kisah pahit sang anak tak semanis kisah yang di alami kedua orang tuanyaa!!!!!
Kepedihan kepiluan yang selalu di alami sang anak yang membuat dirinya memiliki Kepribadian yang lain!!!
Akankah anak itu bahagia?Atau selamanya menderita dan selalu kejam !!!!
Baca yuk biar tau !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Bariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER DUABELAS
PART 12
Pagi Hari.....
"Hoammmmmmmm nyenyak banget aku tidur"kata leony yang sedang menggeliat.
"Apaan kamu nyenyak akunya gak bisa mimpi buruk terus"kata jimmy sambil mengucek mata.
Aku xiao,mulai memgambil handuk dan mandi segera sebelum mereka yang duluan.
Yaa kami menjalani hari-hari seperti biasa,dan sarapan bersama.
Entah kenapa lebih suka makan di asrama daripada di kantin sekolah.
Untuk itu aku berangkat ke kelas terlebih dulu karena hari ini aku jadwal piket,dan aku berpamitan pada teman sekamar ku.
Ya pagi-pagi gini masih sepi mereka pada sibuk di asrama nya,aku segera datang ke sekolah dan masuk ke dalam kelas.
Namun ketika aku masuk kelas huang yen sudah datang terlebih dulu sambil membaca buku dan mengunyah permen karet.
"Siall...ada bocah ini lagi"ucapku dalam hati.
Aku melangkah maju dan masuk ke dalam kelas,ya kami sebangku sehingga membuatku merasa tak nyaman di kelas.Lagi-lagi meja ku di beri jarak oleh huang yen.
Ketika aku menyimpan tas,kaki huang yen sengaja di simpan di kursiku.Aku menatap dia dengan sinis,namun ia sangat fokus pada bukunya sambil mengunyah.
Akhirnya aku menyimpannya di atas meja saja dan pergi mengambil sapu.
Aku menycoba menyapu dari belakang agar terlihat rapi,dan teman-temanku yang lainnya yang jadwal piket hari ini belum datang juga.
Ketika aku mulai menyapu tiba-tiba senack berjatuhan dari meja huang yen.
Ia sengaja seolah-olah tak melihat jajan itu jatuh,dan lebih parah lagi ia membuang bekas permen karet di kelas.
Akupun menghampiri Huang yen,lama-lama keterlaluan.
"Heh bisa gak sih jangan buang sembarangan,bisa kan buang di tong sampah"kataku di depan huang yen.
Lalu huang yen menyimpan bukunya dan berkata.
"Kelas ini kotor,dan aku hanya menambah kotoran itu"jawab huang yen santai.
"Gilaaa lu yaa....gue ini lagi piket,hargai donk"kesal ku padanya.
"Heh piket aja belum selesai,ya bagus lah nanti kamu beresin,ini kan tugas yang piket,ya jangan sewot donk"kata huang yen tersenyum licik.
Dengan kepintarannya dia sengaja membuatku menambah pekerjaan.
Akhirnya dengan terpaksa aku harus membuang permen karet itu,ketika mencoba mengambil bekas permen karet huang yen aku memiliki ide,yaaaa aku balas saja dia.
Okee kini aku selesai piket,jadwal kali ini kami akan belajar olahraga,dan huang yen mulai mengganti pakaian dan juga anak lainnya.
Diam-diam aku menyimpan bekas permen karet itu di kursi huang yen.
Dan setiba huang yen datang,tanpa di sadari ia langsung duduk di kursinya,aku hanya bisa tertawa kecil saja.
Yaa pak guru datang dan menyuruh kami untuk berolahraga di lapangan.Ketika huang yen hendak berdiri ia merasakan yang aneh dengan tempat duduknya.
Lalu ketika semua sudah pergi ke lapangan huang yen pun mengeceknya,dan ternyataaa.....
"Xiaooooo............"teriak huanh yen tak terima.
Aku yang mendengar suara huang yen pun tertawa lega,aku kok di lawan kwkwkkw.
Akhirnya huang yen pergi ke toilet untuk membersihkan celananya,ya sangat sulit membersihkan lewat air jadinya ia perlahan memotong dengan pisau kecil,namun ia tak sengaja membuat celananya itu bolong,ya walau kecil keliatan lah,segede jempol kaki kwkwkwk.
Huang yen semakin kesal dan berniat membalasku lagi.
Akhirnya ia mengganti celananya dengan seragam sekolah.
lanjut Thor 👍🏻 semangat Up
salam dari KELIRU