NovelToon NovelToon
Kultivator Yang Menantang Waktu

Kultivator Yang Menantang Waktu

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Psikopat / Tamat
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Terlahir dengan kutukan yang memakan usia, Boqin Tianzun terpaksa menempuh jalan berdarah demi melawan waktu yang kian menipis. Di tengah pengkhianatan keluarga dan dunia yang memuja kekuatan, ia merajut rencana keji untuk merangkak ke puncak tertinggi.

​Bagi sang iblis berbakat, nyawa hanyalah pion catur dan cinta hanyalah teknik manipulasi, kecuali untuk satu jiwa yang tersisa. Di ambang batas kematian, ia bersumpah akan menaklukkan takdir dan menghancurkan siapa pun yang menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Fajar yang Ternoda

​Pagi di Sekte Giok biasanya diawali dengan lonceng yang menenangkan, namun hari ini, kesunyian itu pecah oleh jeritan histeris yang mengguncang seluruh paviliun dalam.

​Tetua Agung—ayah dari Lin Xia—berdiri mematung di ambang pintu Paviliun Teratai. Matanya melotot, tubuhnya bergetar hebat melihat pemandangan di depannya. Putrinya, permata kebanggaan keluarga Lin, tampak hancur dan menangis di pojok ruangan, sementara Boqin Yan masih terkapar dalam ketidaksadaran yang menjijikkan karena pengaruh arak dan obat.

​"BOQIN MING! KELUAR KAU!!!"

​Raungan Tetua Agung membelah langit sekte. Energi Qi-nya meledak, menghancurkan atap paviliun dan menarik perhatian ribuan murid serta tetua lainnya.

​Di tengah kekacauan itu, Boqin Tianzun muncul. Ia berlari dengan napas terengah-engah, wajahnya pucat pasi seolah ia baru saja menyaksikan kiamat. Ia menerobos kerumunan dan jatuh berlutut di depan pintu paviliun.

​"L-lin Xia! Tidak... ini tidak mungkin!" Boqin berteriak dengan nada yang sangat pilu. Ia mencoba mendekati Lin Xia, namun dihentikan oleh para penjaga keluarga Lin.

​Lin Xia, yang melihat Boqin, menangis semakin kencang. "Boqin... maafkan aku... aku tidak tahu... Yan... dia..."

​Boqin Tianzun menatap Boqin Yan dengan kebencian yang tampak sangat nyata. Ia menoleh ke arah ayahnya, Boqin Ming, yang baru saja tiba dengan wajah yang juga memucat.

​"Ayah! Lihat apa yang dilakukan Kakak Yan!" Boqin Tianzun berdiri, suaranya bergetar karena amarah. "Aku memintanya untuk menjagamu karena aku harus mengurus pengobatan, tapi dia... dia malah melakukan perbuatan bejat ini kepada wanita yang kucintai!"

​Boqin Ming terdiam seribu bahasa. Ia menatap Yan yang mulai terbangun dengan linglung, lalu menatap Tetua Agung yang sudah siap membunuhnya. Posisi Boqin Ming kini terjepit; Yan adalah putra kandungnya, namun Lin Xia adalah putri dari orang paling berpengaruh di dewan tetua.

​"Pemimpin Sekte," Tetua Agung bicara dengan suara yang sangat rendah namun mematikan. "Putramu telah menginjak-injak kehormatanku. Kau selalu melindungi anak-anakmu, tapi hari ini... jika Boqin Yan tidak mati di tanganku, maka seluruh klan Lin akan menyatakan perang terhadapmu!"

​"Tunggu, Tetua Agung! Ini pasti ada kesalahpahaman!" Boqin Ming mencoba bernegosiasi, namun para tetua lain yang selama ini benci pada kesombongannya mulai angkat bicara.

​"Kesalahpahaman apa?! Putramu tertangkap basah!" teriak Tetua Wu. "Atau jangan-jangan ini adalah rencanamu untuk menguasai keluarga kami dengan cara kotor?!"

​Suasana memanas. Pedang mulai ditarik dari sarungnya. Para tetua yang tadinya setia kini mulai memihak Tetua Agung. Sekte Giok terbelah menjadi dua faksi besar dalam hitungan menit.

​Boqin Tianzun berdiri di antara kedua faksi itu. Ia menundukkan kepala, membiarkan rambutnya menutupi wajahnya agar tidak ada yang melihat senyum dingin yang terukir di bibirnya.

"​Sempurna!" batin Boqin. "Ayah akan dipaksa menghukum Yan untuk menenangkan dewan, atau ia akan melawan dewan dan kehilangan otoritasnya. Apapun pilihannya, mereka akan saling menghancurkan."

​Saat semua orang sibuk berdebat dan saling mengancam, Boqin Tianzun perlahan mundur dari kerumunan. Tidak ada yang memperhatikannya; si pesakitan yang malang dianggap sebagai korban yang hancur hatinya.

​Ia kembali ke kediamannya, di mana Sua Mei sudah bisa duduk bersandar.

​"Boqin, ada apa di luar? Mengapa sangat berisik?" tanya Sua Mei dengan suara lembut yang mulai bertenaga.

​Boqin duduk di sampingnya, menggenggam tangannya dengan hangat. "Hanya suara dunia yang sedang runtuh, Mei. Jangan khawatir. Saat mereka selesai saling membunuh, kita akan memiliki semua sumber daya yang kita butuhkan untuk pergi dari tempat busuk ini."

​Boqin tahu bahwa dalam kekacauan ini, penjagaan di Gudang Pusaka Utama akan melonggar. Ia telah merencanakan untuk mengambil sisa obat-obatan langka yang tersisa saat faksi ayahnya dan faksi dewan mulai berperang secara fisik.

​"Tinggal sedikit lagi," bisik Boqin. "Setelah ini, tidak akan ada lagi yang bisa menyentuh kita."

1
Aldrianto M. Lasut
ini yg bikin cerita gak menarik memanfaat kan wanita yg telah membantu dgn licik..
y@y@
👍🏿🌟👍🏻🌟👍🏿
Zan Apexion
lanjut
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor
Epi Cendrawati
bagus alur ceritaya
Agen One: Wah, terima kasih loh🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Agen One: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Nanik S
lanjutkan
Agen One: siappppp
total 1 replies
Nanik S
Cuuuuuuuuusst
Agen One: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Nanik S
Licik dan kejam
Agen One: 💀💀💀💀💀💀
total 1 replies
Nanik S
God Job
Agen One: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
y@y@
💥👍🏼🌟👍🏼💥
Agen One: Gassss
total 1 replies
Nanik S
Dendam lama
Nanik S
Kejam dan sadis
Nanik S
Sui Mei... teman satu satunya yang membuatnya bersemangat
Agen One
Manipulatif dan strategi
Nanik S
Shiiiiip
Nanik S
Keren cekali ceritanya Tor
Nanik S
Kata yang halus tapi mematikan
Nanik S
Jangan terlena Boqin
Agen One: gak akan, justru sebaliknya💪
total 1 replies
Nanik S
Song Yi... mau bikin umpan malah termakan umpan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!