NovelToon NovelToon
Dendam Si Cacat

Dendam Si Cacat

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Kebangkitan pecundang / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Anak Lelaki/Pria Miskin / Tamat
Popularitas:45.2k
Nilai: 5
Nama Author: Virus

Dalton Higs, terlahir cacat. Satu tangannya tidak berfungsi. Saat bermain petak umpet dengan kedua orang tuanya. Seseorang datang, menembaki keduanya tanpa ampun.

Dirinya yang saat itu bersembunyi di balik lemari pakaian, menyaksikan pembunuhan tragis malam itu.

Ketika uang berbicara, nyawa bisa melayang. Hanya uang, semua urusan selesai. Dan Hanya uang yang dapat membungkam mulut manusia kecuali binatang. Pembunuh itu tidak tahu, jika masih ada saksi mata yang melihatnya dan tidak bisa disuap.

Menjadi cacat, dan miskin tidak membuatnya terpuruk, justru berambisi untuk menjadi kaya dengan kecerdasannya.


Tumbuh dewasa lalu membalaskan dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Afraid

Apa yang sedang terjadi di luar, Megan kembali mendengarkan dengan seksama. Takut jika seseorang datang untuk mencuri atau merampok rumahnya. Pikirannya langsung terbayang akan kemungkinan orang asing yang mencoba masuk ke rumahnya atau bahkan pencuri yang bersembunyi di sekitar. Imajinasinya berjalan liar, dan kekhawatiran akan bahaya semakin memenuhi pikirannya.

Tiba-tiba, bunyi kembali terdengar. Kali ini bukan klontang seperti bunyi botol jatuh melainkan bunyi kresek yang dihasilkan dari benda yang terbuat dari plastik.

Megan mendengar bunyi kresek yang tajam di samping rumahnya. Hatinya semakin berdebar-debar, dan rasa takut yang tiba-tiba menyelimuti dirinya.

Ia lalu memutuskan untuk memeriksa sumber suara tersebut. Hatinya berdegup kencang saat ia mengambil ponselnya untuk penerangan dan berjalan perlahan ke jendela yang menghadap ke samping rumah. Melalui celah tirai, ia mencoba melihat apa yang sedang terjadi di luar. Malam yang gelap membuatnya sulit melihat dengan jelas, meski sudah dibantu dengan penerangan dari ponselnya. Ditambah embun yang sedikit mengotori jendelanya karena baru saja hujan berhenti

Ketakutan Megan semakin meningkat ketika bunyi kresek tersebut terdengar lagi, kali ini terdengar lebih dekat.

Ia berusaha menenangkan dirinya sendiri. Namun, setiap suara kecil yang terdengar di sekitar membuatnya semakin takut. Setiap cahaya yang berkedip atau bayangan yang melintas di luar jendela membuatnya merasa terus-menerus diawasi. Pikiran gelap tentang ancaman nyata atau bahaya yang mungkin mengintai terus menghantuinya.

Saat ketakutan semakin menguasai Megan, ia memutuskan untuk membangunkan Ibunya untuk meminta bantuan. Dia merasa bahwa kehadiran seseorang dapat memberikan kekuatan dan rasa aman.

Megan keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar Ibunya, namun wanita itu sudah berada di alam mimpi. Megan tak sampai hati membangunkannya. Ia lantas menghubungi tetangganya, namun tidak mendapatkan respon

Sambil menunggu bantuan tiba berharap tetangganya membalas, Megan mengunci pintu-pintu dan jendela-jendela dengan hati-hati, berusaha menjaga dirinya sendiri dari bahaya yang mungkin ada di luar.

Megan tidak tenang, ia beranjak dan mengintip lagi ke jendela.

Sepi, tidak ada siapapun, batin Megan

Megan pun memilih keluar untuk mengecek keadaan. Berjalan mengendap-endap hingga ke depan pintu yang ada berada di samping rumah .

Ia mengambil sapu dan memegang gagangnya bersiap memukul. Di bukanya pintu samping rumah, dan memberanikan diri melangkah maju dengan tangan yang siap memukul

Sretttch

Diayunkan gagang sapu ke depan, tetapi tak ada siapapun. Yang Megan temukan adalah bahwa bunyi kresek tersebut berasal dari ranting pohon yang digerakkan oleh angin kencang. Rasa lega meliputi Megan saat ia menyadari bahwa tidak ada ancaman nyata. Ketakutan yang melanda dirinya perlahan-lahan mereda.

Di edarkannya pandangan ke arah kiri dan kanan, memastikan sekali lagi, tetapi tak ada siapapun. Megan pun bernapas lega.

Kemudian saat ia melangkah masuk ke dalam rumah, seseorang membekap mulutnya dari belakang.

Megan memberontak, dengan menggerakkan tubuhnya, menghentakkan kakinya.

Orang yang membekap mulutnya berpawakan tinggi besar dan bertenaga kuat. Megan di tarik keluar dari rumah dan memojokkannya ke dinding.

.

.

.

Dalton yang telah sampai di rumah, langsung mengambil air minum dalam gelas dan menenggaknya habis. Lalu membuka ia membuka kemejanya yang basah terkena gerimis hujan.

Praaang

Gelas terjatuh dari meja dapur, tersenggol sikut Dalton saat membuka kemejanya.

Lalu dia berjalan ke sisi dapur menghidupkan robot pembersih yang dapat menyapu dan membersihkan lantai. (Horang Kaya)

Dengan malas Dalton merebahkan dirinya ke sofa. Tetapi perasaannya terus gelisah. Sambil menatap separuh tangannya yang terbuat dari besi.

Seharusnya aku tidak menanam benda bodoh ini. Sebentar lagi aku akan masuk ke kehidupan orang yang telah membunuh kalian, akan ku buat mereka menderita hingga seluruh keluarganya. batin Dalton

Robot pembersih sudah berhasil membersihkan lantainya dan otomatis berhenti sendiri. Dalton pun mengantuk karena sunyi kembali datang

Saat Dalton ingin tertidur, ada sesuatu berbunyi dari arah luar teras rumahnya. Ia menoleh ke arah Jendela dan mendengarkan dengan seksama.

Terdengar bunyi langkah sepatu.

Dalton beranjak dari sofanya dan mematikan lampu, mengambil pistol yang ia simpan di laci buffet. Kemudian bersembunyi dibalik tirai dan memepetkan punggungnya ke dinding.

Ia menutup mata, mendengarkan dengan seksama langkah demi langkah suara sepatu both. Suara yang sama dengan suara sepatu yang terus menghantui hidupnya sedari kecil.

Lalu ia membuka matanya kembali. Napasnya mulai tidak teratur. Semakin memburu dan yakin jika pembunuh kala itu datang menghampiri dirinya.

Kretek Kreetek

Suara itu terdengar lagi. Lebih berisik seperti suara kunci di buka

Dalton membuka kunci pistol, membuka sedikit tirai dan mengintip dari celah jendela.

Ada seseorang yang melangkah mendekati salah satu jendela. Berusaha membuka jendela itu dengan kawat besi.

Pria itu memakai mantel panjang yang ber hoodie. Jenis mantel yang berbeda dengan pelaku pembunuhan kedua orang tuanya saat itu. Wajahnya memakai penutup kepala dan hanya menyisakan matanya.

Pria itu berhasil masuk ke rumah Dalton. Sementara Dalton masih mengawasi dengan tenang.

Seharusnya Dalton menambahkan teralis pada jendela besarnya, agar tidak ada penyusup yang masuk.

Pria misterius yang baru saja masuk itu terlihat mengamati suasana rumah Dalton. Mata Dalton memicing, melihat sesuatu yang dibawa pria itu, sebuah pistol dengan peredam suara.

Dalton menarik pelatuknya dan mengarahkan ke arah Pria misterius saat pria itu ingin menaiki tangga

Dor

Bidikannya tepat mengenai lengan pria itu.

"Arghh sial," gumam pria itu dan turun kembali mencari keberadaan Dalton

Diarahkan pistol itu ke segala arah sambil terus mencari keberadaan Dalton. Mata pria misterius tertuju pada tirai yang bergerak. Ia langsung menarik pelatuk dan menembakinya berkali-kali. Lalu ia segera membuka tirai tersebut.

Kosong

Ia mengedarkan pandangannya ke segala arah tetapi matanya menuju pada Jendela yang baru saja terbuka.

Rupanya dia telah pergi, batin Pria misterius itu dan pergi meninggalkan rumah Dalton

Sementara, Dalton bersembunyi di tempat persembunyiannya. Ruang bawah tanah yang tidak diketahui siapapun.

Ahh sial seharusnya aku mengisi penuh peluru itu. batin Dalton yang geram

Pembunuh itu sudah berada di depan matanya, namun terasa sia-sia.

.

.

.

Megan membelalakkan matanya, napasnya memburu dan ingin berteriak. Namun tangan besar pria itu menutupi mulutnya dan menekan tubuhnya rapat ke dinding.

Wajahnya tertutup, hanya terlihat sepasang mata, yang sorot matanya sangat ia kenali. Megan menatap lengan pria itu, yang di ikat dengan kain berwarna putih terang namun telah berubah warna menjadi merah.

"Megan, ini aku," ucap Pria itu

1
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
wah dalton pewaris yang sebenarnya
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
aman gak tuh di rumah Victoria
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
waah pikiranku udah kmn2 bayanginnya
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
tegas banget lansung gass ke KUA
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
aah keciduk yaa
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
semoga lancar acaranya
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
waah kejutan.. mau mau mau 😂
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
ais Megan malah ngumpet gmn visual Megan.. apa cntik sempurna
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
wah dalton mulai kesem sem
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
Megan pasti sangat khawatir Ama dalton
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
siapa yang menahan pintu. apa dia orang jahat
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
apa tangan dalton baik2 aja
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
aah visual dalton tatapannya tajam
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
sepertinya akan bertepuk sebelah tangan
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
aah cinta dalam diam
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
Megan tak mengenali.. itu parah yaa lukanya
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
kenapa bisa samaan🤔
🎸𝐕𝐢𝐚𝐍 ²⁷²⁷
dag Dig dug
❤️⃟Wᵃfѕ⍣⃝✰ʀᴏs•§͜¢•ˢ⍣⃟ₛ ✰͜͡𝔳᭄
akhirnya berani juga dalton ngungkapin perasaanya sm megan
❤️⃟Wᵃfѕ⍣⃝✰ʀᴏs•§͜¢•ˢ⍣⃟ₛ ✰͜͡𝔳᭄
wah wah wah..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!