Seorang gadis desa yang di Carikan jodoh oleh sang kakek,badan yang semakin lelah dan umur yang kian bertambah usia,membuat sang kakek mencari kan sang cucu jodoh,agar ada yang menemani cucu nya yang tidak punya siapa - siapa lagi,di saat kakek nanti sudah tiada. dan di pertemukan dengan 2 Pria kakak beradik yang sangat berbeda sikap nya membuat Reina sangat binggung saat di suruh oleh sahabat kakek nya memilih siapa yang akan Reina pilih sebagai suami.
hari - hari Reina di mulai di rumah itu untuk mengenal sebelum ia menjatuhkan pilihan.
Menurut kalian siapa yang akan di pilih Reina?,Yuk di simak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11 - Perpustakaan
Siang hari nya.
Reina sedang duduk di taman belakang rumah milik keluarga Kakek Irwan sembari membaca sebuah Novel di tangan nya. karena ia sangat bosan di kamar terus menerus mengikuti Salsa yang sedang asik menonton Film Korea.
Ia pun memutuskan membaca novel saja di taman,menikmati taman yang menurut nya sangat bagus dan luas itu.
Saat ia sedang menatap buku novel di tangan nya,tiba - tiba ia melihat sepasang kaki sedang berdiri di hadapan nya,ia mengangkat kepala nya dan melihat Elang yang ternyata ada di depan nya.
"Elang." Ucap Reina.
Elang tersenyum menatap Reina dan memberikan sebuah gelas jus jeruk pada wanita itu.
"Suka Baca Novel ya?." Tanya Elang.
"Iya." Jawab Reina tersenyum.
Reina mengambil gelas berisi jus yang di berikan Elang pada nya.
"Aku punya banyak Novel yang bisa kamu baca,Apa kamu mau?." Tanya Elang dengan ramah nya.
Reina mengangguk,mengiyakan perkataan Elang.
"Ayo,ikut aku." Ajak Elang
Dengan sedikit ragu Reina beranjak berdiri dan mengikuti Elang.sampai lah mereka di sebuah ruangan bertuliskan Perpustakaan.
Reina mematung sejenak saat ia berdiri dan membaca tulis yang ada di pintu,Elang membuka Pintu itu dan masuk,ia menoleh kebelakang dan melihat Reina mematung di depan pintu.
"Reina." Panggil Elang dan membuyarkan lamunan Reina.
"Eh Iya." Saut Reina.
"Ayo Masuk." Ajak Elang .
Reina mengangguk kecil dan melangkah masuk ke dalam ruangan perpustakaan itu.
Mata Reina menjangkau pandangan nya ke seluruh ruangan itu dan melihat ruangan perpustakaan yang sangat luas dan begitu banyak buku di sana,ia tak menyangka akan ada ruangan seperti ini di rumah Kakek Irwan.
"Pilihlah yang kau mau,disitu semua Novel." Kata Elang.
Ia menunjuk ke sebuah rak yang menjulang tinggi.
"Itu semua novel?." Tanya Reina.
"Iya,kalau kau mau baca buku lain lihat - lihat lah ke rak yang lain." Jawab Elang tersenyum kecil.
Reina pun melihat - lihat novel di rak,ia sampai bingung harus membaca yang mana saking banyak nya novel di rak itu,Sementara Elang duduk di sebuah kursi yang memang ada diruangan itu untuk membaca, sesekali ia yang sedang menatap buku nya tersenyum melirik Reina yang kebingungan mau memulai membaca yang mana.
"Bukan kah kau akan berada disini untuk waktu yang lama,lalu apa yang kau bingung kan, kau bisa membaca satu-satu. "ucap Elang.
Reina pun tersenyum malu - malu lalu mengambil 2 Buku novel dan berjalan mendekati meja baca dan duduk di hadapan Elang.
.
.
.
Diluar
Gilang yang akan melewati perpustakaan itu melihat pintu perpustakaan terbuka,ia pun berhenti sejenak dan masuk ke dalam ruangan itu dan melihat siapa yang ada di dalam.
Ia melihat Elang sedang duduk dengan Reina membaca bersama,dengan tatapan dingin dan datar Gilang melihat kedua nya lalu berjalan kembali keluar dan menutup pintu Perpustakaan dengan keras.
Tertutup nya pintu dengan keras membuat Reina dan Elang menoleh.
"Siapa yang menutup pintu?." Tanya Reina.
"Tertiup angin." Jawab Elang yang tidak mengalihkan pandangan nya saat menjawab pertanyaan Reina.
Sedikit tidak masuk akan bagi Reina,pintu yang begitu besar dan berat bisa tertutup karena tiupan angin,tentu saja tidak bisa di percaya Reina. namun Reina tidak ingin ambil pusing dan memilih kembali membaca buku nya.
.
.
.
.
Bersambung
gak suka tp nempel x