NovelToon NovelToon
Arabella Secret

Arabella Secret

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dina Melya

Pertemuan tidak sengaja Arabella dengan seorang wanita di cafe tempatnya bekerja, membawanya menjadi pengantin pengganti untuk seorang putra Billionaire Rusia, kondisi Arabella yang sedang membutuhkan banyak uang sehingga ia menerima penawaran wanita itu. Bukan hanya menjadi pengantin pengganti, ia juga harus menjadi putri pengganti dari seorang Billionaire Rusia yang memiliki pengaruh sangat besar di negara itu, Anara itulah nama barunya.

Neal Radislav tidak punya pilihan lain, selain bersedia melangsungkan pernikahan itu demi nama baik dua keluarga, walaupun Arabella memiliki wajah yang persis sama dengan kekasihnya, tak ada sedikitpun sikap manis yang Neal tunjukkan, baginya Anara adalah wanita yang tidak akan tergantikan di dunia ini.

Kenapa Arabella harus berpura-pura menjadi Anara? mampukan sikap lembut dan penyabar Arabella menaklukkan hati Neal? Rahasia apa yang tersembunyi dibalik sikap tertutup Arabella?

Ikuti kisah cinta mereka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dina Melya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kopi pertama

Ara membuka pintu kamarnya pelan dan melangkah masuk sebelumnya ia tidak lupa menutup pintu kamar, pandangannya langsung terarah pada Neal yang masih terlihat sibuk dengan laptopnya,

“Kau dari mana saja," Sapa Neal tanpa mengalihkan pandangannya.

“Aku dari kamar Jessy Tuan, ia memintah aku untuk menemaninya," jawab Ara diliputi ketakutan.

“Buatkan Aku kopi !" Perintah Neal.

“Iya Tuan," jawab Ara. ia pun memutar tubuhnya untuk  kembali melangkah keluar dari kamar.

Ini pertama kalinya Neal memintah sesuatu kepada Ara, sehingga sikap Neal itu menimbulkan berbagai pertanyaan di kepala Ara, begitu sampai di dapur ia pun segera mencari tempat menyimpan kopi.

“Apa yang Nona lakukan malam-malam begini," sapa seorang maid, yang membuat Ara tergelonjak kaget,

“Kau membuatku kaget!" Sahut Ara memegangi dadanya yang terasa hampir copot.

“Maafkan aku Nona, sungguh aku tidak bermaksud seperti itu," jawab maid itu dipenuhi kecemasan.

“Sudahlah... lupakan! Dimana tempat menyimpan kopi,"  seru Ara. Maid itu bergegas mengambilnya dan meletakkan tepat di depan Ara.

“Nona ingin kopi... biar aku buatkan nanti aku hantar ke kamar Nona," ucap maid menawarkan dirinya.

“Tidak usah, biar aku saja, pergilah tidur ini sudah malam sudah waktunya kamu istirahat," imbuh Ara lembut. Maid itu pun segera pamit kepada Ara, tidak lupa ia mengucapkan terima kasih pada majikannya itu. Ara pun melanjutkan  membuatkan  kopi untuk suaminya.

 

 

 

*****

 

 

Ara meletakkan kopi  diatas meja di depan Neal dengan penuh hati-hati, wajahnya kembali diliputi ketakutan kalau sudah berhadapan dengan Neal.

“Kenapa wajahmu selalu seperti itu di hadapanku?" Tanya Neal menatap Ara tajam, Ara diam menundukkan kepalanya sambil meremas kedua tangannya, semua itu tidak luput dari perhatian Neal.

“Angkat kepalamu! tatap aku karena aku sedang berbicara denganmu," seru Neal dengan suara begitu tegas dan wajah yang garang. Perlahan Ara mengangkat wajahnya dan mencoba menatap Neal yang ada di depannya. Kedua mata mereka saling bertemu,

“Aku bukan setan kenapa kau  ketakutan seperti itu bila melihatku," ujar Neal kesal. Ara hanya diam tidak tau harus menjawab bagaimana dan menyelaskan pada suaminya yang terlihat semakin menakutkan baginya.

“Aku sedang bicara padamu, bukan pada batu!" Teriak Neal marah.

“A-ku, a-ku.... Ara sungguh merasa gugup dan penuh ketakutan. “Aku sangat takut kalau Tuan memarahiku," jawab  Ara akhirnya.

Neal mendengus mendengar jawaban Ara sambil mengangkat sedikit sudut bibirnya, lalu mengambil kopi yang dibuatkan Ara untuknya, Neal menyesap kopi itu sedikit lalu menatap Ara yang masih berdiri di depannya dengan mendudukan kepalanya.

Aku belum pernah merasakan  kopi seenak ini, perpaduan yag sangat sempurna guman," Neal dalam Hati. Ia lalu  kembali meminum kopi itu, setelah itu ia meletakkan kembali di tempat semula,

“Pergilah... tapi jangan pernah memperlihatkan wajah seperti itu lagi dihadapaku," perintah  Neal dan kembali melanjutkan pekerjaannya yang tertunta, Ara pun mengiyakan lalu melangkah menjauh dari suaminya itu.

 

 

 

****

 

 

Ara baru saja keluar dari walk in closet , ia melihat Neal turun dari tempat tidur, ia menatap Ara sekilas dan sesuai dengan pesan Neal semalam ia belajar untuk membuang wajah takutnya di depan Neal.

“Tunggu aku... kita turun bersama!" Perintah Neal sambil melangkah ke kamar mandi. Ara tersentak mendengar ucapan Neal, sejak semalam Ara perhatikan banyak perubahan sikap Neal terhadanya walaupun tatapan dingin

itu masih sama kalau sedang menatapnya.

Ara duduk di pinggir tempat tidur menunggu Neal yang masih dikamar mandi, Ara menatap ke kamar mandi begitu mendengar pintunya terbuka, namun dengan cepat ia membuang mukanya kembali, mukanya memerah menahan malu, sungguh ini adalah pertama kali Ara melihat secara langsung seorang pria bertelanjang dada , walaupun melirik sekilas tapi Ara dapat melihat bentuk sempurna tubuh Neal seperti model majalah yang di bacanya.

“Apa yang kau pikirkan!" Seru Neal berdir di depan Ara yang bengong, Ara tersentak mendengar ucapan Neal. Ia menatap Neal sudah berpakaian rapi untuk berangkat ke kantor.

“Bukan apa-apa Tuan," sahut Ara pelan. Neal menatap Ara dengan menautkan kedua alisnya, tanpa berbicara ia melangkah keluar dari kamar, Ara mengikuti langkah Neal dibelakang.

 

 

*****

 

 

Ara melangkah turun dari mobil, ia menatap rumah yang ada didepannya, begitu banyak anak-anak sedang bermain disana, senyum menghiasi bibir Ara begitu mendengar suara tawa para bocah yang begitu nyaring, Ara

memeperhatikan sekitarnya, bangunan didepannya itu cukup luas dengan pekarangan yang juga cukup luas untuk tempat bermain bagi anak-anak.

“Ayo Nona kita masuk aku akan  memperkenalkan anda  dengan pengurus panti ini," ajak Peter. Ara pun mengiyakan dan beranjak untuk melangkahkan kakinya. Kedatangan Ara menarik perhatian beberapa anak yang sedang bermaindi luar, mereka menghentikan kegiatannya dan menatap Ara kemudian tatapannya beralih pada Peter.

“Hai Tuan Peter... siapa yang kau bawah, apakah dia kekasihmu," sapa seorang gadis kecil sekita berusia lima tahun sambil melangkah mendekati Peter, mendengar pertanyaan gadis kecil itu Peter terkekeh kemudian ia meraih gadis kecil itu dan mengendongnya.

“Kau harus berkenalan dengannya, dia bukan kekasihku  dia adalah istri  Tuan Neal," ucap Peter lembut.

“Benarkah.....Pasti kau Nona Anara," sapa gadis itu membuat Ara tersenyum sambil mengusap kepala gadis kecil itu lembut.

“Iya aku Anara... siapa namamu sayang?" Tanya Ara lembut. Gadis kecil itu pun segera meluncur dari gendongan Peter.

“Aku Noumi, senang akhirnya aku bisa bertemu denganmu Nona Ara," ucap Noumi dengan mata berbinar,

“Tapi mana Tuan Neal, dia berjanji akan datang kesini bersamamu," imbuh Noumi.  Ara menatap

Peter yang ada di depannya, kemudian ia berjongkok untuk mensejajarkan tingginya dengan Noumi,

“Tuan Neal  sedang sibuk, lain kali kami akan datang bersama," papar Ara, senyum langsung mengembang dibibir Noumi begitu mendengar perkataan Ara.

Tak lama muncul seorang wanita paruh baya berjalan ke tempat Ara dan Peter, ia menyuruh anak-anak yang berkumpul untuk membubarkan diri kecuali Noumi ia tetap bergelayut di tangan Ara.

“Selamat datang Nona,senang akhirnya anda mau mampir  kesini," sapa Wanita itu. “Perkenalakan namaku

sofia, aku pengurus panti ini," ucapnya sambil mengulurkan tangannya.

“Aku Anara senang berkenalan dengan anda Nyonya Sofia," sapa Ara menyambut uluran tangan Sofia.

“Silakah masuk Nona," ajak Sofia, Ara pun mengiyakan, ia masuk menggandeng Noumi sambil mengikuti langkah Sofia dan Peter.

.

.

.

.

.

.

Bersambung

1
imoe nawar
👍
Arye Ghad'iz BinAngun
bagus
Endah Lestary
ceritanya bagus pake 'banget'.tapi" H" nya bikin ilang fokus /Facepalm//Curse/
Dewi Siahaan
Kecewa
Dewi Siahaan
Buruk
Katherina Ajawaila
bagus cerita nya outhour 🌹🌹🌹🌹🌹
Katherina Ajawaila
dasar perempuan gila msk lo prodeo, ternyata pager mkn tanaman teman sendiri di suntuk narkoba. mari aja km nathalie
Katherina Ajawaila
jgn2 Nathalie, depresi berat. 🌝
Katherina Ajawaila
jgn. lebai lah Ara, dengar aja apa yg. Nesl bicara, toh ksmush sayang sm zNeal, jgn alrman ingat ada nafas bayi d perut mu
Katherina Ajawaila
soga cepat aja pemberkatan ulang nya biar Nathali sadar diri jgn mau nempel aja sprti benalu
Katherina Ajawaila
Natasya sm Matahari, beda tipis sm 2 edan.
Katherina Ajawaila
keren thour, aku suka🌹🌹🌹
Katherina Ajawaila
ternyata mrk berdua kembar dari anaknya Jannie toh
Katherina Ajawaila
keren thour, sumpah ceritanya aku suka 😭
Katherina Ajawaila
Antara biar gubrak aja sekalian, maksain kehendak😆aleman
Katherina Ajawaila
kasihan Arabella, plases thouryg bisa nentuin. hanya outhour. keren
Katherina Ajawaila
Anara arogan dan manja pantesan aja. sifat. nya ngk terpuji
Katherina Ajawaila
tau udh lg hmilAnara bangun lg dr tidur lamanya
Katherina Ajawaila
nah. lo. beneran kan semoga. kbar aja tuh baby
Katherina Ajawaila
ntar nyesel Nesl bukan kedokter dulu, kerjaan terus yg. di. kejar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!