Disha Aveyra adalah gadis berusia 17 tahun yang baru saja lulus sekolah menengah atas, rejekinya cukup bagus karena dia baru saja di terima kerja di sebuah perusahaan besar, meski hanya sebagai cleaning servis tetapi Disha sudah sangat bersyukur karena dia bisa kerja.
Sejujurnya Disha tidak di terima mengingat usia Disha yang masih termasuk kategori di bawah umur tetapi Disha memperlihatkan kartu tanda penduduk miliknya yang mengatakan jika dia sudah cukup umur sehingga dirinya di terima.
Perusahaan yang menaungi Disha adalah perusahaan besar dan Disha di tugaskan sebagai cleaning servis di lantai satu sampai dua sedangkan untuk lantai selanjutnya di bersihkan oleh cleaning servis lainnya.
Hingga kejadian dimana Disha merasa dunianya hancur saat kejadian itu terjadi, kejadian yang merenggut mahkota berharganya sebagai seorang perempuan, kejadian yang membuatnya merasa tidak layak untuk berjalan di dunia ini lagi.
Soo... bagaimana kelanjutan? Silahkan langsung cek yaa biar nggak kepo hehe... dan semoga suka dan tidak lupa juga buat ninggalin jejak buat author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Larry
Luigi menatap Disha yang kini sudah memakai kaos nya membuat Luigi menghela nafas panjang.
'Kamu tunggu di sini ya sayang, aku ke kamar Larry dulu" Luigi mengecup kening Disha
'Kak Larry kenapa? apa ada masalah?" tanya Disha khawatir
Luigi tersenyum manis melihat kekhawatiran di mata istrinya, entahlah, Luigi merasa istrinya begitu sempurna untuknya atau dirinya merasa istrinya terlalu istimewa untuknya yang hanya orang biasa.
'Tidak ada sayang, hanya urusan lelaki, tunggu aku yaa... jangan tidur dulu" Luigi mengecup bibir Disha dan pergi meninggalkan Disha yang masih bengong
Akhirnya Luigi masuk ke dalam kamar adiknya, terlihat Larry tengah duduk di lantai dengan kepala yang mengarah ke atas.
'Ada masalah apa?" tanya Luigi duduk di samping Larry
'Entahlah Kak" Larry menghela nafas panjang
'Apa ada masalah di rumah sakit?" tanya Luigi melihat wajah frustasi adiknya
'Apa terlihat begitu kentara?" tanya Larry balik
'Tentu saja, kamu tidak biasanya seperti ini, apa mengenai pasien atau rekan kerja mu?" tanya Luigi dengan suara rendah
'Aku melakukan kesalahan Kak" Larry mulai buka suara mengenai apa yang tengah terjadi padanya
'Aku membuat adiknya meninggal Kak" Larry menatap Luigi dengan air matanya
'Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Luigi tidak mengerti
'Seminggu yang lalu seorang wanita datang ke rumah sakit membawa seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, anak itu bernama Dava dan dia mengalami jantung bocor, karena keterbatasan biaya pihak yang bertanggung jawab tidak bisa melakukan operasi jika administrasi terasi belum juga di lunasi, aku juga baru mengetahuinya empat hari yang lewat dan akhirnya aku sendiri yang turun tangan dan menanggung semua biayanya, tetapi di tengah-tengah operasi Dava meninggal karena pendarahan pada jantungnya, aku sudah menjelaskan pada wanita itu tetapi wanita itu malah menuduhku yang membuat adiknya meninggal, bahkan dia mengancam akan melaporkan ini ke jalur hukum, aku harus bagaimana Kak?" isak Larry memeluk Luigi
'Aku tau jika aku salah karena kurang cepat menyelamatkannya tetapi aku harus bagaimana? aku juga baru tau empat hari yang lalu, setelah operasi itu aku selalu di liputi oleh perasaan bersalah, aku merasa jika memang aku pelakunya, aku harus bagaimana Kak" Larry memeluk Luigi erat
Luigi menghela nafas berat, ternyata adiknya tidak baik-baik saja untuk sekarang, entah kenapa Luigi merasa bersalah karena tidak bisa menjadi Kakak yang baik untuk Larry.
'Itu bukan salahmu Larry, kematian bukanlah hal yang bisa di permainkan, itu sudah menjadi kehendak Tuhan, jika kamu sudah meminta maaf tetapi wanita itu tak kunjung memaafkan dan malah mengajak untuk berperang, maka Kakak adalah gardu terdepan untukmu, aku sangat tidak suka jika keluargaku di ganggu dan dijadikan sebagai wadah untuk sebuah kejahatan" Luigi sangat tidak suka adiknya sedih
'Tetapi aku pelakunya Kak, aku yang mengoperasinya saat itu" Larry merasa lelah sekarang
'Apa kamu Tuhan?" tanya Luigi dan Larry menggelengkan kepalanya sebagai jawaban
'Nah, sudah jelas, jangan menyalah diri sendiri, itu sudah menjadi kehendak Tuhan" Luigi menepuk punggung Larry mencoba menenangkan
Akhirnya Larry merasa lebih lega setelah menceritakan isi hatinya yang begitu membelenggu dirinya.
'Jadi, bagaimana dengan wanita yang tengah kamu gebet itu?" tanya Luigi mengalihkan pembicaraan
'Kakak mengetahuinya?" tanya Larry dengan wajah memerahnya
'Tentu aku tau apa yang terjadi padamu, apa dia begitu luar biasa?" tanya Luigi serius
'Dia hanya orang biasa, bahkan dia hanya lulusan SMA" Larry memajukan bibirnya
'Apa Daddy dan Mommy pernah mengatakan jika calon istri kita harus wanita berpendidikan?" tanya Luigi menampilkan wajah tidak sukanya saat Larry mengatakan jika calon istrinya hanya lulusan SMA
'Tidak, Daddy dan Mommy tidak pernah mengatakan itu masuk ke dalam kriteria calon menantunya" balas Larry
'Ya sudah, sebaiknya kamu bersih-bersih dan langsung tidur" Luigi berdiri dari duduknya dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang Larry
'Apa Kakak akan tidur disini?" tanya Larry tidak percaya
'Memang kenapa?" tanya Luigi polos
'Bukankah Kakak sudah punya istri, jadi mengapa Kakak meninggalkannya?" Larry menggelengkan kepalanya tidak percaya
'Ah, benar juga, ya sudah aku kembali ke kamar" putus Luigi
Akhirnya Luigi pun pergi dari kamar Larry dan berjalan menuju kamarnya.
Sesampainya di dalam kamar terlihat Disha yang sudah memejamkan matanya, Luigi akui jika dirinya dan Larry terlalu lama berbincang-bincang.
'Maaf sayang, aku terlalu lama yaa" Luigi memperbaiki cara tidur Disha
Setelah menyelimuti Disha akhirnya Luigi memilih membersihkan tubuhnya, jujur saja dirinya sangat lelah sekarang karena baru beberapa jam yang lalu dirinya pulang dari luar negeri.
Luigi memeluk Disha tanpa mengenakan atasan, itu adalah kebiasaan Luigi saat tidur akan melepaskan baju atasannya karena merasa gerah jika di kenakan.
'Kamu terlihat berisi akhir-akhir ini sayang, apa ada dedek bayinya di dalam sini?" Luigi mengelus perut Disha yang nampak menonjol
'Tapi aku hanya melakukannya sekali, tidak mungkin langsung jadi kan" monolognya
Akhirnya Luigi tertidur juga tetapi sebelum tidur, Luigi sejenak memainkan buah dada Disha.
Pagi harinya Luigi bangun lebih awal dan melihat Disha yang masih tidur dengan nyenyak.
'Pagi cantik" Luigi mengecup kening Disha dan beranjak bangun dari ranjang
'Bangun cantik, ayo sholat berjamaah denganku" Luigi menepuk lengan Disha secara pelan
'Apa sudah pagi?" tanya Disha
'Tentu saja, bangunlah dan ambil wudhu" Luigi beranjak menuju kamar mandi untuk ambil wudhu karena masih melihat Disha tengah mengumpulkan nyawa untuk bangun
Setelah mereka berdua sholat, Disha mencium tangan Luigi dan Luigi mengecup kening Disha.
'Kamu sangat cantik jika menggunakan penutup kepala sayang" Luigi begitu terpesona melihat Disha yang mengenakan penutup
Sejujurnya tipe wanita Luigi salah satunya adalah menutup auratnya tetapi dia secara perlahan akan mengubah istri kecilnya.
'Aku akan menggunakan jilbab jika kamu memintanya" Disha menatap Luigi dengan tatapan sayu
'Secara perlahan ya sayang, aku akan membelikan beberapa gamis dan jilbab untukmu serta stoking supaya kakimu tidak terlihat" terang Luigi dan Disha hanya mengangguk mengerti
Luigi merasa menikah dengan Disha bukanlah hal yang buruk dan Luigi nyaman di dekat Disha, sepertinya dirinya sudah jatuh cinta pada Disha atau malah dia mencintainya.
'Apa aku boleh bertanya?" Luigi menatap Disha serius
'Tanyalah Sayang" balas Disha
'Apa kamu pernah berpacaran?" tanya Luigi serius
'Aku tidak pernah pacaran, aku hanya fokus untuk sekolah dan kerja buat bantu Bunda" balas Disha tersenyum simpul
Luigi tersenyum senang mendengar jawaban Disha, jawaban itu yang dia harapkan.
'Jika kamu sekarang hamil apa kamu akan mau menerimanya?" tanya Luigi serius
Bukan apa-apa, hanya saja beberapa hari ini Luigi merasa jika Disha berubah bahkan perut Disha nampak lebih besar dari sebelumnya.
Sejenak Disha terdiam, sejujurnya Disha belum ingin hamil karena dia ingin sekali kuliah seperti orang kebanyakan tetapi Disha sadar, sekarang statusnya telah berganti menjadi seorang istri.
'Disha akan menerimanya" ucap Disha menahan isak tangisnya
Luigi menghela nafas berat, Luigi sadar semua perbuatannya pasti ada konsekuensinya, andai waktu bisa di putar Luigi tidak mungkin memperkosa gadis di bawah umur, beruntungnya Disha sudah mendapatkan kartu tanda penduduk sehingga membuatnya sedikit lega.
'Maaf" sesal Luigi
⚫⚫⚫
Yang mau punya suami seperti kang Mas Luigi siapa aja nih, buat daftar yok mana tau Luigi tertarik dan ingin punya istri kedua 😂😂
Author hanya bercanda Wkwkwk..
riri-can
NAMUN DISHA BRUNTUNG, KRN KDUA ORTU LUIGI ADALH ORG KAYA YG BIJAKSANA & BRMORAL.. TDK MMANDANG DERAJAT, KASTA, HARTA & TAHTA.