NovelToon NovelToon
NISKALA

NISKALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Action / Persahabatan / Light Novel / Sci-Fi
Popularitas:90
Nilai: 5
Nama Author: Kazennn

Bercerita tentang mahasiswa yang melakukan KKN disebuah desa dengan banyak keanehan. Banyak hal yang terjadi sampai membuat kami mendapatkan banyak masalah yang tidak masuk akal. Namun perlahan kami beradaptasi dan nantinya membongkar misteri dari desa tersebut. Kira-kira misteri apa saja itu. Ini adalah cerita fantasy persahabatan yang menakjukan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazennn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Deta & Permainan Jayalah

Setelah semuanya selesai, para pemuda desa pulang lebih duluan sementara itu kami melakukan briefing terlebih dahulu untuk kegiatan besok hari. Kami sengaja tidak melakukanya dengan pemuda desa karena beberapa hal dan ini lah yang menjadi kesalahan kami nantinya sehingga membuat kegiatan itu mengalami masalah.

“Panggil Fatin, kita briefing dulu” suruh Zee lalu Anwar pun memanggil Fatin yang masih ngobrol dengan Deta.

“Kayaknya sampai disini aja dulu cerita kita, makasih yah udah nemenin aku cerita malam ini” ucap Fatin

“Yah yah makasih juga kak, santai aja” balas Deta

“Fatin cepat, yang lain udah nunggu” panggil Anwar dengan lantang

“Iyah kordes, sabarlah” sahut Fatin lalu pergi

“Cih” desis Deta sambil melihat Anwar dari jauh lalu mereka pun pergi.

“Ayo kumpul semuanya” kata Zee memanggil teman-temanya untuk berkumpul. Malam itu semuanya baik-baik, saja kami sudah mengatur dan membuat rencana yang matang untuk besok. Kami yakin kalau kegiatanya itu akan berhasil dan tentu saja meriah. Namun semua itu masihlah rencana, tidak ada yang tau apa yang akan terjadi. Kadang rencana bisa gagal, saat itu terjadi apa yang harus dilakukan.

Aku juga nggak tau, namun jawabanya akan terjawab besoknya. Jadi silahkan lanjut baca.

Pagi itu dimulai dengan cuaca yang sejuk, awan gelap terlihat diatas langit. Kami pikir akan turun hujan tapi ternyata tidak, semuanya pun sudah berkumpul digaris start untuk melakukan jalan santai bersama.

“Baik, jalan santai kita mulai dalam hitungan mundur tiga...dua...satu” ucap Fatin bersama Deta yang menjadi mc.

“Huwaa akhirnya bisa sedikit lega” ucap Fatin duduk

“Iyah sama” balas Deta

“Bicara didepan banyak orang itu ngabisin banyak energi yah” lanjutnya

“Betul, tapi nanti kamu juga akan terbiasa kok kalau udah sering” kata Fatin

“Kak Fatin keren banget deh” puji Deta

“Jangan memuji ku terus dong, nanti aku kepedean” balas Fatin lalu Deta membalasnya dengan senyuman. Setelah itu Fatin pun melihat teman-teman cowoknya yang keluar dari barisan jalan santai untuk melanjutkan menyiapkan lapangan untuk lomba nanti.Perempuan itu sambil tersenyum melihat dari jauh.

“Kak yang ini apa tadi bacanya apa” celetuk Deta

“Coba mana?” Fatin melihatnya

Sementara itu Anwar dan yang lainnya sedang berada dilapangan, mereka menyadari bahwa masih banyak yang harus disiapkan secepatnya tapi karena kekurangan tenaga sehingga membuat mereka kewalahan.

“Ahh aku capek” keluh Dani

“Aku juga, ini mana sih pemuda desa katanya tadi malam mau bantu-bantu” ucap Ikon lalu Anwar mencoba untuk menghubungi Agus tapi tak diangkat.

“Jadi gimana nih, masa kita aja”

“Kalau gini lapangannya gak akan selesai nanti” keluh  Dani

“Nggak tau, aku juga pusing nih” balas Anwar lalu tak lama datanglah Fatin bersama Deta.

“Ada apa teman-teman?” tanya Fatin

“Ini lapangan untuk lomba belum banyak yang siap,kami mau siapin tapi kayaknya nggak bakalan keburu” jawab Putra

“Kerjain aja dulu yang bisa semampunya kalian. Utamakan dulu lomba yang pertama. Terus pada saat lomba sedang berjalan bisa lah itu kalian sambil siapkan lapangan untuk lomba selanjutnya—panitia banyak kan, jadi bisa saling membantu nanti” tutur Fatin

“Hmm” Anwar diam sejenak lalu menyetujuinya. Dia pun kembali menyemangati teman-temanya untuk melanjutkan kembali pekerjaan mereka.

Beberapa saat kemudian para warga pun sudah kembali dari jalan santai dan kini menuju tenda untuk duduk. Acara pembukaan pun dimulai, Fatin dan Deta lah yang mengaturnya selaku mc. Deta berusaha keras untuk menjadi pusat perhatian dan itu berhasil, tapi hanya kepada warga saja. Sebaliknya Fatin terus mengintip teman-temannya, saat itu lah Deta jadi kesal.

“Kak fokus” ucap Fatin

“Yah yah maaf, aku cuman khawatir pada teman-teman ku” balas Fatin

“Kita lagi di liatin banyak orang loh”

“Aku tau kok” kata Fatin lagi lalu saat itu ketika giliran ibu camat memberikan sambutan sesuatu terjadi.

“Baik, sebelum ibu ucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah antusias memeriahkan dan membuat kegiatan ini. Lalu juga kepada mahasiswa KKN yang telah bekerja keras menyiapkan semunya, mungkin dari jauh-jauh hari. Terima kasih banyak, semoga KKN kalian—“ kata beliau

“Cih, lagi-lagi kkn” desih Deta

“Kenapa sih mereka terus, aku juga ada disini loh” gumamnya lalu tiba-tiba berteriak melalui mike sampai membuat semua orang terkejut.

“Baiklah kalau begitu—“ batinnya

“Aku akan menantang kalian dan membuktikannya pada semua orang” kata Deta lalu berbicara kembali melalui mike dengan lantang sehingga membuat orang-orang yang mendengarnya langsung menutup telinga mereka.

“S-suara apa ini?” ujar Anwar

“Aku juga gak tau” balas Putra lalu melihat kearah panggung. Saat itu tiba-tiba saja keadaan sekitar mereka berubah menjadi sebuah arena atau lapangan yang baru.

“A-apa yang terjadi?” ucap Ruka yang tiba-tiba berkumpul dalam satu tempat bersama teman-temannya. Sementara itu sekeliling mereka banyak warga yang menjadi penonton. Mereka bersorak sanga meriah.

“Lagi-lagi hal aneh terjadi” ucap Dani lalu mencari seseorang tapi tak melihatnya.

“Cek cek...satu dua tiga” terdengar suara lantang yang tak lain adalah Deta. Dia berbicara ditengah arena untuk menyambut semua orang.

“Selamat datang diarena Permainan Jaya lah” sambutnya

“Disini kalian akan menyaksikan suatu pertunjukan yang luar biasa, sebuah permainan antara kami melawan mahasiswa KKN” ungkapnya lalu tiba-tiba lampu terang menyorot Anwar dan teman-temanya.

“A-apa maksudnya ini” tanya Anwar lalu terdengar suara memanggil dari Fatin. “Teman-teman” sahutnya dari jauh

“Itu Fatin” kata Nadin menunjuk kearah Fatin

“Tenang lah kak, aku gak akan menyakiti teman-teman mu. Aku hanya ingin menantang mereka dan membuktikan siapa yang terbaik disini” ujar Deta

“Aku gak ngerti maksud mu” balas Fatin

“Santai saja, aku akan menjelaskan aturan mainnya” kata Deta lalu lanjut bicara lagi menjelaskannya kepada semua orang.

“Mahasiswa KKN akan memilih perwakilannya untuk bertanding atau berlomba. Jika kalian menang akan mendapatkan point lalu dengan point itu lah kalian bisa keluar dari tempat. Tentu saja permainannya buka hanya satu, akan banyak lomba dan pertandingan. Namun jika kalian kalah maka kalian akan kehilangan sesuatu yang berharga” tutur Deta dengan lantang.

“Kenapa jadi tiba-tiba kami ikut bermain” tanya Anwar

“Tentu saja untuk membuktikan siapa yang terbaik” balas Deta

“Hah?maksudnya” tanya lagi Anwar lalu Ruka menyuruhnya diam dan giliran dia bertanya.

“Terus siapa yang akan menjadi lawan kami”

“Pertanyaan bagus” ujar Deta lalu melanjutkan, “ Lawan kalian adalah mereka” tunjukannya kearah sekumpulan remaja yang memakai pakaian seragam sambil membawa bendera dengan bertuliskan nama tim mereka

“STT” baca Nadin

“Apa itu?” lanjutnya bertanya lalu Putra yang tau itu pun memberitahunya dengan ekspresi yang membuat teman-temannya khawatir.

“Jangan bikin takut gitu dong Put” ujar Sri

“Iyah nih” bicara juga Sulis

“Hum, oke” seru Ikon lalu Dani ikutan maju sambil memukul telapak tangannya.

“K-kalian?” Ruka masih bingung

“Ayo kalahkan mereka” kata Zee

“Yah, mari tunjukan siapa kita” ucap Nadin lalu tak lama datanglah Fatin menghampiri teman-temanya itu.

“Kalian nggak apa-apa” tanya nya

“Kebalik, kami yang harusnya nanya gitu” ucap Putra

“Heheh, aku baik-baik aja kok” jawab Fatin

“Apa yang sebenarnya terjadi? Aku masih belum paham kenapa tiba-tiba begini” ujar Anwar lalu Fatin pun menjelaskanya kembali kepada teman-temanya. Lalu ketika mereka paham akhirnya jadi saling percaya diri untuk bisa menang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!