NovelToon NovelToon
Kedua Tanpa Cinta

Kedua Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:48.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ni R

Kanaya Anastasia, harus rela menikah dengan pria yang sudah beristri demi menyelamatkan panti asuhan agar tidak di gusur oleh keluarga Alexander.

Pernikahan tanpa cinta dari kedua belah pihak, Kanaya hanya di jadikan babu oleh istri pertama yang bernama Bella dan suaminya yang bernama Melvin.

Anehnya, sikap Melvin suka berubah-ubah hingga membuat Naya dilema. Jika tidak ada Bella, sikap Melvin sangat baik pada Naya dan sebaliknya, jika ada Bella maka Melvin akan bersikap jahat pada Naya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12.Masalah Rumit

"Aku benar-benar tidak tahu jika Melvin akan pulang secepat ini, mereka bilang tiga minggu," Bella terus menggigit kukunya ketakutan.

"Lihat aku sekarang, sudah babak belur dan sekarang kita sudah kehilangan sumber uang!"

kau menyalahkan ku?" tanya Bella kesal.

"Tidak, jika sudah seperti ini kita tidak bisa memberikan pembelaan lagi,"

"Sekarang aku hanya akan mengandalkan ibu ku. Sialan, ku pikir semua akan berjalan dengan lancar!"

"Sudahlah, jangan berisik. Cepat obati luka ku!" titah Fredik.

"Obati sendiri, aku akan pergi menemui ibu ku!" tolak Bella kemudian langsung pergi begitu saja.

Dengan menggunakan masker dan kacamata hitam. Bella memasuki pekarangan panti asuhan. Wanita inu tahu kemana dirinya harus pergi.

"Mau apa kau kesini hah?" tanya Amber panik.

"Aku ketahuan bu. Evan memergoki ku sedang bersama Fredik," jawab Bella membuat ibu Amber marah besar.

"Dasar bodoh! kenapa bisa hah? bukankah Melvin sedang pergi bulan madu bersama Naya?"

"Mereka pulang tadi malam. Jadi, aku benar-benar tidak tahu jika mereka pulang!"

"Jika begini, sumber uang kita akan berkurang.Ibu hanya akan mengandalkan Naya!"

"Naya di rumah sakit!" seru Bella membuat Amber terkejut.

"Kenapa? kenapa bisa Naya ada di rumah sakit hah?"

"Fredrik tidak sengaja menikamnya bu!"

"Dasar bodoh, kau dan Fredik sama-sama bodoh!" Amber benar-benar geram dengan keteledoran Bella, "pergilah, ibu tidak ingin kau kelihatan siapa pun di sini. Tunggu ibu di rumah!"

Banyak kebohongan ibu dan anak ini yang sengaja mereka sembunyikan demi mencari keuntungan pribadi. Tidak aneh jika Naya tidak mengenal Bella, karena selama ini Amber menyembunyikan identitas Bella sebagai anaknya. Mereka sangat pandai dalam bersandiwara.

Di rumah sakit, Melvin yang sedang menjaga Naya terus memandang wajah pucat wanita itu. Perasaan Melvin sangat hancur ketika mengetahui siapa Bella sebenarnya. Apa lagi selama ini mamahnya tidak pernah memberikan bukti apa pun tentang Bella.

"Melvin benar-benar tidak tahu jika Naya adalah korban dari semua ini. Apa dia tahu mengenai hal ini mah?" tanya Melvin tanpa mengalihkan pandangannya.

"Tidak, hidup Naya sangat di setir oleh ibu Amber."

"Kenapa mamah tidak pernah memberitahu Melvin?" tanya Melvin dengan menatap wajah mamahnya.

"Mamah hanya ingin melihat sampai kemana titik kebodohan mu sebagai seorang laki-laki. Dengan kehadiran Naya, mamah hanya ingin menyelamatkan panti asuhan yang ternyata sertifikat tanahnya sudah berbalik nama!"

"Lalu kenapa mamah menikahkan aku dan Naya jika sertifikat sudah berbalik nama dengan alasan ingin menggusur panti asuhan?"

Melvin sama sekali tidak mengerti dengan jalan pikiran mamahnya.

"Semua karena uang Melv. Mereka sengaja mengatasnamakan anak yatim demi kepentingan pribadi. Hanya Naya yang bisa membantu kita untuk mengembalikan semuanya. Biar bagaimana pun, panti itu hak anak-anak banyak!"

"Kita banyak uang mah, kenapa kita tidak menuntut mereka?"

"Jangan bodoh Melv, banyak mengincar panti asuhan itu. Amber bekerjasama dengan seorang pengusaha ternama. Jadi, percuma saja jika kita melawan secara kasar. Ingat Melv, Bella itu anaknya Amber. Naya tidak pernah tahu akan hal ini, Amber sangat licik!"

Pusing, Melvin tidak mengerti dengan masalah yang sebenarnya terjadi. Selain panti asuhan, Melvin curiga pada mamahnya jika ada masalah lain yang sengaja di rahasiakannya.

"Mamah belum siap untuk bercerita Melv, rasanya masih terlalu sakit jika mengingat ini semua!" mata Margareta berkaca-kaca.

Tangan Naya bergerak, perlahan wanita ini mulai membuka matanya. Bulu mata lentik itu terus berkedip penuh tanda tanya.

"Kau sudah sadar, apanya yang sakit?" tanya Melvin khawatir.

"Aku baik-baik saja. Aku hanya ingin duduk!"

"Kau harus banyak istirahat Naya. Luka mu cukup dalam," ujar mama Reta.

"Aku mendengar semua yang kalian bicarakan. Kenapa kalian semua tega mempermainkan hidup ku?" Naya bicara dalam hatinya, hatinya cukup sakit ketika mendengar semua ini meskipun masih ada hubungannya dengan panti asuhan.

"Apa kau ingin makan sesuatu?" tanya Melvin lagi.

Naya menatap tajam ke arah suaminya, "Sejak kapan kau peduli pada ku?" tanya Naya membuat Melvin langsung melirik mamahnya.

"Aaah, Naya. Melvin hanya bertanya, dia suami mu. Sudah sewajarnya dia peduli pada mu," kata Margareta menengahi.

"Maaf mah, aku sudah biasa di acuhkan. Jadi, mendapatkan perhatian seperti ini membuat ku merasa asing!"

Melvin mengerutkan Keningnya aneh, sikap Naya tiba-tiba saja berubah menjadi aneh dan dingin seperti ini.

"Aku akan pergi membeli makanan. Tunggu sebentar!" Melvin mulai merasa serba salah.

"Mamah akan keluar sebentar, istirahat sebentar ya Naya!"

Margareta mengejar anaknya, menarik tangan Melvin lalu mengajaknya bicara empat mata.

"Percayalah pada mamah Melv, kecelakaan yang di alami kedua orangtua Naya masih ada hubungannya dengan Amber. Naya harus tahu akan hal ini setelah dia keluar dari rumah sakit."

Melvin syok ketika mendengar perkataan mamahnya barusan. Ada apa dengan masa lalu, kenapa semua ini saling berhubungan.

"Mamah menikah mu dengan Naya bukan tanpa alasan, nanti mamah akan memberitahu kalian apa yang sebenarnya sudah terjadi. Belajarlah mencintai Naya, lupakan Bella yang selama ini ku cintai. Mamah membiarkan Bella masuk dalam keluarga kita hanya karena mamah ingin melihat sejauh mana mereka bersikap jahat kepada kita," tutur Margareta panjang lebar.

Jujur saja, Melvin masih belum mencerna semua perkataan sang mamah.

"Jadi, selama ini Bella tahu tentang Naya sedangkan Naya tidak pernah tahu siapa Bella?"

"Ya, Bella dan Amber sudah menipu kita selama bertahun-tahun."

Sementara itu, Naya yang masih memikirkan obrolan Melvin dan mamahnya di kejutkan dengan kedatangan Amber.

"Ibu Amber....!"

"Kenapa kau bisa terluka seperti ini, apa yang sudah mereka perbuat pada mu hah?" Amber bertanya seolah dirinya prihatin dengan keadaan Naya.

"Aku baik-baik saja bu!"

"Aku merawat yang merawat mu saja tidak pernah membuat mu terluka seperti ini. Ibu Margareta harus bertanggung jawab!"

"Aku akan bertanggung jawab!" seru Margareta yang baru saja masuk kedalam ruangan, "Naya tidak tahu apa-apa mengenai masalah ini. Semua di sebabkan oleh perempuan yang bernama Bella itu."

Amber berusaha bersikap biasa saja.

"Ah, memangnya ada apa dengan istri pertama Melvin itu?" tanya Amber pura-pura tidak tahu.

"Dia sudah berzina di dalam rumah anak ku. Berani memasukan laki-laki lain kedalam rumah!"

"Ah, menjijikan sekali...!"

"Sangat menjijikan, hidupnya penuh dengan sandiwara kebohongan. Entah sudah berapa banyak uang yang di tumpuknya dengan mengorbankan orang lain!" singgung Margareta membuat Amber menjadi salah tingkah.

"Mengerikan...!" lirih Amber.

Naya hanya bisa melihat ekspresi kedua wanita paruh baya yang ada di depannya. Entah drama apa yang sedang di permainan oleh mereka ini.

"Anggap saja ini tanggung jawab ku atas kelalaian yang menimpa Naya!" Margareta menyodorkan selebar cek pada Amber.

"Ah, ini perlu!" seperti biasa, Amber akan bersikap munafik jika mengenai uang.

"Ambil saja bu, anggap saja ini sedekah untuk anak panti,"

"Ini terlalu besar ibu Margareta!"

"Ini tidak seberapa, suami ku banyak meninggal kekayaan untuk ku!" ujar Margareta langsung membuat ekspresi wajah Amber berubah.

"Sepertinya ini masalah rumit!" batin Naya.

1
Dyah Oktina
ceritanya kok ngak d lanjut thor.. pdhal seru.. mana dah ganti tahun nih.. bukan 2023 lagi..
Dyah Oktina
kuatir pd bella...bukan pd naya
Dyah Oktina
kata2nya banyak yg kurang thor.. tolong d revisi ya.. 💪
Dyah Oktina
iya lah apa2.. lah sudah ada yg servis kamu ya bella
Dyah Oktina
hah...malvin.. punya istri matre.. ngak bakal mau d ajak susah.. jahat pula.. sudah buta matamu krn cinta sama bella
Dyah Oktina
ibu pantinya jahat ya
Dyah Oktina
kurang lengkap tulisannya...harusnya dgn putra tunggal ......
Maria Margaretha Supiana
lho kok ceritanya berhenti, terus dong sedang seruuuu
✨viloki✨
Bwahahhaha kepala terongnya nunggu dibalado tuh Nay wkkwkw


Toorrr ayo mangaat dilanjut lagi, seru lhoo ini ceritanya !!!
✨viloki✨
Semoga gara2 ini naya jd bucin ya sama melvin 😅
✨viloki✨
Nayaaa jangan digalakin teruslaah laki lu, gitu2 jg dia yg nolong lho
✨viloki✨
Ayooo bikin kehangatan yg laen melvin xiixixi
✨viloki✨
Cewe mah gitu bang sekalinya lu punya salah bakal diinget & diungkit terooos
Forgive but no forget ! 😝
✨viloki✨
Lha si amber jg ogeb sih ngapain bukti kejahatan dikumpulin
✨viloki✨
Ayooo kumpulin semuanya !
✨viloki✨
Ada gitu ya yg jahat mamfaatin dana anak yatim piatu
✨viloki✨
Ayo melvin bikin naya jatuh cinta dong jangan digalakin aja
✨viloki✨
Tu otak dipake buat kriminal ajaaa
✨viloki✨
Jarang2 tuh cewe nolak duid
Kezie Fitri
ka novel ini di lanjut ga sih, mff ya nanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!