menyerupai bapak Kinan, sosok tersebut menangis kesakitan. Kinan yang merasa kenal dengan suara tersebut kemudian membuka mata, deg....mata nya melotot saat mendapati bapak nya dengan wajah pucat pasi berbicara pada nya.

"Balas kan dendam bapak Kinan." ucap sosok tersebut.

"Bapak, Kinan Rindu." ujar wanita dengan balutan kain batik cokelat.

"Balaskan dendam bapak Kinan." ucap sosok itu sekali lagi, namun asap tebal menyelimuti sosok bapak Kinan. Sosok tersebut tiba-tiba hilang dengan seiring nya asap yang juga menghilang.

Kinan Histeris, wanita itu berteriak mencari bapak nya, ia memukul-mukul permukaan air yang sangat tenang itu.

"Bapak........."teriak nya dalam keheningan malam. "Kinan janji akan membalas semua yang telah mereka lakukan pada bapak." ucap wanita yang sudah dengan derai air mata nya.

Fajar menjelang, danau itu nampak indah dengan tetesan embun yang berjatuhan.Kinan mulai bangun, ia keluar dari air yang sangat dingin namun tak sedikit pun Kinan merasakan kedinginan. Kinan mengambil baju putih yang ia bawa tadi malam, ia berganti pakaian kemudian pulang menuju gubuk mbah Joyo.

Wanita itu seperti nya kaku, wajah nya pucat tapi ia terlihat kuat. Kinan kemudian meminum ramuan yang telah di sediakan oleh mbah Joyo.

"Minumlah, masih hangat dan kau akan segar kembali."

Tanpa bertanya, Kinan meminum ramuan tersebut. "Ini sangat enak." ucap nya.

"Bagaimana dengan tubuh mu?"

"Seketika rasa nya ringan nyaman dan aku seperti berada di atas awan."

"Pulanglah, ibu mu sedang khawatir pada mu." perintah mbah Joyo.

Kinan kemudian berpamitan, ia sudah terlihat seperti Kinan yang biasa nya. Wanita cantik anggun juga baik hati tapi sayang itu hanya kulit luar nya saja.

1
Miftha Alma
cerita nya nanggung bgt thor..ku pikir cewek nya taubat n hdp bersama ustad yg nganteng ..ee...ternyata sad ending
youyouen Rahayu
mampir thoor
Hamliah Lia
serem bngy
Fitri nur Jannatin
kasian bu maryam
Surya Pratama
cerita nya bagus
Surya Pratama
terima kasih Thor, cerita nya bagus.../Good/
Dementor
good
Omar Diba Alkatiri
Luar biasa
Omar Diba Alkatiri
kepala Thor?
Herlina Lina
bgs ceritanya
estycatwoman
good
Sri Ningsih
Luar biasa
Sri Ningsih
kereen thoor
..aku sukaaa 🥰
Taufan
sungguh kasihan sekali
kapaloleng
Luar biasa
Bunda Silvia
aq bingung mau komentar apa kareana aq pernah di posisi yg sama tapi aq tidak sampai salah langkah ,caraku bekerja keras bertahun2 dari kerja PTR sekarang kerja di kantor agency TKW dari berbagai negara hingga mereka bisa melihatku memandangku dulu boro2
Bunda Silvia
Luar biasa
Kustri
nemu yg horor lg, bosen baca judul yg lebay" ttg ceo
Masumi Hayami: Baca yang karya nya Hanna Reeves.. seru kocak n membagongkan /Smile/
total 1 replies
Teddy Harijanto
alur cerita jelas dan tdak melebar
Moms Shofia
mantaf ceritanya jelas dan tidak bertele2. smoga author sehat2 trus, dan bisa nulis cerita yg lebih seru lagi.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!