NovelToon NovelToon
Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Vhiy08

Plakkk
"Kau berhutang budi seumur hidupmu! Karena kau mencuri nutrisi milik Aurora sewaktu didalam rahim Mommy mu! Hingga menyebabkan Aurora mempunyai fisik yang lemah dan selalu sakit-sakitan sedari kecil, jangan pernikahan ini bahkan nyawamu pun tak cukup untuk membayarnya!" Teriak Arga sang Ayah dari 5 bersaudara.
"Alasan itu lagi, apakah Bintang bisa mencuri! Kalian pikirkan sewaktu itu aku masih berupa segumpal darah, lalu janin yang bahkan tidak mampu untuk melindungi dirinya sendiri!" Sahut Bintang dengan tersenyum getir.
"Akan aku ambil semua yang telah aku berikan pada kalian dengan tanganku sendiri!!! Bahkan jikapun aku harus mati! Aku tidak akan rela membiarkan kalian menikmati hasil keringat dan kerja kerasku!" Ucap Bintang sambil
menggerakkan samurai ditangannya dengan lincah membantai seluruh keluarga Miller walaupun dirinya tahu jika dirinya telah diracun oleh Aurora.
"Jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhiy08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Perdebatan di Mall

Perdebatan di Mall

"Hei...mana bisa begitu, itu sudah kami pilih." Ucap Bintang mencoba merebut kembali jepit rambut itu dari tangan Aurora.

Ya... Orang yang baru saja datang dan langsung merebut jepit dari tangan bintang itu adalah Aurora, Aurora merengek ingin berbelanja ke mall pada Kakaknya, dan saat ini Aurora hanya ditemani Kalla.

"Kau... Mengalah saja, kau beruntung jika ada diantara barang-barang milikmu yang diinginkan Aurora, itu bertanda seleramu bagus, lagi pula jepit secantik itu sangat tidak cocok dirambutmu, terlalu mahal, barang yang seperti itu hanya cocok untuk dikenakan oleh Aurora." Ucap Kalla sambil menatap Bintang yang terlihat berbeda.

Dirinya sungguh sangat terpesona karena kecantikan sekaligus keimutan adik bungsunya itu.

Selama ini Dia tidak pernah memperhatikan Bintang, karena bagi mereka Bintang hanya tokoh figuran dalam kehidupan mereka.

"Hei... Apa yang kau katakan pada Adik perempuanku, brengsekkk!!! Jika di keluarga kalian Dia tidak mendapat tempat yang layak dan kalian buang, maka di keluarga Alexander Adik perempuanku tidak kekurangan tempat dan kami keluarga Alexander menerimanya dengan kedua tangan yang terbuka," Ucap Axel dengan suara yang semakin meninggi sambil menunjuk Kalla dan Aurora, sambil melangkah maju dan bersiap akan melayangkan tangannya pada Kalla, namun dengan cepat Bintang menahan tangan Axel dengan lembut.

"Kak Axel... Jangan khawatir, jangan kotori tangan kakak hanya untuk dua orang ini, yang satu bodoh dan yang satu lagi buta, yang satu penjilat dan makhluk licik ini," Ucap Bintang dengan tersenyum sambil memegang tangan Axel yang sudah tampak sangat geram.

"Apa! Kau memanggil orang luar dengan Kakak, sedangkan dengan saudaramu sendiri kau tidak sopan," Ucap Kalla emosi saat mendengar Bintang memanggil Axel dengan kakak.

Sedangkan saat Bintang menatap dirinya hanya terlihat sorot datar dan suara yang dingin.

Tidak ada lagi kehangatan disana, membuat Kalla merasakan satu perasaan asing, seperti kehilangan sesuatu dan bercampur denyutan ngilu.

"Aku sudah cukup mengalah, tapi tidak untuk kali ini," Ucap Bintang dengan tegas dan datar sambil menatap datar pada mata Kalla, membuat hati Kalla bertambah gelisah, lalu jepit rambut yang semula ada ditangan Aurora itu sudah berpindah tempat menjadi dalam genggaman tangan Bintang.

Aurora yang sadar jika jepit rambut itu sudah tidak ada ditangannya lagi, berpura-pura terjatuh, dan menangis lalu tak lama kemudian terlihat Aurora dengan nafas yang memburu dan memegang dadanya dengan wajah yang langsung memucat dengan nafas yang semakin tersengal-sengal.

"Jalang sialannn! Apa yang telah kau lakukan, bangsattt! Kau telah membuat Aurora tertekan hingga membuat penyakit nya kambuh lagi!" Teriak Kalla panik laku dengan cepat merebut jepit rambut dari tangan Bintang.

"Kau... Brengsekkk kembalikan jepit rambut adik Perempuanku." Teriak Axel sambil melangkah maju dan dengan cepat tangannya merebut kembali jepit rambut itu lalu dengan cepat pula kakinya juga ikut bergerak ringan menendang perut Kalla hingga membuat Kalla jatuh tersungkur ke lantai.

Bugghhh!

Brakkk!

"Kak Kalla!!!" Teriak Aurora terkejut dan dengan cepat menyongsong tubuh Kalla lalu membantunya untuk berdiri.

"Kak Bintang... Mengapa kakak tega menyakiti Kak Kalla, Dia saudara kandung mu sendiri, kak Bintang mengapa sangat kejam dan tidak berperasaan begini Kak, apa ada yang sudah mempengaruhi Kakak," Ucap Aurora dengan sedih dan air mata yang berlinang.

Tapi, dihatinya merasakan panas sejak dirinya melihat Bintang yang tampak sangat imut dan manis dengan gaun dan aksesoris yang dikenakannya.

'Sialan, mengapa jalang ini hidupnya malah tampak bahagia tinggal di keluarga Alexander, mengapa?! Bahkan Axel memperlakukannya bak seorang putri, sedangkan padaku dulu seperti makhluk tak kasat mata, dasar sialan! Brengsekkk! Akhhh!!!' Ucap Aurora dengn sorot mata yang penuh kebencian.

"Kak Bintang jangan marah ya... Melihat kami ada disini, Kakak-kakak hanya tidak tega membiarkan Rora belanja seorang diri, maka dari itu mereka menyuruh Kak Kalla menemani Rora berbelanja untuk membeli perlengkapan sekolah besok." Ucap Aurora dengan ekspresi ketakutan seolah Bintang akan membuly nya.

"Heiii... Anak durhaka! cepat minta maaf pada kami, maka kami akan menganggap hari ini tidak terjadi apapun, dan Kau akan kami maafkan, setelah itu ikut aku pulang kekediaman Miller, untuk mencuci semua baju dan membereskan rumah." Ucap Kalla sambil menggerakkan tangannya seolah akan memasarkan Bintang.

Itu membuat Bintang tersenyum getir dan mata yang terlihat berkaca-kaca.

"Minta maaf saja, nanti akan Rora bagi perlengkapan ini, tapi kalau pena dan kotak pensil ini maaf Kak, Rora tidak bisa memberikannya, ini barang impian Rora." Ucap Aurora sambil memamerkan paper bag yang berisi kotak pensil dan pena yang diketahui Bintang harganya dapat membeli beberapa potong Baju untuk dirinya.

"Haha... Sewaktu aku meminta uang untuk sekadar berobat, kalian bilang uang sudah habis untuk biaya berobat Daddy, tapi, ternyata itu untuk Dia berfoya-foya membeli barang-barang mahal." Sarkas Bintang sambil menunjuk barang-barang yang ada ditangan Aurora.

"Jangan salahkan Kak Kalla, Dia hanya tidak tega melihat Rora yang sangat menginginkan ini, jadi Kaka Kalla menggunakan semua uang tabungannya hanya untuk bisa menuruti keinginan Rora, sungguh Rora juga terpaksa menerima ini, Kak..." Ucap Aurora yang seolah tertelan tapi tatapan matanya menatap Bintang dengan sorot mata yang puas.

"Sebelumnya, bukanlah aku sudah mengatakan, jika aku sudah memutuskan semua hubungan antara aku dan keluarga Miller, jadi saat ini aku sudah tidak punya hubungan apapun lagi dengan kalian." Ucap Bintang datar dengan tangan yang menggenggam erat tali tas yang ada di pinggangnya, lalu mendengus pelan dan membuang wajahnya.

Bintang rasanya sangat muak menghadapi saudaranya ini.

1
Rossy Annabelle
next thor 💪
Vhiy08: siap... lagi proses pengetikan, sabar ya kak..👍❤️
total 1 replies
Vhiy08
siap👍
Vhiy08
❤️
Vhiy08
👍
Vhiy08
maaf ya kalo author telat balas... 🙏
Sulati Cus
diawal kukira mereka sepupu g taunya adik tiri 😅
Sulati Cus: kisah nyata ini thor😅
total 4 replies
Alissia
/Sob//Sob/
Sulati Cus
jgn galak2 awas tar suka sm sepupumu🤣
Sulati Cus
sesuai namanya udah pasti lah dia py cahaya dan sinar yg berbeda dg aurora😅
Sulati Cus
kunci sukses mereka kan bintang🤔 krn bintang out apa mereka msh akan sukses🤣
Vhiy08: Bener sayangnya mereka enggak pada sadar... selamat bergabung kak... dan terima kasih atas like dan support nya🙏❤️
total 1 replies
Viana
lanjut....
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Sahira
Next...💪
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Rossy Annabelle
lanjut iih🤯
Rossy Annabelle
next🤯
Vhiy08: siap... selamat bergabung kak, terima kasih ata like dan dukungannya, kuti terus ya kisah bintang dan Xavier. 👍❤️
total 1 replies
Viana
lanjut... 💪
Vhiy08
Siap...
Vhiy08
Terima kasih Doa nya kak... 🙏
Viana
lanjut
Sahira
yang sabar ya Thor... Dan tetap semangat💪/Heart/
Vhiy08
Belum kak... karena ada sebab lainnya jadi ini author nya baru bisa up lagi... 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!