NovelToon NovelToon
Pesona Si Gadis Badas

Pesona Si Gadis Badas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:245.3k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Mikayla Rasyida Rayn atau Mika adalah sosok gadis yang ceria dan pecicilan seperti Onty-nya dulu. Dia adalah pengamat yang handal dan analisanya selalu tetap. Kelihatannya saja dia sangat pecicilan dan ucapannya ceplas-ceplos, tapi dia sangat genius.

Namun di balik wajahnya yang ceria dan menyebalkan, dia mengikuti jejak dari Opa buyutnya. Bahkan dia jauh lebih mengerikan dibandingkan Opa buyut dan Uncle-nya. Semua itu dikarenakan sesuatu yang membuatnya trauma.


Season Baru untuk cerita Mika dari (Anak Genius Milik Sang Milliarder)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panas

"Mama, Angga... Jangan makan atau minum apapun di dalam rumah ini sebelum Mika memeriksanya. Apalagi kalau makanan dan minuman itu diberikan langsung oleh Nenek rombeng beserta kawanannya," ucap Mika tiba-tiba setelah sampai di depan rumah orangtua suaminya.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam, akhirnya mereka sampai juga di rumah keluarga Rifky atau suami dari Janice. Rumah sederhana satu lantai itu suasananya tampak suram. Ditambah lampu depan rumah menyala remang-remang. Rumah keluarga Rifky sudah berubah setelah kejadian penyekapan Janice dan Mika dulu. Setelah kejadian penyekapan Janice dan Mika, keluarga Roberto tak tinggal diam.

Shaka yang notabene adalah Papa dari Janice langsung menghancurkan usaha milik keluarga Rifky. Bahkan Rifky sendiri tak peduli dengan keadaan keluarganya itu. Dia tak mau ikut campur dengan apa yang dilakukan oleh Shaka. Rania yang notabene adalah mertua dari Janice dan Zion Resya Dinar, Kakak iparnya masuk penjara akibat penyekapan terhadap Janice. Sedangkan sang kepala keluarga dan adik ipar Janice, mereka tak terbukti bersalah. Aditya Hersyawa dan Tiara Vetrisya, itu adalah nama Ayah mertua juga adik ipar dari Janice. Keduanya tinggal berdua saja selama Rania dan Zion masuk penjara.

"Memangnya kenapa, Mika?" tanya Janice dengan tatapan penasaran.

"Jangan polos-polos amat, Ma. Kita itu harus waspada di sarang musuh begini," ucap Mika yang kesal dengan Janice. Bisa-bisanya datang ke rumah orang yang dulu menyakiti mereka tanpa persiapan apapun.

"Untung Mika ikut, kalau enggak? Mungkin baru masuk aja udah jadi ayam geprek kalian berdua," lanjutnya yang kemudian turun dari mobil. Tampaknya Mika sangat kesal berada di dalam mobil itu.

"Benar kata Kak Mika. Seharusnya tadi kita bawa sesuatu untuk melindungi diri," ucap Angga yang menyesal karena tak membawa persiapan apapun. Justru dia baru sadar saat Mika mengatakan tentang makanan dan minuman.

"Tenang aja, Angga. Mama tuh nggak sebodoh pikiran Kakakmu itu. Lihat ini... Mama dapat dari Unclemu untuk kita jaga diri," ucap Janice yang mengeluarkan sebuah raket seukuran gantungan kunci dan menunjukkan pada Angga.

"Buat apa itu, Ma?" tanya Angga dengan tatapan penasaran.

Angga tahu jika Unclenya itu pintar membuat senjata langka dan robot, tapi dia belum pernah melihat bentuk ini. Angga merasa jika raket kecil itu digunakan seperti untuk membasmi nyamuk. Dan benar saja, Janice menjelaskan bahwa alat itu pemakaian dan kinerjanya mirip raket nyamuk. Namun raket itu walaupun ukurannya kecil, tapi tegangan listriknya sangat tinggi.

"Mama... Angga..."

"Buruan keluar. Kalian semedi di dalam mobil apa gimana sih? Kulit Mika udah dikecupi sama nyamuk nih," seru Mika yang kesal karena menunggu terlalu lama.

"Sabar, Kak Mika. Keburu pengen ketemu sama Nenek rombeng dan kawanannya ya?" Angga menaikturunkan alisnya untuk menggoda Mika setelah keluar dari mobil.

"Dih... Yang ada nih Kak Mika mau buat mereka kena serangan jantung," ucap Mika sambil mendengus sebal.

Hush...

"Nggak boleh ngomong gitu," tegur Janice yang kemudian merangkul bahu Mika.

Janice sampai geleng-geleng kepala mendengar ucapan Mika yang terlalu ceplas-ceplos. Dia yakin kalau keluarga suaminya mendengar, pasti mereka akan langsung marah besar. Angga pun berjalan di belakang dua perempuan kesayangannya itu untuk jaga-jaga. Pintu rumah dibuka oleh seorang ART saat mengetahui siapa yang datang.

"Astaga... Ponsel Mika ketinggalan di mobil, Ma." seru Mika yang langsung berbalik arah.

"Biar aku..."

"Nggak perlu. Kakak aja yang langsung ambil," sela Mika sebelum Angga menyelesaikan ucapannya. Mika pun segera pergi sebelum Angga berkomentar lebih jauh lagi.

"Ayo. Nanti Kakakmu menyusul," ajak Janice setelah melihat Mika pergi.

Nona Mika...

Hati-hati di dalam. Jangan terlena dengan ucapan orang-orang di dalam rumah,

Apa maksudnya, Bi?

Ami, tamunya udah datang. Buruan disiapkan makanannya,

Iya, Nyonya.

Apa maksud Bi Ami?

***

"Cucuku..." seru Rania yang tak lain adalah Ibu dari Rifky. Rania ini juga Nenek dari Mika walaupun gadis yang baru beranjak remaja itu tidak mau mengakuinya.

Saat Mika masuk ke dalam rumah, suasana tampak sedikit tegang dan panas. Namun ada hal yang membuat Mika langsung merasa aneh. Sikap dari Rania yang berubah. Menyambutnya seakan dia adalah cucu yang paling Rania tunggu dan sayangi. Sedangkan Zion dan Tiara tampak tersenyum juga ke arahnya. Rania langsung memeluk Mika dengan sedikit erat.

"Nggak usah kebanyakan drama, Nenek rombeng. Mika takkan pernah lupa bagaimana Nenek rombeng pukul dan cubit kaki Mika," bisik Mika tepat pada telinga Rania.

Deg...

"Maafkan Nenek ya, Mika. Waktu itu Nenek kan khilaf. Nenek sudah berubah kok. Lagi pula Nenek sudah mendapatkan hukuman penjara," Tubuh Rania sempat menegang saat mendengar bisikan dari Mika. Namun itu hanya berlangsung sesaat saja. Tentu saja itu terasa dan terlihat oleh Mika yang punya kepekaan sangat tinggi.

"Kamu masih marah ya sama Nenek?" lanjutnya bertanya.

"Tenang, Mika ini pemaaf kok. Mika akan memaafkan semua orang, tapi..."

"Tapi?" Rania menatap Mika dengan tatapan penasaran setelah melepaskan pelukannya.

Apalagi Mika langsung menjeda ucapannya dan memilih duduk di samping Angga. Mika tak melanjutkan ucapannya itu membuat Rania sangat penasaran. Dia yakin kalau Mika itu tengah menyimpan teka-teki yang membuat perasaannya tidak enak. Janice menatap Mika yang tampak begitu santai berada di rumah ini. Padahal semua orang tampak begitu canggung untuk saling berinteraksi setelah kedatangan Mika.

"Halo, Om Zion? Gimana kabarnya nih? Kok kulitnya masih belang-belang gitu sih? Kaya permen aja," sindir Mika yang tidak peduli dengan Rania. Justru Mika malah mengomentari kulit tangan dan wajah Zion.

"Iya, belum ada duit buat operasi plastik jadi nggak ilang nih bekasnya. Seharusnya sih yang membuat kaya gini yang harus tanggungjawab," ucap Zion dengan mengandung sindiran.

"Nanti Mika sumbang plastik sampah yang besar itu deh. Lumayan kan warna kulitnya jadi rata hitam semua. Atau sekalian plastik sampahnya buat buang parasit," ceplos Mika dengan polosnya.

Hahaha...

"Lama tidak bertemu, ternyata kamu tambah lucu ya."

Tawa yang keluar dari bibir Zion itu tampak kaku dan aneh. Tanpa semua orang sadari, Zion sudah mengepalkan kedua tangannya di bawah meja. Rasanya semua ucapan dari Mika itu berhasil menohok dia. Ekonomi keluarganya hancur karena pengaruh Shaka. Dia yang ingin menyogok agar segera keluar dari penjara dengan cepat, tidak bisa. Uang yang tersisa hanya cukup untuk membeli rumah kecil dan sekolah adiknya waktu itu.

Sudah ayo kita makan. Kenapa malah bahas yang dulu-dulu?

Mama... Angga... Stop,

Jangan dimakan. Ini ada racunnya,

Jangan ngawur kamu, Mika. Nggak mung...

Kalau tidak mungkin ada racun di makanan ini, ayo Nenek coba duluan.

1
nisacantik
lanjut
Rani R.I
up lg thourr 💪💪💪💪
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Gawat Callie dah bangun🤣
Ita Xiaomi
Jgn tamat dulu Kk.
Ita Xiaomi
Apalg yg dilakukan Callie? 😁
Ita Xiaomi
Ndak sempat komen Papa Untung 🤣🤣🤣
Nunul Menul
ngakak kak AQ baca novel mu yang ini 🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣iya kali Callie ada di sana
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣bengek bacanya
Ita Xiaomi
Malah diomeli pengendara motornya 🤣🤣🤣.
Ita Xiaomi
Berasa lg main ski air🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣udah ngakak duluan aku.
Sani Srimulyani
jangan2 ntar ada ibu2 wali murid lagi.....🤣😜
Atik Kiswati
jadi penasaran.....
Atik Kiswati
lagu nya pas bgt ya call.....😄😄😄😄
E F
lanjuttt thor💪😍😄
Sani Srimulyani
aku seneng kalo mika sama Axel, soalna kelihatan banget kalo Axel gentle dan juga tulus.
Sani Srimulyani
cieeee ada yang salting nih.....
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
bacanya sambil nyanyi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!