NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikahi Tuan Muda Duda

Dipaksa Menikahi Tuan Muda Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan
Popularitas:55.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Humaira sejak kecil hidupnya dihabiskan di pesantren mencari ilmu, ia juga tidak pernah jatuh cinta hingga suatu saat ayahnya sakit ia harus kembali pulang menunggu ayahnya yang sedang koma.

Setelah ayahnya sadar ia harus dijodohkan dengan anak yang telah membantu biaya penyembuhan ayahnya harus menikahi seorang duda beranak.

Setelah melangsungkan pernikahan Raka membuat kontrak perjanjian selama satu tahun pernikahan setelah itu mereka akan bercerai.

Namun dengan seiringnya waktu Aira mulai jatuh cinta kepadanya tetapi Raka sangat membencinya, dan sering menyakiti Aira. Akankah cinta Aira terbalaskan atau sebaliknya yang membuatnya semakin terluka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12.Dosen killer

"Ra lihat itu, dosen killer lihati kamu aja," ucap Nia.

"Masak, mungkin lihat kamu Na, saya saja tidak kenal," ketus Aira.

"Ra, kamu ngak tahu ya, dia itu dosen yang paling digemari semua wanita juga semua dosen wanita disini, sudah dia tampan dia juga seorang ceo," ucap Nia memberi penjelasan.

"Saya tidak peduli, biar dia tampan atau ngak, yang penting itu hatinya juga imannya, buat apa rupa tampan kalau hatinya busuk," jawab Aira.

Aira jadi teringat suaminya yang wajahnya tampan tapi sikapnya sangat dingin terhadapnya apa aku pantas mencintai orang yang tak pernah peduli denganku guman hati Aira.

"Ra, kamu kok melamun, ada masalah ya?" tanya Nia sambil melambaikan tangannya di depan wajah Aira.

"Tidak kok, sudah ayo kita lanjuti desainnya," ajak Aira untuk kembali mengambar.

Dosen killer itu namanya Davian Alexsender, seorang dosen juga seorang ceo DA yaitu perusahan Arsitek. Usia Davian 27 tahun. Dia selalu bergonta-ganti pasangan karena wajahnya yang cukup tampan sehingga dia selalu di kejar-kejar wanita.

Davian memendangi Aira dari kejauhan, memperhatikan wajahnya, juga cara bicaranya yang cukup bebeda dari wanita yang ia temui. Kenapa dia tidak memandangku biasa setiap wanita yang pertama kali melihatku selalu memandangku dan tertarik kenapa wanita ini tidak gumam Davian.

"Jika sudah selesai desainnya, bawa ke depan dikumpulkan," kata Davian.

Semua siswa telah mengumpulkan desain sketsa gambarnya kedepan kini tinggal Aira sendirian, ia tidak memperdulikan temannya yang telah selesai, yang terpenting dalam prinsipnya ia selalu teliti dalam setiap karya yang ia akan buat hingga yang memakainya akan puas dengan hasil karyanya.

"Nona, apa masih lama?" tanya Davian.

"Sebentar lagi pak?" jawab Aira fokus dengan gambarnya.

"Apa nona mahasiswa baru? Kok saya baru pertama bertatap muka dengan nona?" Tanya Davian basa basi. Ini kesempatan saya biar bisa lebih kenal dia.

"Iya pak, saya mahasiswa baru, ini pertama kali saya masuk kuliah," jawab Aira dengan tetap fokus dengan gambarnya.

Ini sungguh desain yang cukup bagus, sungguh berbakat wanita ini, dia sangat beda dengan wanita lainnya gumam Davian.

"Saya permisi pak," ucap Aira berlalu pergi meninggalkan dosen killer yang masih diam melamun.

****

"Assalamualaikum," sapa Aira baru sampai rumah.

"Waalaikumsalam," jawab Nathan bersama dengan mama.

"Bunda gimana kuliahnya," tanya Nathan antusias.

"Menyenangkan sayang, kamu bentar lagi juga sekolah ya," ucap Aira sambil mencubit hindung mancung Aira.

"Gimana nak, kuliahnya lancar, apa kamu sudah punya teman?" tanya mama.

"Alhamdulilah lancar bunda, Aira juga sudah punya teman, maafi Aira ya sudah merepotkan mama harus menjaga Nathan," kata Aira.

"Sudah jangan begitu, ini nak black card buat kebutuhan kamu juga biaya kuliah kamu," kata mama memberi kartu kredit warna gold unlimetid.

"Tidak mah, Aira sudah di beri uang banyak oleh mas Raka," ucap Aira.

"Beneran nak, jika kamu membutuhkan sesuatu bilang saja sama mama, jangan sungkan ya," kata mama.

"Iya mah,"

****

Aira mendengar suara mobil Raka baru sampai ia segera membukakan pintu untuk menyambut sang suami.

"Mas, sini saya bawakan tasnya," ucap Aira mengambil alih tas Raka.

"Tidak perlu biar saya sendiri," tegas Raka.

"Mas, izinkan Aira menjalankan kewajiban Aira selama masa yang tersisa kontrak kita," ucap Aira memohon.

"Kamu jangan pernah berharap, aku bisa melakukannya sendiri," hardik Raka.

Aira tetap memaksa merebut tas yang di pegang Raka, hingga akhirnya mereka terjatuh dilantai tubuh Aira menindih tubuh Raka. Hingga nafas mereka saling bertemu.

Kini detak jatung Raka berdetak dengan kencang tak beraturan, ia mendorong tubuh Aira agar ia tidak mendengar jatungnya yang tak beraturan.

"Maaf mas," ucap Aira bergetar takut jika Raka akan memarahinya.

Raka segera meninggalkan Aira, tanpa menjawab ucapannya. Kini Raka sedang duduk di tepi ranjang di kamarnya memikir apa yang barusan terjadi.

Kenapa setiap aku melihatnya saja milikku menjadi begini, padahal aku sangat menbencinya, dia itu tidak ada apa-apanya dibandingkan siska gumam Raka. Dia hanya wanita miskin mau menikah denganku hanya karena hartaku pikir Raka.

Tok ... Tok ...

"Mas, makan malam sudah siap? Mari makan malam dulu!" Aira bicara dibalik pintu kamar Raka yang masih tertutup rapat.

"Sebentar lagi saya akan turun," sahut Raka segera mandi lalu makan malam.

****

Di meja makan

"Mas, mau lauk apa? Daging rendang, apa rica-rica ayam?" tanya Aira sambil mengambil nasi dalam piring Raka.

"Rica-rica ayam saja," sahut Raka.

"Bunda, Nathan juga mau makan seperti papa," kata Nathan.

"Baik sayangku, tapi sedikit pedas," kata Aira menyuapi Nathan.

"Nanti setelah makan malam, dan Nathan sudah tidur ke ruang kerjaku ada yang ingin saya bicarakan," tegas Raka sambil memasukkan nasi ke dalam mulutnya.

"Papa, bicara sekarang saja, awas nanti papa menyakiti bundaku," hardik Nathan.

"Jika papa sampai menyakiti bunda, Nathan tidak mau lagi bicara sama papa," tegas Nathan memberi penekanan kembali.

"Sayang, papa tidak akan menyakiti bundamu itu, cepat habiskan makanmu," ucap Raka kepada Nathan.

****

Aira sedang menemani Nathan tidur sambil membacakan dongeng, sambil mengelus rambutnya.

"Bunda, jika papa nanti jahat sama bunda bilang Nathan ya, Nathan akan memukul papa." Nathan berdiri dari tidurnya di atas ranjang mempraktekkan cara ia akan meninju papanya.

"Anak bunda tidak boleh begitu, nanti dosa, papa tidak akan menyakiti bunda, mungkin papa ingin bicara sama bunda ingin mengajak kita jalan-jalan membeli main baru, sudah ayo tidur lagi," ucap Aira.

"Beneran bunda, hore ...," ucap Nathan kegirang.

Raka tanpa sengaja mendengar percakapan anaknya dengan Aira yang sangat memperhatikan Aira yang tak ingin Aira tersakiti walaupun oleh papa kandungnya sendiri.

Setelah Nathan tidur Aira segera menuju ruang kerja Raka yang bersebelahan di dari kamar Raka.

Tok ... Tok ... Aira mengetuk pintu ruang kerja Raka.

"Masuk," kata Raka.

"Mas, ingin bicara apa?" tanya Aira duduk di depan meja kerja Raka.

"Aku ingin bicara masalah kontrak kita."

"Mas, aku mengerti mas tidak menginginkan pernikahan ini, tapi beri aku kesempatan untuk menjadi istri yang baik buat mas, juga menjadi ibu yang baik buat Nathan yang tinggal beberapa bulan ini," kata Aira sedikit ragu.

"Baiklah, tapi ingat kamu hanya melakukan kewajibanmu sebagai istri merawat, mengurus segala kebutuhan kami," ucap Raka.

"Mas, bolehkan aku meminta satu permintaan denganmu?" tanya Aira ragu.

"Apa itu, uang? Berapa yang kamu minta?" tanya Raka dengan mengangkat kedua alisnya.

"Aku tidak perlu uang mas, apa boleh aku mencium tangan mas, saat mas berangkat kerja dan di saat mas pulang, dan biarkan Aira menyiapkan segala keperluan mas sampai kontrak kita habis mas," kata Aira dengan gugup ia meremas ujung bajunya.

"Ok, karena Nathan sangat menyanyangimu, aku setuju dengan permintaanmu, oya temanku mau datang sebentar lagi kamu siapkan camilan di gazebo taman depan sekarang, setelah itu kamu masuk temani Nathan dan jangan keluar," ingat itu.

"Baik mas," jawab Aira. Apa dia malu jika aku bertemu dengan teman-temannya guman hati Aira.

*****

Gazebo.

Raka mendengar ponselnya berbunyi segera mengambilnya lalu menggeser tombol hijau.

📞📞 Davian

"Hallo bro, gue sudah di depan masion elo," Kata Davian mematikan mesin mobilnya.

📞📞 Raka

"Iya, gue turun elo masuk saja," jawab Raka menuruni tangan keluar menyambut sahabat karibnya.

📞📞Davian

"Cepat bro," kata Davian lalu mematikan ponselnya memasukkan kedalam sakunya.

"Gimana dia adakan?" tanya Leon.

"Ada," jawab Davian.

"Sorry bro lama, ayo duduk," ajak Raka kepada kedua sahabatnya.

"Wah kita sudah di sambut oleh hidangan lezat," ucap Leon.

"Tumben elo sudah siapi kayak beginian biasanya juga garing, Nathan mana?" tanya Davian.

"Nathan sudah tidur, elo itu dikasih suguhan ngatain tumben, ngak di suguhi elo bilang gue pelit bro," ucap Raka.

Hidang di meja sudah ada tiga cangkir white cafe, jus jeruk, punding custrad, bronis, juga cupcake berbentuk hati, dan satu botol minuman anggur yang dibawa Raka.

"Ka, elo butuh desain buat produk elo ngak, gue punya desain yang bagus, jika elo butuh?" tawar Davian.

"Desain apa?" tanya Raka dengan menaikkan satu alisnya.

"Ini lihat gambar ponsel gue, elo jika tahu yang mendesainnya pasti elo jatuh cinta Ka, dia sekilas mirip almarhum istri elo Dinda, tapi ini bukan Dinda, ini jatah gue, gue akan coba dekati dia," ucap Davian membayangkan Aira jika ia bicara juga tersenyum.

"Elo kenapa senyum-senyum sendiri, elo sudah ngak waras ya," sahut Leon memukul lengan Davian untuk menyadarkannya dari lamunannya.

"Enak aja, gue masih waras bro, gue lagi jatuh cinta, dengan mahasiswa gue yang desain ini bro," jawab Davian.

"Gue sudah punya banyak stok desain produk bulan ini," kata Raka kepada Davian.

"Tolongi gue Ka, elo minat dong sama ini, nanti biar alasannya lagi kerja sama gitu, biar dia mau dekat sama gue, pleace," kata Davian memohon.

"Oke, gue bantui," tutur Raka.

"Ka, gue denger elo sudah nikah lagi ya, mana istri elo?" tanya Leon penasaran masa istri sahabatnya.

"Benaran itu Ka? Wah buset elo ngak anggap kita sahabatnya nikah ngak bilang-bilang kita, tapi kemarin elo jalan sama Siska?" ucap Davian.

"Dia lagi nemani Nathan tidur, gue sama dia dijodohkan gue sama dia membuat perjanjian kontrak selama satu tahun kita akan pisah, elo tahu sendiri gue cintanya sama Siska," jawab Raka.

"Elo itu Ka, tahu sendiri Siska itu maunya cuma elo nya aja, masih aja elo pertahanin," imbuh Leon.

Leon mengambil cupcake berbentuk hati memasukkan ke dalam mulutnya merasakan sensasi kenikmatan cupcake.

"Gila enak banget ini? Beli dimana elo Ka? Gue mau beli Kayla pasti dia suka." tanya Leon.

"Masak," tanya Raka mencoba memasukkan kedalam mulutnya. Beneran nikmat cupcake buat Aira, dia itu wanita misterius gumam Raka.

"Beli dimana bro?" tanya Leon kembali.

"Istri gue sama Nathan yang buat," jawab Raka.

"Elo beruntung punya istri yang pintar masak juga sayang sama Nathan," tutur Leon.

Raka memikirkan ucapan Leon, apa benar dirinya beruntung mendapat Aira, apa aku harus mencoba membuka hati buat dia tapi bagaimana dengan Siska gumam Raka frustasi.

1
syaharman sulthan
kata malaikat itu kan halal
Aminah Badai
#kaku
Aminah Badai
kamu bgt thor raka'a visual'a kurang pas ama aira.... maaf thor hanya berusaha mengutarakan isi hati aja kok
Warni Rizki
Kecewa
Warni Rizki
Buruk
Noerlina Akbar
Luar biasa
Dela Anisa
lama bngt ya 5 jam . saya dlu paling lama 3 jam untuk mnta kuliah bahasa .. trkecuali mata kuliah utama designer itu bisa 5 jam .
Dela Anisa
aktor Raka nya jgan dia Napa tidak cocok .. 😍
Aan Aminah
Lumayan
Gadis Puspa Kartika
Luar biasa
Warisah
sudah tanat kah
nurul nazmi
bagus
Dahlia Anwar
tolol si Aira bego harus nya di samperin kenapa di tinggal pergi
Dahlia Anwar
laki laki seperti dia itu harus nya di bumi hanguskan
Dahlia Anwar
laki laki tolol bego
beybi T.Halim
sangat membantu klo tempat wisata disebutkan siapa tau kita BS main2 berwisata kesana..,terbaiklah.,
Marhaban ya Nur17
kan keliatan banget ini mah yg nyosor ceweknya wkkwkkwkw , mahalan dikit lah napa masa pake hijab ko gamfangan se 😫🤔
Marhaban ya Nur17
kesane gampang y aira 😁
Marhaban ya Nur17
lebay amat se tokohnya
Marhaban ya Nur17
bahasa e g nyambung y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!