NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Malam

Pesona Gadis Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: novia_dwi

Alitza Zeefanya Bella, atau sering disapa Zee adalah seorang gadis cantik yang ceria. Seperti nama yang diberikan oleh orang tuanya yang berarti gadis cantik yang ceria yang selalu ada dalam lindungan Tuhan.


Hidupnya baik-baik saja, terlahir cantik serta besar di lingkungan keluarga kaya yang harmonis membuat dirinya tumbuh menjadi gadis ceria dan penuh kepedulian.


Semua baik-baik saja sampai dirinya harus kehilangan seluruh alasan kebahagiaan nya. Membuat dirinya harus bekerja untuk menghidupi dirinya dan seorang wanita tua yang menjadi pengasuhnya sejak bayi.

Bekerja didunia malam membuat dirinya dipandang miring oleh semua orang. Namun dirinya tak peduli, hanya dirinya yang tahu seperti apa sesungguhnya yang ia jalani.

Akankah nasib baik kembali berpihak padanya? atau justru kehidupannya semakin sulit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia_dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PGM 05

masih flashback

Zee dan Maya keluar dari ruangan Leon setelah memastikan bos nya itu sudah benar-benar pulih.

"Kira-kira siapa ya May yang berani jebak bang Leon? ". Tanya Zee pada Maya yang tengah berjalan disampingnya.

" Siapa lagi? Memangnya disini ada manusia yang nggak punya hati selain si Sinta". Cerocos Maya membuat Zee melebarkan matanya.

"Nggak boleh nuduh tanpa bukti May. Jatuhnya nanti fitnah itu". Peringat Zee

" Yang nyuruh kamu ke ruangan bos siapa? ". Tanya Maya

" Mbak Sinta.. "

"Apa kata dia pas nyuruh kamu? ". Tanya Maya Lagi. Ia benar-benar yakin jika Sinta si menyebalkan itulah dalang dibalik semua ini.

" Bang Leon panggil aku.. "

"See?? Padahal tadi si bos juga bilang nggak ada manggil kamu kan? Masih mau bilang apa kamu buat belain tuh pere ngeselin?? " Cecar Maya yang kesal dengan kepribadian Zee yang selalu berbaik sangka.

"Dengerin eike!! " Maya menarik dua bahu Zee dan membuat gadis itu berhadapan langsung dengannya.

"Nggak semua bisa kita kasih kebaikan Zee!! Contohnya tu hawa! Dia itu jelmaan ibl*s, nggak punya hati! Jangan terlalu berbaik sangka sama semua orang karna nggak semua orang bisa dikasih kebaikan! ". Zee menghela nafas panjang dan mengangguk mendengar nasehat Maya.

" Bukan berarti eike nyuruh ye jadi orang jahat say.. tapi buka mata kamu lebar-lebar, ditempat kaya gini.. persaingan tuh bisa bikin orang hilang akal.. " Kembali Zee hanya bisa mengangguk.

Beberapa minggu setelah kejadian itu, setiap kali Aurel bertemu dengan Zee. Kekasih Leon itu masih memasang wajah penuh permusuhan.

"Aku nggak perduli kalau itu orang lain May. Tapi ini kak Aurel.. " Lirih Zee pada Maya.

Maya hanya bisa mengelus pelan lengan teman kerja nya itu sebagai bentuk dukungan. Sepertinya sang bos belum bisa meyakinkan kekasih hatinya jika tak ada hubungan apapun antara Leon dan Zee.

Sementara di ruangan Leon, lelaki itu dan Aurel tengah berdebat perihal Zee. Aurel merasa Leon terlalu mengistimewakan Zee dibanding pekerja yang lain.

"Jangan-jangan kamu memang ada main sama dia ya?! ". Tanya Aurel tak bersahabat.

" Astaga.. " Leon berusaha meredam emosinya. Ia tak ingin lepas kendali dan membentak kekasih hatinya.

"Kamu udah berapa kenal sama aku sih, ay?? " Tanya Leon selembut mungkin.

"Kamu juga kenal Zee berapa lama? ". Tanya nya lagi pada sang kekasih.

" Kamu terlalu mengistimewakan dia, Leon! ". Aurel masih tak terima. Entah kenapa gadis yang biasa nya selalu berpikir dewasa itu berubah begini.

" Kamu tahu persis alasan aku, sayang.. " Leon duduk disamping Aurel dan memeluknya dari samping.

"Alasan! ". Sentak Aurel melepas paksa tangan Leon.

" Kamu sebenernya kenapa sih? Aku udah jelasin semua, dan kasih liat semua buktinya. Aku cuma tinggal cari siapa orang yang kasih obat di minuman aku aja". Leon mulai kehilangan kesabaran karena Aurel terus menuduhnya.

"Tapi kedekatan kamu sama dia tuh berlebihan! Aku nggak suka". Ketus Aurel kemudian memalingkan wajahnya.

Bersamaan dengan itu, ponsel Aurel yang diletakkan diatas meja kaca bergetar. Menandakan ada pesan masuk kedalam ponsel itu.

Tanpa permisi, Leon meraih benda pipih itu dan langsung membukanya. Kedua alisnya mengerut mendapati sebuah nomor asing mengirim pesan.

" Hati-hati bu, dia memang terlihat polos. Padahal hanya ingin merebut pak Leon dari bu Aurel. Saya sering kok liat dia cari perhatian sama pak Leon".

"Siapa ini? ". Tanya Leon menunjukkan layar ponsel kekasihnya.

" Kamu apa-apaan sih Ay, kenapa buka hp aku! ". Suara Aurel meninggi, wajahnya terlihat panik.

" Jawab aku!! Nomer siapa ini!! ". Suara Leon tak kalah tinggi, membuat Aurel sedikit tersentak karena selama bertahun-tahun berpacaran, Leon tak pernah berteriak padanya.

" A-aku nggak tahu.. " Suara Aurel mulai melembut. Ia takut akan kemarahan Leon.

Leon menggulir layar ponsel kekasihnya, membaca semua pesan dari nomor itu. Matanya kian memicing saat beberapa kiriman foto juga ada disana. Foto saat dirinya tengah berbicara pada Zee, foto saat Zee masuk ke ruangannya, dan beberapa lainnya.

Leon mendesah pelan. Menyugar rambutnya ke belakang kemudian memijit pelipisnya dengan pelan. Kepalanya berdenyut.

"Kamu lebih mempercayai ini daripada aku? ". Tanya Leon sambil menunjukkan layar ponsel Aurel.

" Karena ini kamu sangat marah padaku dan membenci Zee? ". Aurel masih diam, namun kepalanya tertunduk.

Leon kembali menghela nafas panjang. Ia berusaha mengontrol emosinya yang sudah naik. Kemudian ia meletakkan ponsel Aurel dan meraih kedua lengan kekasihnya agar menatap dirinya.

" Liat aku.. " Suara Leon sudah kembali melembut.

"Liat aku, sayang.. " Ulang Leon karena Aurel tak kunjung menatapnya.

"Siapa dia?? ". Tanya Leon lagi.

" A-aku nggak tau ay.. tapi katanya dia kerja disini". Jelas Aurel membuat dahi Leon berkerut.

"Sejak kapan dia kirim pesan ke kamu? ". Tanya Leon lagi.

Pasalnya setelah ia ingat-ingat lagi, kekasih hatinya itu memang sudah beberapa bulan ini selalu berpikir buruk dan sedikit menjauhi Zee. Padahal sebelumnya Aurel sangat dekat dengan Zee.

" Beberapa bulan ke belakang". lirih Aurel yang akhirnya mengaku.

"Dan kamu percaya? ". Aurel bergeming

" Kamu lebih percaya sebuah kalimat dan sebuah foto dibandingkan aku? ". Aurel menatap netra Leon. Tampak jelas kekecewaan disana.

" Apa selama ini yang aku lakukan untuk mu tidak bisa membuatmu yakin dan percaya padaku? ". Aurel menggeleng keras.

" Bukan gitu ay.. aku... "

"Kamu nggak percaya sama aku, Aurel". Leon melepaskan tangannya dari lengan sang kekasih. Jujur ia kecewa karena Aurel meragukan kesetiaannya selama ini.

" Ay.. " Aurel langsung menggenggam tangan Leon. Ia tak mau kehilangan Leon.

"Aku.. aku bukan nggak percaya sama kamu.. tapi aku, aku nggak percaya sama Zee.. " Cicit Aurel.

"Itu sama saja.. "

"Ay.. " Lirih Aurel.

"Sama saja kamu tetap nggak percaya sama cinta aku". Aurel menggeleng lagi, ia langsung memeluk Leon.

" Maaf.. "

"Maafin aku ay.. " Aurel menangis, rasa cemburu membutakan mata hatinya. Ia lupa bagaimana Leon memperlakukan dirinya selama ini. Ia lupa bagaimana Leon mencintainya selama ini.

Leon menghela nafas panjang. Ia membalas pelukan Aurel, mengelus punggung kekasihnya dan mendaratkan kecupan dikepala gadis itu.

"Tidak akan ada yang bisa gantiin kamu, ay. Siapapun itu.. harusnya kamu tahu seperti apa isi hatiku". Jelas Leon masih dalam posisi berpelukan.

" Aku tahu.. aku minta maaf. Aku dibutakan rasa cemburu pada gadis yang tidak seharusnya aku cemburui". Aurel semakin menyusupkan wajahnya didada Leon.

"Percayalah.. Zee adalah sosok pengganti Lona, ay. Aku menyayanginya seperti adik kandungku sendiri". Aurel mengangguk, dalam hatinya ia benar-benar merasa bersalah. Bukan hanya pada Leon namun juga pada Zee.

Harusnya ia lebih percaya pada Leon dan Zee. Leon menganggap Zee seperti adik kandungnya sendiri. Melihat Zee seperti melihat Lona, adik kandung Leon yang telah tiada beberapa tahun lalu.

" Aku akan cari tahu siapa pemilik nomer ini" Aurel mengangguk patuh. Kesalahpahaman nya dan Leon sudah berakhir.

"Aku mau cari Zee dulu.. aku mau minta maaf sama dia. Pasti dia sedih dan sakit hati karena sikapku belakangan ini". Aurel berdiri, bersiap keluar untuk mencari Zee. Ia ingin meminta maaf pada gadis itu.

" Disini saja.. biar aku suruh Zee kesini". Aurel menurut dan kembali duduk.

Tak butuh waktu lama untuk Zee datang atas panggilan sang bos. Sebelum masuk, Zee mengetuk pintu ruangan Leon.

"Maaf, bapak panggil saya? ". Zee berdiri tak jauh dari pintu. Ia menatap Aurel dan Leon bergantian.

Aurel bangkit dan berjalan cepat ke arah Zee. Gadis itu sudah pasrah jika Aurel akan memakinya, namun yang terjadi selanjutnya sungguh membuat Zee terperangah. Aurel memeluknya dengan erat.

" Maafin kakak ya, Zee.. " Mata Zee mengerjap beberapa kali, nampak lucu di mata Leon.

"K-kak". Lirih Zee masih belum membalas pelukan Aurel.

" Maafin aku Zee.. aku berburuk sangka sama kamu. Maafin aku ya.. " Zee tersenyum dan langsung membalas pelukan Aurel.

"Aku juga minta maaf sama kakak kalau keberadaan aku bikin kaka salah paham". Aurel menggeleng ditengah pelukannya. ia mempererat pelukannya pada Zee.

Kesalahpahaman yang membuat Zee sedih akhirnya bisa diselesaikan. Dan Leon dengan cepat menemukan dalang dibalik kesalahpahaman itu.

" Sinta.. " Geram Leon membuat Aurel juga ikut kesal. Rupanya Sinta lah dalang dibalik semua kesalahpahaman ini. Wanita itu sengaja membuat Aurel cemburu dengan selalu mengirim berita palsu tentang kedekatan Leon dan Zee.

Sejak saat itu, Aurel benar-benar membenci Sinta. Bahkan beberapa kali meminta Leon untuk memecatnya.

Namun entah apa alasan Leon masih belum memecatnya hingga saat ini. Aurel masih belum mengerti

flashback off..

...¥¥¥°°°¥¥¥¥...

...Huuuu.. dasar si Sinta biang kerok ya. Jahat banget jadi orang kamu tuh Sinta.. ish ish ishh.. 😡...

...Kasih langsung double up nih buat readers semua🤭😁...

...Happy reading semuanya🫰🫰 sarangheyo💋💋🥰❤😍😘❤🥰🥰...

...Jangan lupa ritualnya ya.. like komen jangan ketinggalan🙏💋🥰😍😘...

1
Astrid Fera
seru kok kak cuma Zee dbuat yg lbih tangguh lgi kak,,kyg pinter bela diri gtu kn tmbh seru nnti,,itu saran aku j SC kak😄😄tetap smngt kak💪💪
amma_iKiss: hihi.. tenang kak, pemeran perempuan di novel aku semua strong kok🤭 Btw makasih dukungannya ka😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!