"Mulai besok kamu akan di pindahkan ke apartemen CEO, kamu bisa melakukan tugas mu disana. Gajimu akan dinaikan dua kali lipat. Dan ingat, jangan sampai membuat kesalahan. Ada yang ingin di tanyakan?" ucap Diki pada Kirana
"Maaf, Pak. Jika saya menolak apa konsekuensi nya?" tanya Kirana
"Tidak ada penolakan, karena kamu sudah menandatangani kontrak kerja selama satu tahun. Yang diperbolehkan, kamu hanya menyetujui dan menjalankan tugas mu dengan benar. Dan ingat, jangan ceritakan ke staff yang lain" ucap Diki
"Peraturan macam apa ini" ucap Kirana seraya membaca lembar demi lembar peraturan yang tertulis pada kertas di hadapan nya
Dari kantor CEO Steven menatap layar monitor cctv dari ruangan nya, menatap ekspresi Kirana seraya berkata
"Ide cemerlang ku bagus juga, aku jadi lebih leluasa menatap mu setiap hari. Kirana"
Senyum nakal menyeringai dari bibir seksi nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Nova
Hari ini adalah hari kedua Kirana berkerja untuk Steven di apartemennya.
Kirana sudah menyiapkan sarapan, roti dan susu sudah ada di meja.
Pukul tujuh pagi, setelah menyiapkan sarapan Kirana masuk kembali ke kamar dan mandi membersihkan diri.
Ketika Kirana keluar, melihat susu sudah berkurang dari gelas dan roti di piring sudah tidak ada.
"Apa dia sudah berangkat" tanya nya dalam hati
Segera Kirana membereskan meja makan. Setelah membersihkan semua ruangan, dan terakhir kamar Steven. Kirana menatap hanya ada satu foto yaitu orang tuanya dan dia.
"Mengapa tidak ada foto pacarnya disini ? aneh. Ah apa peduliku , aku kan cuma pembantu disini" gumam Kirana dalam hati
Setelah selesai, baru saja dia duduk di sofa. Seseorang mengetuk pintu, lalu Kirana berdiri dan membukanya.
"Pagi, saya datang untuk membawa anda ke supermarket. Karena hari ini jadwal belanja" ucap Diki
Steven hanya mempercayai Diki menangani Kirana.
Tanpa berlama lama Kirana bergegas mengikuti Diki dari belakang. Dan mereka tiba di supermarket, Kirana membeli apa yang dibutuhkan.
Apartemen
Sudah ada beberapa teknisi cctv datang untuk memasang cctv yang langsung disambungkan ke monitor Steven di kantor dan ponselnya, sehingga dia dengan mudah dapat memantau aktifitas Kirana. Mereka memasangnya di tempat tersembunyi tanpa orang lain tahu.
Setelah dua jam berbelanja, Kirana diantar Diki kembali ke apartemen. Setelah meletakkan barang belanjaannya Kirana duduk di sofa karena kelelahan. Tiba Tiba..
Ting Tong... Ting Tong...
Ceklek.... Kirana membuka pintu,
Tampak perempuan cantik ibarat kata seperti artis korea, tanpa noda sedikitpun di kulitnya. Rambutnya terurai panjang, dan mengenakan rok mini sehingga kaki nya yang jenjang terpampang nyata..
Ya dia adalah Nova, pacar Steven.
"Siapa kamu" tanya Nova
"Maaf, saya pembantu disini" jawab Kirana
"Oh, buatkan aku minuman. Aku mau yang segar ya" ucap Nova
"Baik, Nona " jawab Kirana
Minuman sudah selesai dibuat dan disodorkan ke meja di depan sofa.
"Setelah ini kamu boleh pulang" ucap Nova
Wah Kirana senang sekali, waktu menunjukkan jam tiga sore. Tanpa berlama lama Kirana melangkahkan kaki keluar dengan gembira dan akhirnya sampai di kos an pukul empat sore. Kirana merebahkan badannya di tempat tidurnya, dan membuka ponsel nya. Sepuluh panggilan tak terjawab dari Ibu nya. Langsung Kirana menelepon Ibu nya, dan benar saja Ibu nya khawatir Kirana tidak menjawab pesannya.
Di Kantor
Selesai meeting Steven segera membuka ponsel dan mengecek apartemennya lewat cctv. Dia terkejut , bukan Kirana yang berada disana tetapi Nova.
Steven mengecek semua ruangan tetapi tidak ada Kirana, hanya dua ruangan yang tidak dia pasang cctv yaitu kmr Steven dan kamar tamu.
"Diki" ucap Steven
"Cari Kirana ada dimana" imbuh Steven
"Baik, Pak" jawab Diki
"Sampai kapan aku mengurusi hal sepele seperti ini, ah yang penting CEO ku senang " imbuh Diki dalam hati
"Dia di kos an Pak" ucap Diki
"Jemput kembali besok pagi" ucap Steven
"Baik,Pak" jawab Diki dan sudah mengerti apa yang Steven inginkan
Sesampainya di apartemen, terlihat Steven membuka pintu
"Sayang, kenapa kode masuknya diganti" tanya Nova seraya merengek manja
"Aku malam ini tidur di sini ya" ucap Nova
"Sebaiknya kamu pulang saja" jawab Steven datar
"Sayang kamu ini kenapa sih, oke aku akan pulang tapi malam ini kamu makan malam dulu sama aku sebelum aku pulang" rengek Nova
"Hem.." Jawab Steven
Tak lama kemudian, mereka berdua berada di sebuah restoran ternama di Ibu Kota.
Saat menikmati makan malam, tampak seorang pria memasuki restoran ya dia adalah Anton.
Steven memutarkan pandangan seraya menyantap makan malam nya, dia tidak menghiraukan Nova yang sibuk bercerita. Melihat sosok Anton , Steven terlihat emosi.
Kemudian Nova mengedarkan pandangannya, dan benar melihat Anton berjalan ke meja makan mereka
Dan...
sampe traveling kmna mana hahaaa