Follow IG : cerita_ajeng Kirana
"Yah... Sya bisa jelasin, ini gak seperti yang ayah Lihat..."
"Tidak seperti yang ayah lihat?? Kamu sudah merusak kepercayaan ayah Sya"
Syafeera Hadibah Putri -seorang mahasiswa jurusan Manajemen.. dengan karakter keras kepala tapi juga cerdas. mengharuskan menikah dengan seorang Pria bernama Aydan Atthallah. Seorang Dosen yang cukup jadi idola di kampus nya.
Akankah pernikah itu berjalan seperti Pernikahan pada umum nya??
Akankah peterpaksaa ini membuat mereka saling mencintai??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ajeng Kirana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dosen Killer
Tak terasa sudah hari Senin, aktifitas Kampus pun kembali memadati seluruh mahasiswa, bukan hanya mahasiswa pelajar wajib 12 tahun pun sama.. berjibaku di dalam kelas, dengan tugas serta catatan.
"Sya aku dengar pak Erikson cuti loh, jadi Untuk materi Bisnis kita di ganti dosen nya.." ujar Hanum
"Trus....???"
"Killer kata nya...dulu lulusan kampus ini juga, dan baru selesai magister nya di negara orang" jawab nya bergidik
"Kalau dia baru lulus, kenapa di bilang killer..?? tahu dari mana??" tanya Syafeera sambil memainkan alis nya
"Dia dulu sempat jadi AsDos ..."
Saat mereka sedang asik memperbincangkan sang dosen pengganti Pintu ruangan terbuka.
ceklek...
Semua mata tertuju pada pintu, dan benar saja, ada wajah baru, wajah seorang pria yang dengan tubuh atletisnya, tampan tapi datar, tak ada expresi, pria itu naik ke podium dosen. Meletakkan Buku materi di atas meja.lalu berdiri menghadap semua mahasiswa dan mahasiswi yang ada di ruangan itu.
Semua mata tertuju pada nya, khusus mata mahasiswi. kecuali Syafeera dia masih asik dengan buku nya.
"Sya cakep banget..." lirih Hanum ambil menarik-narik baju Syafeera
"Apaan sich..." jawab nya cuek
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..." salam nya
"waallaikumusallam warahmatullahi wabarakatuh" jawab semua nya kompak.
"Perkenalkan nama saya Aydan Atthallah, dosen Mata Kuliah Bisnis, Saya disini mengganti kan pak Erikson yang sedang cuti dikarenakan sakit" terang nya
Dan mendengar penjelasan nya, serta cerita Hanum tadi sedikit membuat penasaran, Dan Syafeera pun melihat ke arah seseorang yang sedang memperkenalkan diri tersebut.
"Ini dosen killer nya...??cakep juga" batin nya sambil melihat ke sekeliling dan nampak semua mahasiswi melotot melihat sang Dosen "pantas pada melotot semua" tambah nya
"Gimana ada yang kurang jelas atau ada yang mau di tanya??"
"Pak Dosen.. udah punya pendamping belum??" tanya Laras
"Huuuuu...." dan itu mengundang Sorakan dari semua
"Stop ..stop...stop....mohon serius ya, cukup bertanya mengenai mata kuliah" tegas nya,. dan itu menampakkan kesan nya yang sangat kaku dan serius
"Pak... itu juga perlu, biar kita gak berharap" balas Mahasiswi lain
"hahaha... ngarep Lo" balas Iwan
"Ok...Ok....saya masih sigle, ada lagi???"
"Boleh daftar gak pak jadi calon...??"
"Hahaha..." tawa para mahasiswa
"Sepertinya sudah cukup ya sesi bertanya nya, jadi saya mulai ke materi..."
"Ah pak Aydan gak Asik..."
Jika yang lain sibuk dengan celoteh nya, berbeda dengan Syafeera, gak mau ambil pusing. di antara puluhan mahasiswi,. hanya Syafeera yang tak ambil pusing, terkesima sich, tapi dia gak mau ambil pusing.
Pak Aydan meminta semua tenang, jika ada yang tidak Fokus, maka siap dengan tugas tambahan dari nya, dan benar saja baru memulai materi ada yang malah bersenda gurau, Tugas ke pustaka pun menghampiri, mencatat beberapa materi
"Yah pak serius amat.. kiding pak kiding"
"kamu terima tugas itu dan serahkan besok pagi jam 10 atau mau saya tambah??"
Manut adalah jalan satu-satunya, karna protes tak membuahkan hasil.
Mata kuliah dengan pak Aydan pun selesai. semua berhamburan keluar.
"Sya kantin yuk..." ajak Hanum
"Duluan, pesankan bakso aja, aku ke masjid dulu"
Syafeera menuju masjid dan Hanum menuju kantin..Saat selesai berwudhu tanpa sengaja Syafeera berpapasan dengan Pak Aydan, kebetulan tempat wudhu Ikhwat dan Akhwat bersebelahan.
"Permisi pak.." sapa Syafeera yang akan mendahului langkah sang dosen
"Silahkan..." balas nya datar
"bukannya dia mahasiswi yang hanya diam saja tadi di kelas ku??" batin Aydan
"Pak Aydan.. ayok....kok malah melamun" sapa dosen lain
"Oh ya pak mari.." balas nya
Aydan tak sengaja memperhatikan Syafeera saat mengenakan mukena, kebetulan saat dia melintasi koridor masjid nampak Syafeera sedang mengenakan Mukena, ada senyum tipis, tapi dijamin tak ada yang tahu jika dia sedang tersenyum. hanya Aydan dan author yang tahu🤭
Selesai dengan sholat nya, Syafeera Menuju kantin, dan benar saja Hanum duduk bersama 3 pria, siapa lagi kalau bukan Adrian,boy dan Doni.
"tu cowok bertiga jangan bilang gak ada meja lagi" lirih Syafeera sambil mendekat ke meja Hanum
"Udah Sya...??" Syafeera mengangguk
"tumben telat Sya sholat nya??" tanya Adrian
"Rame..." jawab nya datar
"Sya ikutan BEM kan??" tanya Boy
"In Syaa Allah, Dekan minta nya gitu" jawab nya selesai berdoa dan mulai melahap bakso nya, dan apa coba, mata 3 laki-laki itu terbelalak saat melihat Syafeera menyendokan sambal ke bakso nya
"Pantas aja mu cuek Sya..." ujar Boy
"Kenapa kak...??"
"suka cabai... pedes.. tapi buat pengen nambah..heheh"
Syafeera hanya tertawa kecil mendengar ocehan boy sang kakak senior yang cukup tak tahu malu itu
"Sya ini baik ya... cuma sama makhluk yang namanya cowok agak beda ya kan Sya..??" celoteh Hanum
Syafeera hanya mengangkat kedua pundak nya.. dan membuat mereka geleng-geleng
"Sya pulang naik angkot??" Syafeera mengangguk
"Kak boy antar ya..." boy menawarkan
"Gak usah kak, Deket kok..."
"Sya... gue nampak ya kamaren lo di antar sama Adrian.. gantian Donk"
Dan itu membuat Syafeera dan Adrian saling pandang,
"serius Sya...??" tanya Hanum
"Kebetulan aja" melihat ke arah Hanum dan Boy "pas gak dapat angkot dan udah mau hujan" lanjutnya
"Ya Allah..hujankan lah nanti, biar aku bisa ngantar Syafeera pulang" doa Boy dan membuat yang lain tertawa
"jelek amat doa nya, Sya kehujanan Donk"
"kalau di antar Andria kehujanan, kalau kak Boy yang baik, ramah dan super tampan ini yang ngantar gak bakal, kak Boy bawa bajai..hahaha"
"tapi bajai kak Boy pakai aC Sya..." ujar Doni
"Ya Allah cukup wilayah kak boy aja yang hujan, Sya gak... aamiin"
"haha... bisa gitu Sya..??" tanya Boy
"Doa aja dulu... kita lihat doa siapa yang dikabulkan" balas Syafeera mulai terbiasa dengan kehadiran 3 kakak seniornya itu
"Adrian... "sapa seorang Wanita di sela canda mereka
"Tiara...ada apa??"
"Cara Ramah Tamah, aku sama kamu ya"
Hanum dan Syafeera saling tatap, dan mengangkat kedua pundak nya bersamaan.
"Sama Boy aja..."
"iih aku mau nya sama kamu.." minta nya manja
"ogah sama nek lampir, enakan sama bidadari cantik di samping aku, ya kan Sya..??"
Syafeera hanya bisa tersenyum kecut, sungguh bingung harus menjawab apa, karna jujur Syafeera gak kenal sosok wanita ini.
"Siapa dia??pacar kak Adrian..??" batin nya
"Udah kan makan nya?? aku yang bayar" ujar Adrian sambil belalu ke kasir dan meninggalkan Teman-teman nya, termasuk Tiara
🌠🌠🌠
Makasih yang udah mampir di karya receh author... jangan lupa dukungan nya ya...
Jazaakumullah khairon..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an
bnyk ilmu agama yg di dapat dan dmengerti....matur nuwun kakak..
sehat selalu nggeh💝💝🙏🙏
matur nuwun🙏🙏🙏
selalu mengingatkan...bahwa Alquranlah yg terbaik💝💝🙏🙏
nggak cuma menceritakan tentang kisah cinta,tapi ilmu agama kita dapat
banyak nilai positifnya,jd tau artinya adzan untuk bayi baru lahir artinya kek gitu makasih kak, ilmunya sangat bermanfaat
sukses selalu kak Ajeng kirana 🤭🥰