Zahra Aulia, putri Lili Kirana, tumbuh dengan dendam setelah ibunya meninggalkannya di hari ulang tahunnya yang ke-5. Lili dipaksa menikah dengan Bara Hendra, tapi akhirnya ditinggalkan. Zahra diusir keluarga Hendra dan berjanji membalas dendam. Dia mendekati tuan muda Henderson, orang terkaya dan kejam, untuk perlindungan dan balas dendam. Tapi, apakah dia bisa menaklukkan hati Henderson dan mencapai tujuannya?"
mendekati tuan muda Henderson bukan lah sesuatu yang gampang, selain kejam dia juga tidak suka wanita yang sengaja datang karena tujuan tertentu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
nyonya Luther
Nevi dan ibunya yang sudah sampai di luar kota menyewa Sebuah rumah kontrakan. Dan tinggal di sana dengan bahagia.
Nevi bekerja sebagai sopir travel yang gajinya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, sisanya di tabung oleh Nevi .
Sore itu...
Diperjalanan pulang ke rumah , Nevi melihat seorang wanita lanjut usia yang tergeletak di tanah. Nevi menghentikan mobil dan menolong nya.
" nek , bertahan. Saya akan bawa nenek ke rumah sakit. " Nevi mengangkat tubuh wanita tua itu dan memasukkannya di mobil .
" tolongin nenek nak.."
" iya nek, bertahan lah. "
Nevi melajukan mobil dengan kecepatan tinggi , supaya segera sampai di rumah sakit.
sampai di rumah sakit, Nevi meminta tolong kepada dokter untuk segera memeriksa wanita tua itu.
" dok , tolongin nenek ini . Dia saya temukan tergeletak di pinggir jalan. "
" baik mas , silahkan tunggu di luar dulu. kami akan memeriksa nya. "
" baik dok . "
dokter melihat ke arah wanita tua itu dan terkejut.
" ini kan nyonya Luther...! "
" dokter mengenal nya..? " tanya nevi yang masih ada di situ.
" iya ,saya mengenalnya. Ayo segera pindahkan ke ruangan VIP. " teriak dokter.
Dokter yang lainnya segera memindahkan ranjang wanita tua itu di ruangan VIP , ruangan untuk tamu tamu terhormat.
Nevi duduk di ruangan tunggu. Dia heran dengan sikap dokter yang terkejut saat melihat nenek nenek yang di tolong nya itu.
" sebenarnya siapa nenek itu..? Kenapa dokter terkejut saat melihat nya dan memindahkan nya di ruangan VIP..? " Nevi masih bertanya-tanya dengan status nenek yang di tolong nya itu.
tiba tiba handphone nya berdering , membuyarkan lamunannya.
" halo Bu.."
" Nevi ,kenapa jam segini masih belum pulang nak..? Kamu lagi dimana..? Apa ada Masalah..? " tanya ibunya dengan khawatir.
" gak kok Bu, gak ada yang terjadi dengan Nevi. Sebentar lagi saya akan pulang.."
" baguslah, ibu sudah khawatir disini. Ibu sudah masak masakan kesukaan mu.."
" baik Bu. Nevi akan segera pulang tidak sabar juga mau makan masakan ibu.."
" yasudah cepetan pulang nya ,ibu tutup telepon dulu ya"
" baik Bu.."
Nevi beranjak dari tempat duduknya. dan langsung menuju tempat adminitrasi rumah sakit.
" maaf , bisa minta bantu..? " tanya nevi .
" iya mas , apa yang bisa dibantu..?"
" saya mau nitip pasien yang di ruangan VIP itu. Jika ada keperluan atau biaya yang harus di bayarkan telepon nomor saya saja. Saya mau pulang dulu. Nah , ini 500 ribu dulu untuk uang perawatan dan obat. "
" baik mas . "
" terimakasih " ujar Nevi lalu pergi.
Di depan pintu rumah sakit , Nevi berpapasan dengan seorang gadis cantik yang dikawal oleh beberapa orang yang berbaju hitam. Wanita cantik itu terlihat terburu-buru hingga menabrak Nevi yang juga berjalan terburu-buru untuk segera sampai di rumah.
" maaf nona, kamu tidak apa apa..? " tanya nevi yang membantu gadis itu mengambil tas nya yang terjatuh.
" gak papa kok. Saya juga yang salah karena terburu-buru. Maaf ."
" um "
Wanita itu langsung Pergi. Nevi menoleh lalu tersenyum.
" wanita yang baik. Saya jadi ingat dengan lili. Bagaimana kabar nya disana..? semoga saja dia senang dengan laki laki pilihan ayahnya itu." ujar Nevi ,lalu melanjutkan langkahnya keluar dari rumah sakit.
Nevi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia tidak ingin ibunya menunggu nya dengan khawatir.
...----------------...
di ruangan VIP.
" nek , kenapa bisa begini sih nek..? Aduh.. bagaimana keadaan nenek saya dokter..?" tanya gadis cantik kepada seorang dokter yang menangani pengobatan nenek tua yang di tolong Nevi.
" nona Jesica tidak perlu khawatir. Nyonya Luther kambuh asma nya, tapi sudah kami obati. Sebentar lagi nyonya pasti akan bangun. " ujar dokter.
" baguslah. Lakukan yang terbaik untuk nenek saya Dok . Berapapun biayanya saya akan kasi.."
" baik nona. "
Gadis cantik itu duduk disamping ranjang wanita tua itu.
" pengawal, cari tau siapa yang membawa nenek ke rumah sakit . Bawa orang nya ke sini. "
" baik nona. "
tiba tiba saja jari jari nenek tua itu bergerak, gadis cantik yang merupakan cucunya itu senang.
" nenek.. "
Wanita itu membuka matanya.
" Jesica kenapa kamu menangis..? "
" nenek sih ,keluar tapi gak mau dikawal. Jadinya begini kan..? Bagaimana kalau gak ada orang baik yang nolongin nenek..? Jesica akan kehilangan nenek. Gak boleh lagi seperti itu ya nek ,kalau terjadi lagi, Jesica akan ngambek sama nenek.."
" hahaha, nenek minta maaf . Nenek juga gak apa apa kok. Untung saja ada pemuda tampan yang nolongin nenek. "
" um , yasudah nenek minum obat dulu. Setelah itu nenek makan bubur. " gadis cantik bernama Jesica itu mengambil obat yang di resep kan oleh dokter dan memberikan nya kepada nenek.
Setelah itu Jesica membuka rantang makanan berisi bubur dan menyuapi nenek.
" nenek emang nya mau kemana..? " tanya Jesica
" nenek mau jalan jalan nak , nenek bosan dirumah terus. saat berjalan asma nenek tiba tiba kambuh lagi , dan seorang pemuda berhenti lalu menolong nenek dan membawa nenek di rumah sakit. "
" pemuda itu baik banget. Saya akan memberikan kompensasi kepadanya nek.. "
" Jesica, pemuda itu dimana..? nenek mau mengucapkan terimakasih kepada nya. "
" nenek makan dulu. Jesica sudah menyuruh orang untuk mencarinya dan membawa nya kesini. Jesica juga mau berterima kasih kepada nya. "
" bagaimana dengan hubungan mu..? Fikri masih juga selingkuh-in kamu..? "
" aku sudah putus dengan nya nek. Untuk apa mempertahankan laki laki seperti itu. "
" baguslah, nenek juga gak suka sama Fikri. Dari dulu nenek sudah tau kalau dia itu tukang selingkuh, tapi nenek juga gak mau kamu salah paham dan membiarkan kamu yang melihat sendiri kelakuan nya. "
" um "
" Jesica , bagaimana kalau kamu nikah saja dengan pemuda pilihan nenek. Pilihan nenek yang satu ini tidak kalah ganteng nya dengan Fikri,dia baik dan sopan. Nenek tau kalau dia juga tidak selingkuh "
" nenek..."
" Jesica,nenek tidak lagi bercanda loh. Kalau kamu setuju , nikahnya bisa langsung diadakan besok.."
" pemuda siapa lagi sih nek. Jesica sudah tidak percaya lagi sama laki laki. Tukang selingkuh semu.."
" gak semua pemuda itu buruk ,nenek yakin dengan pilihan yang satu ini. "
" terserah nenek lah, yang penting sekarang fokus dengan pengobatan dulu. Kalau nenek sudah sembuh , Jesica akan senang sekali. "
" cucu nenek ini memang baik sekali, nenek jadi tidak sabar punya menantu yang baik seperti kamu ini.."
"ha-ha-ha, nenek bisa saja."
...----------------...
Nevi yang barusan saja selesai makan , malah di kejutkan oleh suara pintu yang di ketok ketok.
" siapa nak..? "
" gak tau Bu , Mungkin saja teman teman travel saya. "
" yasudah bukain cepat, kasihan dia menunggu lama "
" um " Nevi beranjak dari tempat duduknya dan membuka pintu. "
" kalian...? Kalian kenapa datang kerumah saya..? " tanya nevi terkejut saat melihat beberapa orang yang memakai baju hitam