NovelToon NovelToon
Kekasih Lima Langkah

Kekasih Lima Langkah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:100.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Chanda Kirani

Warning!!! 21++

Buku kedua dari Kutukan Cinta sang Casanova.

Selamat datang di dunia tawa yang membahagiakan.

Siapkan jantung dan hati anti baper. Sakit perut akibat tertawa setelah baca ini tidak di tanggung BPJS..

Hidup adalah pilihan, dan Alex memilih tak ingin repot dengan kerumitan yang di nama kan cinta apalagi sebuah hubungan yang mengikat yang di sebut pernikahan.

Namun Alex harus menelan kembali kata-katanya saat ia harus terperangkap dengan seorang gadis belia dan masih berseragam putih abu-abu.

Lalu apakah Alex akan kembali melontarkan kata antipatinya terhadap sebuah rasa asing dalam dirinya. sebuah rasa yang membuatnya kesepian dalam keramaian. sebuah rasa yang ia sebut Cinta. hingga keadaan berbalik, alam seolah mentertawakannya saat rasa ingin memiliki mendapatkan penolakan.

Tekad Alex untuk menjadi pribadi yang lebih baik agar pantas bersanding dengan gadis baik itu pun membutuhkan pembuktian.

Simak kisah mereka dan jangan lupa Bahagia.






***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chanda Kirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mematahkan prinsip.

Happy Reading...

"Ck..ck.ck... jadi ini yang kamu maksud hanya menonton?" Mr.Andrew berdecak, kepala nya menggeleng pelan serta kedua tangannya berada di pinggang.

Di depannya Talitha, masih dengan penapilan terburuknya. air berwarna hijau dari cat air dan campuran dari jus daun simbuk dengan bau khasnya yang sangat menganggu.

Serta sekelompok pembuat onar yang berdiri tanpa merasa bersalah sedikitpun. wajah-wajah tanpa dosa penghuni tetap ruang BK.

Bagaimana mungkin wajah polos nan menggemaskan seperti Sherryl bisa menjadi sosok yang sangat nakal seperti itu? jika ada orang lain yang tak mengenalnya, mungkin menganggap Sherryl adalah gadis manis yang penurut. berbeda dengan sifat aslinya yang tak bisa di uraikan dengan kata-katanya.

Namun di balik kenakalannya, Sheryl adalah gadis yang baik dan pintar. jika bukan karena seseorang yang melindasnya, ia tidaka akan membalas ataupun membuat ulah tanpa alasan. dan membully adalah hal yang paling ia benci. ia tidak akan membiarkan bulliying terjadi di depan matanya.

"Sheryl,," panggil Mr.Andrew dengan nada datar namun tegas.

"Yes Mr."

"Ada yang ingin di jelaskan?"

"Yes Mr." jawab Sherryl dengan nada tegas.

"Silahkan." Mr. Andrew berdiri di hadapan Sherryl dan teman-temannya. kedua tangannya terlipat di dada dengan sikap tegas, siap mendengarkan.

"Saya hanya mengembalikan apa yang di berikannya kepada saya." jawab Sherryl sambil melirik ke arah Talitha yang memandangnya tajam.

Mr. Andrew sudah menduga jika Sherryl sudah keterlaluan maka ia mempunyai alasan sendiri untuk melakukannya. tapi peraturan sekolah tetap harus di jalankannya meski ia adalah putri dari mantan kepala sekolah di sana.

Kehidupan yang keras dan lingkungan yang melingkupinya setiap hari membuat Sherryl menjadi gadis tak segan untuk meluapkan emosinya. perlakuan ibu tiri yang tak adil terhadapnya merubah dirinya dari Sheeryl yang manis menjadi Sherryl yang nakal dan bar-bar.

"Apa dengan membalasnya kau sudah merasa puas?"

"Setidaknya itu akan memberikan efek jera terhadapnya." jawab Sherryl tanpa rasa takut. membuatTalitha semakin meradang. "lagi pula yang dia lakukan kepada saya bukan karena saya memiliki kesalahan padanya."

"Lalu apa masalah kalian?" Mr. Andrew melihat Sherryl dan Talitha bergantian.

"Dia sudah mengganggu jovan." jawab Thalitha.

Mr. Andrew mengernyit. "Jovan? apa hubungan anak itu dengan masalah ini. Sheryl, apa yang kau lakukan pada Jovan?" tanya guru itu lagi.

"Belum, saya belum melakukan apa-apa padanya. mungkin setelah ini." Sherryl mencibir ke arah Talitha dengan memeletkan lidahnya.

"Elo!" Talitha mendelik tak suka.

"Apa lo!" Sheryl balik menantang.

"Sudah.. sudah... kalian ini." Mr.Andrew melerai perkelahian yang baru akan di mulai itu.

Menghela napas pendek dan kasar, guru berusia dua puluh delapan tahun itu bingung bagaimana cara menghentikan tingkah anak-anak didiknya. bahkan semua hukuman sudah ia lakukan pada Sherryl dan kawan-kawannya, tak juga membuat anak-anak itu jera.

"Baiklah, sekarang saya tahu apa ya g harus saya lakukan." Mr. Andrew melihat kelima anak si kelas itu berurutan. "kalian masih bisa untuk saling membalas di tengah lapangan sana, dan kumpulkan sampah sambil berjalan jongkok. dan kamu juga termasuk di dalam nya." tunjuknya pada Talitha.

Keputusan hukuman untuk.Sherryl dan kawan-kawannya adalah hal biasa untuk mereka, sedangkan Talitha, jangan tanyakan bagaimana wajahnya saat ini, selain masih bertahan dengan bau menyengat di tubuhnya ia juga harus rela berada di bawah terik sampai jam istirahat usai.

"Sialan lo!" umpatnya pada Sheryl dan teman-temannya.

"Masih kurang puas? yuk kita lakukan si tengah lapangan?" Sherryl menunjukkan satu bungkus lagi cairan yang sama yamg belum di campurkan dengan air dari saku hodie nya.

Mr. Andrew menggiring mereka berlima ke ke lapangan bola yang bersebelahan dengan tempat parkir para petinggi sekolah.

Untuk bisa sampai ke lapangan itu dari gedung utama, mereka harus melewati tempat parkir dahulu. dan bersamaan dengan itu Alex keluar dari mobil.

Sherryl tak melihat keberadaan Alex di sana. gadis itu terus saja berjalan dengan sesekali bercanda dan tertawa lepas hingga ia harus menutup mulutnya dengan telapak tangannya.

Pemandangan itu tampak indah hingga tanpa Alex sadari berhasil menerbitkan lengkungan di bibirnya.

Alex ikut tersenyum saat Sherryl tersenyum dan Alex pun ikut mengernyit saat gadis itu juga mengernyit karena matahari yang menyorot menyilaukan.

Suasana pagi yang cerah dengan pemandangan yang indah, Alex seolah terbawa suasana. hingga tanpa sadar ia menyeret langkahnya mengikuti Sherryl dan kawan-kawannya menuju lapangan.

Alex berdiri di pinggir lapangan, di bawah pohon flamboyan. ia menatap ke arah satu titik. sesekali ia tersenyum lalu tertawa ringan melihat tingkah Sherryl yang berlarian berkejaran dengan Mona. gadis itu sama sekali tidak berniat untuk menjalani hukumannya. ia hanya main-main saja membuat guru BP yang sedang mengawasinya tampak frustasi.

"Cantik dan ceria." gumamnya mengagumi.

Rambut pajangnya yang di cepol asal dan anak rambutnya yang berantakan di permainkan angin membuat Sherryl lebih cantik dari saat pertama kali ia lihat.

"Ada yang bisa saya bantu pak?" sebuah suara mengagetkan Alex. Pak Andrew tiba-tiba saja berada di samping nya mengajak berbicara.

"Ah, iya. saya tadinya mau bertemu dengan kepala sekolah. lalu saya melihat mereka dan yah, saya hanya ingin lihat." jawab Alex kaku. sebenarnya ia malu ketauan sedang memperhatikan seorang gadis.

"Cantik dan sedikit bandel." Alex menoleh pada Mr. Andrew yang ada di sampingnya. "gadis yang anda perhatikan itu." tunjuknya pada Sherryl.

"Ya, kami pernah bertemu. dia gadis yang lucu." oek cuih..cuih.. Alex ingin muntah mendengarkan ucapannya sendiri. lucu apanya, dia menyeramkan. Alex menolak perasaan kagumnya. baiklah, Alex hanya tidak ingin dirinya terlalu larut dalam pesona gadis kecil.

"Dan juga Unik." imbuh Mr. Andrew

Alex hanya tersenyum membalas ucapan Guru BK itu. ia tidak ingin memberikan kesan bahwa ia tertarik pada salah satu siswa di sekolah yang menjadi salah satu sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan sosial keluarga Herlambang.

Meskipun sebenarnya itu tidak jadi masalah, Alex hanya tidak ingin ada pikiran-pikiran buruk tentang dirinya. Alex menyukai seorang gadis yang masih duduk di bangku sekolah, apa kata dunia! begitulah Alex mengingatkan dirinya.

"Namanya Sherryl Alexandria" Mr.Andrew memberi tahu.

Sekali lagi Alex hanya mengulas senyum tipis untuk menanggapi cerita pria yang ada di sampingnya. dan sebagai lelaki Dewasa, ia bisa mengerti melalui tatapan mata Andrew pada Sherryl, ada ketertarikan di wajah pria itu pada Sherryl. dan entah kenapa perasaan tak suka merambati hati Alex. ia mulai berpikir bagaimana caranya agar ia dapat lebih mengenal Sherryl setelah ini.

Dan tanpa Alex sadari, ia sendiri telah mematahkan prinsipnya untuk tidak terlibat dengan seorang gadis remaja.

***

Ya gitu drh lex, makanya gak usah sesumbar kamu.

Apa kata dunia. wkkkk...

Alex.. oi Alex...

gak banyak kok, Alex hanya minta dukungan dari kalian.

1
Sukma Jati Jati
ya Allah,baru masuk LG aku mom./Kiss//Kiss//Kiss/
Mia Pratiwi🍇
kisah asisten sableng dan anak SMA yg pasti selalu ada adegan kocaknya🤣🤣
Devan Davi
baru ada notifikasi langsung dari Alex
Mezuke Holee: next Thor ,,
nunggu up yu
total 2 replies
Mia Pratiwi🍇
𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚐𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚖𝚊² 𝚕𝚊𝚐𝚒 mak😌😌
Mia Pratiwi🍇
𝚢𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚖𝚞 𝚑𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚕𝚊𝚗 𝚗𝚝 kah🙈🙈🙈
Chand: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sukma Jati Jati
aku baru log in lagi mommy...😍😍
Mia Pratiwi🍇
pokoknya kudu sampe tamat disini kisah si alex asisten sableng🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Chand: siap!
total 1 replies
Katibah Angel
welcome back Mak othor
Chand: makasih 😘😘😍
total 1 replies
Youleannaa
menarik,,,,
sansan
siapa yang Alex hadapi kali ini? duhhh penisirin
Ai Sulaesih
🤦Alex gercep bangat sehhh👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
mau gue pengen cepet tau gimana kisah cinta Alex SM cerryl bikin penasaran aja 🤭🤭🤭
Ai Sulaesih
manusia kayu 🤣🤣🤣🤣🤣Pinokio dung hidungnya panjang kaga y 🤣🤣🤣✌️👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
🤦🤣🤣🤣🤣🤣🤣Alex Alex ada - ada aja Lo,,,,,,,,,,,👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
anak siapa sich kok Ampe segitunya ana guru 🤭🤭🤭👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
😯sayang y sableng tp 🤤,,,,,🤣🤣🤣🤣👍💪✍️💖
Ai Sulaesih
🙋ikutan ngintip kesehariannya c Alex boleh y ,,,,,,,🤗🤗🤗👍💪✍️💖
Sukma Jati Jati
semangat berkarya mommy,❤️❤️❤️
Sukma Jati Jati
masak nglamar ky gitu,GK ada manis 2nya
Chand: 😍😂😂😂😂
total 1 replies
Sukma Jati Jati
Anak jaman sekarang mana takut sama guru,yg ada guru takut murid 🙄🙄🙄
Chand: leres 👍👍👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!