NovelToon NovelToon
Unknown Baby

Unknown Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:28.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ka Umay

PERINGATAN!
CERITA INI BIKIN NGAKAK

"Itu kartu keluarga kita. Sekarang kita keluarga secara hukum," kata Faiq masih mencoba mengembalikan akal sehatnya yang kini hampir hilang.

Myesha membaca kartu itu, tertulis nama paling atas Faiq Akbar Alamsyah sebagai kepala keluarga, di bawahnya ada nama dia, Myesha Anindita. Lalu yang terakhir nama anak yang baru mereka temukan.

"Jadi sekarang statusku istri dan ibu?" pertanyaan dari Myesha lolos begitu saja. Terasa linglung ketika mengatakannya.

****

Faiq adalah seorang dokter gigi. Selama 28 tahun hidup dia tidak ada cita-cita untuk menikah. Ia sudah tenang jauh dari keluarga dan menyewakan lantai atas rumahnya untuk seorang komikus bebas brisik bernama Myesha.

Selama dua tahun mereka hidup berdampingan sebagai pemilik dan penyewa, tak ada masalah apapun hingga datang bayi di depan rumah mereka. Kesalah pahaman pun terjadi hingga mengharuskan mereka menikah dan merawat sang bayi sampai menemukan orang tua kandungnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ka Umay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sinar Matahari

Panas matahari pagi ini terpancar sempurna, tak ada satupun awan yang menutupi. Langit biru mampu memberi semangat kepada setiap insan yang melihat dan mencoba percaya bahwa hari ini akan lebih baik. Secerah langit. Seindah awan. Silau oleh pancaran sinar. Myesha tersenyum melihatnya.

Di depan rumah sembari memangku Yuno, ia memberikan sinar matahari untuk bayi mungil itu. Mata bayi itu terbuka, menggeliat dengan tubuhnya yang kecil merasakan cerahnya mentari yang menyinari.

"Tidurmu nyeyak? Pipimu makin gembul ya."

Myesha mengangkatnya dan mencium pipi gembul Yuno. Bau bedak bayi yang khas tercium sempurna.

Perlahan tapi pasti gadis itu menikmati perannya sebagai ibu sementara, memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup. Ia tahu bagaimana diabaikan dan dibuang. Jika dari awal Myesha tak mengingat betapa perasaan sakit ditinggalkan itu menyakitkan, mungkin saat ini Yuno sudah dia tinggalkan di panti asuhan dan dia akan kabur ke Jakarta.

"Mbak," panggil Nara, adik Faiq.

Gadis itu menoleh ke samping, mendapati adik iparnya yang cantik. Ia tersenyum. Selama tinggal di sini Nara selalu menemaninya, menjadi teman berbincang supaya tidak kesepian.

Usianya tidak jauh dari Fifi, adik tirinya. Berbeda dari Fifi, Nara sangat ramah dan menghargainya. Hati yang kering akan keluarga perlahan mampu teringat kembali.

"Duduk sini, Na."

Kursi panjang dari bambu. Ada meja kecil di samping. Harumnya bunga yang berjejer di halaman mampu tercium, kesukaan Myesha dari rumah ini adalah hiasan mawar berbagai warna. Sepertinya para wanita di rumah ini sangat merawatnya.

Nara duduk, pandangan matanya mengamati mata Yuno yang terbuka. Ia tersenyum gemas melihat bayi mungil itu.

"Coba aku yang gendong," pintanya.

Myesha memindahkan Yuno ke tangan Nara dengan hati-hati.

"Hati-hati," kata Myesha.

Sinar matahari pagi menyinari mereka, menghangatkan tubuh seakan memberi energi.

"Kasihan Yuno, pasti nasibnya akan sama seperti Bang Faiq."

Tatapan mata Nara memelas. Merasa kasihan kepada bayi mungil yang kini berada di pangkuannya.

"Maksudnya dituntut sukses?" tanya Myesha.

Gadis itu menggeleng hingga rambut sebahunya bergoyang, bando warna pink di kepala terlihat manis dan sangat cocok dengan wajahnya.

"Bang Faiq tidak dituntut sukses, tapi sebagai anak laki-laki satu-satunya dia harus menanggung tekanan. Bukannya Mbak juga tahu gimana Bang Faiq kalau di depan Bapak?"

Nara mengalihkan pandangannya dari Yuno ke Myesha, menanti jawaban kakak iparnya itu.

"Iya, aku tahu." Myesha mengalihkan pandangan ke bawah.

Hidup di antara perempuan, walaupun terlihat harmonis bukan berarti tidak ada masalah. Semua kakak Faiq memang sudah menikah dan tinggal jauh. Myesha sempat bertemu ketika acara yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu.

Bapak mertuanya terlihat sangat membanggakan Yuno, pasti hal yang sama terjadi ketika Faiq lahir. Bagaimana Faiq menghadapi sikap cemburu para kakak perempuannya sedikit membuat Myesha merasa ngeri.

"Oh ya kapan kamu kembali ke Bandar Lampung?" tanya Myesha.

"Besok, sekalian sama temen yang mau SBMPTN di kampusku."

"Adikku juga ingin ke UNILA, kalau kamu senggang mungkin bisa nemui dia."

"Namanya siapa?"

"Fifi Cantika, baru naik kelas 3. Tahun besok katanya ingin daftar ke UNILA. Bisa satu kampus sama kamu."

"Ah ... tahun depan aku udah skripsi. Nggak jamin bisa ketemu."

Nara menyayangkan hal tersebut. Setelah lulus sepertinya dia akan langsung melamar bekerja. Berbeda dengan Faiq yang memilih menjadi dokter. Nara malah mengambil jurusan kimia murni.

"Nggak papa. Nggak jamin juga Fifi bisa nembus UNILA, tahu sendiri tesnya susah."

Mendengar itu Nara hanya diam. Dia sendiri bisa ke UNILA dengan mudah lewat jalur rapot. Teman-temannya lewat jalur mandiri pun tidak bisa ke UNILA.

"Tapi nanti kalau senggang aku ke Metro. Nemuin si baby Yuno, hehe."

"Beneran loh ya."

"Insyaallah."

Pagi itu mereka berbincang banyak hal. Cerita tentang jaman Myesha kuliah hingga bisa menjadi komikus muda. Tetapi Myesha tak menceritakan bahwa komiknya hampir dihentikan karena rating yang buruk.

Bersambung.

Kalo suka cerita ini jangan lupa like, komen, vote dan share. Makasih.

1
Nanda
hehe simpang sribawonk Lampung Timur semangat "🤭
Sri Nur Chayati
suka
Maya Ratnasari
suer gw juga balik baca lagi
Sonia Putri
uang yg di laci kan,uang begal yg kmrn 🤣
Sonia Putri
balek lagi baca thor...setelah sekian lama dulu prnah mampir,krna udah bosan dengan cerita"CEO Mulu🤭
RiJu
sebagian laki² memang seperti itu, diawal setia gak lama cari lagi yg baru
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Siti_Novi28
Aku udah baca 3 kali ga bosen bosen sama ini novel, the best banget lah kak. aku selalu kangen sama keluarga mereka😍
Nuer Aini Ramadhan
🤣🤣🤣
Nuer Aini Ramadhan
yuno ada alamsyahnya
kok anak kandung gk ada
Nuer Aini Ramadhan
aku bacanya puber🤣
Nuer Aini Ramadhan
entah tahun brp aku baca novel ini
intinya mau baca lagi karena emg novelnya bagus😍
ieda1195: emng ini novel udah lama ya kak, aku baru nemu ini😁
total 1 replies
Indra Lapiz
dulu bca ini waktu on going nya.
mesya....untung kejadian bukan 2026, kl kejadian sekarang kamu udah yg jd tersangka...🤣🤣🤣🤣
Yogya Gudeg
🤣🤣🤣🤣
Uci Susilawati
pertama kali baca masih di bandung ...sekarang sudah jadi warga metro...redevouz
Reenad Farhan
kak umayy up lagi dong ceritanya lazio di kbm
bini hisenk
👍
Dewi Susanti
tahun 2020 baca cerita ini eh tahun 2025 balik lagi karena kangen cerita KA umay 😁
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
bukannya ngomel, ini si bapak malah kesenangan
ajaib emang /Facepalm/
MATADEWA
Akhirnya.....
Rahmaniar
novel paling bagus,,,pokoknya paling bagus,,gak bisa di ungkapin lagi..jadi sedih😭😭masih kangen yuno dan Faiq sekeluarga,,tp gak bisa lanjutin di aplikasi sebelah karna pake koin,,,jadi sukses selalu aja Thor dalam berkarya terimakasih untuk cerita bagus ini banyak makna dan pelajaran juga bisa di ambil dan begitu menghibur...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!