seorang pria kaya yang tak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang tak jelas asal usul nya kini menjalin sebuah asmara,namun hal yang tak terduga terjadi setelah pria tersebut tahu bahwa wanita yang ia cintai ternyata sudah hamil muda sebelum mereka bertemu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sudawirat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
taman bunga
Bram pun bersiap untuk pergi ke suatu tempat,entah kemana bram akan pergi,pertama ia membuka garasi lalu pintu gerbang rumah nya,setelah itu ia berjalan kembali ke dalam garasi untuk mengeluarkan mobilnya,
"brumm,,,,"'gelegar knalpot mobil bram,sesaat setelah mesin mulai panas,bram pun mengeluarkan mobil milik nya,dan seperti biasa,ketika sudah didepan pintu gerbang,ia keluar dari mobil untuk menutup gerbang,dan setelah tertutup bram kembali masuk ke mobil dan pergi menjauh dari kediaman nya.
Sementara bram keluar sekar yang berbaring di atas sofa tiba- tiba teringat oleh ibunya ,sekar pun meraih ponsel miliknya yang berada di dalam tas namun ponsel tersebut mati karena kehabisan daya,setelah itu sekar merogoh charge yang ada di dalam tas,setelah mengambil charge,tampak sekar menoleh sekeliling mencari sebuah colokan stopkontak,setelah memperhatikan sekeliling,sekar mendapati sebuah stopkontak yang ada di tembok sebelah sofa,melihat itu,sekar segera mencharge ponsel milik nya,sambil menunggu batrai terkumpul,sekar kembali berbaring di atas sofa.
Didalam kesendirian nya di dalam rumah bram,tiba-tiba timbul sebuah rasa penasaran di hati sekar,rasa penasaran terhadap bram,
" entah mengapa,ketika dia memeluk tubuh ku,aku merasa nyaman dan tenang,namun mengapa ia sampai melakukan itu,apakah ia tak memikirkan perasaan pasangannya jika tahu ia memeluk wanita lain" gumam dalam batin sekar,rasa penasaran tersebut terhadap bram mulai terasa mengganggu di hati sekar,sekar masih mengira bahwa bram sudah memiliki pasangan,namun pada kenyataan nya sampai sekarang bram masih belum memiliki pasangan,
Sekar terdiam menatap langit-langit sambil terus memikirkan hal itu,sesekali ia memandangi sekitar rumah untuk melihat beberapa foto yang terpajang di dinding,namun dari semua foto yang terpajang di dalam rumah,tak satupun foto yang menampilkan bram bersama pasangannya,
"mungkin ia sekarang sedang menemui pasangan nya,dia bilang tadi bahwa dia sedang libur tak bekerja,namun sekarang dia bilang ada yang harus di kerjakan di luar,apa mungkin dia sedang menemui pasangan nya?" gumam dalam batin sekar lagi,entah mengapa sekar yang awalnya terlihat tidak begitu memperdulikan hal semacam itu pada diri bram,kini mulai penasaran,
" biarkan saja lah, toh ya itu bukan urusan ku,sekarang yang harus aku utamakan adalah bekerja dan melunasi hutang,lalu kembali pulang ke rumah" celetuk dalam benak sekar.
Beberapa menit berlalu,serang melihat ponsel milik nya yang masih di charge,namun masih belum penuh,melihat itu,sekar memutuskan untuk menunggu nya sampai penuh,namun rasa bosan kini mulai muncul pada sekar,dan hal itu memicunya untuk melanjutkan latihan berjalan lagi,
sekar pun berdiri dari sofa lalu berjalan,namun berbeda dari sebelum nya,kini ia mulai berkeliling ke seluruh rumah,bahkan sekar mulai memberanikan diri menaiki tangga dan berjalan ke lantai dua,dan di ruang atas ia melihat berbagai furnitur dan hiasan terpampang di berbagai sudut ruangan.
Meski begitu sekar tak berani membuka kamar,di ruangan atas terdapat dua kamar tidur,ruangan untuk bersantai,dan di tempat tersebut terdapat sebuah televisi besar,beserta audio sound yang bisa dinikmati bersama keluarga.
Dan setelah bosan menyusuri area tersebut sekar kembali turun dan teringat bahwa ada satu pintu di belakang ,dan pintu tersebut mengarah ke belakang rumah,sekar berjalan berhati- hati mengingat kondisi kaki nya yang masih belum pulih,ia melewati dapur dan kamar mandi,dan sesaat kemudian ia akhrinya sampai pada pintu belakang tersebut,pintu tersebut tampak tak di kunci dan sekar pun langsung membuka nya,dan alangkah terkejutnya ia setelah membuka pintu tersebut,ia di suguhi pemandangan yang sangat indah,dan ternyata itu adalah halaman belakang rumah bram,terdapat taman yang banyak di tumbuhi bunga,serta ada beberapa kursi panjang disana,dan di waktu yang masih pagi ini sekar pun dapat melihat sebuah gunung yang disinari oleh sinar matahari dari halaman tersebut,meskipun di tutupi pagar ia masih dapat melihat nya dengan jelas,
" benar-benar indah sekali pemandangan ini,bahkan taman bunga yang luas ini ,aku sangat menyukainya,aku tak percaya pria seperti dia juga menyukai bunga,dan setiap pagi dia disuguhi pemandangan yang indah ini,ia dapat melihat matahari terbit dari balik gunung itu"gumam dalam batin sekar merasa takjub dengan apa yang ia lihat,sekar pun berjalan berkeliling melihat-lihat bunga-bunga yang sedang bermekaran sampai ia merasa capek dan duduk di salah satu kursi yang ada ditaman
"tempat ini adalah tempat yang sangat bagus,baik didalam rumah maupun di luar rumah,semuanya indah,melihat ini semua,tak mungkin rasanya jika dia tinggal sendirian" gumam sekar lagi,merasa tak percaya bahwa bram tinggal sendirian di rumah ini,sekar yang masih menikmati indahnya pemandangan kini mulai berkeringat karena panas matahari,dan tak terasa sudah lebih dari tiga puluh menit sekar berada di halaman belakang,
Sekara yang mulai merasa panas pun memutuskan untuk kembali kedalam,namun ketika hendak berdiri dari kursi, tiba- tiba sekar mendengar suara bram yang memanggil dirinya,ternyata bram sudah kembali dari luar ,ia berdiri di depan pintu sambil memanggil sekar,
" sekar,,,!hayy,,, apa yang kamu lakukan di sana,kemarilah,aku ingin menunjukan sesuatu kepadamu," ucap bram kepada sekar dari kejauhan,sekar yang mendengar hal tersebut pun berdiri dari kursi,lalu berjalan mendekat ke arah bram,masih dengan langkah nya yang pincang ,namun kini sudah tampak sedikit membaik.
Dan ternyata bram telah kembali ke rumah saat sekar sedang berada di halaman belakang.
Sesaat kemudian sekar akhirnya sampai pada bram,lalu berkata;
"oh kamu sudah kembali,apakah pekerjaan mu sudah selesai?" tanya sekar pada bram,
" sudah,aku baru saja datang,dan apa yang kamu lakukan di luar sekar?" balas bram,
" hehe,,,aku merasa bosan,jadi aku melihat-lihat sekitar rumah,dan aku menemukan tempat yang indah ini,aku tak percaya kamu yang merawat bunga-bunga ini " ujar sekar pada bram dengan senyum manis diwajah nya,
"sebenarnya dulu aku bingung,apa yang harus aku lakukan dengan lahan ini,dulunya hanya tanah dan rumput,jadi aku memutuskan untuk membuat sebuah taman,aku yang menanam semua bunga ini dan hampir setiap pagi dan sore aku menyiraminya,walau sebenarnya aku tak begitu menyukai bunga" balas bram dengan senyuman ,
" masa?,,sungguh di luar dugaan ku,oh iyaa,kamu mau menunjukan apa padaku?" tanya sekar kepada bram,
" ohh iyaa,,ayo masuklah,biar aku tunjukan padamu" balas bram kepada sekar,memintanya untuk masuk kembali kedalam rumah.