Iqram, seorang laki-laki yang sudah cukup umur dan sudah mapan dalam pekerjaan nya,menerima jodoh yang di carikan bunda nya karena kecewa pada wanita yang dia cintai .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Depi Delita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ancaman Haris
Aisyah menarik nafas panjang sambil menatap ke arah Haris. " Kalau bang Haris memang serius ingin menikahi aku dan hal itu tidak ada penolakan dari kedua orang tua bang Haris,maka aku tidak akan menolak lamaran ini. Tapi aku minta sama Abang untuk tidak melarang ku berbakti pada bunda. Aku janji tidak akan melalaikan tugasku sebagai seorang istri" ucap Aisyah.
Haris tersenyum mendengar ucapan Aisyah," aku tidak akan pernah melarang kamu untuk berbakti pada bunda. Kalau perlu kita ajak bunda untuk tinggal bersama kita agar kita bisa bersama sama menjaga bunda" jawab Haris.
" Orang tua bang Haris bagaimana " tanya Aisyah.
Haris kembali tersenyum," mami dan papi orang sibuk. Sibuk di dunia bisnis dan sibuk jalan jalan keluar negeri. Mereka berdua juga lebih sering tinggal bersama anak perempuan kesayangan mereka dari pada tinggal bersama ku kalau mereka berada di negara ini. Terkadang aku merasa jadi anak yang terabaikan " ucap Haris dengan nada sedih.
Ilham langsung tertawa mendengar ucapan Haris," jangan lebay bos. Masa iya udah sebesar ini masih di kelonin sama orang tua. Ya wajar Orang tua bos lebih memilih tinggal bersama adik bos, karena di sana mereka berdua sudah punya cucu. Kalau nanti bos sudah punya anak, pasti mereka juga bakal mau tinggal di rumah bos. Tapi bukan untuk menemani bos, mereka di sana hanya ingin bermain dengan cucu mereka " ucap Ilham.
Haris langsung menatap Ilham," jangan ikut campur. Kamu mau gaji kamu bulan ini saya blokir " ancam Haris. Ilham langsung terdiam mendengar ancaman si bos.
Buk Vita langsung geleng geleng kepala. " sudahlah,yang penting sekarang restu dari kedua orang tua nak Haris. Kalau restu sudah di dapatkan,baru bisa kalian menikah. Masalah lain nanti saja di pikir kan" ucap buk Vita.
" Sekarang bunda mau mempersiapkan barang barang untuk hantaran pernikahan Iqram besok" ucap buk Vita lagi sambil berdiri dari tempat duduk nya.
Aisyah langsung mengikuti bunda nya dari belakang.
" Bun,apa bunda yakin kalau orang tua bang Haris akan setuju anak nya menikah dengan ku" tanya Aisyah.
Buk Vita tersenyum pada Aisyah," serahkan semua pada Allah nak. Kalau Haris jodoh mu,maka Allah akan mempermudah jalan kalian untuk sampai ke pelaminan. Tapi kalau bukan,kamu harus bisa berlapang dada. Mungkin Allah sudah menyiapkan jodoh yang lain yang terbaik untuk kamu" jawab beliau.
" Seperti hubungan mu dengan Rizki, karena bukan dia yang terbaik, Allah langsung menunjukkan sifat dia dan keluarga nya pada mu" ucap buk Vita lagi. Aisyah tersenyum mendengar jawaban ibu nya.
**
Buk Leha yang menjadi Mak comblang antara Aisyah dan Rizki datang ke rumah Aisyah setelah mendapatkan kabar dari buk Meta tentang Aisyah yang membatalkan rencana pernikahan nya dengan Rizki.
" Assalamualaikum buk Vita" ucap buk Leha saat masuk ke dalam rumah buk Vita.
" Waalaikumsalam buk Leha. Ayo sini gabung sama yang lain" ajak buk Vita yang saat itu sedang sibuk menyusun bingkisan seserahan yang akan di bawa besok ke rumah Cahaya.
Buk Leha mendekat," saya mau bicara berdua dengan buk Vita, sebentar saja. Ada urusan yang sangat penting" bisik buk Leha.
Buk Vita mengangguk, kemudian beliau berdiri dan mengajak buk Leha ke ruang kerja nya.
" Buk Leha mau bicara apa" tanya buk Vita saat mereka sudah berada di ruang kerja buk Vita.
Buk Leha menarik nafas panjang dan kemudian langsung bicara" buk Meta barusan nelfon saya. Dia bilang Aisyah membatalkan rencana pernikahan nya dengan Rizki karena Aisyah tidak mau Rizki membantu orang tua nya. Apa itu benar buk" tanya buk Leha.
Buk Vita langsung tersenyum mendengar pertanyaan teman nya itu. " saya juga tidak tau pasti apa penyebab Aisyah membatalkan rencana pernikahan nya dengan Rizki. Tapi menurut pengakuan Aisyah,buk Meta meminta Aisyah untuk mengganti kebun sawit nya yang terjual dulu saat membiayai Rizki waktu tes masuk kepolisian. Aisyah mau memenuhi permintaan buk Meta asal Rizki juga mau mengganti biaya yang sudah saya keluarkan saat Aisyah kuliah di kebidanan sampai tamat. Rizki langsung menolak, karena penolakan Rizki,tentu saja Aisyah juga menolak permintaan buk Meta untuk mengganti kebun sawit yang sudah mereka jual untuk kebutuhan anak mereka itu" ucap buk Vita yang membuat buk Leha geram.
" Di tambah lagi dengan permintaan buk Meta yang ingin gaji Rizki utuh untuk nya setiap bulan setelah Aisyah dan Rizki menikah nanti" ucap buk Vita lagi.
Buk Leha langsung geleng geleng kepala mendengar cerita buk Vita. " Pantas saja Aisyah langsung mundur dan membatalkan semua nya. Kalau aku di posisi Aisyah, pasti juga akan melakukan hal yang sama. Rupanya ini alasan buk Meta ingin sekali menikah kan anak nya dengan Aisyah. Dia ingin anak nya hidup numpang sama istri nya, sementara gaji anak nya dia ambil semua. Dia suka membanggakan anaknnya yang sudah jadi abdi negara dan mengatakan kalau siapa saja nanti yang akan menikah dengan anak nya itu,pasti akan sangat bahagia. Bahagia apa nya kalau gaji anak nya itu dia kuasai semua "ucap buk Leha.
" Sudahlah,nggak usah di bahas lagi. Mungkin Aisyah dan Rizki memang tidak berjodoh. Semoga saja buk Meta bisa mendapatkan menantu sesuai dengan harapan nya" ucap buk Vita yang tidak mau membahas masalah itu lagi.
**
Sementara itu Haris dengan sangat antusias langsung menghubungi nomor mami nya.
" Halo mi,mami lagi dimana" tanya Haris saat panggilan nya di angkat oleh sang mami.
" Mami lagi di rumah adik mu. Sore tadi baru nyampe dari Singapore. Emang kenapa. Tumben kamu nelfon dan nanyain di mana mami sekarang. Apa kamu mau ngasih tau kalau kamu udah ketemu jodoh dan amu mami datang kesana buat ngelamar dia" tanya buk Sonya mami nya Haris.
" Pas,tebakan mami sangat benar untuk kali ini. Dan aku mau mami dan papi terbang ke bandara internasional Minangkabau paling lambat besok pagi untuk meminang calon istri ku. Jangan sampai telat apalagi di undur " ucap Haris yang membuat buk Sonya terkejut.
" Kau jangan bercanda Haris. Ini sudah malam. Mana mungkin mami dan papi datang kesana besok pagi untuk melamar sementara mami belum ada persiapan apa apa" ucap buk Sonya dengan nada tinggi karena syok.
" Mami nggak usah bawa seserahan untuk sekarang ini. Mami datang aja sambil bawa sedikit perhiasan untuk calon menantu mami tanda mami setuju dan restu aku menikah dengan dia" ucap Haris.
" Jangan gila Haris. Kalau mami tidak bawa seserahan,nanti dia nolak kamu gimana. Dia bisa mikir kalau kamu cuma main main saja" ucap buk Sonya.
" Kalau mami dan papi nggak datang besok,baru dia bakal mikir kalau aku hanya main main saja" ucap Haris.
Buk Sonya terdiam sejenak, kemudian dia kembali bicara. " Kamu serius kan nak. Kamu nggak lagi ngeprank mami kan" buk Sonya tiba tiba bertanya seakan akan tidak percaya dengan ucapan anak nya itu.
" Mami,mana mungkin aku ngeprank mami dengan masalah seserius ini. Kalau mami nggk mau datang,jangan pernah tanya lagi kapan aku akan nikah. Karena aku hanya akan nikah dengan gadis pilihan ku yang satu ini" ucap Haris sedikit mengancam.
" Oke oke oke. Mami aja datang. Minta sopir untuk menjemput mami dan papi nanti di bandara sana" ucap buk Sonya.
" Oke mami,aku tunggu " jawab Haris yang kemudian mematikan panggilan itu.