"Bercerita tentang kisah Adel seorang mafia yang mengalami sebuah kecelakaan dan menyebabkan dia lupa akan segalanya."
Adelia yang kehilangan ingatannya membuatnya melupakan kehidupan dunia gelap yang ia miliki.
Kehidupan Adelia dimulai saat ia menikah dengan CEO bernama Adrian, pernikahan yang bermula dengan sebuah perjodohan sangat sulit menimbulkan rasa cinta.
Akankah Adelia akan meninggalkan Adrian?
Semua kisah masalalu akan muncul menghantui Adelia bagaikan mimpi buruk. Akankah Adelia bisa mengingat kembali masalalunya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita puspitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12
Pesta yang diadakan Adrian dan Adelia membuat beberapa orang kaget. Pernikahan yang terbilang mendadak itu, membuat semua orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Identitas Adelia yang tidak diketahui oleh banyak orang, membuat sebagian orang semakin penasaran. Keistimewaan apa yang dimiliki oleh Adelia, sampai ia bisa menikah dengan Adrian. Pertanyaan demi pertanyaan terus bermunculan.
Semua masih terasa seperti mimpi .
Banyak wanita yang menginginkan hidup bersama dengan Adrian. Tapi harapan semua wanita telah kandas karena Adelia lah yang menang. Adelia seorang gadis biasa yang bisa hidup bersanding dengan seorang Adrian. Membuat semua wanita patah hati berjamaah.wkwkwkw
Adelia masih mengingat dengan jelas, semua memori pertunangannya dengan Adrian. Hingga kepergian sang ayah, untuk selamanya.
*******
Hanya ada malam penuh bintang, yang menemani perasaan dua insan yang duduk di dalam mobil dengan sunyi.
Meskipun bibir tidak bisa berkata jujur, tetapi tatapan matanya tidak bisa berbohong.
Genggaman tangan yang palsu, hanya untuk membuat semua percaya. Menutupi satu kebohongan, yang sudah tercipta. Meskipun air mata ingin sekali menetes, namun genggaman tangan seakan mencegahnya.
Senyum yang terasa begitu berat, kini kembali terasa ringan. Saat wajah orang tercinta, muncul untuk menemuinya. Cinta tak terbalas dan bertepuk sebelah tangan, sungguh menyakitkan!
Ungkapan isi hati, yang pantas menggambarkan hati seorang Alana saat ini.
Meskipun raganya berhasil ikut dengan Abian saat ini, namun hatinya masih tertinggal di lokasi pesta. Matanya masih memerah, dan hatinya semakin dipenuhi rasa kecewa. saat jarak dirinya dan Adrian, sudah terbilang jauh dan tidak mungkin bisa lagi untuk dekat.
Abian masih memandang wajah Alana dalam diam. ia hanya bisa terdiam sedih, tanpa bisa menghibur lagi. Apapun yang akan ia katakan saat ini, akan menjadi satu kesalahan, yang akan menimbulkan pertengkaran. Abian sudah bertahun-tahun mengenal Alana. Saat ini yang ia pikirkan adalah segera mengantarkan Alana pulang.
Abian juga merasakan sakit di dalam hatinya, selama ini ia mencintai Alana dalam diam. namun ia mampu menyembunyikan wajah sedihnya. tapi masih terlihat jelas di wajahnya. Ia tidak ingin terlihat lemah, seperti keadaan Alana saat ini. Abian berusaha keras menenangkan pikirannya, dan mengukir senyuman indah di bibirnya.
Di dalam mobil, Alana hanya diam dan wajahnya terus menatap ke arah jendela. Rasa sakit yang dirasakan hatinya memang begitu sangat menyakitkan. Berkali-kali ingatannya kembali, ke sebuah pesta yang ia hadiri beberapa menit yang lalu. Bagi-nya ini hanyalah mimpi buruk, yang akan segera hilang saat ia terbangun pada esok hari.
Berulang kali ia mencoba untuk memejamkan matanya, dan berusaha melupakan semua ingatannya tentang Adrian. Namun semua itu hanya sia-sia. Usaha yang ia lakukan sama sekali tidak berhasil. Karena setiap kali ia memejamkan mata, justru wajah Adrian muncul di dalam pikirannya.
Jangan menyiksaku seperti ini Adrian, kenapa kau selalu muncul di dalam ingatanku. ini sungguh menyakitkan sekali untukku.
Perasaan Alana memang sudah terlihat jelas di wajahnya saat ini. Sama seperti yang dirasakan hati Abian, saat melihat wanita yang ia cintai selama ini hanya memikirkan orang lain. sungguh sakit sekali rasanya. Memang benar ia seorang pengecut tidak bisa mengungkapkan perasaan yang terpendam selama ini kepada Alana. Ia sangat takut merusak segalanya. Alana merupakan orang yang selalu ada di sampingnya, menemani dirinya selama ini.
Semua itu berawal saat Abian memperkenalkan Alana kepada Adrian. Saat itu Adrian adalah rekan bisnis, sekaligus sahabat terbaiknya. persahabatan keduanya terjalin, saat Adrian membantu menangani perusahaannya yang berada dalam masalah. Dan Alana jatuh cinta kepada Adrian, sejak pertama kali mereka bertemu.
Namun Adrian sama sekali tidak memiliki perasaan yang sama dengan diri Alana.
Tapi Alana terus berusaha untuk mendekati Adrian, agar bisa mendapatkan cinta dari seorang Adrian. Alana melakukan segala cara untuk mendapatkan hati Adrian.
Alana lebih sering meminta bantuan kepada Abian, untuk sekedar bisa bertemu dengan Adrian. Tanpa pernah memikirkan, perasaan sakit yang dirasakan oleh Abian. Abian memang pintar dalam menyembunyikan perasaan. Ia selalu bersikap tegar, seolah ia sangat mendukung hubungan antara keduanya.
Abian sangat pintar menyembunyikan perasaan kecewa, yang melanda hatinya. Abian terkenal seorang playboy, tidak sedikit wanita yang mendekatinya. Ia sering gonta-ganti pasangan wanita.
Tetapi, di hatinya yang paling dalam, hanya ada satu nama, yaitu Alana. Alana yang merupakan cinta pertama baginya. Semua wanita yang pernah dekat, dan berhubungan dengannya hanya untuk pelampiasan. Pelampiasan sakit hatinya, karena ia tidak pernah bisa memenangkan hati Alana.
Mobil Abian terus melaju, menembus keramaian kota. Suasana terlihat indah, saat lampu warna-warni menyoroti jalan raya. Lampu itu berbaris, di sepanjang jalan. Membuat siapa saja yang melewati jalanan tersebut, menjadi takjub melihatnya.
Kenapa kau begitu tega padaku, Adrian!
Kau sama sekali tidak memikirkan perasaanku. kau sangat jahat.
Alana kembali melamun, dengan air mata yang kembali menetes di pipi cantiknya.
"Apa kau tadi sudah makan?" tanya Abian memecah keheningan. Ia terus fokus menyetir mobilnya, dengan kecepatan sedang.
"Belum," balas Alana singkat. dengan kembali memalingkan wajahnya dari Abian.
"Kita makan ya?" tanya Abian lagi, mencoba untuk merendahkan emosi Alana.
"Tidak, aku tidak lapar. Aku hanya ingin segera pulang." ucap Alana dengan ketus.
"Alana, jaga kesehatanmu. Dan ikhlaskan Adrian. Dia sekarang sudah menikah, dan mungkin dia memang bukan jodohmu.
"Cukup, hentikan ocehan mu yang tidak penting itu Abian! aku sedang tidak ingin membahasnya, untuk saat ini. potong Alana dengan tatapan marah memandang Abian.
"Baiklah, aku akan mengantarmu pulang ke apartemen," ucap Abian pelan.
Dengan segera Abian menambah kecepatan mobilnya, ia kembali diam untuk sesaat. Wajahnya terlihat menahan kesal. Sejak Alana jatuh cinta dengan Adrian, ia sekarang jarang bersikap lembut seperti dulu lagi.
Maafkan aku Abian, aku tidak bermaksud melukai hatimu. Tapi saat ini aku hanya ingin sendiri !
Alana merasa bersalah, saat dirinya membentak Abian beberapa saat lalu.
30 menit kemudian. Mobil Abian telah sampai di parkiran apartemen mewah. Alana langsung membuka pintu mobil dan berlari keluar. Tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada Abian. Abian sangat paham dengan suasana hati Alana saat ini. Ia hanya bisa memandang Alana dari kejauhan.
"Kenapa kau sekalipun tidak pernah memandangku, Alana!" ucap Abian dengan marah dan kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. meninggalkan apartemen mewah itu.
Selama perjalanan pulang, Abian masih memikirkan sikap Alana terhadapnya.
"Betapa beruntungnya, jika aku bisa menjadi pria yang sangat kau cintai Alana. Kau terlihat begitu menyedihkan, menyaksikan pernikahan Adrian. Apa sebesar itu cintamu kepada Adrian!"
lanjut up nya thor