Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.
Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.
Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.
Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.
Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.
Trimakasih, jangan lupa like, coment***
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB.11. JATUH CINTA
Aluna beranjak dan menuju kamar Darren dan mencari bukti. Darren mengikutinya dari belakang. Ia merasa jatuh hati dalam pandangan pertama kepada Aluna.
"Mana topengnya?"
"Ini sayank..." tunjuk Darren seraya memperlihatkan topeng itu.
Aluna tersenyum saat melihat benda itu. Ia kini percaya dan tidak takut kepada calon suaminya. Berarti Darren tidak bohong.
"Kau percaya pada calon suamimu?" tanya Darren seraya memeluk Aluna.
Aluna mengangguk. Mereka berpelukan dan berc*uman mes-ra. Darren sangat tampan, badannya sixpack. Pemuda ini adalah idolanya. Walaupun Darren dari keluarga pas-pasan ia tak masalah. Asal Darren setia seluruh perusahan akan di wariskan padanya.
"Aku merasa kita berjodoh, cobaan yang kita lalui kejadiannya sama, kita trauma bersama. Aku harap kau menjadi istri ku yang setia. Aku yakin banyak cowok di luar sana menginginkan dirimu, tapi aku lebih menggilaimu."
"Jangan meragukan ketulusanku dan kesetiaan ku. Darren yang bertopeng latex saja aku mau, apalagi yang ganteng begini." ucap Luna gemas.
"Aku bersyukur kau mau denganku, aku anak yatim piatu, hidup pas-pasan, tidak punya harta benda, kini menjadi anak angkat seorang lelaki yang sudah tua."
"Aku tidak peduli siapapun kau yang penting kau tidak cacat dan setia padaku. Aku tak minta uang banyak, permintaanku satu jangan sel*ngkuh. Cemburuku besar, aku posesif, aku bisa mati kalau kau selingkuh."
"Aku akan mengingat omonganmu dan tidak mungkin sel*ngkuh, sudah punya istri yang cantik buat apa sel*ngkuh." ucap Darren kembali berm*sraan.
"Yank, ini kemeja siapa ...ya ampun aku baru ngeh kau tidak memakai underwear, ini boxer siapa?" tanya Darren tertawa.
"Jadi kau baru sadar calon istrimu tidak punya pakaian. Daripada telenji aku pakai yang ada di almari ganti, ntah siapa yang punya."
"Hei..buka..buka itu punya Agung." ucap Darren memaksa membuka baju Aluna.
"Darren yang sopan, apa maksudmu,!!"
"Buka..aku takut, temanku sudah m*ti.." ucapnya gemetar.
Aluna pun takut dan gemetaran, ia cepat membuka pakaian dan melemparkan ke tempat sampah di kamar mandi.
"Pakai pakaianku kita harus pindah, aku takut disini..." ucap Darren membuka kopernya. Ia mengeluarkan kemeja dan boxernya.
Saat Aluna mengambil pakaian itu dari tangan pria itu, mata Darren tak berkedip. Pemandangan di depannya membuatnya terpaku dan urat sarafnya menegang.
"Mana pakaiannya.." Aluna jengah ketika Darren melotot memandangnya. Pipinya langsung bersemu merah.
Darren melempar pakaiannya dan cepat mengangkat Aluna ke ranjang. Gadis itu kaget, belum sempat ia berpikir, Darren sudah men*ndihnya.
"Apa-apaan ini kita belum menikah, tolong kondisikan dirimu "Tuan" aku tidak mau ditipu buaya darat." canda Aluna.
"Kita tidak bisa menikah, kendalanya kau tidak punya kartu pengenal." ucap Darren membuat Aluna kaget. Berarti kumpul kebo karena tidak ada surat nikah.
"Kalau belum menikah aku menolak semua keinginanmu. Aku perlu status yang jelas menjadi istrimu bukan g*ndik atau gula-gulamu."
"Tapi kau sudah berjanji, apapun yang aku minta kau akan memberikannya."
"Lidah itu tak bertulang apa bisa di ucapkan. Kita baru berkenalan, belum tahu sifat masing-masing, aku ingin penjajagan dulu setahun atau dua tahun."
"Enteng sekali kau bicara, setelah kau membuat urat sarafku tegang kau mau jeda dan mengulur waktu?"
"Kau jangan egois, aku punya harga diri dan menjaga mahkota ku, kecuali kau suamiku lain ceritanya. Kita baru bertemu sehari, aku belum tahu sifatmu, begitu juga sebaliknya. Aku belum punya rasa padamu, apalagi cinta." tegas Aluna, ia takut jadi pelampiasan n*psunya Darren, takut hamidun dan tidak dinikahi.
"Begitukah...oke!" ucap Darren pendek.
Ia turun dari ranjang tanpa basa basi dan berusaha menahan em*sinya. Ia keluar untuk menenangkan diri, baginya prilaku Aluna mirip seperti mantannya, tidak punya hati dan pembohong besar, licik!!
Wanita sama saja suka memanfaatkan, setelah tujuannya tercapai, penolongnya akan ditendang.
Darren terkenal dengan Ikon pria dingin yang sulit tersentuh oleh wanita, pria misterius apa adanya, tidak suka tampil glamour, padahal dia CEO triliunan. Hanya orang-orang tertentu saja yang tahu siapa dia. Ditakuti kawan dan lawan.
Sebagai pentolan XpostOne, ia pernah berpacaran dengan teman selevelnya, sama-sama agen rahasia. Mereka putus karena Darren tidak mau keluar dari XpostOne untuk menikah, itulah sebabnya mengapa pacarnya lebih memilih pria lain. Semenjak kejadian itu ia membeku dan gidak resfek lagi terhadap perempuan.
Sekarang ia punya hasrat besar kepada seorang gadis, ia jatuh cinta pada Aluna, ingin memilikinya. Dengan pengalaman cinta terdahulu yang kandas, kini Darren akan menyembunyikan indetitasnya. Sampai dimana kesetiaan Aluna padanya, apa mirip dengan mantannya dip*rbudak harta. Tubuhnya dikasi demi uang.
Darren pergi ke kamar Agung mengambil laptop, hape dan beberapa senjata rahasia dari XpostOne. Semua ia masukan dalam koper kecuali pakaian Agung. Pakaian Agung akan di tinggal.
Setelah semua rapi Darren lalu mengirim laporan ke XpostOne lewat GSM umum yang bisa dilihat oleh semua anggotanya. Dari tayangan di monitor ia berharap anak buahnya bisa melihat dan belajar dari pengalamannya Siapa tahu salah satu dari anak buahnya menjalani misi mistis.
Ia juga ingin Jhon Meyer mengaplikasikan laporannya sebagai pengetahuan astral menjadi real. Melaksanakan teori atau sesuatu dalam praktik, seperti ide, dan menjadi tindakan nyata.
Setelah selesai mengirim laporan, Darren menelpon papanya lewat GSM privat dan minta izin seminggu mengantisipasi masalah warga desa Beduwi.
[Papa harap kau cepat balik ke jakarta, sangat berbahaya tinggal disitu karena masih ada Le-ak yang hidup dan berjanji balas dendam padamu]
[Aku pasti balik paa, tapi keadaan desa Loloan kini menjadi target balas dendam Le-ak Beduwi]
[Abaikan saja, itu bukan urusanmu, itu urusan aparat disana. Pertikaian antar desa sering terjadi dari zaman dulu kalau itu kamu pikirkan, kamu salah besar]
[Gara-gara aku menginap di rumah pak Lurah mereka sekarang terlibat perang. Aku harus menolong pak Lurah]
[Jangan ikut campur, melawan ilmu hitam sangat berbahaya. Sudah ada korban Agung dan dua gadis yang tidak mampu kamu tolong. Sebaiknya kamu pulang]
[Karena aku tidak tahu medan dan mereka terlalu banyak dan semua berilmu]
[Ada tiga gadis yang ditumbalkan, dua tak bisa diselamatkan, lagi satu mana? Kita harus laporkan kepada Mr. X]
[Paa..gadis itu ada padaku, nanti aku yang antar ke rumahnya. Syukur selamat, dia sudah di gantung dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah. Sembilu sudah siap tinggal di g*rok untuk mengeluarkan dar*h di l*her. Untung selamat. Kita masih trauma paa...]
[Jangan-jangan dia anak konglomerat itu, coba kamu tanyakan orang tuanya, asal usulnya, sekolahnya. Kenalan dulu yang mendalam sebelum di nikahi. Kalau kondisi kalian sudah membaik kamu ajak dia ke jakarta dulu, setelah itu baru antar pulang ke rumahnya]
*****