NovelToon NovelToon
MANUSIA PARASIT

MANUSIA PARASIT

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Pernikahan Kilat / Pelakor / Tamat
Popularitas:87.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Parasit sering dipakai sebagai kata kiasan pengambaran : *Cara Hidup Seseorang*

Sebagaimana kisah yang terjadi dalam kehidupan Ambar Kirania, seorang Ibu muda bersama Rulof Kardasa, seorang Pejabat ASN. Begitu juga dengan Mathias Naresh, Pengacara muda bersama Angel Chantika, seorang calon model.

》Apakah mereka mampu hidup bersama parasit, atau tenggelam dan dihancurkan oleh para parasit?

》Ini adalah kisah orang-orang yang bertahan dan berjuang saat berada dalam lingkaran Manusia Parasit.

🙏🏻Yuuuukk., mari baca karya keduaku.♡
🙏🏻Semoga tidak berada dalam lingkaran ini.♡

Selamat Membaca.


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Offside

...~•Happy Reading•~...

Rulof sangat marah mendengar yang dikatakan Ambar. Dia masuk kamar dan membanting pintu kamar dengan keras dan langsung masuk ke kamar mandi untuk mendinginkan kepala. Walaupun sudah malam, dia mandi air dingin untuk mendinginkan hati dan pikirannya yang panas.

Rulof sangat marah sebab Ambar yang selama ini selalu diam dan penurut, sekarang sudah berani melawannya. Berani membalas apa yang dikatakan dengan ucapan yang lebih menyakitkan.

Selesai mandi, Rulof kembali keluar kamar menuju ruang makan untuk mengambil air dingin dikulkas untuk minum. Hatinya masih panas atas kejadian yang baru terjadi.

Ketika Rulof membuka kulkas, dia hanya melihat botol air mineral yang ada dalam kulkas. Dia membuka freezer untuk melihat ayam, ikan atau daging beku, sudah tidak ada lagi.

Kulkas dua pintu benar-benar kosong. 'Apakah Kak Inge membawa semua ini? Lalu ayam yang dimakan tadi dari mana?' Rulof berpikir dan bertanya-tanya sendiri.

Tapi tidak mau menjawab, sebab dia tersadar siapa yang sudah memberinya makan malam ini. Dia coba mengabaikan dengan tidak menjawab, sudah terjawab mengapa sekarang Ambar berani menjawab dan mulai berontak terhadapnya.

Dia membuka kitchen set untuk melihat isinya. Diapun terkejut melihat isi lemarinya yang hampir kosong. Hanya ada kaleng susu Juha, toples gula yang berisi setengah, kotak teh dan 6 bungkus mie instan.

Dia kembali ke ruang makan dan kembali minum air mineral yang diambil dari kulkas. 'Aku telah meninggalkan keluarga ini sangat jauh, sehingga tidak tahu apa yang terjadi dalam rumah ini.' Ucap Rulof dalam hati. Dia kembali ke kamar untuk tidur, karena butuh istirahat. Kemarahan telah membuat tubuh dan hatinya sangat lelah.

Rulof memegang dadanya yang terasa sakit. Dia menarik nafas panjang dan menghembuskan perlahan. Permasalahan yang dialami beberapa hari terakhir membuat dadanya mulai sering sesak dan sakit.

~**

Di sisi lain ; Ambar yang telah kembali ke kamar Juha, merenungi yang terjadi dengan dirinya beberapa tahun terakhir. Selama ini dia diam dan menerima semua keputusan Rulof, karena dia tahu Rulof adalah suami yang baik. Suami yang bertanggung jawab, walaupun keluarganya sangat menyebalkan.

Kadang-kadang Ambar merasa kasihan kepada Rulof, karena keluarganya tidak pernah memberikan kesempatan baginya untuk bernafas dengan lega. Ada-ada saja yang mereka minta dan harus dipenuhi. Adiknya tiba-tiba bisa minta tiket pesawat PP Makasar-Jakarta-Makasar hanya untuk jalan-jalan ke Jakarta. Alasannya, kangen sama kedua kakaknya di Jakarta.

Rulof dengan gampangnya memberikan yang diminta Adik, Kakak dan juga Mamanya. Tanpa berpikir, sekarang sudah ada istri dan anak. Sebagai alasan untuk membenarkan tindakannya, dia mengatakan keluarganya yang membuat dia bisa seperti sekarang. Bisa mempunyai pekerjaan yang baik dan jabatan tinggi.

Ketika Kakak dan Adiknya telah berkeluarga, Ambar merasa agak lega. Dipikirnya, mungkin dengan menikah ada perubahan perilaku Kakak dan Adiknya terhadap Rulof. Ternyata setelah mereka berkeluarga, malah makin menjadi-jadi.

Seperti yang dilakukan Inge, dia menjadikan rumah Rulof seperti mini market gratis. Datang mengambil yang diperlukan dengan sesuka hati. Padahal sudah menerima uang dari Rulof.

Selama ini Ambar membiarkan saja, karena baginya yang terpenting, Rulof menyayangi dirinya dan Juha, juga semua kebutuhan rumah tangga tersedia.

Namun setahun terakhir, dia merasa Rulof telah berubah. Kebutuhan rumah tangga sering diabaikan, walaupun dia sudah kasih tahu bahwa ada stock kebutuhan keluarga yang dibawa oleh Kakaknya.

Sehingga sering persediaan kebutuhan keluarga sudah habis sebelum akhir bulan. Seperti sekarang, pertengahan bulan semua sudah habis dan membuat bingung.

Sikap Rulof juga berubah terhadapnya. Sudah jarang menciumnya atau menyentuhnya. Alasannya selalu cape', karena sering pulang malam dan mulai jarang makan malam di rumah.

Akhir pekan sering keluar sendiri dengan alasan ada pekerjaan luar kantor yang harus diawasi. Pekerjaan anak buahnya perlu dibantu, agar cepat selesai. Karena kalau tidak mengawasi, anak buahnya suka bekerja asal-asalan atau suka-suka.

Namun Ambar bukan wanita yang tidak bersekolah. Dia cukup cerdas di sekolah selalu berada dalam rangking 10 besar di kelas. Dia mulai mengaitkan perubahan Rulof, ketika pertama kali mereka pergi berbelanja di swalayan.

Saat mereka sedang antri di kasir untuk membayar, tanpa sengaja ada seorang Ibu mendorongnya. Secara refleks dia memeluk Rulof yang ada di depannya. Ambar mencium bau harum parfum yang berbeda di kemeja Rulof. Ambar berpikir, mungkin bau berasal dari orang lain di sekitar mereka.

Dia mulai sering mencium kemeja kerja Rulof sebelum dicuci. Dia semakin yakin, setelah mencium bau yang sama seperti yang dicium saat di swalayan. Ambar mengambil parfum Rulof untuk membandingkan, ternyata tidak sama. Itu adalah bau parfum wanita, harum yang lembut dan feminim.

'Rulof telah memiliki wanita lain di luar.' Ambar berkata dalam hati. Namun Ambar tidak mau ribut, karena Juha masih kecil dan Rulof masih memperhatikan keluarganya.

Tetapi sekarang Rulof sudah offside. Dia sudah melewati batas sebagai seorang suami dan ayah. Dia telah melewati batas kesabaran istrinya. Sehingga Ambar mulai tidak terima perlakuan Rulof dan keluarganya. Dia protes dari hal yang kecil sampai yang besar seperti yang sekarang ini.

Ketika mengingat putranya, Ambar tertunduk dan berdoa. Kiranya Tuhan menolong dan menguatkannya. Karena sebagai seorang istri dan Ibu, dia sudah tidak sanggup lagi menjalani kehidupan rumah tangganya.

~**

Ke esokan pagi ; Rulof bangun, mandi dan berpakaian rapi. Dia harus ke kantor, karena kemaren tidak ke kantor. "Seni, tolong buatkan teh untuk saya." Rulof meminta kepada Seni yang mendekati dia di meja makan. Dia meminta teh, karena sudah tahu hanya itu yang ada di dalam kitchen set.

"Baik, Pak." Seni segera memanaskan lagi sisa air di teko yang sudah dipakai untuk sarapan Ambar.

Kemudian Seni meletakan secangkir teh dan roti di atas meja. "Ini, Pak." Ucap Seni.

"Yang lain belum bangun?" Tanya Rulof, dan mulai sarapan. Hatinya sedikit lega karena ada roti untuk sarapannya.

Sekarang melihat sepotong roti untuk sarapan, sudah menyenangkan baginya. Sesuatu yang sangat miris, mengingat jabatannya di kantor.

"Juha saja yang masih tidur, Pak. Kalau Ibu sudah berangkat kerja." Seni berkata lalu berjalan ke dapur. Dia tidak melihat wajah Rulof yang terkejut, seakan tidak percaya.

"Dia kerja di mana?" Tanya Rulof, penasaran. Menurutnya, mana mungkin Ambar bisa bekerja dengan usia dan statusnya yang sudah menikah. Dia juga tidak memiliki pengalaman kerja, mengingat mereka menikah saat dia masih kuliah.

"Tidak tau, Pak. Ibu hanya pamit mau berangkat kerja." Jawab Seni, santai.

"Ini uang kau belikan bahan makanan untuk kalian. Jangan lupa beli telur." Rulof mengeluarkan selembar uang Rp. 50.000 dari sakunya dan berikan kepada Seni.

"Iya, Pak. T'rima kasih." Seni menerima uang sambil melihat majikannya. Rulof segera menghabiskan sarapan, mengambil tas kantor dan keluar menuju garasi. Seni ikut keluar untuk mendorong pagar, sebelum diminta.

Rulof merasa ada sesuatu yang hilang. Biasanya Ambar akan mengantarnya ketika berangkat ke kantor. Dia jadi teringat dengan putranya, Juha. Sekarang tidak bisa lagi memaksanya ke sekolah, karena Ambar tidak ada untuk menjemputnya.

...~●○♡○●~...

1
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Sekarang baru terasa kan
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
itu juga kamu sendiri yang membuat permasalahannya
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Dasar suami gila, itulah akibatnya selingkuh sekarang kamu jadi kismin dengan uangmu sendiri
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Betul banget, cantik hatinya lebih enak di pandang
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Bagus Ambar untung kamu sudah ambil dan jual perhiasan kamu. dengan begitu bisa bantu untuk kepentingan mu
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Apa yang kamu bilang benar Ambar, suami mu sudah punya wanita lain di luar sana
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Nah enak kan kamu di tipu sama Angel. sama anak istri ae tidak tanggung jawab malah cari penyakit untuk selingkuh
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Kamu tidak salah Mathias, Angel sendiri yang jahat dan hanya memanfaatkan kamu. semoga Angel akan dapat balasan setimpal
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Ini apartemen Mathias ya, kok Bagas sampai belum tahu
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Wah Bagas kayaknya tau ada sesuatu ini
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Suami kalau songong ya begini nih, tak memikirkan istri dan anaknya. yang ada kamu itu buka penyakit Rulof
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Wah Ambar hati hati ya biar tidak jatuh lagi
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Betul Ambar enak kerja sendiri sekarang, karena keadaan yang memaksanya
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Dasar songong ini Rulof bisanya hanya menyalahkan orang saja, mangkanya bilang sama keluarga mu itu punya sopan dikit dech jangan kayak maling
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
tuh kan amnesia kemarin Ambar kan sudah bilang masak lupa dadakan ini kamu Rulof
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
itulah karena kamu kurang peka jadinya tidak tahu apa apa kan kalau semua persediaan rumahmu habis di gondol kakakmu yang pengemis itu
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
Rulof sudah tidak waras ini. meskipun Inge kakakmu tapi Jangan seenaknya saja dong ambil makanan tanpa di menyisakan yang punya rumah. kakak kayak gitu kok dibelain terus
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
di tanya istri kayak tidak menghargai saja ini orang..
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
dasar saudara ipar tidak tahu diri ini, sudah numpang makan semua sisanya di bawa pulang, sudah kayak perampok saja🤣🤣
❤️⃟WᵃfNeng Rahma💜🩷
nama yang cantik 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!