NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:857.6k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Setelah makan malam yang penuh ketegangan dan kejutan itu selesai, Zergan langsung berpamitan pada Oma Gayatri untuk mengantarkan Kinara pulang. Selama perjalanan membelah malam kota yang kian sunyi, kabin mobil mewah Zergan dilingkupi oleh keheningan yang teramat pekat. Hanya ada suara deru mesin dan sorot lampu jalanan yang sesekali menerangi wajah kaku mereka bergantian.

​Zergan fokus menyetir, namun sesekali sudut matanya melirik ke arah Kinara yang sejak tadi hanya diam, menyandarkan kepalanya pada kaca jendela sambil menatap kosong deretan gedung tinggi di luar. Keheningan itu terus bertahan hingga mobil akhirnya berhenti tepat di lobi gedung apartemen tempat mereka berdua tinggal.

​Kinara melepaskan sabuk pengamannya dengan gerakan pelan, lalu berbalik untuk membuka pintu mobil. Namun, sebelum jemarinya menyentuh tuas pintu, suara berat Zergan memecah keheningan yang panjang itu.

​"Nara, tunggu," panggil Zergan.

​Kinara menghentikan gerakannya, lalu menoleh tenang. "Ada apa, Zergan?"

​Zergan memutar tubuhnya menghadap Kinara. Sorot mata elangnya menatap gadis itu dengan tatapan yang begitu dalam, sarat akan rasa penasaran, takjub, sekaligus kebingungan yang membuncah. "Bagaimana bisa... Bagaimana bisa kamu membujuk Oma dalam waktu sesingkat itu? Selama ini, tidak ada satu orang pun yang sanggup menggoyahkan keputusan Oma, bahkan aku sendiri selalu gagal. Apa yang sebenarnya kamu katakan padanya?"

​Kinara menatap lekat-lekat wajah pria yang di kehidupan lalunya adalah suaminya—pria yang separuh hatinya masih menyimpan rasa cinta yang teramat dalam, meski ia tahu ia harus melepaskannya. Kinara menyunggingkan senyuman tipis yang teramat sampar.

​"Aku tidak melakukan hal yang luar biasa, Zergan," ucap Kinara dengan nada suara yang pelan dan lirih, hampir seperti bisikan yang teredam angin malam. "Aku hanya menceritakan pada Oma... betapa kamu sangat mencintai Haura. Aku hanya membuat Oma melihat bahwa kebahagiaan sejatimu ada pada gadis itu, dan memisahkan kalian hanya akan membuatmu hidup dalam kekosongan seumur hidupmu."

​Zergan tertegun membeku mendengar jawaban itu. Ketulusan yang mengalir dari setiap kata yang diucapkan Kinara membuat dadanya kembali berdesir aneh—sebuah rasa bersalah sekaligus debaran tak kasat mata yang tidak mampu ia jelaskan dengan logikanya.

​Sebelum Zergan sempat merespons, Kinara menatapnya dengan tatapan mata yang berkaca-kaca, namun ia buru-buru menguasai emosinya. "Setelah ini... jalani kehidupanmu dengan baik, Zergan," lanjut Kinara, nadanya terdengar seperti sebuah salam perpisahan yang mendalam. "Gunakan restu ini untuk berbahagia bersama Haura. Jangan pernah biarkan dirimu jatuh ke dalam penyesalan lagi."

​Tanpa menunggu balasan dari Zergan, Kinara langsung membuka pintu mobil, keluar dengan cepat, dan melangkah lebar memasuki lobi apartemen tanpa menoleh ke belakang sekali pun.

​Begitu melangkah keluar dari dalam lift di lantai apartemennya, Kinara mempercepat langkah kaki dengan setengah berlari. Dengan tangan yang bergetar hebat, ia menempelkan kartu aksesnya pada pintu unit apartemen miliknya. Begitu pintu terbuka, ia melangkah masuk dan langsung membanting pintu itu hingga tertutup rapat, menguncinya dari dalam.

​Klik.

​Seketika itu juga, pertahanan mental yang sejak sore tadi ia bangun dengan kokoh runtuh sepenuhnya.

​Tubuh Kinara mendadak lemas tak bertenaga. Kedua lututnya goyah hingga ia merosot duduk di atas lantai yang dingin, menyandarkan punggungnya pada balik pintu kayu yang kokoh. Di dalam kegelapan ruangan yang sunyi, air mata yang sejak tadi ia tahan mati-matian langsung tumpah dengan sangat deras membasahi kedua pipinya.

​Kinara menangis tersedu-sedu. Dadanya terasa begitu sesak dan teramat sakit, seolah dihantam oleh beban yang teramat berat. Rasa sakit karena harus merelakan pria yang sangat ia cintai di dua kehidupan, rasa sakit karena harus berpura-pura tegar dan menjodohkan pria itu dengan wanita lain demi menebus takdir buruk di masa lalu, kini meledak tanpa sisa.

​"Hmph..."

​Kinara dengan cepat mengangkat kedua telapak tangannya, menutup mulutnya sendiri dengan sangat erat demi meredam suara tangisannya agar tidak terdengar sampai ke luar koridor. Tubuhnya bergetar hebat, bahunya naik-turun menahan isakan yang teramat parah. Air matanya terus mengalir deras melewati sela-sela jarinya, membasahi lantai dingin tempatnya bersimpuh. Di balik pintu terkunci itu, di dalam kesunyian malam, Kinara menangisi takdir cintanya yang tragis sendirian, membiarkan luka hatinya menganga lebar demi kebahagiaan Zergan yang telah ia selamatkan.

1
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
harusnya 2-4 org pengawal ikut pulang kermh
Allfa Rizky
perasaan zergan lambat amat gak ngambil gerakan apapun buat Arsen dan Haura paska serangan penusukan,, heran
Allfa Rizky
diiihh kesepakatan konyol itu lagi,, tolol banget ya Haura,, apa kabar nya kesepakatan yang dulu dan mana hasilnya gatot kan...
Allfa Rizky
apa kabarnya Arsen sama Haura ya kok gak dbahas2 apalagi zergan sekarang udah sehat lagi...
Allfa Rizky
gimana ya reaksi Kinara pas tahu zergan juga mengulang kehidupan spt dirinya ..
Allfa Rizky
kayaknya zergan udah d ujung tanduk deh🤭😄
Allfa Rizky
bingung ya... dsatu sisi Nara sangat teraniaya sama ibu kandungnya sendiri TPI mau bagaimanapun mika tetaplah ibu kandung Nara
Allfa Rizky
ini ibu mika kenapa bisa bersikap jahat sama Nara ya
Allfa Rizky
lika hati Nara terlalu dalam,, hingga Nara sulit untuk memaafkan ibunya...
Allfa Rizky
ibu yang toxic
Allfa Rizky
lho lho bukanya zergan udah tahu ya langkah Arsen dan Haura TPI kenapa jadi gini,, apa ini juga bagian dari rencana zergan,, kalo iya taruhannya nyawa zergan sendiri
Allfa Rizky
kayaknya makin Nara menolak makin gila zergan tingkahnya
Allfa Rizky
part hareudaaaaaang
Allfa Rizky
entah rencana tengil apa lagi tuh d kepala zergan
Allfa Rizky
kayaknya itu akal2an zergan deh,, pasti zergan yang angkt Nara ke sofa biar bisa tidur sambil pelukan,, jadi pas ntar pagi Nara bangun zergan punya alibi yang sangat2 kuat ya kaaaannnn
Allfa Rizky
jangan terlalu benci Nara,, bukankah beda nya sangat tipis antara benci dan cinta ? ntar bucin abis lho sama zergan 😄
Allfa Rizky
sptnya Kinara akan terus d buat jengkel dan pusing sama zergan 🤭
Allfa Rizky
perjuangan zergan akan lama sptnya
Sartin Gusasi
kenapa sampai kecolongan.. padahal ketat penjagaan
Atik Kiswati
hrs nya lgs di bikin mati aja gk perlu di bw ke polisi....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!