NovelToon NovelToon
Aku Dapat Merasakannya

Aku Dapat Merasakannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Horor / Fantasi
Popularitas:60.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nani na

Novel Aku dapat merasakannya kembali update nih dari Hiatus panjang nya, yuk mampir para pencinta genre horor Religi

kisah yang berawal dari seorang wanita biasa yang hidup dengan banyak hutang Budi oleh seorang kakek yang sudah menyelamatkan hidup nya dan mengorbankan nyawa anak nya

masa kecil yang hancur dan mengerikan membuat nya tidak semangat menjalani setiap hari-hari nya.

hanya rasa syukur dan hutang Budi yang ingin dia balas untuk seorang kakek yang menyelamatkan nya lah yang membuat dia bertahan pada hidup nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kerasukan

Saat mereka sampai di tempat yang seperti Padang rumput itu mereka melihat dari kejauhan bahwa sudah banyak murid lain yang sampai, tapi terlihat dari jauh guru maupun murid tampak sangat riuh dan heboh

pemandangan Padang rumput di tengah hutan itu

saat mereka mendekat ke tempat itu,tampak ada guru yang datang ke arah mereka dengan ekspresi yang sangat khawatir dan gelisah juga merasa takut

"kalian sudah kembali, Athis ada apa dengan kamu nak?" guru D

"Iyah Bu kami sudah kembali, Athis kakinya terkilir tadi, tapi insyaallah sekarang sudah tidak papa Bu" Felix

"syukurlah kalian baik-baik saja" guru D

"tapi Bu kenapa dengan ekspresi ibu, kenapa di sana ribut sekali" Athis

"maaf kan ibu dan guru yang lain yah nak, beberapa teman kalian hilang dan sekarang ada yang sedang kerasukan dan sedang di tangani" guru D

"APAAAAAAA" ujar Felix dan Athis secara bersamaan dengan begitu terkejut kaget

"maafkan ibu yah nak, ibu janji akan bawa kalian dengan aman sampai kalian pulang nanti" guru D

"ini bukan masalah memberi keamanan pada kami bu, bagaimana dengan teman kami yang hilang, apa ibu dan guru lain tidak mencari nya?" ujar Athis tak terima dan tanpa sengaja meninggikan nada suaranya

"Athis jaga omongan lu, biarpun begitu ini guru kita" Felix yang mengingatkan Athis yang masih berada di punggung nya

"tidak papa nak ibu yang salah tidak becus menjaga kalian, tapi kalian tenang saja para tentara dan guru lain sudah pergi mencari ke hutan, kalian di sini dulu dengan aman yah, untuk malam ini kita akan tidur di sini saja, semua barang-barang kalian sudah di ambil oleh sebagian guru dan tentara lain, mungkin sebentar lagi datang, jadi kalian istirahat dulu di sana yah" guru D yang menunjuk salah satu pohon besar dan rindang untuk tempat mereka beristirahat

tapi saat Athis mau bertanya tentang murid lain yang kerasukan, jauh di depan mereka tiba-tiba saja guru lain datang dengan tergesa-gesa ke arah mereka

"Bu Dian, apa ibu sudah mencari cara menangani murid yang kerasukan, apa di sini ada sinyal?" guru B

"saya yang seharusnya tanya sama bapa, apa murid itu belum berhenti dari kerasukan nya, apa yang terjadi kenapa sampai sekarang anak itu masih bertingkah, lagi pula di sini mana mungkin ada sinyal, di sini hutan pak" Guru D

"murid itu semakin menjadi, bahkan wajahnya sudah terlihat seperti jin, dan di sini tidak ada yang bisa merukiyah Bu, bahkan murid itu sempat memberontak dan hampir mencelakakan orang lain bahkan ada murid lain yang di rasuki dan untungnya hanya sebentar lalu pingsan, saat ini hanya dia yang belum bisa di tangani, semua guru sudah berusaha tidak ada yang kuat dan tidak ada yang bisa Bu" guru B

"astaghfirullah, bagaimana sekarang" guru D

"Bu biarkan saya yang mencobanya" Athis yang angkat bicara dan perlahan turun dari punggung Felix

"astaga Athis benar, bukankah saat itu kamu juga membantu murid lain di sekolah, apa ibu bisa berharap dari kamu nak" guru D

"Athis jangan bodoh, saat itu pun lu muntah darah dan pingsan sekarang lu mau nyoba lagi, lagi pula lu gak tau kalo jin di sini bakal lebih kuat atau engak" Felix yang berusaha menghentikan Athis

"tapi kita juga gak mungkin tinggal diam kan Lix" Athis

"tapi tenaga kita baru aja kekuras di dalam hutan tadi this" ujar Felix dengan lirih

Athis sedikit menunduk sesaat seperti memikirkan sesuatu

"gini aja this, lu duduk diam di dekat murid yang kerasukan itu biar gue yang tangani murid yang kerasukan itu, lu bantu gua doa aja gimana?" ujar Felix sembari menurunkan Athis dengan perlahan dari gendongannya

"memangnya kamu bisa apa Felix, tidak usah ikut campur biar Athis saja yang lakukan" ujar guru B yang terdengar ketus

"PAK...BAPAK JANGAN EGOIS DONG, HANYA UNTUK MENYEMBUNYIKAN KESALAHAN YANG BAPA LAKUKAN DAN GURU LAIN LAKUKAN BAPA MAU PANGKU TANGAN DAN MEMBIARKAN ANAK LAIN TERKENA DAMPAK DARI PERBUATAN BAPAK, LAGIAN SIAPA BILANG SAYA TIDAK BISA MELAKUKAN NYA, SAYA TAU PERBUATAN BUSUK GURU DI SINI BAHKAN PERBUATAN BUSUK DIREKTUR UTAMA SEKOLAH. BAPAK TAU ATHIS MURID YANG LEMAH DAN AKAN SAKIT JIKA MENCOBA MENYELAMATKAN MURID ITU, TAPI BAPAK TETAP MENGAMBIL RESIKO AGAR TETAP TIDAK DISALAHKAN" ujar Felix yang membantah dengan kasar dan keras

"kamu berani sama saya" guru B

"Lix, udah gak usah cari masalah, sekarang yang terpenting kita bantu murid itu dulu" ucap Athis yang mencoba melerai agar tidak menjadi masalah yang panjang

Felix pun mendengar omongan Athis dan berjalan duluan meninggalkan tempat itu untuk menuju tempat murid yang kerasukan tersebut

dan sebelum Athis menyusul Felix dari belakang dia sempat berkata sesuatu yang membuat guru B terpaku seketika

"Pak saya menyuruh Felix berhenti itu bukan berarti bapak bisa melakukan sesuatu padanya, bapak tau bukan, dan satu sekolah tau bahwa saya bisa merukiyah orang, dan setiap omongan saya dapat di percaya jika itu menyangkut hal mistis, jadi saya harap bapak tidak mencari masalah dengan saya dan Felix karna saya bisa memfitnah bapak dengan begitu mudah dan orang lain pun akan dengan mudah percaya pada saya" Athis yang mendekat ke arah guru B dan memasang wajah dingin dengan mata yang tajam dan menantang,

lalu Athis pun pergi untuk menyusul Felix

guru D hanya diam melihat reaksi guru B yang tampak marah karna ancaman Athis

"pak lebih baik kita tidak usah mencari perkara pada murid Athis dia punya sesuatu yang direktur saja tidak mudah untuk menghancurkan nya" guru D

guru B tetap diam dengan ekspresi marah tapi juga takut

Felix sudah sampai duluan di tempat itu, dia melihat kondisi murid yang kerasukan tersebut, wajah nya menjadi mengerikan dan dia di dipegang oleh beberapa guru yang hampir tidak sanggup menahan kekuatan murid itu

Felix mendekat dan langsung memegang kening murid tersebut dengan dua jarinya(jari telunjuk dan tengah) tiba-tiba saja Felix merasakan ada hal yang salah

ternyata sudah ada Athis yang datang dan ingin mengambil posisi di samping Felix, tapi Felix yang merasakan hal aneh dan melihat ke arah Athis dan melihat sosok yang mengerikan di belakang Athis di situ juga Felix langsung berteriak dengan nada yang lantang

"ATHIS....BERDIRI KUNCI PERGERAKAN LU DAN KELUARKAN TENAGA DALAM LU, BACA SEMUA DOA RUKIYAH LU SEKARANG" Felix yang menghentikan pergerakan Athis yang ingin duduk,di saat itu juga Felix memberi isyarat lewat matanya pada Athis dengan isyarat mata yang mengatakan ada jin yang siap menerkam nya di belakang

saat itu juga Athis mulai mengunci pergerakan nya, mengeluarkan tenaga dalamnya, mulai memejamkan matanya sesaat untuk merasakan keberadaan jin itu lalu memulai doanya, saat dia selesai pada doa intinya, dia langsung menekan perutnya sendiri dengan kuat dan dengan tenaga dalam menggunakan telapak tangannya untuk mencegah jin di belakang badan nya yang ingin mencoba masuk ke badannya

di saat itu juga, jin itu terhempas dan berbalik masuk kembali ke dalam tubuh murid yang tadi di rasuki

ternyata jin di belakang Athis adalah jin yang ada dalam murid yang kerasukan itu, jin itu keluar pada saat melihat Athis datang (karna jin itu tau kalo Athis sedikit istimewa dari orang lain yang bisa melihat jin, karna seseorang yang hanya bisa merasakan keberadaan jin lebih lemah dari orang yang bisa melihat jin itu secara langsung) dan saat jin itu ingin memaksa masuk dalam tubuh Athis di saat itu murid yang kerasukan tadi sempat pingsan saat di tekan keningnya oleh Felix

ternyata jin yang tidak berhasil masuk ke tubuh Athis itu, sekarang mencoba menyerang Athis lewat murid yang kerasukan tersebut.

TBC........🌹

udah sampai sini dulu, kepanjangan entar para Readers mumet bacanya😁😁😁

jangan bosen yah wak

terus dukung cerita aku

mohon kritik dan sarannya

mohon untuk LIKE 👍 VOTE 😉 RATE ⭐ KOMEN 🥰

THANKS FOR YOU ALL 🌈

SEE YOU NEXT TIME 🍒

HAPPY READING ALL 🌹

1
Nur Fianti
Luar biasa
Kristiana Subekti
seruuu❤️❤️❤️😘
🦖 Aniedaa
Hallo semuanya ada yang baru nih dari author Aniedaa judulnya " Kanhista : Genus I " Tolong dukungannya yaa Terima kasih ❤️
Rohan Boy
baru pengen baca, ngeliat cover kayanya bagus
Adinda
jin nya jahat ga
👻👻👻👻
Adinda
Lanjut Thor
💐💐💐💐💐💐
Adinda
Ayo Felix
👏👏👏👏👏👏
Adinda
Lanjut berkarya
⭐⭐⭐⭐⭐
Adinda
Semangat Minggu
💐💐💐💐💐💐
Adinda
Next ya Thor
🌹🌹🌹🌹🌹
Adinda
Favorit juga ♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Adinda
typo kan 🤣🤣🤣🤣
Adinda
Srmangat Author kece ⭐⭐⭐⭐⭐
Dhina ♑
Apa kabar semuanya
Qiana
🖤🖤♥️♥️🌷🌷🌿💜💜❤️🥀💚🖤🖤💃💃💃💃
Qiana
💚🥀🥀❤️❤️💜🌿🌷♥️🖤💃💃💃💃
Qiana
♥️🌷🌿💜❤️🥀💚💃💃💃💃💃
Qiana
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Qiana
💜💜🖤🖤❤️🥀💚💃💃💃💃
Qiana
🌷♥️♥️🌿🌿🌷🌿🥀❤️🖤🖤💜💜💃💃💃💃💃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!