Alvin yang memiliki profesi sebagai seorang dokter di jodohkan oleh orang tuanya dengan seorang gadis yang masih menduduki bangku SMA.
gadis itu bernama Zea. Zea memiliki sifat yang sangat polos, bahkan teramat polos.
sedangkan Alvin yang memiliki sifat dingin, dan sangat cuek
lambat laun, cinta tumbuh di antara mereka. akan kah keduanya tetap bersama? atau akan pisah?
kepo dengan kisahnya? tetap disini, dan ikuti ceritanya!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizki Nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab : 13 sakit gigi
"Itukan rumus Zea, kok Om ambil? "
"Saya hanya memperjelas."
"Om mau?" Tawar Zea
"Gak! Itu gak bagus buat gigi". Jawab Alvin
"Alay bener! Sikat gigi juga ilang, dasar alay". Cibir Zea
Zea dengan sifat jahilnya, ia malah menyuapi Alvin dengan setumpuk Gulali
"Ngangak Om, buruan! Sayang kalo di buang! "Teriak Zea sambil terus memasukkan gulali ke dalam mulut Alvin
Tak ada Jalan keluar, mau tak mau harus dimakan
"Nah, pinter!" Ucap Zea senang
"Mampus lah aku ni! Gak tidur lah aku nanti malam". Gumam Alvin
"Cepetan dong Om nyetirnya! Kalo Om lomba sama siput, pasti siput yang menang". Cibir Zea
********
"Bye mah! Zea tidur dulu ya". Pamit Zea lalu pergi menuju kamarnya
Saat Zea hendak membuka pintu, ia di buat kaget dengan ada suara orang yang sedang menangis.
Bulu kuduknya tiba-tiba saja merinding.
"Santai Zea, gak usah takut! Palingan hantunya yang takut liat wajah kamu hihihi". Gumamnya sambil cekikikan
"Hiks...hiks...hiks...."
"Duh makin kuat lagi. Satu...dua...tiga..." lalu Zea segera mendobrak pintunya
"Buahahahaa....." Zea tertawa terbahak-bahak
"Apan sih Om? Pake nangis-nangis segala. Ah pidioin lah, momen langka nih". Ucapnya
Lalu Zea mengeluarkan benda pipihnya dari sakunya, dan mulai memfidio kan Alvin
Setelah puas memfidiokan Alvin, lalu Zea mulai berntanya pada Alvin
"Ada apa sih, Om? Di putusin pacarnya ya?" Tebak Zea
"Saya sakit gigi tau gak sih! Ini ulah kamu". Tuduh Alvin pada Zea
Saat Alvin mengangkat Wajahnya, ia langsung di serang tawa oleh Zea
"Buahahaha.... itu pipi atau bakpau Om? Buset, ngembung bener". Tawa Zea sambil meledek Alvin
"Huaaaa..." tangis Alvin semakin pecah.
"Ih, Om! Berisik tau".
"Cepet! Carikan saya obat, sakit banget ini saya gak tahan". Pinta Alvin
"E..em... Zea harus ngapain?" Tanya Zea yang mulai bingung
Zea turun kebawah, berniat ingin menjumpai mama mertuanya
Sedangkan Alvin langsung menelpon dokter gigi yang ada dirumah sakitnya
[Halo]
[Halo, dokter Alvin. Ada apa?]
[Bisa kerumah gak?]
[Bisa!memangnya ada apa?]
[Gigi saya sakit banget nih! Saya udah gak tahan lagi.]
[Iya. Tunggu sebentar dok, saya akan segera sampai]
Tak lama mama datang dengan diekori oleh Zea
"Ada apa Vin? "Tanya mama panik
"Sakit gigi mah!" Rengek Alvin
"Ya ampun! Sampe bengkak banget! "
"Jangan bilang kamu makan gulali?" Tebak mama
"Iya mah! Tadi Zea yang suapin Om suami". Sahut Zea sambil menunduk
"Ya ampun, sayang! Alvin gak bisa makan gulali. Giginya selalu sensitif sama makanan manis". Jelas mama
"Maafin, Zea! Zea gak tau sumpah deh".
Zea sangat merasa bersalah. Karena ini semua memanglah salah nya
"Udah gak papa, sayang! Kamu kan gak tau".
Tak lama, datanglah seorang dokter masuk kedalam kamar
"Permisi, dokter Alvin!" Ucap dokter itu
Lalu dokter mulai memeriksa gigi Alvin. Setelah selesai, ia memberikan beberapa jppenppis obat yang harus diminum nya.
"Kalo bisa, kurangin makanan manis yah, dok! "Pesan dokter itu
"Saya permisi dulu ya". Pamitnya lalu pergi keluar dan di antar oleh mama
"Om! Maafin Zea ya". Maaf Zea
"Sudahlah! Udah terlanjur juga". Ucap Alvin
"Iss, Om jangan marah dong? Kan Zea gak sengaja".
"Hem!"
Kan! Om marah ih. Dahlah Zea keluar aja".
"Mau ke mana?" Tanya Alvin
"Makan!"
"Tapi tadi udah makan?"
"Iya! Kalo tadi makan nasi, kalo sekarang mau makan hati"
"Oke! Jangan lupa bagi-bagi saya ya".
"Huh, sebel!" Kesel Zea lalu ia keluar dari kamar
"Hahaha.....huhuh..aduh! Sakit bener nih gigi."
secara SMP ajah udah ada pembahasannya reproduksi
ekhh malah ending padah asik.lycu ceritanya.